Sandiwara Untuk Semua Orang

Sandiwara Untuk Semua Orang

Ada banyak bentuk sandiwara yang bisa kita temukan dalam hidup ini. Ada yang merupakan bagian dari karya seni sekaligus sebagai hiburan dalam masyarakat. Ada yang berupa karya seni untuk menambah pengetahuan di bidang pendidikan. Juga ada sandiwara yang merupakan bagian dari pekerjaan manusia. Bahkan bisa dikatakan bahwa pemanfaatan sandiwara di bidang pekerjaan lebih kompleks, terstruktur walau diulang-ulang. Tetapi ada juga orang yang menganggap bahwa kebohongan yang dilakukannya hanyalah sandiwara belaka. Padahal disamping itu, ada orang-orang yang dirugikan akibat kepura-puraan yang dilepaskan tanpa kendali. Pantaslah banyak ketakutan terpendam dalam hati yang penuh muslihat.

Sudah sepantasnya bahwa sandiwara ada tempatnya. Sebab bila dilakukan sembarangan justru bisa memicu timbulnya salah persepsi. Pantaslah sandiwara dilakukan di tempat kerja agar semuanya terpantau dengan baik. Aktivitas apapun yang dilakukan bisa diawasi dan dikontrol seperti yang seharusnya. Sehingga untuk timbulnya penyimpangan/ penyelewengan hampir tidak mungkin. Karena semuanya dipantau dengan baik oleh pihak-pihak yang berperan aktif melakukan peninjauan situasi, baik sebelum, saat sedang berlangsung dan setelah penyelenggaraannya. Terlebih ketika manusia sadar akan tanggung jawab terhadap pekerjaan sehingga kemungkinan penyelewengan sangat kecil.

Saat orang-orang kantoran dan pemilik badan usaha mampu bersandiwara dengan telaten: seolah apa yang mereka lakukan adalah 100% nyata terbaru. Sebab sesungguhnya setiap pekerjaan adalah pengulangan tanpa henti dengan pola tertentu. Sesuatu yang sudah ada formatnya dimana setiap pegawai hanya bertugas untuk melakukan pengisian rutin untuk setiap lembar kerja yang ada. Dalam situasi ini, setiap manusia adalah operator yang mempunyai tugas sesuai dengan apa yang disebutkan dalam protap. Bahkan bisa dikatakan bahwa protap suatu pekerjaan yang biasanya berisi tulisan yang panjang-panjang karena mengandung banyak penjelasan. Pada kenyataannya, praktek di lapangan sangat simple dan semakin mudah dilakukan karena sudah terbiasa.

Jujur sajalah kepada orang-orang soal banyaknya hal yang dipelajari di dunia pendidikan tetapi tidak diperlukan di dunia kerja. Teori yang panjang-panjang, terdiri dari beberapa mata pelajaran atau mata kuliah ditinggalkan begitu saja. Seolah kebanyakan hal yang kita pelajari di bangku sekolah dan perkuliahan dilupakan begitu saja karena tidak terpakai di dunia kerja. Teori yang mungkin susah-susah dihafal saat pendidikan, tidak dibutuhkan lagi. Praktek kerja yang telaten dan terpimpin justru lebih dibutuhkan karena sangat menentukan hasil yang diperoleh. Setinggi apapun jangkauan pendidikan yang kita raih, hal tersebut tidak bisa mengubah apa-apa dalam pekerjaan yang baru dijalani. Semua yang dilakukan di dunia kerja bukan berdasarkan pada pelajaran/ mata kuliah tertentu melainkan berdasarkan berdasarkan SOP yang dirancang bersama di waktu sebelumnya. Sekalipun pada hakekatnya ada kemiripan antara pelajaran/ mata kuliah tertentu dengan prosedur tetap yang dilakukan di dunia kerja.

Ada juga orang di luar sana yang mengaku lebih pantas dibayar tinggi dibandingkan dengan orang lain karena pekerjaan yang mereka lakukan cukup berat. Padahal sesungguhnya mereka bisa saja mengajukan penambahan karyawan kepada pihak manajemen. Lihatlah sekeliling anda: mana ada orang yang malas bekerja zaman sekarang? Pekerjaan yang cukup memusingkan lainnya adalah yang ditempatkan untuk melayani pelanggan yang ramai. Jika anda merasa bahwa format kerja yang diulang-ulang tersebut cukup rumit maka dapat mengajukan permintaan giliran kerja kepada semua keluarga yang bertempat tinggal di sekitar lokasi. Jadi tidak ada orang yang merasa dirugikan karena dibebankan pekerjaan yang kompleks, sebab setiap keluarga yang tinggal sejauh beberapa blog dari tempat kerja tersebut akan mendapat giliran beberapa hari untuk melayani di belakang meja.

Katakanlah bahwa SOP atau Protap adalah format kerja dalam suatu instansi atau perusahaan. Format yang pelaksanaannya diulang-ulang dan menjadi petunjuk tentang apa-apa saja hal yang dilakukan untuk menghendel suatu pekerjaan. Juga di dalamnya berisi penjelasan-penjelasan tertentu ketika terjadi masalah dalam pekerjaan tersebut. Suatu format yang menjadi tetapan sekaligus sebagai standar yang diulang-ulang pelaksanaannya. Tidak ada hal yang terlalu baru untuk dikerjakan sebab apa yang dilakukan sudah menjadi budaya perusahaan. Bahkan para senior yang sudah lama bekerja di tempat tersebut tidak lagi melihat protap saat bekerja karena semua prosedur kerja sudah di luar kepala. Saking seringnya mengulang suatu aktivitas, yang dapat terselesaikan dengan hasil yang memuaskan tanpa membaca penjelasannya terlebih dahulu.

