Bahagia Dulu Baru Melakukan Kebajikan

Bahagia dulu, baru melakukan yang baik, benar dan adil. Anda akan bersemangat melakukan kebajikan jika hati sedang bahagia. Anda akan termotivasi melakukan kebaikan, kebenaran dan keadilan jika hati tertuju kepada Tuhan.

Orang yang sedang tidak bahagia masih bisa melakukan kebajikan karena terpaksa. Mungkin karena dipaksa secara langsung maupun tidak langsung/ secara halus maupun tidak halus dari berbagai pihak. Akibatnya kebaikan, kebenaran dan keadilan yang mereka lakukan terkesan kurang tulus. Oleh karena itu, berbahagialah melakukan hal-hal positif dalam hidup Anda agar semuanya itu dilakukan dengan tulus-ikhlas.

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.