Faktor Penyebab Gigi Ngilu

Faktor Penyebab Gigi Ngilu

Betapa indahnya hidup ini tanpa rasa sakit. Itu adalah suatu pencapaian kepuasan yang dapat membuat anda merasa bersyukur dalam bahagia yang penuh. Kenikmatan yang tersaji bisa dicicipi walaupun kesannya sederhana namun itu sudah cukup untuk membuat kita bersenang-senang. Jika saat ini, ada seseorang yang sedang dalam kondisi kesehatan yang cukup fit tanpa mengalami rasa sakit, tetapi masih bersungut-sungut di sana-sini. Itu artinya dia belum menikmati betapa indah rasanya bila tubuh sedang dalam keadaan sehat. Mungkin orang tersebut belum pernah mencicipi bagaimana sukarnya hidup dalam derita sakit-penyakit yang kadang merajalela. Manusia akan tahu bersyukur dan paham dengan bahagia bila mereka tahu beda rasanya antara sehat dan sakit.

Gigi merupakan salah satu komponen dari organ pencernaan atas yang mengawali pelumatan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi. Tapi tunggu dulu, emang ada minuman yang dikunyah? Bisa jadi ada, seperti saat mengonsumsi jus dari bahan alami, mungkin beberapa komponen buah disajikan dalam keadaan utuh (dipotong kecil) sehingga perlu aktif dikunyah. Tanpanya, anda tidak bisa memecahkan nikmat dibalik makanan-makanan  dengan tekstur keras atau agak keras. Atau sekalipun bisa, masih membutuhkan waktu yang agak lama untuk menghaluskannya menjadi partikel kecil yang basah, lembut dan lengket. Kenikmatan memang hanya sementara saja tetapi itu sudah cukup untuk membuat kita merasa puas saat menyantap sajian yang merupakan kebutuhan sehari-hari.

 Pengertian

Gigi adalah sekumpulan benda rapat yang lebih padat dari komponen lain yang ada di sekitarnya. Mutiara ini terdiri dari beberapa bagian yang susunannya berjejeran seperti pagar yang melengkung ke dalam. Mungkinkah pembentukan mutiara dalam rongga mulut manusia sama dengan pembentukan mutiara di dalam cangkang kerang di lautan? Pastinya ada kemiripan, sebab keduanya merupakan bahan padat yang diselimuti daging. Sedangkan perbedaannya sangat nyata dalam hal bentuk dan fungsinya. Ada satu gejala penyakit yang kadang menyetrum mutiara pagar putih tersebut yang dikenal sebagai ngilu. Merupakan keadaan dimana tingkat sensitivitas mutiara pagar putih meningkat drastis sehingga makanan dengan tekstur mencolok terasa menyakitkan dan nikmatnya tidak ada lagi.

Defenisi – Ngilu pada gigi adalah rasa sakit yang tiba-tiba muncul saat gigi-gusi bersentuhan dengan makanan atau minuman dengan tekstur mencolok.

Alasan Mengapa Gigi Menjadi Ngilu

Ada dua atau tiga sisi yang merupakan faktor penyebab dari kengiluan pada gigi. Yang pertama disebabkan oleh daya ingat manusia yang melemah. Biasanya keadaan lupa ingat tersebut disebabkan oleh karena padatnya hari-hari hidup. Ada kesibukan yang sangat ditekuni karena hal tersebut sangat dibutuhkan dan dicintai. Contoh kesibukan semacam ini adalah pekerjaan dan pendidikan yang dimiliki. Beberapa orang sangat membanggakan pekerjaan dan pendidikan yang dijalaninya sampai membuat hampir seluruh waktu yang dimiliki tersita untuk menekuni hal-hal tersebut.  Ada sejumput rasa candu sehingga terus menerus memforsir diri sampai hal-hal lain yang juga tidak kalah penting malah dilupakan. Salah satu yang terlupakan itu adalah lupa mengonsumsi air putih.

Dari sekian masalah yang dihadapi oleh seorang anak, kebanyakan datangnya dari orang tuanya sendiri. Salah satu yang cukup populer dalam hidup kami sendiri (kami tidak tahu bagaimana orang lain) adalah racun orang tua. Kadang-kadang ada toksin yang dengan sengaja diletakkan di air yang kita minum. Tetapi jangan terlalu takut dan khawatir sebab lazimnya itu adalah toksin ringan yang sekalipun rasanya merepotkan tidak menyisakan rasa sakit yang lama. Demikianlah ada toksin ringan yang bisa membuat rasa air menjadi pahit atau aneh di lidah. Kita tidak tahu persis asal-usul racunnya dimasukkan di dalam air atau dari makanan anda sebelumnya (efek berantai/ menyambung). Keadaan ini kerap kali membuat seorang anak kurang berminat minum sehingga mengalami dehidrasi dini. Akibatnya, segera saja bisa membuat ngilu gigi meradang jika kebiasaan buruk tersebut terus berlangsung selama berhari-hari.

