Manusia Memakan Kotorannya Sendiri Tetapi Bukan Dalam Arti Memakan Tahi

Manusia memang memakan kotorannya sendiri tetapi bukan dalam arti boleh makan tahi bulat-bulat.

Pernyataan tentang “manusia memakan kotorannya sendiri” menunjukkan gambar suatu proses yang memakan waktu selama berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun hingga hal tersebut terjadi. Sebab kita memahami bahwa kehidupan di bumi merupakan suatu siklus yang berputar-putar. Jika manusia tidak memakan kotorannya sendiri maka sumber daya tidak dapat diperbaharui lewat cara alamiah dengan transfer energi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lainnya.

Contoh sederhana dari proses manusia memakan kotorannya sendiri secara tidak langsung adalah setiap buang air besar/ kecil masuk ke selokan menuju ke lautan. Lalu orang-orang dikemudian hari akan memanen hasil laut, berupa ikan dan santapan lezat lauk-pauk lainnya.

Berhati-hatilah dengan pengobatan tradisional yang mungkin menganjurkan kita untuk memakan tahi hewan tertentu agar bisa sembuh dari suatu penyakit. Jangan paksakan untuk menghubung-hubungkan teori dengan kenyataan tanpa mempertimbangkannya secara logis. Bersabarlah kawan menanti kesembuhan Anda: paling juga yang Anda alami hanyalah ujian orang tua yang cepat atau lambat akan berlalu juga.

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.