Ada Musim Hujan Dan Kemarau Tetapi Kebahagiaan Tetap Ada

Ada musim hujan dan ada saatnya musim kemarau, tetapi kebahagiaan tidak mengenal musim jika kita mengenal Tuhan.

Sekalipun musim bergonta-ganti, namun kebahagiaan selamanya ada.

Bahkan seorang penyair yang dianggap bijak sekelas Salomo, juga menyatakan bahwa “segala sesuatu ada musimnya.” Coba saja raja Salomo mengenal Tuhan Yesus Kristus: pasti dia kapok bersenang-senang dengan memperbanyak istri dan hartanya. Timbul pertanyaan, mengapa Tuhan Yesus tidak datang di zamannya raja Salomo untuk menyadarkannya tentang hal ini? Apapun itu, adalah bagian dari rencana Tuhan! Agar kita bisa belajar hidup lebih positif tanpa bergantung pada hal yang tinggi-tinggi, seperti kekayaan yang melimpah dan jabatan ternama.

Kita yang mengenal Tuhan Yesus, sudah sepatutnya merasa beruntung karena di dalam Tuhan, hati senantiasa berbahagia dari waktu ke waktu. Memang masalah mungkin ada tetapi tidak lagi mendatang duka lara karena sudah terbiasa dan/atau sudah menemukan solusi dari keadaan yang rumit tersebut. Sebab bernyanyi di dalam hati sambil memuliakan Allah membuat pikiran kita terbuka dan positif menjalani hidup.

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.