10 Alasan Oksigen Hoax Ilmu Pengetahuan – Konspirasi, Kelangkaan Dan Kapitalisasi Oksigen

Alasan Oksigen Hoax Ilmu Pengetahuan - Konspirasi, Kelangkaan Dan Kapitalisasi Oksigen

Anda sudah paham bukan tentang usaha para kapital sempit untuk membuat mereka lebih hebat dari orang lain? Memang mereka tidak mengatakan hal ini secara langsung dengan kata-kata, tetapi tindakan merekalah yang menyatakan pemikiran miring tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa para kapital sempit di zamannya adalah penguasa sebagian fasilitas informasi yang dapat menjangkau seluruh elemen masyarakat. Bahkan bisa dikatakan bahwa ada dari mereka yang bekerja sebagai orang penting di pemerintahan. Sebab informasi tentang oksigen ini telah diajarkan dari tahun ke tahun, baik di lembaga pendidikan formal maupun di lembaga pendidikan non formal. Ini adalah spekulasi terburuk dan perlu segera diluruskan.

Di sisi lain, ada juga spekulasi terbaiknya: yaitu bahwa memang kita hanyalah korban dari konspirasi yang telah sebelum-sebelumnya dialami oleh negara lain atau negara maju. Sebab segala pengetahuan yang kita miliki, pada awalnya berasal dari orang-orang luar negeri yang berbeda secara geografi, politik dan budaya.  Sebagai korban copy-paste: kita hanya penyontek yang kurang beruntung sehingga ikut-ikutan menyontek pengetahuan omong kosng dari negara lain. Lagi pula sekalipun hoax oksigen tersebut sengaja dicanangkan pemerintah. Maka hal tersebut adalah masa lalu yang suram sebab orang-orang yang bekerja menetapkannya sudah pensiun dan bahkan mungkin saja mereka sudah tidak ada lagi (meninggal karena faktor usia).

Mengapa dunia pendidikan jadul menggembar-gemborkan isu tentang terbatasnya oksigen? Kembali lagi ke paragraf awal yang sudah kita baca sebelumnya. Turut serta dalam pengaruh manipulasi ini adalah upaya untuk menakut-nakuti orang cerdas di berbagai negeri supaya gemar mencari kekayaan sebanyak-banyaknya. Jadi hoax ilmu pengetahuan ini dibanyak-banyakkan untuk membuat orang pintar merasa kuatir atas masa depannya. Seolah muncul pemikiran untuk menyimpan dan menimbun lebih banyak harta agar bisa bertahan menghadapi masa sukar saat bencana alam melanda dan oksigen menipis bahkan habis di berbagai wilayah dunia. Dimana keadaan ini bisa diamati lewat peningkatan perawatan pasien dengan kelainan nafas, seperti batuk, sesak nafas, ISPA (infeksi saluran nafas atas) dan lain sebagainya. Akibatnya, semua atau sebagian besar orang yang bawaannya cerdas di seantero negeri otomatis pro terhadap kapitalisme: ingin kaya sekaya-kayanya.

Faktor penyebab oksigen adalah kebohongan yang dijadikan ilmu pengetahuan

Suatu fakta dikatakan sebagai kebenaran karena apa yang terjadi sesuai dengan kenyataan yang ditemukan di lapangan. Sedang cerita-cerita tahayul tentang oksigen ini sifatnya penuh dengan kesimpang-siuran. Ada kesan inkonsistensi hasil yang sangat nyata sehingga keberadaannya menjadi sangat rancu di tengah jajaran ilmu pengetahuan alam yang benar-benar masuk di akal. Perhatikan beberapa mitos, fakta dan perbandingan yang kami berikan agar anda dapat mengetahui bahwa sebenarnya udara tidak banyak jenisnya seperti yang pernah dipelajari di bangku sekolah zaman dulu. Berikut ini beberapa alasan mengapa oksigen adalah hasil dari pembohongan publik yang dikonspirasikan di antara masyarakat.

