10 Manfaat Game PVP (Player Versus Player) Atau Multiplayer

Manfaat Game PVP (Player Versus Player) Atau Multiplayer

Game adalah perburuan yang menyenangkan ketika apa yang dimainkan berhubungan erat dengan tokoh tertentu yang sangat terkenal. Walau tokoh tersebut tidak seterkenal Tuhan Yesus di hadapan semua umat, tetapi setidak-tidaknya terkenal bagi diri kita sendiri. Walaupun kadang, apa yang diburu dan apa yang kita inginkan tidak sama. Karena sebelum memainkan sesuatu yang baru, kita tidak tahu apa-apa, sebab yang kita inginkan hanyalah bersenang-senang. Kita hanya terdorong untuk memainkannya begitu saja. Sedang permainan itulah yang merangsang, memancing dan membentuk keinginan dalam hati manusia. Hal-hal yang sebelumnya tidak kita inginkan menjadi kita inginkan. Dan kejutan dimulai ketika apa yang sudah lama diinginkan, akhirnya menjadi milik kita juga. Sebuah penantian panjang yang akhirnya terkabulkan di waktu yang tidak disangka-sangka.

Anehnya adalah ketika kita tidak sadar diri bahwa beberapa yang kita mainkan dalam game, benar-benar bertolak belakang dengan apa-apa saja yang kita yakini. Hal-hal seperti kekerasan, teriakan, pencurian, pembunuhan, penghancuran dan memporak-porandakan kehidupan menjadi menjadi bagian dalam keseruan permainan. Padahal di dunia nyata, hal-hal tersebut tidak kita temukan lagi karena tidak ada yang perlu diperebutkan saat sistem sudah berlaku adil di seluruh penjuru negeri. Hanya berharap yang bisa kita lakukan atas seluruh negeri tidak sama seperti yang kita lakukan saat memainkan game. Melainkan kiranya sikap-sikap kita hanya dipenuhi oleh kebaikan, kebenaran dan keadilan dari waktu ke waktu.

Mana yang lebih menggambarkan diri anda: bermain game untuk menghabiskan waktu luang dan bersenang-senang atau demi menghasikan uang? Bagi yang masih remaja mungkin saja bersenang-senang di waktu luang adalah alasan utama bermain. Tetapi bagi anak muda yang sudah menjelang dewasa, akan memfokuskan aktivitas tersebut untuk memandirikan dirinya. Sebab “kunci pas” untuk sebuah kebebasan adalah kemandirian hidup. Bagi yang masih belum memiliki ide lain atau bagi yang ada ide lainnya seputar hal-hal yang kita bahas, dapat menambahkannya di kolom komentar. Semata-mata agar wawasan kita diperkaya seputar topik yang kami bawakan.

Kegunaan permainan online multiplayer

Pada dasarnya, apa yang kita miliki dalam hidup ini bisa membawa kita dalam hal-hal baik atau mendatangkan hal-hal baik kepada kita. Akan tetapi, kadang juga bisa membawa kita atau mendatangkan kepada kita hal-hal buruk. Semuanya itu, tergantung dari kelihaian kita untuk memanfaatkan sesuatu dan kesigapan kita untuk menangkal potensi negatif yang mungki saja bisa didatangkannya. Sedang dalam game itu sendiri mengandung unsur-unsur kejahatan yang sudah diperhalus penggunaannya. Sehingga seolah-olah setiap orang yang menggunakannya merasa berbeda. Atau merasa hal tersebut bukanlah kejahatan karena dipoleh oleh teknologi komputer tingkat tinggi. Berikut ini beberapa kegunaan permainan online player versus player (multiplayer).

  1. Pasrah kepada Tuhan.

    Sekalipun anda adalah seorang pemain profesional dengan pengalaman tingkat tinggi dan hero tingkat wahid, jangan harap di PVP dapat menang terus-menerus. Biar bagaimana pun pasti pada satu titik ada waktu kalahnya. Oleh karena itu, jangan menyombongkan diri dengan mengandalkan pengalaman dan kekayaan anda. Melainkan tetaplah belajar pasrah kepada Tuhan dalam segala sesuatu, agar tidak merasa diri sendiri sebagai segalanya dan agar kita mau menerima kekalahan yang diterima dengan setulus hati.

