10 Cara Mengatasi Keinginan Yang Tinggi-Tinggi – Menetralkan Hawa Nafsu Menyombong

Mata tak bisa dihindarikan dari melihat, telinga tak bisa dihindarkan dari mendengar, hidung tak bisa dihindarkan dari membau, lidah tak bisa dihindarkan dari mengecap dan kulit tak bisa dihindarkan dari merasa. Kita tak bisa menyangka batasan dari kemampuan lima dan enam panca indera manusia. Sebab semua hal yang kita putuskan dan setiap jalan yang kita pilih, pasti dipertimbangkan melalui informasi dari lima dan enam indera tersebut. Banyak pertimbangan dilakukan yang membutuhkan waktu sampai seseorang benar-benar mengarah hidupnya kepada suatu tujuan. Proses yang bisa membangun kehidupan tetapi bisa juga menyebabkan semacam keterpurukan, baik secara lokal maupun yang meluas ke orang lain dan lingkungan sekitar.

Dari mata turun ke hati, dari telinga merasuki jiwa. Semua situasi yang terpapar dengan kehidupan kita berpotensi untuk dijadikan milik pribadi. Sebab hawa nafsu manusia muda sifatnya liar, cenderung berlebih-lebihan dan bisa mengarah kepada hal-hal yang jahat. Akan tetapi, mereka yang sudah dewasa bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan, telah belajar untuk hidup lebih sabar dan sudah menemukan bahagianya hati tanpa memenuhi hasrat. Tidak ada yang bisa selalu mengendalikan hawa nafsunya sebab bisa saja keberadaannya muncul tanpa rencana alias tiba-tiba. Beberapa orang akan terpuruk dalam waktu sesaat saja lalu kembali sadar untuk meluruskan hidupnya. Namun ada juga yang benar-benar terpuruk dalam waktu lama hingga berhari-hari tak sadar dan hampir hancur dalam gelapnya dunia yang jahat.

Nafsu sangat tergantung dari sudut pandang kebahagiaan yang anda miliki. Ketika seseorang, sudah mampu membahagiakan hatinya secara mandiri tanpa keterikatan yang candu terhadap pemenuhan keinginan tertentu. Itu artinya, tingkat kematangan kepribadiannya sudah memasuki masa dewasa. Akan tetapi, apabila seseorang merasa baru bisa berbahagia saat hasrat duniawinya terpenuhi. Menandakan bahwa pemahamannya tentang kehidupan sangatlah minim dan masih bergaya kanak-kanak. Berakibat pada, kehidupan yang bisa dikendalikan dan diarahkan orang lain kepada hal-hal yang salah, jahat dan keji. Candu terhadap materi tertentu membuat seseorang mudah ditekan oleh soal-soal sepele dan menjadi stres dalam sekejap saja.

Cara menetralkan keinginan yang menjadi sombong

Bukan hanya keakuan pada manusia yang bisa menjulang tinggi. Keinginan dalam hati juga bisa tiba-tiba saja melejit ke luar angkasa, melampaui batas-batas logika manusia itu sendiri. Dorongan negatif yang berasal dari dalam hati tersebut bisa dialami oleh siapa saja. Akan tetapi, ekspresinya ke luar, kepada dunia di sekelilingnya sangat dipengaruhi oleh beberapa hal yang akan kami bahas sesaat lagi. Anda dapat memulai aktivitas sistem pengenalan dan pengendalian diri otomatis untuk mengatasi hal-hal tersebut dengan memahami butir-butir yang kami usulkan. Berikut ini akan kami ulas beberapa cara mengatasi keinginan yang mulai meninggi secara dramatis.

  1. Sadari bahagiamu.

    Yakinlah bahwa anda tetap bahagia walaupun tidak dapat memenuhi semua keinginan hati. Bukankah kebutuhan anda sudah tercukupi?

    Bahagia yang ada dalam hati tidak selamanya datang dari luar diri anda. Saat dari sekitar kita (di luar diri kita) tidak ada yang memberikan kesenangan secara cuma-cuma. Ingatlah bahwa “anda masih tetap bisa berbahagia karena pada dasarnya rasa bahagia tersebut sudah ada di dalam hati masing-masing. Yang perlu anda lakukan adalah mengingat dan menyalin kembali suasana hati yang indah tersebut sambil memuliakan Tuhan di dalam hati dan melakukan aktivitas positif lainnya.

