Gejolak Sosial · Keluarga · Lingkungan · Negara · Pekerjaan · Pengusaha

Strategi Ekonomi yang Ngawur – Berdikari di Bidang Pertanian dan Peternakan

Strategi ekonomi utama dengan berdikari di bidang pertanian

Strategi Ekonomi – Indonesia dalam lingkaran ekonomi dunia tidak ada apa-apanya. Kita hanya dianggap sebagai pasar potensial yang laris manis. Itulah yang membuat kita tidak dianggap apa-apa oleh dunia karena hanya bisa menerima dan menyerap malah tidak bisa memberi. Padahal yang memberi itu lebih mulia lagi sebagai tanda berdikari.

Kita terlena dan hanya mau menikmati saja, sedang lupa diri bagaimana bisa menghasilkan dan mandiri diatas kedua kaki sendiri. Budaya mengemis yang kental dalam kehidupan para pemimpin kita membuat Indonesia hanya bisa membeli dan diberi. Para pemimpin disini lebih suka menggantungkan negeri ini secara baik-baik kepada bangsa lain.

Paket Ekonomi yang kurang meng-Indonesia

Kita ingin sejahtera ya…. Maunya tidak ada lagi kemiskinan dan semua bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalau boleh daya beli masyarakat tinggi agar perekonomian berputar dan menguntungkan semua pihak, bukan begitu? Kedengarannya destinasi perekonomian seperti ini mudah untuk direalisasikan. Hanya perlu menambah jumlah uang ditangan masyarakat dan mengayomi para pengusaha bermodal besar sepertinya sudah cukup untuk membuat harga barang turun dan daya beli masyarakat membaik. Akan tetapi kenyataan dilapangan sangat berbeda kawan. Harga-harga sembako justru semakin naik dan masyarakat juga tambah melarat dengan dibuktikan bahwa angka kemiskinan semakin meningkat. Oleh karena itu strategi ekonomi seperti ini kurang merakyat malahan yang lebih diuntungkan orang-orang bermodal saja.

Strategi Ekonomi yang masuk akal

Pasar tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah ataupun oleh pengusaha itu sendiri. Cara praktis dan paling recomended untuk mengendalikan pasar adalah menjaga keseimbangan proses transaksi. Berikut ulasan selengkapnya :

  1. Hanya ada dua kegiatan utama di pasar, yaitu permintaan dan penawaran. Harus ada keseimbangan antara kedua kegiatan tersebut. Jika tidak, Naiknya permintaan akan menyebabkan penawaran naik pula. Sedangkan kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa permintaan tidak pernah turun justru naik terus dari tahun ke tahun diiringin dengan bertambahnya jumlah penduduk.
  2. Peran utama pemerintah adalah menjamin dan menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran.
  3. Selain dipengaruhi oleh permintaan, naik turunnya penawaran juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan jumlah barang di pasar.
  4. Meningkatnya permintaan harus diiringi dengan meningkatnya jumlah barang dipasar. Jika jumlah barang seimbang dengan jumlah permintaan akan mendorong terciptanya harga barang yang ideal dan menguntungkan semua pihak.
  5. Pemerintah perlu mengedukasi masyarakat dan mendorong terciptanya pengusaha baru untuk menambah jumlah barang sehingga mengimbangi jumlah permintaan di pasar.

Baiklah teman, setelah mengetahui komponen utama dalam pasar. Sekarang marilah kita membahas masalah kebutuhan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari ada tiga kebutuhan manusia, yaitu kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Yang terutama dan paling banyak dibutuhkan adalah kebutuhan primer. Sedangkan kebutuhan primer itu sendiri terdiri dari sembilan bahan pokok (Sembako). Oleh karena itu, pengusaha dibidang ini mutlak harus diayomi, diberdayakan dan dijamin keberlangsungan usahanya oleh pemerintah.

Strategi ekonomi – Pengusaha dengan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersier tidak perlu terlalu di bela-belain oleh pemerintah. Pelaku usaha dibidang ini rata-rata masyarakat menengah keatas karena itu mereka pasti bisa mandiri dan bertahan. Perhatian pemerintah juga terhadap pelaku usaha dibidang ini seolah terlalu berlebihan dengan dikeluarkannya kebijakan ekonomi yang melindungi ini itu. Padahal orang-orang ini adalah kaum kapitalis yang memiliki cukup modal untuk bersaing ditengah situasi ekonomi yang buruk.

Strategi ekonomi – Pengusaha dengan kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan primer, kebanyakan berasal dari kalangan menengah kebawah. Mereka adalah para petani dan peternak. Kasihannya mereka ini kurang diperhatikan oleh pemerintah. Ditambah lagi dengan pasokan bibit unggul, pupuk, pelet dan pestisida yang sering terhambat juga kadang tidak tersalurkan dengan baik dan merata. Bagian inilah yang perlu diperhatikan oleh pemerintah, bagaimana caranya mereka ini memperoleh kemudahan.

Edukasi Pengusaha pertanian dan peternakan sangat mempengaruhi hasil produksi. Alangkah baiknya jika pemerintah selalu update ilmu mereka melalui pelatihan dan penyuluhan. Tidak tertutup kemungkinan juga peran pemerintah untuk mendorong penelitian dibidang ini untuk menjamin keberlangsungan hasil produksi ditengah perubahan iklim yang ekstrim saat ini. Penelitian yang dilakukan oleh LIPI dan Lembaga penelitian dari Universitas di Indonesia harus didukung dan didanai oleh pemerintah agar hasil penelitian mereka dapat dipublikasikan kepada para petani di seantero negeri.

Indonesia harus segera berdikari di bidang pangan karena perannya yang sangat vital bagi kehidupan. Ditambah lagi masalah krisis pangan dunia kelak yang sangat santer dibicarakan ditengah pemanasan global yang terus memburuk dari tahun ke tahun.

Demikian saja teman. Salam santun

Iklan

2 tanggapan untuk “Strategi Ekonomi yang Ngawur – Berdikari di Bidang Pertanian dan Peternakan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s