    Sadar atau tidak, permainan ringan yang mudah digunakan justru membuat hubungan kita dengan Tuhan menjadi selalu intim. Sebab saat memainkan sesi tertentu: mudah digunakan dan terkesan diulang-ulang untuk meraih poin tertentu. Pada even semacam inilah kita menjadi bisa bermain sambil bedah memuliakan Tuhan di dalam hati. Sehingga sekalipun game PVP syarat unsur kekerasan namun tidak bisa mempengaruhi kita karena Tuhanlah yang membentengi hati dari hal-hal negatif.

  2. Percaya kepada sistem.

    Sistem jelas tidak bisa kita atur atau sekalipun ada orang-orang tertentu yang mengaturnya: pastilah hasilnya akan diberlakukan dengan adil untuk semua pengguna. Dan mereka ini tidak hanya satu-dua orang saja melainkan ada banyak orang bijak berpengalaman yang turut ambil bagian menghadirkan ke game yang bisa juga turut mendewasakan kehidupan anda. Jalani saja prosesnya dengan kelakuan baik, penuhi tugas-tugas yang diberikan dengan tekun meski sesekali mengenyam kekalahan bahkan kehancuran. Sebab semua itu pasti ada manfaatnya!

    Cobalah untuk tidak mengajukan terlalu banyak protes, sebab apa yang anda alami, dialami juga oleh orang lain. Jika orang-orang di luar sana bisa menghadapinya dengan tenang, anda pun pasti mampu menjalani prosesnya dengan bijaksana dengan hati yang tenang dan mampu menyesuaikan diri dengan gejolak yang bergelora.

    Ada kemungkinan sistem masih suka mengabaikan orang-orang muda agar belajar memahami sisi emosionalnya dan mengendalikan diri dari kejahatan yang telah bersarang dari awal masa di dalam pikirannya. Tenang saja, saat nanti sudah dewasa tua, pasti juga sistem akan lebih memperhatikan anda.

  3. Belajar ramah.

    Kami tidak begitu paham, apakah ada versi PVP pada game anda yang ada fasilitas ramah-tamahnya. Tetapi dalam permainan yang kami miliki, kita bisa menyapa pemain lain sesaat sebelum memulai dan mengakhiri pertandingan. Seolah anda bisa berkata kepada pemain lain: “menang atau kalah kita sama-sama teman ya….” Atau, “kalah-menang pun tidak ada dendam diantara kita….” Sebab apapun hasilnya, anda tetap ramah menyapa pemain lain di seberang sana, di tempat entah berantah yang anda sendiri tidak tahu namun tetap menunjukkan rasa simpati. Biasanya fitur ramah ini tidak dalam bentuk kata-kata melainkan sebatas emotikon/ emoji belaka.

    Jika anda masuk dalam mode chating antar player dalam game yang disukai. Ada banyak kesempatan dimana anda bisa ramah sekalipun hal tersebut tidak diwajibkan. Umumnya keramahan tersebut bisa berupa sapaan maupun pujian dan kata-kata penyemangat lainnya. Yang terpenting adalah hindari mengabaikan orang yang sedang berkomunikasi dengan anda sekalipun anda kadang diabaikan oleh orang lain (bisa jadi itu bukan orang melainkan robot penguji). Inilah yang disebut dengan kebaikan yang teruji karena “tidak membalas keburukan ganti keburukan melainkan membalasnya dengan kebaikan.”

    Memang ada satu lagi kebaikan yang lebih sederhana dari keramahan, yaitu mendoakan nasib baik pemain lainnya. Poin yang satu ini jelas-jelas tidak bisa dinilai oleh orang lain. Tetapi hanya anda sendirilah yang mengetahuinya, apakah telah berdoa yang baik terhadap lawan main di seberang sana?

  4. Belajar tabah.

    Pernah tidak anda main PVP dan kalah berulang-ulang kali sampai mau hampir nangis rasanya. Iya betul kami kemarin juga hampir nangis setelah kalah tiga kali berturut-turut atau lebih main PVP. Tetapi tenang saja kawan, tekanan emosional tidak akan melukaimu secara permanen: melainkan justru anda bisa belajar untuk lebih tabah dan tidak lagi tersakiti ketika terpapar dengan kekalahan lainnya yang bertubi-tubi.

