10 Manfaat Dan Pengertian Bernafas

Manfaat Dan Pengertian Bernafas

Nafas adalah pemberian Tuhan yang tak ternilai harganya. Sebab kebutuhan akan udara tidak seperti kebutuhan lainnya yang hanya terjadi kadang-kadang atau sesekali saja. Melainkan kebutuhan akan udara sifatnya terus-menerus terjadi dari waktu ke waktu. Inilah suatu karunia yang harganya tak terbalaskan sampai kapanpun. Selama kita masih hidup, maka selama itulah kita membutuhkan udara untuk bernafas. Bukankah semuanya itu telah disediakan alam semesta dalam jumlah yang berkelimpahan? Bila Alam tidak lagi menyediakan udara yang baik untuk dihirup maka mulailah para kapital memperjualbelikannya untuk memperkaya diri sendiri. Padahal kadar udara yang baik untuk dihirup sangat banyak di sekitar kita.

Apakah anda percaya bahwa Tuhan itu ada? Apakah anda juga percaya bahwa Tuhan itu bernafas? Sebab dalam banyak keterangan firman, Tuhan berbicara dengan mulut-Nya yang tentu saja saat melakukannya sambil bernafas. Jika manusia adalah gambaran dari citra diri Allah sendiri maka sudah pasti bahwa Allah juga melakukan aktivitas bernafas. Sekalipun fungsi nafas Tuhan bisa lebih variatif dan lebih kompleks dari aktivitas bernafas seperti yang dilakukan manusia. Jika Allah di luar sana bisa bernafas maka kitapun bisa bernafas saat berada di luar sana. Artinya nafas yang kita butuhkan sesungguhnya bukan hanya ada di bumi saja, melainkan saat kita keluar bumi pun nafas ini masih berjalan aktif. Anggapan ini sedikit bertentangan dengan apa yang selama ini di yakini bahwa tidak ada udara di luar angkasa.

Defenisi – Bernafas adalah aktivitas menghirup udara bersih lalu mengeluarkan udara kotor. Dalam hal ini udara bersih adalah yang kemurniannya tinggi tanpa tercampur dengan komponen bumi seperti air, tanah, debu (karbon), logam dan bahan-bahan pencemar lainnya. Sedangkan secara spesifik, bernafas bisa juga diartikan sebagai proses pencampuran udara bersih ke dalam darah yang terjadi di alveolus paru-paru.

Bernafas adalah menghirup udara bersih lalu mengeluarkan udara kotor. Kami tidak bisa memastikan apa sebenarnya jenis udara yang kita butuhkan. Apakah itu oksigen, hidrogen, nitrogen, karbondioksida dan lain sebagainya. Sebab pengetahuan yang diajarkan kepada kita tidak jelas: katanya di luar sana (luar angkasa) tidak ada udara! Kalau demikian jadinya, bagaimana Tuhan bisa bernafas? Terus bagaimana pula matahari bisa bersinar terang (melakukan pembakaran tingkat tinggi) tanpa udara? Sebab udaralah yang membuat api hidup sehingga sinar mentari sampai ke ujung alam semesta yang tak terhingga luasnya. Seperti percobaan menutup lilin dengan gelas: bagaimana anda tahu bahwa yang membuat lilin mati di dalam gelas tertutup adalah habisnya oksigen atau hidrogen? Tidak ada yang tahu dengan pasti jenis udara apa itu tetapi kita di doktrin sejak sekolah dasar bahwa yang habis adalah oksigennya: padahal itu hanyalah akal-akalan belaka.

Jika memang yang membuat lilin mati adalah ketiadaan oksigen maka bisa dipastikan bahwa di luar angkasa juga ada oksigen dan termasuk di dalam matahari ada juga yang namanya udara berjenis oksigen. Atau jangan-jangan semuanya itu bukan oksigen melainkan hidrogen. Pengetahuan kita jadi bias dan saling bertubrukan karena fakta yang kita kaji menyingkapkan kebenaran.

Manfaat bernafas dalam kehidupan manusia

Mari sisihkan terlebih dahulu tentang jenis udara sehat yang membuat kita bisa tetap hidup. Mari membahas beberapa hal tentang khasiat apa saja yang membuat udara bersih yang senantiasa kita hirup merupakan kebutuhan vital.  Sesuatu yang perannya sangat sentral dan tidak dapat digantikan oleh zat atau komponen lain di alam semesta. Terlebih dahulu ketahuilah bahwa bisa dipastikan udara akan selalu bersih sampai kapanpun. Sekalipun aktivitas manusia bisa mengotorinya sehingga syarat polutan. Tetap saja proses-proses pembumian bisa menekan kembali yang kotor-kotor tersebut ke atas permukaan tanah. Rotasi bumi adalah cara paling jadul untuk membersihkannya. Sebab aktivitas rotasi yang menghasilkan gravitasi telah menekan yang kotor-kotor ketempat yang paling rendah yaitu permukaan bumi itu sendiri. Berikut beberapa kegunaan dari bernafas.

