Manusia Selalu “Merasa” Tetapi Kadang Tidak Demikian

Perasaan terkadang tidak nyata: pertimbangkan segala sesuatu dengan matang.

Manusia selalu “merasa,” padahal “apa yang dirasakan” kadang kala tidak sesuai dengan kenyataan atau tidak sesuai seperti yang seharusnya. Oleh karena itu, gunakan akal sehat untuk mempertimbangkan segala sesuatu dan pakai standar kehidupan sebagai perbandingan.

Dan jangan pernah lupa bahwa kesabaran mendahului kebijaksanaan.

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.