    Pernahkah anda merasa miris sendiri karena di permainan multiplayer dikalahkan oleh lawan yang menurut analisis awal hanyalah seorang pemain pemula? Pasti jengekal abis hati ini ketika kita yang heronya sudah premium metamorfosa hampir sempurna malah dikalahkan oleh player yang heronya masih cupu-cupu anak baru kemarin sore. Atau mungkinkah kita yang menilai hal tersebut salah menempatkan sudut pandang sehingga mengganggap lawan yang sudah “pro player” sebagai “noob player?”

    Anda perlu lebih tabah lagi ketika sudah capek-capek ramah, malah kalah pulak. Ini seperti istilah pepatah: “sudah jatuh tertimpa tangga pula!” Atau bisa jadi andalah yang terlalu mendramatisir pepatah ini sehingga terkesan mengalami cidera hati yang berlebihan. Sebab pengabaian dan kekalahan tidak akan terus-menerus melukai anda bila dijalani dengan tabah hati. Justru lama-kelamaan anda beresiko tinggi menjadi terbiasa dengan pengabaian dan kekalahan yang dialami sehingga tidak ada lagi rasa sakit, justru tetap ramah. Ini bisa jadi sebagai sebuah indikasi positif yang menunjukkan bahwa bukan hanya dalam dunia digital saja tetapi dalam dunia nyata pun adalah orang yang baik hati.

  5. Belajar bijak tidak pantang menyerah.

    Kekalahan adalah hal yang manusiawi. Ada banyak hal yang mengalahkan kita dalam permainan online multi pemain, di antaranya adalah lawan yang kuat, jaringan lelet, lawan yang mangkir (melarikan diri), koneksi terputus dan lain sebagainya. Semua bentuk gangguan yang menyebabkan kekalahan telak semacam ini: semoga tidak sampai membuat anda berputus asa. Melainkan bangkitlah lagi untuk terus berjuang menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan sistem.

    Jika anda merasa dalam kondisi yang sangat terbeban dengan tantangan yang diberikan oleh sistem permainan, anda bisa rehat/ istirahat sejenak. Keluar sesaat dari aktivitas online, lakukan pekerjaan baik lainnyha di dunia nyata atau berolahragalah agar rasa penat bebas dari dalam pikiran. Kembali lagi online bermain PVP niscaya apapun tekanan yang diberikan sistem pasti bisa anda hadapi dengan berlapang dada sambil bedah memuliakan Tuhan.

  6. Belajar tidak iri hati.

    Bagaimana perasaan anda ketika melihat hero lawan yang lebih power full dengan tampilan yang lebih keren? Apakah anda berubah menjadi kurang semangat dan mewek sama orang tua minta diberi uang agar bisa belanja atribut hero yang keren? Atau anda melihatnya santai saja sambil memberikan pujian (bila dimungkinkan; bila tidak bisa mengatakannya dalam hati sendiri) lalu meneruskan permainan. Sedang hati anda selalu aktif ceria memuliakan Tuhan sehingga tidak ada kesempatan untuk berpikir tentang iri hati.

    Sadar atau tidak, ada banyak hal dalam permainan yang bisa memicu rasa dengki. Player yang geregetan, bisa saja buru-buru minta uang dari ortu agar bisa membeli atribut hero tertentu. Tetapi player yang bijak akan mengatakan kepada dirinya, “tenanglah hai jiwaku, sebab semua yang seperti itu akan anda miliki juga kelak, bersabarlah menunggunya sambil tetap bermain dengan semangat.”

  7. Belajar berteman dan menjadi teman yang tulus.

    Biasanya permainan Player versus Player menyediakan sistem liga alias kelompok atau aliansi. Tidak banyak yang bisa kita lakukan dalam aliansi ini, tetapi setidaknya kita bisa belajar menjadi teman bagi orang lain. Bukan hanya berteman kepada mereka saat mereka lagi butuh tetapi tetap berteman dan berbuat baik pula sekalipun mereka cuek-cuek saja.