  1. Bagaimana Tuhan bisa berkata-kata (berfirman) tanpa udara?

    Masih di masa penciptaan ketika Tuhan menata ulang bagian-bagian alam semesta: dari luar angkasa Allah berfirman maka semuanya jadi. Bagaimana Allah dapat berkata-kata jika tidak ada udara yang merambat di sekitar-Nya? Jadi mustahil jika tidak ada udara saat Tuhan berfirman karena ada makhluk sorgawi lain yang mendengarkan Dia (para malaikat).

  2. Tanaman menghasilkan udara bersih.

    Di bangku sekolah zaman dulu kita di doktrin bahwa tanamanlah yang bisa menghasilkan oksigen di siang hari. Tetapi di malam hari justru respirasi tanaman terbalik karena malah menyerap oksigen. Pernyataan ini justru mengherankan sebab bila oksigen tidak diserap tanaman di siang hari, bagaimana bisa klorofil melakukan pembakaran? Jika hanya mengandalkan pembakaran dari sinar matahari langsung, bagaimana dengan tanaman perdu atau tanaman kecil-kecil seperti rumput yang berada di bawah naungan tanaman besar, pohon yang tinggi-tinggi. Dengan apa tanaman kecil yang tidak terkena cahaya matahari langsung ini bisa melakukan pembakaran di siang hari?

    Teori yang menyatakan bahwa tanaman tidak menyerap oksigen di siang hari jelas salah besar. Sebab tidak semua daun mendapat pencahayaan, hanya pohon yang tinggi-tinggi sajalah yang biasanya terpapar cahaya langsung. Itupun tidak semua daunnya yang terpapar sinar matahari melainkan hanya sebagian besar saja. Sedang daun yang berada di ranting terdalam dan yang berada di bawah tidak terpapar. Tidak mungkin dedaunan di tempat teduh ini melakukan pembakaran tanpa udara atau tanpa hidrogen.

    Kemampuan pohon menyerap panas matahari tidak bisa diartikan sebagai upaya pemanfaatan cahaya sebagai bahan bakar. Melainkan pepohonan yang banyak alias hutan dalam hal ini merupakan tempat yang teduh untuk bernaung di kala terik sedang membara. Fungsi ini sama dengan peran rumah yang kita miliki sebagai tempat untuk berlindung dan berteduh.

  3. Oksigen tidak sedikit di tempat tinggi.

    Mitos masa lalu menyebutkan bahwa oksigen lebih melimpah di dataran rendah ketimbang di dataran tinggi dan pegunungan. Keadaan ini bisa diamati lewat petunjuk hemoglobin. Pada umumnya masyarakat di dataran rendah adalah wilayah perkotaan sedangkan masyarakat yang bermukim di dataran tinggi dan pegunungan adalah masyarakat pedesaan. Jadi, jelas sekali yang membedakan jumlah volume darahnya adalah kemakmuran. Masyarakat yang hidup berkelimpahan tentu saja memiliki HB lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat yang hidupnya pas-pasan. Ini tidak ada hubungannya dengan kapasitas udara yang dihirup seseorang sebab kandungan udara merata di semua tempat.

  4. Udara di pagi hari.

    Jika memang tanaman menghirup oksigen yang terbatas di malam hari maka di saat subuh di pinggir hutan, nafas terasa sesak. Akan tetapi, kenyataannya di pagi hari sangatlah sejuk. Keadaan ini disebabkan oleh karena aktivitas rotasi bumi yang semalam-malaman menekan udara kotor ke permukaan tanah. Udara bersih atau dalam hal ini adalah hidrogen merupakan esensi yang melimpah ruah di alam semesta.

    Jika ada orang yang merasa sesak di waktu hari subuh, mungkin itu karena pengaruh kurang minum air sebelum tidur. Atau bisa juga hal tersebut karena sedikit gangguan yang disebar oleh orang tua anak yang tidak terjadi setiap hari. Semua ujian ada waktunya dan tidak selamanya seorang anak akan terbatuk-batuk menghirup udara sejuk.

