Mengapa Tidak Jadi Petani atau Peternak ? Memulai Usaha Sendiri dengan Bertani dan Beternak

Mengapa tidak jadi petani dan peternak?

Petani atau Peternak – Indonesia, Negeri gemah ripah loh jinawi. Dari sabang sampai merauke berjajar pulau-pulau nan Indah. Berada di area khatulistiwa membuat negeri ini menjadi begitu spesial. Dirus hujan terus turun sepanjang tahun dimana segala macam tanaman dapat tumbuh subur di negeri kita.

Kerugian bekerja menjadi pegawai pemerintah/ karyawan swasta

Peluang usaha menjadi petani atau peternak menjadi salah satu usaha dengan tekanan pekerjaan yang begitu ringan saat ini. Bertani adalah usaha sendiri, tidak ada orang lain yang menekan anda untuk melakukannya. Tidak ada juga orang lain yang menuntutmu untuk harus ini dan harus itu. Semuanya terserah diri sendiri saja, hanya satu tujuan yaitu bagaimana agar usaha ini berkembang dan memberikan hasil yang terbaik kelak.

Bekerja menjadi budak pemerintah atau menjadi budak swasta tidak selalu menyenangkan. Ada kekurangan diberbagai sikon namun banyak orang enggan mengungkapkannya. Yang diketahui oleh banyak orang hanyalah gajinya yang rutin tiap bulan padahal jumlahnya belum tentu memaskan hati setiap pekerjanya. Pekerjaan-pekerjaan seperti ini diluar sana, jika dipertimbangkan secara matang lumayan membebankan karena :

  1. Ada bos yang selalu mengatur kita untuk ini dan itu. Bos adalah segalanya teman sedangkan pelanggan adalah raja. Lalu kita apa dong ?
  2. Sistim senioritas yang sangat kental dan mereka bisa saja tidak senang jika kita mencolok sedikit.
  3. Tekanan dari atasan dan tekanan dari senior cukup menyusahkan apabila kita tidak bisa mengerti dan menyadarinya.
  4. Belum lagi masalah peraturan perusahaan yang mengikat (disebut juga displin) membuat diri ini seolah seperti kuda yang sudah dikekang dan diatur-atur jalannya oleh seseorang, lagipula semuanya itu membuat kita tidak bisa berekspresi sesuka hati.
  5. Lebih-lebih masalah target/ pencapaian yang harus kita penuhi. Pencapaian yang tidak sesuai dengan target mempengaruhi kredibilitas dan mengurangi salary (gaji) yang kita terima.

Menjadi petani adalah usaha yang tidak buruk

Petani atau Peternak – Tanah-tanan di indonesia sangat potensial untuk menumbuhkan berbagai-bagai tanaman yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Setiap wilayah perlu dikenali secara agraria oleh pemerintah bila perlu mendatangkan ahli dibidang ini untuk mengenali jenis tanah dan tanaman apa yang cocok diwilayah tersebut.

Potensi kesuburan tanah di daerah kita harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Apalagi hujan yang terus turun sepanjang tahun menandakan bahwa daerah ini sangat cocok untuk ditanami tanaman pangan (palawija).

Dari tingkat kebutuhan, bahan pangan adalah keperluan utama (primer) yang diperlukan setiap hari. Kebutuhan yang terus menerus membuat komoditas ini sangat bagus untuk dijadikan peluang usaha. Tidak ada istilah musiman atau berjangka, kebutuhan bahan pangan adalah keharusan setiap hari.

Keuntungan memiliki usaha sendiri, bertani

Pertanian adalah usaha yang potensial untuk dikembangkan, apalagi didukung oleh tanah subur dan iklim yang baik membuat potensi dibidang pertanian tidak boleh disia-diakan begitu saja. Berikut kemudahan secara mental psikologis dan fisik yang diperoleh dengan bertani, antara lain sebagai berikut :

