Alasan Positif Dan Negatif Atau Ungkapkan Dua-Duanya

Alasan Positif Dan Negatif Atau Ungkapkan Dua-Duanya

Baik buruknya hidup tergantung dari pemikiran kita. Jika konsep kita tentang kehidupan buruk maka ada kecenderungan untuk melakukan hal-hal yang kurang berbobot, kurang pantas bahkan berkesan amoral. Sebab pikiran adalah tempat dimana kita merancang segala sesuatu, merencanakan dan menyusun strategi yang hendak diperjuangkan. Bila wahana pertama yang sangat mendasar ini keruh maka besar resiko alirannya yang menuju ke tempat berikutnya juga kurang bagus. Sikap sebagai hasil dari buah pikiran negatif menjadi penyimpangan, entah itu dalam skala besar maupun kecil . Oleh karena itu, berupayalah untuk selalu berpikiran positif agar sikap yang mengalir dari dalam hati selalu berintonasi baik, benar dan adil.

Perjuangan panjang selama menjalani hari, menempatkan kita dalam banyak situasi. Pada satu keadaan yang menyenangkan, mudah sekali bagi kita untuk melakukan hal-hal baik. Ada keadaan lain yang kurang menyenangkan, membuat kita tidak dapat berbuat banyak yang baik. Kebanyakan orang memilih untuk diam saja dan menenangkan diri di tengah sukarnya masalah. Bahkan dalam situasi ini, ada juga orang yang melenceng pemikirannya sehingga melakukan hal-hal yang menyimpang, mencari pelarian, melakukan kekerasan dan merugikan diri sendiri/ orang lain/ lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, belajarlah untuk berjuang dengan hati bahagia menjalani hari agar sikap-sikap baik mengalir keluar dari dalam diri anda.

Dasar pemikiran kita terhadap apa yang terjadi merupakan sebuah awal untuk menentukan apakah kita ada sangkut pautnya dengan hal-hal tersebut. Mungkin saja ada yang melibatkan diri terlalu emosional atau terlalu banyak berharap yang memicu banyak pergolakan saat dijalani. Atau apakah itu hanya sebuah angin lalu yang perlu kita biarkan begitu saja: sebab dikomentari atau tidak pun, hal-hal tersebut akan tetap terjadi. Sesuatu yang bukan kepentingan kita, sebaiknya dibatasi jangkauan komentar yang diberikan. Kecuali orang-orang yang sedang berurusan dengan hal-hal tersebut secara sengaja meminta bantuan, masukan atau saran dari kita. Sebab disadari atau tidak, segala hal yang terjadi pasti ada alasannya, entah itu kita tahu dari awalnya atau setelah beberapa waktu lamanya.

Ada banyak peristiwa dalam hidup yang membuat kita harus memilih yang terbaik, ada-ada saja hal yang memaksa kita untuk mengambil keputusan sesegera mungkin. Bahkan kadang-kadang sesuatu yang terjadi, bukanlah pilihan/ keputusan pribadi. Melainkan suatu keputusan bersama yang terpaksa diikuti karena sesuatu dan lain hal (misalnya karena ada aturan tentang hal tersebut, mayoritas orang memilihnya dan lain-lain). Apapun keputusan yang anda ambil, hindari terburu-buru untuk mengomentarinya. Sebab mungkin saja dari keadaan tersebut ada fakta yang timbul-tenggelam namun belum anda sadari. Lebih baik menunggu selama beberapa waktu agar pemahaman kita dibukakan sehingga pada waktunya, persepsi yang diungkapkan jernih dan mendekati kebenaran.

Kejadian demi kejadian yang terjadi pasti menempatkan kita untuk memberikan pandangan pribadi tentang hal-hal tersebut. Sedang ide-ide yang tersingkap ke di dalam hati sangat variatif, ada yang bernada positif dan ada pula yang bernada negatif. Saat membutuhkan alasan dari suatu pengalaman yang langsung atau tidak langsung dialami. Mulailah muncul banyak ide dari dalam kepala sendiri tentang mengapa hal-hal tersebut terjadi. Bisa juga dalam momen tertentu, keputusan kita dipertanyakan oleh pihak lain yang mengharuskan kita untuk berpikir ekstra menemukan alasan yang tepat. Biasanya persepsi pribadi tentang sesuatu diungkit saat hal-hal tersebut belum terjadi, sedang terjadi dan yang akan terjadi kelak.