  5. Udara di wilayah es beku musim dingin.

    Jika hanya tanaman hijau yang menghasilkan oksigen, mengapa wilayah beku di berbagai negara sub tropis, termasuk di kutub utara dan kutub selatan masih bisa ditinggali/ dihuni oleh manusia? Sepatutnya tempat-tempat tersebut adalah wilayah dengan kerawanan oksigen karena tidak banyak tanaman berklorofil tumbuh bahkan tidak ada sama sekali (khusus untuk daerah di kutub-kutub bumi).

    Oksigen hanyalah mitos ilmu pengetahuan, sebab sesungguhnya yang kita butuhkan adalah hidrogen yang ada di luar angkasa, di antara bintang-bintang dan di dalam matahari. Udara bersih ini tidak akan pernah habis sampai kapanpun.

  6. Udara di padang gurun yang panas.

    Bila hanya klorofil yang bisa diandalkan untuk menghasilkan oksigen maka padang gurun pastilah termasuk wilayah rawan yang langka oksigen. Tetapi kenyataannya ada orang dan makhluk hidup lainnya yang bisa berjalan-jalan melintasi panasnya gurun. Sekalipun ada yang merasa sesak nafas, itu pasti karena kelelahan dan belum terbiasa menyesuaikan diri dengan kering kerontongnya gurun pasir.

  7. Dari mana udara untuk membuat ratusan atau ribuan orang yang berkerumun di area publik bisa bernafas?

    Anda pernah ke pasar, mall, tempat pesta, sekolah, tempat pertemuan, restoran, taman bermain dan tempat-tempat publik lainnya? Nyatanya, tidak banyak pepohonan di area tersebut, lantas darimana semua oksigen yang dibutuhkan orang-orang itu berasal? Kalau asalnya hanya dari pepohonan belaka maka bisa dipastikan bahwa akan ada yang kekurangan oksigen dan mengalami sesak nafas. Namun semua kelihatan lancar saja dan kegembiraan pecah dalam keriuhan masa. Sekalipun ada yang pingsan atau sakit: itu terjadi karena kelelahan, belum sarapan atau karena penyakit lainnya (bukan karena kekurangan udara).

  8. Dari mana udara untuk membuat ratusan atau ribuan serangga dan hewan berkerumun di hutan bisa bernafas?

    Anda pernah melihat serangga yang berkerumun sangat banyak? Jika hewan-hewan hanya mengandalkan hutan sebagai sumber oksigen maka bisa dipastikan bahwa mereka tidak betah berkerumun (tidak suka berlama-lama). Tetapi nyatanya beberapa serangga sangat suka berkoloni seperti semut, lebah dan rayap. Demikian juga di daerah yang ada aliran sungainya, hewan-hewan berkumpul untuk melepas dahaga. Mereka tidak akan melakukan itu jika oksigen terbatas. Sebab lebih baik hidup sendiri-sendiri namun napas lega, daripada hidup rame-rame tetapi menyesakkan badan.

  9. Dari mana udara untuk membuat kendaraan yang melimpah ruah dalam kemacetan perkotaan.

    Anda pernah mengunjungi wilayah kota? Semakin dekat dengan ibu kota negara maka semakin merapat probabilitas kemacetan di jalan raya yang mungkin anda alami. Orang yang sudah terbiasa akan merasa bahwa ini adalah hal biasa, tidak ada yang menyesakkan hidup dalam banyaknya asap kendaraan yang berterbangan karena gerakan rotasi bumi menciptakan gravitasi yang selalu menarik polutan ke bawah. Sehingga udara yang dihirup manusia lebih dari cukup dari yang mereka butuhkan.