  2. Sadari sandiwara dibalik indahnya karya seni.

    Kadang kala suatu karya menyemangati kita untuk menginginkan hal-hal yang istimewa dan lain dari yang lain. Tetapi nafsu tersebut bisa dipatahkan bila kita memahami baik-baik bahwa seindah-indahnya suatu karya seni, hampir semua cerita dalam keseruan yang ditampilkan merupakan kepura-puraan belaka. Setiap adegan yang tersaji sudah direncanakan dengan matang oleh tim sutradara dalam setingan yang paling berkesan. Artinya, apa yang tampaknya kebetulan, sesungguhnya sudah diseting jauh-jauh hari sebelumnya (diatur sedemikian rupa agar tampak tiba-tiba, menawan dan menggugah selera). Bahkan bisa dikatakan bahwa beberapa kejadian yang ditampilkan dalam film atau sinetron tidak akan kita temukan di dunia nyata. Sebab kisah tertentu menceritakan kehidupan di wilayah berbeda dalam zaman yang berbeda pula.

    Ciri khas lain dari karya seni yang jauh dari kenyataan hidup yang berkeadilan adalah sisi kapitalisme yang mencolok. Para seniman lebih suka menghasilkan karya menggunakan latar belakang kapitalisme yang buruk. Ini adalah sebuah upaya untuk mengagungkan keberadaan orang-orang tajir yang sangat kaya dan tak terlampaui di zamannya. Mereka bisa mendapatkan semua yang mereka kehendaki sebab hidupnya kelimpahan sumber daya untuk melakukan apa pun. Mereka bisa melawan kebiasaan lazim di dalam masyarakat karena hidupnya dilimpahi materi. Sekalipun mereka sudah tua bangka, masih bisa menikah kepada gadis yang muda belia. Sekali pun tampangnya hancur tetapi masih bisa menikah dengan wanita idaman paling populer sekabupaten.

    Sadarilah betapa besarnya efek kapitalisme dalam beberapa karya seorang seniman. Sesuatu yang bisa membuat nasib seorang tokoh melawan kebiasaan-kebiasaan lazim di dalam masyarakat. Segala yang indah dan mewah bisa ada disekelilingnya karena dapat membeli semuanya itu dengan harga yang sangat mahal sekali pun. Akan tetapi, lain halnya dengan apa yang terjadi di dalam masyarakat yang berkeadilan. Yang tua bangka tidak bisa lagi dengan mudahnya menikah dengan orang yang muda belia tetapi dia akan mendapatkan pasangan yang sepadan dan sama tuanya dengan dirinya. Orang yang merasa penampilannya terbatas akan menemukan jodoh dengan penampilan yang juga mirip-mirip. Sebab tidak ada lagi kekayaan di atas rata-rata dan tak terlampaui yang bisa dilego agar seorang yang terbatas bisa menawar, membeli dan memiliki yang luar biasa.

  3. Sadari semua ada aturannya.

    Sifat paling mencolok dari hawa nafsu adalah “tidak terbatasi.” Kita bisa menginginkan apa saja dan itu ditimbulkan oleh hati secara tiba-tiba atau bisa juga timbul setelah menyaksikan sesuatu yang wah. Keheranan dalam hati bisa pecah dalam rasa kagum yang maksimal sehingga rindu hati ingin memiliki hal-hal semacam itu. Di atas semuanya itu, perhatikanlah terlebih dahulu aturan yang berlaku di dalam masyarakat. Sebab acap kali hasrat yang menyombong bertentangan dengan peraturan yang ada. Adalah lebih baik bagi kita untuk menginginkan hal-hal yang memang menjadi hak kita menurut hukum yang berlaku. Akan tetapi, beberapa keinginan yang terkesan sebagai upaya melawan hukum, bagusnya dihindari sedini mungkin.

  4. Bandingkan dengan akal sehat.

    Ekspektasi kita terhadap sesuatu bisa menjadi berlebihan karena pergeseran dan pergesekan informasi yang diterima. Awalnya kita merasa bahwa menginginkan ini dan itu merupakan sesuatu hal yang sangat menguntungkan. Akan tetapi, setelah dipertimbangkan matang-matang dengan logika sehat. Kita tersadar, bahwa telah berada dalam nafsu yang tidak masuk akal. Tidak mungkin kita bisa memiliki sesuatu tanpa berusaha sedikitpun. Mustahil kita bisa mendapatkan hadiah jakpot besar tanpa berjuang dalam waktu yang cukup lama. Nafsu yang kita tahu syarat dengan imajinasi lebay, tidak ada peluang untuk diyakini sehingga kita bisa membuat keputusan dan pilihan pribadi yang lebih logis.

  5. Sadari kelemahan/ kekurangan anda.

    Bila kita tahu diri dan memahami bahwa ada kelemahan yang terpampang di depan mata, maka lebih terkontrol saat menginginkan sesuatu. Bila kita merasa bahwa suatu keinginan besar tidak pantas untuk diri sendiri yang kurang-kurang. Hasrat yang berlebih-lebihan terhadap hal-hal duniawi bisa ditekan sesederhana mungkin karena kita tahu ukuran diri sendiri. Kelemahan yang disadari turut meluruskan urat-urat berpikir logis sehingga tidak terjebak dalam peliknya hawa nafsu yang menyombong.