Pada suatu waktu, kita mendapati pikiran sedang melemah sehingga lebih banyak terdengar suara-suara negatif dari dalam hati. Spekulasi yang menurut pemahaman pribadi kurang enak didengar sebaiknya kita simpan untuk diri sendiri saja. Sedangkan apa yang kita ungkapkan kepada orang lain adalah sesuatu yang baik menurut pemahaman pribadi. Apa yang baik biasanya enak di dengar yang sifatnya netral karena tidak terlalu menekan kesenangan dan juga tidak menekankan kesedihan terhadap orang lain. Mereka yang menyadari sisi negatif dari suatu peristiwa lebih banyak memilih untuk tidak terburu-buru mengungkapkannya kepada siapapun. Hal-hal negatif dalam benak kita sebaiknya disimpan untuk diri sendiri, sekedar mengingatkan untuk tetap waspada dan sebagiannya menjadi pelajaran hidup demi kebaikan di waktu-waktu mendatang.

Kurang tulus dalam bersikap turut pula membuat spekulasi kita terhadap suatu peristiwa yang berhubungan langsung dengan diri sendiri menjadi blur. Mungkin kejadian yang berlangsung tersebut berhubungan dengan kebaikan kita. Bukan sesuatu yang besar namun recehan yang kecil-kecil jika kadang tidak berbalas, malah sisi pikiran negatif berkomentar aneh-aneh. Dengan sedikit “kecupan kebencian” dalam hati, maka komentar yang anda dengar akan terkesan lebih pahit dari sebelumnya. Hanya orang yang mumpuni mengendalikan rasa benci dan berupaya untuk tulus hati dalam bertindak, akan mendapatkan inspirasi positif seputar peristiwa kurang menyenangkan yang dialaminya. Hati kecilnya akan berkata “hidup untuk Tuhan, kebaikanku untuk Tuhan dan apa yang terjadi padaku atas seizin Tuhan saja.”

Menjadi orang yang tidak ikhlas menerima kenyataan hidup banyak sekali merusak cara pandang manusia tentang kehidupan.  Terlebih jika kita hanyalah seorang anak yang masih berada di bawah asuhan orang tua. Kita perlu banyak belajar menerima dengan ikhlas hati segala kesukaran ringan yang merepotkan. Seorang anak perlu “bersandar kepada kehendak Tuhan dan percaya terhadap orang tuanya sendiri bahwa semua yang dialaminya sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku di dalam masyarakat.” Alasan negatif atas hal-hal kurang menyenangkan yang terjadi dalam hidup kita bisa menerobos kemana-mana menciptakan kerumitan dan kebingungan tersendiri seperti layaknya kisah-kisah fantasi penuh konflik dalam layar kaca.

Kurang merendahkan hati selama menjalani hidup bisa jadi sangat mempengaruhi cara pandang kita terhadap hal-hal yang akan, sedang dan telah terjadi dalam hidup ini. Parahnya kesombongan yang kita keruk, malah digunakan untuk bersenang-senang menikmati hidup. Padahal membanggakan diri saat menghadapi suatu masalah beresiko tinggi membuat persoalan yang dihadapi semakin raksasa. Orang yang mau berendah hati menghadapi situasi di luar prediksinya, akan “membiarkan orang lain menang dan menyadari betapa hina dirinya bila dilihat dari sudut pandang Allah.” Menepis (acuh tak acuh/ cuek/ mengabaikan) banyak spekulasi miring tentang kehidupan orang lain dan dirinya sendiri serta terus berbuat baik dimulai dari hal-hal kecil (mendoakan keberkahan orang lain, beramah tamah dan lain-lain).

Sandiwara karya seni mempengaruhi kita bila fokus terhadapnya. Berhentilah berfokus pada aksi hiperkreatif para seniman, sekalipun harus kita akui bahwa apa yang mereka perbuat indah saat disaksikan. Namun sadarilah bahwa ada banyak sudut pandang yang salah dipatenkan kreator ke dalam karyanya. Apa yang salah ini jelas tidaklah masuk akal dan tidak mungkin juga untuk dilakukan. Bila anda bisa berpikir jernih dengarkanlah suara hati anda agar mampu memisahkan antara fantasi dan realita maka indahnya sandiwara bisa dinikmati tanpa mengintimidasi sikap-sikap positif yang kita tempuh. Akan tetapi, bila anda mulai tidak percaya kepada orang lain dan tidak percaya kepada sistem maka sikap sinis yang penuh curiga bahkan paranoid akan merusak hari dan merusak hubungan anda dengan orang lain dan juga terhadap Tuhan.

Bila anda bisa berpikir jernih dengarkanlah suara hati anda agar mampu memisahkan antara fantasi dan realita maka indahnya sandiwara bisa dinikmati tanpa mengintimidasi sikap-sikap positif yang kita tempuh.