  10. Mengapa orang sakit butuh oksigen?

    Orang sakit butuh oksigen bukan karena kekurangan udara, melainkan karena faktor stres, panik, takut, cemas, trauma atau shock. Keadaan ini masing-masing memberikan kemungkinan besar menekan otot-otot dada sehingga menjadi kaku dan sulit digerakkan. Para pasien seolah-olah tidak bisa bernafas atau lupa bernafas sehingga butuh udara bertekanan agar ventilasi di dalam paru-paru tetap terjadi. Sekalipun kadangkala mereka tidak terlihat menghirup dan menarik nafas secara nyata.

  11. Dan lain sebagainya silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Kandungan udara merata di semua tempat karena asalnya dari luar angkasa sehingga setiap orang bebas menghirupnya. Rotasi bumi membuat penyebaran udara merata sedang unsur polutan yang agak berat akan kembali ditekan dekat di atas pernukaan planet. Adalah lebih dimungkinkan bahwa yang sebenarnya dibutuhkan manusia bukanlah oksigen melainkan hidrogen. Yang pada tulisan ini, sering kami sebutkan sebagai “udara bersih.” Udara adalah esensi yang tidak langka melainkan keberadaannya melimpah ruah di alam semesta, termasuk di luar angkasa, di antara bintang-bintang dan di dalam matahari itu sendiri. Tidak perlu khawatir berlebihan bila anda merasa sesak nafas: mungkin itu terjadi karena kelelahan, meningkatan ketakutan, meningkatnya kecemasan, sedang stres, teringat pada kejadian yang memilukan (trauma), situasi yang sedang panik, mengalami shock dan lain sebagainya. Keadaan yang bisa jadi membuat anda lupa bernafas atau mengalami kaku pada otot dada sehingga nafaspun terasa menyesakkan. Anda bisa sembuh dari keadaan tersebut dengan rutin menghirup dan menghembuskan nafas secara sadar beberapa kali sebanyak yang dibutuhkan.

Konspirasi oksigen semata-mata ditujukan untuk menakut-nakuti calon orang cerdas. Dimana orang-orang ini mungkin saja (di masa depan) akan menjadi orang penting: penguasa, petinggi negeri, pemimpin daerah, elite politik dan lain sebagainya. Ketika calon-calon orang penting di negeri terbius oleh rasa takut imajinatif dari manipulasi informasi, maka besar kemungkinan reaksi yang ditimbulkan adalah hasrat untuk menjadi kaya sekaya-kayanya demi merangkak bebas dari keterbatasan oksigen sebagai salah satu sumber daya terpenting. Akibatnya, para pemimpin negeri dan elite politik sibuk memperkaya diri sendiri, bukan karena mereka orang jahat tulen tetapi karena kuatir akan kekurangan di masa depan. Oleh karena itu, berhenti mempercayai keterbatasan oksigen, berhenti menimbun kekayaan untuk diri sendiri: sebab kita hidup berkelimpahan. Tidak perlu menjadi kapitalistis untuk berumur panjang, melainkan perjuangkanlah keadilan sumber daya maka kebahagiaan, kedamaian dan kemakmuran akan menjadi milik bersama.

Sisi baik dari konspirasi ini adalah, seniman semakin bagus menempatkan karyanya dalam kisah yang lebih unik. Setiap orang pasti suka karya seni dan dengan karya tersebut kita memahami banyak hal sekaligus terhibur. Bertambahnya pengetahuan bersamaan dengan hati yang senang membuat hidup lebih dapat dijalani dengan penuh makna sambil tetap semangat untuk berbuat baik dan berupaya menghentikan sifat-sifat buruk yang terkandung di dalam hati. Keterbatasan oksigen memiliki sisi dramatis yang menimbulkan banyak konflik sehingga membuat karya yang dihasilkan semakin menarik untuk disaksikan. Hanya saja, kiranya para penikmat/ penonton menganggap keterbatasan tersebut sebatas sandiwara belaka dan memisahkannya dari kehidupan sehari-hari di dunia nyata.

Salam, Oksigen hanyalah mitos
Hidrogenlah yang kita butuhkan
setiap hari selalu aktif positif
jalani hari dengan penuh semangat
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.