Format kerja yang diulang-ulang inilah yang kami sebut sebagai pekerjaan sandiwara. Dimana pekerja tidak perlu mikir terlalu banyak untuk menyelesaikan sesuatu sebab kebanyakan yang dilakukan hanyalah kopi-paste belaka. Memindahkan data-data yang sangat banyak dari tempat yang acak untuk disatukan pelaporannya dalam beberapa helai kertas. Mempersiapkan alat-alat dan penerapan teknologi yang lebih tinggi untuk menyelesaikan suatu tes. Memantau fluktuasi yang terjadi pada alat ukur tertentu dan melaporkannya. Membuat keputusan berdasarkan sebab-sebab yang pasti untuk menerapkan solusi yang tepat. Selama pekerja melakukan sesuatu berdasarkan SOP maka selama itulah kemungkinan untuk terjadinya kesalahan dan kecelakaan kerja ditekan semakin rendah.

Sekarang, demi menjunjung tinggi keadilan sosial seperti yang disebutkan dalam firman Tuhan untuk mengasihi sesama sama seperti diri sendiri. Demikian juga hal yang sama disebutkan dalam hukum puncak bernegara: Pancasila, sila ke lima. Maka kesetaraan terhadap sumber daya antar pekerja (kesetaraan antar profesi) perlu diusakan oleh para petinggi negeri. Bagaimana caranya agar format kerja yang diulang-ulang untuk karyawan swasta dan pemerintah bisa disebarluaskan sehingga menjangkau semua kalangan dimanapun mereka berada. Kekuatan penyebarluasan format kerja ke berbagai kalangan dan wilayah sangat ditentukan oleh dukungan infrastruktur di bidang informasi. Internet adalah dasar penopang kehidupan jaringan yang tersebar luas hingga ke berbagai pelosok. Kekuatan jaringan informasi yang terintegrasi dari pusat ke daerah merupakan alat utama untuk menyebarluaskan format kerja sandiwara untuk semua orang.

Sudah saatnya para petinggi negeri mewujudkan cita-cita keadilan sosial. Setelah infrastruktur lengkap maka yang perlu digiatkan adalah menyebarkan format kerja sandiwara agar semua orang bisa damai, makmur dan bahagia bersama. Membutuhkan pemanfaatan sistem informasi yang maksimal untuk menyebarluaskan format kerja atau SOP jalanan untuk semua kalangan. Bila perlu kekuatan transfer data dalam jaringan ditingkatkan sampai batas atas agar bisa mengakomodasi setiap aktivitas masyarakat. Di dalam protap jalanan inilah setiap penduduk yang sudah dewasa dapat meraih pekerjaan untuk dirinya sendiri. Sehingga lama-kelamaan, berkat keikhlasan, kesabaran dan kerendah hati: setiap pekerja dimanapun berada dapat penggajian yang memuaskan dan berjenjang dari sistem.

Format kerja sandiwara untuk semua orang merupakan aplikasi yang dapat diinstal dalam smartphone. Tugas-tugas yang berisi di dalamnya bisa berupa aktivitas rutin di dunia maya seperti membaca, menonton, berolahraga, bermain game dan aktivitas lainnya. Dimana setiap pekerja perlu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dalam waktu tertentu. Orang lain pasti bisa melakukannya karena tugas yang diberikan cukup familiar. Hanya saja yang menjadi tantangan terbesarnya adalah proses yang dijalani sampai semua aktivitas tersebut bisa menghasilkan tumpukan uang dimana semuanya itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Sehingga pekerjaan online tersebut tidak hanya memakmurkan manusia secara ekonomi tetapi turut pula melatih manusia secara emosional.  Agar sedapat mungkin tetap positif  di masa-masa sulit karena saat di awal-awal bekerja masih agak diabaikan oleh sistem.

Kesimpulan

Tidak perlu menganggarkan hebat dan kerasnya pendidikan yang ditempuh. Jujur sajalah kepada orang-orang soal banyaknya hal yang dipelajari di dunia pendidikan tetapi tidak diperlukan di dunia kerja. Tidak perlu menganggarkan beratnya suatu pekerjaan karena anda selalu bisa mengusulkan penerimaan pegawai baru. Tidak perlu memusingkan sulitnya melayani di tempat ramai sebab anda bisa menetapkan pekerjaan bergilir untuk semua orang yang bermukim di blok terdekat.

Sadar atau tidak, para pegawai kantoran dan karyawan perusahaan telah masuk dalam protap yang berputar-putar dan diulang-ulang secara kontinue dari waktu ke waktu. Tidak ada sesuatu yang baru di dunia ini dan tidak ada manusia yang menemukan hal-hal baru setiap hari. Sehingga bisa dikatakan bahwa setiap pekerja hanya melakukan rutinitas biasa yang semuanya itu bisa juga dilakukan oleh orang lain jika mereka diberikan pelatihan yang intens. Jadi mengapa hanya menciptakan format kerja untuk karyawan kantor dan pegawai industri saja? Buatlah juga format kerja untuk seluruh masyarakat yang disebarkan lewat jaringan internet dalam aplikasi tertentu. Apakah itu suatu aplikasi yang baru dirilis atau malah memanfaatkan aplikasi biasa yang sudah familiar di mata masyarakat. Semuanya itu, bisa dilakukan oleh pemerintah demi mencapai cita-cita Pancasila sebagai hukum puncak bernegara. Serta untuk menggenapi kehendak Tuhan agar semua orang bisa mengasihi sesamanya sama seperti dirinya sendiri.

Salam, Sandiwara bukan
hanya bisa dilakukan oleh
pegawai pemerintah
dan karyawan swasta.
Melainkan pemerintah
yang memiliki inisiatif
yang baik dapat pula
membuat pekerjaan sandiwara
untuk semua orang
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.