  1. Membantu proses metabolisme tubuh (pembakaran mikro).

    Tubuh senantiasa beraktivitas tanpa henti bahkan di saat manusia sedang terlelap tidur. Sel-sel dalam tubuh membutuhkan udara untuk melakukan pembakaran mikro terhadap sari-sari makanan yang telah dikonsumsi sebelumnya. Ini bukan tentang munculnya api kecil di dalam sel melainkan tentang penggabungan, pelepasan dan penghancuran beberapa zat kimiawi yang berinteraksi di dalam sel. Pembakaran mikro yang menghasilkan energi membuat seseorang bisa beraktivitas dari pagi sampai sore bahkan juga di malam hari. Semua aktivitas metabolisme ini membutuhkan bahan-bahan yang di antaranya adalah sari-sari makan, air dan udara bersih.

  2. Mengencerkan darah.

    Visikositas atau kekentalan darah turut dipengaruhi oleh saturasi udara di dalamnya. Induksi udara ke dalam darah yang terjadi di area alveolus tidak menjelaskan pertukaran gas. Sebab yang terjadi di dalam alveolus semata-mata hanya pencampuran udara dengan darah di tingkat mikro. Ini seperti gelembung udara yang selalu disemprotkan mesin ke dalam akuarium untuk membuat air tersaturasi sehingga ikan di dalamnya tetap hidup. Bentuk besarnya adalah gelombang laut yang bergulung-gulung untuk menangkap udara bersih sehingga ikan tetap hidup di dalamnya. Tidak ada pertukaran di sini, melainkan yang terjadi semata-mata hanya usaha pencampuran yang dilakukan secara besar-besaran (lautan) maupun di tingkat mikro (paru-paru).

  3. Membantu pemanfaatan energi.

    Akibat pengaruh gravitasi yang dihasilkan dari aktivitas rotasi bumi, otomatis udara di tekan secara diam-diam di atas permukaan air. Sehingga air yang tenangpun tetap tersaturasi dengan udara kecuali untuk bagian bumi yang paling dalam yang dikenal kurang mengandung udara (tidak banyak ikan yang hidup di tempat tersebut).

    Di dalam tubuh manusia, udara mengaktifkan proses pembakaran sari-sari makanan sehingga bisa menghasilkan energi untuk beraktivitas. Sesuatu yang membuat manusia tetap hidup dari tahun ke tahun. Biasanya tanpa udara orang-orang akan menjadi lemas bukan karena sesak nafas atau karena udara habis. Melainkan karena shock, trauma dan lupa bernaas.

  4. Menjaga keseimbangan asam dan basa.

    Sekalipun jumlah udara yang tersaturasi ke dalam darah lebih kecil dibandingkan dengan jumlah air, tetap saja peranknya bisa mempengaruhi tingkat keasaman tubuh dalam skala kecil. Tingkat keasaman tubuh yang netral menunjukkan bahwa kandungan air dan udara di dalam darah normal. Jika air dan udara di dalam tubuh berkurang drastis bisa meningkatkan keasaman darah sehingga lama kelamaan menjadi toksik bagi diri orang tersebut.

  5. Membuat badan hangat.

    Pernahkah anda merasa tiba-tiba kedinginan dihari yang cerah? Memang keadaan ini bisa saja dipengaruhi oleh tekanan darah rendah. Orang dengan kerentanan hidup bisa lebih sering mengalaminya akibat hipotensi. Akan tetapi, orang yang tiba-tiba lupa bernafas bisa mengalami kedinginan yang ringan sehingga membuatnya cenderung lebih suka terkantuk-kantuk. Bahkan anda bisa mencoba rumusan ini: saat hari menjadi dingin karena pengaruh cuaca, tetaplah bernafas secara sadar dan tetaplah beraktivitas. Niscaya dinginnya cuaca tidak sampai menggigil menusuk tulang.

  6. Membuat badan tidak mudah mengantuk.

    Anda bisa mencoba mengambil nafas dalam berulang kali untuk membuat mata yang mulai sayup kembali cerah dan badan yang mulai lesu kembali bertenaga. Sebab aktivitas bernafas seperti memompa energi untuk mencapai pemanfaatan maksimal. Mengambil nafas sadar secara nyata dapat membuat mata tetap melek sekalipun sudah larut malam. Sebab aliran darah seperti dipercepat saat kita secara sadar mengambil nafas dalam lalu menghembuskannya keluar. Kecuali orang dengan kerentanan hidup yang sedang mengalami hipotensi, selali ada hal yang membuatnya tertidur lagi dan lagi bukan karena kelelahan tetapi karena lemahnya tekanan darah untuk menyuplai energi dan udara bersih ke seluruh tubuh.