Ada pula keadaan dimana urat nadi area leher yang mentransport cairan, nutrisi dan oksigen mengalami kekakuan. Akibatnya, kebutuhan sel, jaringan dan organ atas tidak tercukupi jumlahnya. Keadaan ini turut pula membuat keretakan mikro pada gusi yang memicu rasa sakit bila pasien mengonsumsi makanan dan/ atau minuman dingin atau panas. Sekalipun pasien tersebut telah mengonsumsi air dalam jumlah yang memadai, dua liter per hari. Namun kekakuan pada leher menghambat pengantaran cairan sehingga area kepala mengalami dehidrasi lokal. Rongga mulut terasa kering dan bila dibiarkan terus-menerus akan membuat gusi yang menempel pada gigi melekang. Keretakan inilah yang menjadi luka mikro yang jika tersentuh atau kontak dengan panganan panas atau dingin bisa memicu rasa ngilu yang tak tertahankan.

Pertanyaan besar dalam kasus ini adalah apa hubungannya keberadaan air dengan kesehatan rongga mulut? Perlu dipahami bahwa di alam bebas materi kehidupan yang paling kecil terpisah dari materi kehidupan lainnya. Ambil saja contoh seperti pasir, debu dan garam yang berupa butiran sangat banyak dan terpisah-pisah. Akan tetapi, air merupakan larutan yang memadukan semua materi sehingga menyatu membentuk sebuah sel, jaringan, organ, sistem organ dan organisme (makhluk hidup). Ketika air mulai kehilangan bobotnya di dalam tubuh organisme, mulailah bagian-bagian terkecil dari organisme tersebut retak, melekang dan terlepas satu sama lain. Akibatnya, fungsi-fungsi tertentu yang dimiliki oleh jaringan dan organ menjadi terganggu. Jika keadaan ini terus berlanjut maka organisme akan mengalami disfungsi organ sampai kepada kematian.

Apa yang terjadi di dalam organ mulut, tidak jauh beda dengan gejala dehidrasi yang dialami oleh organ lain. Terjadi keretakan antar sel yang membuat suatu jaringan mudah mengalami sayatan mikro, peregangan bahkan pelepasan. Ketika luka kecil yang tidak kasat mata ini melakukan kontak dengan panganan tertentu, dapat memicu rasa sakit yang dalam atau disebut juga gejal ngilu pada gigi. Biasanya makanan dan minuman yang rentan dengan sayatan mikro tersebut seperti panganan yang panas, dingin, makanan keras dan lain sebagainya. Dehidrasi bisa dialami oleh siapa saja dan sering sekali tidak disadari oleh pasien itu sendiri sampai hal tersebut benar-benar menimbulkan rasa sakit yang nyata secara fisik.

Kesimpulan

Gusi dan gigi tidak menyatu dengan sempurna secara mikroskopis pada tingkat sel. Hubungan keduanya hanyalah suatu tempelan padat yang didominasi oleh air. Ketika gusi mengalami dehidrasi maka strukturnya mulai mengering dan mulai melekang dari mutiara pagar putih secara halus dan bertahap. Timbullah keretakan pada area yang berkeriput yang membuatnya mengalami luka mikro yang tidak kasat mata. Ketika lecet yang tak terlihat ini kontak dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi, tepat saat itulah sakitnya menusuk sampai ke dalam dimana keadaan ini lebih dikenal sebagai gejala ngilu pada gigi. Lecet mikro pada gusi akan semakin parah yang bila terus berlanjut bisa membuat sakit gigi bertahan lebih lama (sekalipun sedang tidak makan). Bahkan tidak tertutup kemungkinan bahwa dehidrasi kronis yang menahun dapat membuat mutiara pagar putih tersebut benar-benar lepas/ copot dari gusi.

Salam, Air membantu menyatukan
seluruh materi dalam bentuk
dan susunan yang khas.
Ketika kapasitas air tubuh
kehilangan daya
maka sel-sel akan
saling melepaskan diri.
Salah satu yang paling
dini adalah keretakan
antara gigi dan gusi
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.