  1. Semuanya tergantung kita dan pusatnya adalah diri sendiri. Kalau mau berhasil, ya harus memotivasi diri sendiri untuk lebih kerja keras dan bertekun. Hasilnya juga tidak harus begini atau begitu, yang penting tidak dimakan hama dan tidak ditelan fuso maka hasilnya pasti menguntungkan.
  2. Susahnya kita hanya di awal saja. Sebelum dan sesudah memulai proses menanam dimana semuanya itu terjadi pada bulan pertama. Dimana kita harus kerja keras membabat rumput, mengolah tanah, membakar rumput dan menyemai bibit sesuai musimnya.
  3. Setelah itu kita hanya dituntut untuk lebih sabar merawatnya, menjaganya dari rumput liar dan hama, kemudian memupuknya secara rutin.
  4. Saat masa tanam selesai dan tanaman tumbuh subur, kita tidak perlu memantaunya 24 jam sehari. Cukup memantaunya sesaat saja lalu bisa melakukan pekerjaan lain untuk menambahkan rezeki.
  5. Hanya disaat tanaman tersebut sudah berbuah pekerjaan cukup padat, dimana kita harus selalu memantaunya dari gangguan binatang liar dan juga pencuri.
  6. Tidak ada peraturan yang mengikat dan mengekang kita. Hanya harus mendisplinkan diri sendiri agar semua usaha tidak sia-sia.

Belajar meregenerasi tanah

Inilah salah satu kemampuan khusus yang harus dimiliki oleh seorang petani. Ketika tanah terus dimanfaatkan maka yang terjadi adalah kegemburannya berkurang, unsur hara didalamnya berkurang dan keseimbangan asam-basanya juga menjadi terganggu. Oleh karena itu dibutuhkan teknik regenerasi tanah yang mumpuni. Petani-petani lokal kurang mahir melakukan hal ini, oleh karena itu mereka perlu di edukasi oleh insinyur-insinyur dari kalangan pemerintah bahkan bila perlu mereka diberi kesempatan untuk belajar dari daerah lain.

Salah satu kemampuan yang sangat strategis dibidang pertanian adalah pembuatan pupuk organik. Pemanfaatan bakteri dalam pembuatan pupuk organik membuat tanah selalu subur untuk ditumbuhi tanaman.

Selengkapnya, Cara bercocok tanam yang baik

Regenerasi tanah – belajar dari tahun sabat

Belajar dari salah satu kitab suci tentang pemanfaatan tanah disebutkan bahwa setiap sekali dalam tujuh tahun ada yang namanya tahun sabat dimana ditahun itu tanah-tanah dibiarkan begitu saja, tidak diolah dan diambil hasilnya untuk mengembalikan kesuburannya yang telah dimanfaatkan. Tahun sabat ini sepertinya sangat penting untuk di teliti dan diterapkan dijaman sekarang. Semuanya tergantung pada pilihan kita.

Menjadi peternak adalah usaha yang sangat menjanjikan

Petani atau Peternak – Kebutuhan protein adalah salah satu kebutuhan primer yang sangat potensial untuk dijadikan modal startup memulai usaha. Protein diperlukan setiap hari dan seharusnya dipenuhi agar pertumbuhan anak-anak kita tidak terhambat dimana perkembangan otak mereka maksimal.

Sebagai kebutuhan vital sehari-hari usaha dibidang ini sangat terbuka lebar. Sama seperti bertani demikian juga dengan beternak yang dibutuhkan adalah kesabaran, kerja keras dan bertekun. Agar memberikan hasil yang kentara dan maksimal alangkah baiknya jika jumlah ternaknya tidak tanggung-tanggung. Libatkan banyak orang untuk mendukung usaha tersebut. Ada banyak jenis ternak yang bisa di jadikan sumber usaha, antara lain, perikanan,

Didaerah lain juga usaha peternakan dapat membuka usaha sampingan seperti pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk kompos atau sebagai penghasil gas metana yang dimanfaatkan untuk sumber energi listrik

Masalah modal – Harus berani pinjam modal

Pekerjaan utama seorang pengusaha terletak pada kemampuannya untuk memutar uang/ duit dimana setiap kali perputaran yang berlangsung, dia dapat memperoleh laba yang menguntungkan. Kesulitan banyak pengusaha saat mulai merintis usahanya adalah masalah modal yang tidak mencukupi. Hal ini bisa diatasi dengan gotongroyong sesama peternak. Artinya para peternak ini membentuk kelompok/ koperasi sendiri dimana dana yang dikeluarkan bersama akan dimanfaatkan untuk merintis usaha tersebut. Apalagi sekarang ada yang namanya dana desa ditambah lagi pemerintah juga mau memperhatikan kelompok seperti itu.

