Kehidupan Tidak Hanya Diukur Dari Satu Sisi Saja

Kehidupan tidak hanya dapat diukur dari satu sisi saja: itulah mengapa kita tidak dapat menyatakan bahwa “diri sendiri” sudah benar. Malahan lebih baik menyangkal diri, “menganggap diri sendiri penuh dosa” agar kita tidak membanggakan benarnya diri sendiri, lebih waspada menjalani hari dan berupaya tidak melakukan dosa lagi.

Kita bisa saja merasa sudah bersikap benar karena tidak ada hukum & peraturan yang kita langgar secara nyata. Tetapi bagaimana dengan hati? Apakah memang sudah benar? Atau masih semerawut karena banyak tindakan kita yang tidak tulus dan banyak pula suara kebenaran yang kita tolak pelaksanaannya. Oleh karena itu, lebih baik menyangkal diri dan menjaga hati dengan senantiasa fokus kepada Tuhan.

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.