Ada alasan dibalik setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita. Tetapi kadangkala rasa benci, ketidaktulusan, ketidakikhlasan dan kesombongan mengotori cara pandang kita terhadap dunia ini. Menganggap hidup terasa berat padahal persepsi kitalah yang memberatkan jalan hidup yang ditempuh. Menganggap bahwa dunia ini penuh dengan orang-orang jahat padahal kita terlalu fokus pada gesit-indahnya sandiwara kehidupan dalam sinetron dan film-film. Anda perlu belajar memisahkan  antara dunia nyata dan dunia seni. Percayalah bahwa tidak ada orang yang terlalu jahat, sekalipun ada masalah yang kita hadapi kebanyakan di antaranya adalah skenario orang tua dan peraturan yang berlaku (bagi anak yang belum mandiri). Anda bisa menghadapi semua hal-hal recehan itu asalkan tetap menjaga keikhlasan, kesabaran dan kerendahan hati dalam bersikap. Jadi tidak perlu membenci dan menyimpan dendam, melainkan arahkan persepsi pada hal-hal positif agar sikap menjadi baik, benar dan adil sehingga hati tenang dan ada rasa aman dimanapun berada.

Percayalah bahwa tidak ada orang yang terlalu jahat, sekalipun ada masalah yang kita hadapi kebanyakan di antaranya adalah skenario orang tua dan peraturan yang berlaku (bagi anak yang belum mandiri).

Di atas semuanya itu, harap disadari bahwa dalam kehidupan memang seharusnya kita selalu bersikap konsisten memilih satu jalan untuk ditempuh. Akan tetapi, beda konteksnya ketika kita berbicara tentang aktivitas berkarya. Untuk merancang dan menghasilkan sebuah karya seni, diperlukan banyak sudut pandang: lebih banyak dan lebih variatif maka lebih baiklah karya seni tersebut. Pada sisi kehidupan yang satu ini, siapapun bisa mengeksplorasi berbagai kemungkinan yang menjadi alasan mengapa sesuatu bisa terjadi. Menggambarkan suatu kisah dari sudut pandang berbeda memperkaya wawasan penonton dan menambah keseruan cerita. Khusus bagi mereka yang bergelut dalam bidang seni: dimungkinkan untuk menuangkan alasan positif dan negatif secara bersamaan untuk menemukan titik terang di akhir dari setiap klimaks cerita. Saat berkarya, sah-sah saja menggunakan ragam spekulasi dari yang positif sampai yang negatif. Akan tetapi selama menjalani hidup, utamakan spekulasi positif agar tetap positif menjalani hari.

Ketika seorang seniman berkarya, sah-sah saja menggunakan ragam spekulasi dari yang positif sampai yang negatif. Akan tetapi, dalam menjalani hidup, utamakan fokus pada “penyebab positif” agar hidup tetap mengarah kepada yang baik dan benar selama menjalani hari.

Kesimpulan

Tidak ada alasan untuk tidak percaya kepada sistem dan tidak ada alasan untuk tidak percaya kepada orang lain. Bersikap hati-hati wajar tetapi menjadi takut, cemas dan paranoid menunjukkan bahwa kita telah terbuai dan terlalu percaya pada kepura-puraan dibalik indahnya karya seni. Pahami baik-baik bahwa tidak ada orang yang benar-benar jahat di dunia nyata tetapi di dunia maya banjirlah para penjahat. Sebab tanpa kejahatan, tidak ada yang dibahas, tidak ada konflik, tidak ada cerita dan tidak ada keseruan. Pandanglah dunia ini secara positif sekalipun spekulasi negatif kadang melunjak di dalam hati. Temukan alasan positif dalam setiap kejadian yang anda alami. Setidak-tidaknya: “anggaplah apa yang terjadi sudah seizin-Nya Tuhan, sudah sesuai dengan rekomendasi firman Tuhan dan sudah sejalan dengan peraturan yang berlaku di dalam masyarakat.” Jika pikiran dan sikap kita positif menjalani hidup maka rasa damai, kebahagiaan dan kemakmuran akan menjadi milik kita cepat atau lambat.

Salam, Ada banyak penyebab
yang bisa menjadi alasan
sesuatu terjadi.
Pilihlah yang positifnya
karena tidak ada
yang benar-benar
jahat di dunia ini!
Pasrahlah kepada Tuhan
dan percayalah kepada sistem.
Percayalah bahwa kebaikan,
kebenaran dan keadilan
akan terjadi juga
seiring waktu berlalu
Karena semuanya itu
masuk akal (logis)
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.