  6. Pahami kemampuan anda.

    Jangan tertipu dengan iklan yang sangat menawan namun beresiko membuat anda kehilangan banyak hal. Tetap perhatikan kemampuan anda agar tidak sampai terlanjur menyerobot sesuatu yang tak terbayarkan. Dompet ukuran M agak rumit untuk digunakan membeli barang seharga XL. Pendanaan yang minim, kita sesuaikan dengan barang yang hendak dibeli dengan mencari sesuatu yang sederhana namun tetap bermanfaat. Kecuali anda hendak menabung selama berbulan-bulan, maka mungkin saja sesuatu yang lebih bernilai dari ukuran dompet anda dapat diperoleh.

  7. Berpegang pada kebenaran dan keadilan.

    Ada banyak hawa nafsu yang bisa muncul dengan sendirinya di dalam hati, tetapi kita harus memiliki tolak ukur untuk mempertimbangkan hal-hal tersebut. Suatu standar kebenaran dan keadilan perlu anda pertimbangkan dalam setiap hal yang diinginkan. Diperlukan kekuatan yang penuh semangat untuk menyingkap tabir di balik hawa nafsu yang banyak. Proses seleksi akan dilakukan dengan teliti agar hasrat yang diikrarkan tidak melenceng terlalu jauh dari nilai-nilai yang diyakini hati.

  8. Sibukkan diri pada hal positif.

    Hasrat yang tinggi-tinggi sesungguhnya tidak akan terngiang di dalam hati jika kita terus disibukkan dengan hal-hal yang membangun kehidupan. Aktif bekerja melakukan apa-apa yang bermanfaat terhadap Tuhan, diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar membuat hidup berarti. Ada rasa puas di dalam hati saat kita menghabiskan waktu dengan hal-hal yang berarti sehingga nafsu tidak lagi melebar dan tidak meninggi. Sekalipun ada hal-hal tinggi yang terlintas dipikiran, semuanya akan terlupakan karena sibuk terus melakukan hal positif.

  9. Nikmati apa yang bisa anda nikmati asal dengan cara-cara yang benar.

    Menikmati hidup dibutuhkan oleh setiap insan. Jangan hanya menghabiskan waktu seharian penuh untuk bekerja tetapi manfaatkan juga waktu yang dimiliki untuk menyaksikan keindahan karya seni modern maupun klasik. Makan dan minum juga termasuk urusan menikmati hidup asal dilakukan secara terkontrol. Ada rasa senang yang meletup kencang di awal-awal menikmati hidup. Rasa senang ini akan hilang setelah beberapa saat kemudian. Walau sesat saja tetapi ini sudah cukup untuk mengingatkan diri sendiri tentang sukacita yang sudah dimiliki. Sehingga tidak ada lagi niat untuk meraih pencapaian yang berlebih-lebihan karena merasa cukup dengan apa adanya kehidupan.

  10. Multitasking fokus kepada Tuhan.

    Anda dapat mempertahankan rasa senangnya menikmati hidup yang terbatas dengan bernyanyi memuliakan Allah dalam hati (bedah). Kebahagiaan ini bisa juga anda munculkan dalam berbagai aktivitas yang dijalankan sambil bernyanyi dalam hati atau memuliakan Tuhan di sela-sela kesibukan. Manfaat aktivitas multitasking ini sangatlah luas, dimana salah satunya untuk mencegah hati menginginkan hal yang tinggi-tinggi dan menghempaskan niatan yang tidak wajar.

Kesimpulan

Keinginan kita bisa menjadi liar karena menyaksikan hal-hal yang kelihatannya lebih menawan dari apa yang dimiliki. Kehidupan serasa tidak memuaskan karena kita hanya memahami adanya rasa senang dari luar diri sendiri. Keinginan semakin tinggi setelah menyaksikan rupa-rupa karya seni menawan yang identik dengan diri sendiri. Akan tetapi, rupa-rupa nafsu sombong tidak akan macam-macam jika anda menyadari kentalnya sandiwara setingan dibalik suatu cerita. Memahami aturan membantu kita membatasi hasrat yang lebay. Pola berpikir logis membantu kita untuk menjauhkan diri dari hasrat imajinatif yang penuh rekayasa. Lupakan niat yang kebangetan dengan rajin memuliakan Allah di dalam hati, melakukan kebaikan kepada sesama, sibuk bekerja dan belajar hal-hal positif serta masih banyak lagi. Lebih baik hidup sederhana asal hati selalu bahagia sepanjang masa.

Salam, Yang tinggi-tinggi itu
bisa merasuki jiwa
dalam sekejap
tetapi bisa hilang
dalam sekejap pula
asalkan anda mampu
memanajemen pikiran
mengarah kepada hal-hal
yang membangun kehidupan
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.