Saat ini pemerintah sudah memfasilitasi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha sendiri lewat koperasi yang resmi (KUR). Jika memang butuh modal, ya harus berani pinjam ditempat yang jelas. Banyak pengusaha di negeri ini yang memulai usahanya dengan meminjam modal awal. Asal saja kita yakin dan bertekun, hasil yang kita terima kelak bakal berkali-kali lipat.

Pengusaha yang arif itu menjaga lingkungan

Petani atau peternak – Jika kita berpikir tentang masa depan dan hubungannya dengan ketersediaan sumber daya alam membuat diri ini berusaha menjaga kelestarian setiap potensi yang ada disekitar kita. Semua kebutuhan hidup kita asalnya dari lingkungan. Para pengusaha hanyalah mengkonversikannya menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Salah satu komponen lingkungan yang sangat penting adalah “Pohon”. Berikut ini dahsyatnya manfaat pohon bagi kehidupan kita :

  1. Menjaga kesuburan tanah
  2. Menetralkan polusi
  3. Mengurai angin kencang sehingga tidak berujung menjadi angin puting beliung
  4. Memancing dan memelihara hujan dengan melibatkan proses kondensasi
  5. Membuat udara sejuk segar
  6. Sebagai komponen penopang/ penyangga yaitu tempat habitat berbagai-bagai binatang dan tumbuhan liar

Bagaimana kita menjaga lingkungan sekitar dari degradasi ?

Ini pekerjaan yang tidak mudah. Membutuhkan kerjasama untuk mewujudkannya, antara lain yang dapat kita lakukan adalah :

  1. Tidak mengubah daerah pegunungan dan lereng menjadi wilayah pertanian.
  2. Menjaga ekosistem sungat dari pemanfaatan bahan kimia untuk memperoleh ikan dan menjaga pinggiran sungai dari kelongsoran dengan menanam bambu.
  3. Menjaga ekosistem disekitar mata air untuk menjamin keberlangsungannya dengan memanfaatkan salah satu tanaman yang mampu menyimpan banyak air yaitu bambu.
  4. Mengawasi pembakaran hutan karena pembakaran lahan tidak menyuburkan tanah (apa itu? klik).
  5. Mengawasi kegiatan ilegal logging dan penebangan hutan massal yang berlebihan.

Usaha dibidang peternakan dan pertanian juga usaha-usaha lain itu semua bahan baku dan sumber daya yang diperoleh asalnya dari alam sekitar. Alangkah baiknya jika seorang pengusaha memperhatikan keseimbangan antara jumlah sumber daya alam yang tersedia dengan jumlah bahan baku yang ia butuhkan. Kesimbangan dalam bidang ini membuat usahanya senantiasa lancar dan terkendali.

Menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Apalagi seorang pengusaha yang jelas-jelas butuh dengan sumber daya yang tersedia, harus berperan aktif dalamm melindungi tatanan lingkungan yang baik.

Tanpa lingkungan yang lestari tidak ada sumber daya alam yang berkelanjutan. Pemanfaatan lingkungan yang tidak bertanggung jawab membuatnya hanya menghasilkan untuk saat itu saja, sedang generasi berikutnya akan kehilangan potensi ini.

Peran pemerintah daerah mendukung pertanian dan peternakan rakyat

Petani atau Peternak – Usaha yang dilakukan oleh masyarakat lebih terjamin keberlangsungannya jika diiringi oleh kebijakan yang mendukung dari pemerintah. Salah satunya dengan mencerdaskan para petani dan peternak hampir selevel dengan ilmu-ilmu terapan yang dimiliki oleh pegawai pertanian.

Jika kebutuhan pangan (karbohidrat dan protein) didaerah sendiri sudah mampu swasembada maka pemerintah perlu melindungi kepentingan rakyatnya dengan mencegah produk-produk luar yang hendak masuk kedaerahnya dan bilapun harus ada barang yang memaksa masuk maka bea masuknya harus dibuat berkali-kali lipat dari yang biasa, inilah yang dimaksud dengan otonomi daerah.

Selanjutnya, Indonesia mampu berdikari di bidang pertanian

Demikian saja teman. Salam petani Indonesia!

Iklan

4 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s