  8. Belajar berbelas kasihan.

    Bagaimana perasaan anda ketika melawan player yang tampaknya lebih lemah dari anda? Apakah anda sedikit berbelas kasihan dengan mendoakan player tersebut di dalam hati? Sadarilah bahwa saat bermain game pun kita tetap melatih diri untuk tetap menjadi pribadi yang baik kepada siapapun. Jika anda sudah terbiasa dengan permainan yang digunakan saat ini, maka anda akan mampu menemukan titik bagaimana caranya agar anda bisa berbelas kasihan kepada player lain yang tampak lebih lemah dari hero anda. Mungkinkah itu dengan cara tidak terlalu meraih poin sebanyak-banyaknya atau ada cara lain, pasti anda bisa menemukannya.

    Salah satu contoh dalam permainan yang kami gunakan dapat mengurangi raihan poin dengan cara membiarkan beberapa item terbuang tanpa sama sekali diambil. Ini semata-mata dilakukan agar poin yang kami raih tidak terkesan super tinggi karena tahu bahwa lawan di seberang sana sedang kurang beruntung. Tetapi ada juga kadang-kadang, kami yang merasa sudah tampak menang, banyak membuang-buang item agar kenaikan poin tidak terlalu tinggi: sayangnya jadi kami sendiri yang justru kalah. Pada posisi seperti ini anda tidak perlu menyesal karena tindakan belas kasihan yang dilakukan (karena seolah kena batunya). Melainkan anggap saja bahwa “mungkin anda sedang kurang beruntung.”

  9. Belajar tidak meniru yang jahat dan juga tidak mengejeknya.

    Tahukah anda bahwa dalam permain selalu ada pembuat gaduh yang mungkin sekedar meramaikan dan bisa juga untuk memancing anda melakukan sesuatu yang kurang baik. Para pembuat gaduh ini sesungguhnya bukan player asli alias semata-mata hanya robot yang sengaja mengotak atik emosi anda. Terlebih ketika anda masuk dalam mode chat antar player: mungkin ada yang suka pamer, ada yang suka cuek, ada yang suka mengejek dan ada yang suka marah dan masih banyak karakter lainnya yang kurang baik untuk ditiru.

    Perhatikan baik-baik jangan asal meniru tindakan yang dilakukan seorang user. Kelola emosi anda dengan baik, tahan kebanggaan di dalam hati agar tidak meluap dan tahan juga ejekan terhadap player yang menurut anda bobrok. Cobalah untuk menjadi orang yang selalu ceria dan positif menanggapi situasi. Ramahlah dengan memberi sedikit pujian kepada player yang sedang naik daun karena sesuatu: mungkin anda bisa berkata wow, keren, mantap dan lain sebagainya.

  10. Belajar jadi pemenang sejati.

    Seorang pemenang sejati, tidak memiliki tujuan utama untuk menang. Dia bermain game dan bermain multiplayer hanya sekedar untuk memenuhi tugas-tugas dan sekedar perburuan harta kecil-kecilan. Sebab harta terbesar sesungguhnya diperoleh dari hasil undian atau event tertentu yang menyediakan acara khusus. Seorang pemenang sejati tidak lagi merasakan sakit saat menang dan juga tidak membanggakan diri atas kemenangannya. Sebab dirinya paham betul bahwa dalam dunia digital: menang dan kalahnya selalu silih berganti.

  11. Dan lain sebagainya silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Sehebat-hebatnya gejolak di dunia nyata: lebih bergejolak lagi kehidupan kita di dunia online terlebih saat berkecipung dalam permainan player versus player. Momen pertama menghadapi masalah multipresure adalah “koma permainan” karena kita menjadi tersakiti, sedih, minggat dan berhenti ketika tantangannya sedang berat. Akan tetapi, player sejati yang memiliki semangat juang yang tinggi tidak membiarkan dirinya dalam keputus asaan tanpa akhir. Melainkan belajar ikhlas, sabar dan rendah hati menghadapi rumitnya situasi. Terus bermain dan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan sistem sehingga memahami kerumitannya bahkan mengakali dan belajar mengantisipasinya seiring berjalannya waktu.

Salam, Kehidupan sangatlah beragam
kehidupan di dunia online
juga tidak kalah kompleksnya.
Sebab ada banyak rasa
yang mungkin akan
menimpa aktivitas
memanen rizki.
Semuanya itu pasti bisa
kita tangani sendiri
seiring kemauan kita
untuk mengikuti prosesnya
sambil tetap menjadi pribadi
yang baik hatinya
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.