  7. Membuat anda tetap fokus.

    Pikiran membutuhkan suntikan sari-sari makanan dan udara bersih agar bisa disintesis secara seluler menjadi energi. Dengan bernafas akan melengkapi kebutuhan otak yang bisa mengonsumsi energi lebih banyak saat sedang berpikir. Mengambil nafas secara sadar juga bisa membuat pikiran yang penat sesak lebih lengang dan lega menghadapi situasi yang kebetulan sedang rumit-rumitnya.

  8. Menyokong aktivitas sehari-hari.

    Aktivitas membutuhkan energi yang biasanya belum dipecahkan dalam sari-sari makanan yang kompleks. Setelah adanya udara, sari-sari makanan akan dipecahkan secara bertahap oleh udara dan air sehingga bisa dipakai langsung menjadi energi, baik untuk bergerak maupun untuk berpikir. Tanpa bantuan udara, sari-sari makanan masih tidak bisa diproses oleh enzim-enzim tertentu di dalam tubuh. Biasanya semaki banyak aktivitas yang kita lakukan, semakin sering kita bernafas bahkan mungkin kadang bisa sampai ngos-ngosan. Lain halnya saat sedang tidur: nafas kebanyakan orang tidak terdengar mencolok kecuali bagi orang yang suka ngorok karena kelainan metabolisme dan salah tidur.

  9. Membantu meringankan stres.

    Pernahkah anda merasa pusing dan pikiran terasa penat-sesak oleh masalah tertentu yang sedang dihadapi? Lalu mungkin ada orang yang menganjurkan anda untuk menarik nafas dalam lalu mengeluarkannya secara berulang-ulang untuk meringankan beban tersebut? Stres akibat banyaknya masalah dapat membuat seseorang lupa bernafas hingga kepala agak pusing karena otak kekurangan suplai udara. Itulah sebabnya, mengapa saat anda latihan menarik-keluarkan nafas, pusingnya berkurang dan pikiran pun terasa ringan adanya.

  10. Mencegah berbagai penyakit.

    Sesak napas bukanlah penyakit karena kekurangan oksigen melainkan karena tubuh lupa bernafas. Keadaan ini biasanya didorong oleh faktor emosional, kelelahan dan trauma yang dialami. Pada saat-saat seperti ini, lebih baik melatih diri untuk segera mengambil nafas dalam lalu menghembuskannya keluar sebanyak yang dibutuhkan. Lakukan secara berulang-ulang selama beberapa menit agar tubuh terbiasa dan aktivitas bernafas tidak sampai terhenti karena shock.

    Bukan hanya sesak nafas saja, penyakit seperti batuk, flu, infeksi saluran nafas atas dan penyakit paru lainnya bisa dibantu penyembuhannya dengan rutin menghirup dan menghembuskan nafas secara teratur. Ini adalah usaha untuk menjaga ventilasi udara dalam paru-paru agar selalu lancar sehingga penyakit pun menjauh.

  11. Dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Udara adalah komponen yang ada dimana-mana tetapi kadang dianggap terbatas karena tujuan komersialisasi kapital terhadap oksigen di instansi kesehatan. Anda tidak bisa mengekstrak lalu mengambil sesuatu dari sesuatu tanpa mengetahui bentuk, warna dan baunya. Mengekstrak oksigen dari udara seperti menangkap hantu yang sesungguhnya tidak pernah ada. Sedangkan bernafas adalah proses menghirup udara bersih dan mengeluarkan udara kotor untuk menyokong kehidupan manusia. Bukan berarti bahwa udara kotor adalah jahat melainkan dikatakan kotor hanya karena telah bercampur dengan uap air selama proses ventilasi berlangsung di dalam paru-paru. Aktivitas ini meningkatkan kesadaran secara fisik, mengurangi lelah  dan membantu mengusir rasa ngantuk yang bisa terjdi secara tiba-tiba. Beberapa penyakit yang diderita oleh manusia tidak terjadi karena kekurangan udara melainkan karena tubuh lupa bernafas, mengalami stres dan trauma yang berulang. Oleh karena itu, memberi waktu dalam sehari untuk mengambil nafas dalam lalu menghembuskannya keluar. Adalah baik agar tubuh terbiasa dan tidak lupa lagi. Mengambil nafas dalam di saat genting juga bisa membantu menenangkan pikiran yang bisa saja penat karena banyaknya masalah.

Salam, Kalau manusia bernafas
berarti Tuhan juga bisa bernafas.
Walau nafas-Nya begitu kompleks
dan sulit dijelaskan.
Tetapi setidaknya ini adalah bukti
bahwa udara tidak hanya
ada di bumi yang permai.
Di luar angkasa,
di berbagai planet
dan di dalam matahari pun
ada yang namanya udara
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.