7 Dampak Buruk Ketombe Yang Tidak Anda Sadari

Dampak Buruk Ketombe Yang Tidak Anda Sadari

Kepala adalah titik simpul dari semua pergerakan tubuh. Ini bukan hanya tentang pergerakan tubuh yang kasat mata melainkan termasuk dalam hal gerakan yang tidak kasat mata. Mereka menyebutnya sebagai “aktivitas mikro” karena tidak dapat diamati dengan mata telanjang. Sebagai sumber dari semua syaraf tubuh, kepala memiliki peranan untuk mengkoordinir segala sesuatu. Seperti ruang kemudi dalam sebuah kapal namun memiliki struktur yang lebih rumit, lebih berukuran mikro dan sangat kompleks. Ada satu yang menarik di atas kepala tiap-tiap orang yang sering sekali dipreteli dengan berbagai-bagai model dan gaya menurut kesukaan masing-masing. Itulah rambut yang panjang, tebal dan warnanya belum tentu sama untuk setiap manusia.

Ketombe dingin menyebabkan kantuk. Rajinlah bersihkan kepala agar tidak terantuk batu.

Betapa bangganya orang-orang terhadap rambut mereka, sampai menghiasnya begitu rupa untuk menarik perhatian orang lain. Mungkin hal ini, jarang dilakukan oleh masyarakat biasa tetapi artis yang membawa trend tertentu memiliki ciri khas rambut yang unik satu sama lain. Keadaan ini sebenarnya bagus-bagus saja bagi orang yang ingin repot-repot menjalani hidup. Sebab perawatan rambut sampai bisa dibentuk semenawan mungkin membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan waktu pengerjaan/ peluruhan yang cukup lama. Tetapi, bagi mereka yang mau hidupnya simple, sudah pasti gaya rambut yang dibawakan sifatnya yang biasa saja. Jika memang ingin model rumputnya unik, mungkin penyuka praktis ini akan menempuhnya lewat edit foto digital (baik secara manual maupun secara otomatis menggunakan bingkai digital}.

Efek samping memiliki ketombe di kepala

Ada orang yang berpergian dengan ketombenya karena menganggap gugurannya saat kepala digoyangkan layaknya salju yang berjatuhan. Tetapi kami sebagai seorang penulis rumahan, cukup terganggu dengan kehadiran salju putih ini. Pasalnya, hari-hari jadi mengantuk terus-menerus karena kepala didinginkan salju. Akibatnya, kadang menulis jadi tidak selesai tepat waktu karena dinginnya kepala membekukan aliran darah yang menyuplai otak. Saat pikiran kita tidak disuplai dengan kadar yang memadai oleh energi dan oksigen maka mulailah mata terkantuk-kantuk, beratnya badan jadi seton, rasanya ingin rebahan tidur duluan. Tentu saja keadaan ini bisa berdampak buruk terhadap siapa saja yang sedang sibuk-sibuknya mengejar deadline. Terlebih lagi terhadap orang dengan kerentanan hidup yang usianya masih belia. Berikut ini akan kami bahas lebih lanjut tentang bahaya kulit kepala berketombe.

Efek langsung

  1. Menyebabkan bau.

    Ada orang yang ketombean karena lupa mandi selama beberapa hari. Mungkin di tempatnya sedang tidak ada air karena kemarau, banjir dan bencana alam lainnya. Atau mungkin keadaan ini terjadi karena yang bersangkutan berada di hutan selama berhari-hari: jadi tidak ada waktu dan fasilitas untuk keramas (misalnya sampo). Akibatnya, keringat dan minyak kering yang betah berhari-hari di kepala menimbulkan bau yang kurang sedap. Tentu saja keadaan ini tidak diinginkan oleh siapa pun, termasuk anda dan kami.

  2. Menyebabkan gatal.

    Kegatalan bukan karena serangga drakula yang berkeliaran di tempat kumuh tetapi karena kuman yang mulai berpesta karena banyaknya kue kering di batok kepala. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa kegatalan ini disebabkan karena tubuh kelebihan kalium (hiper kalium). Seperti diketahui sebelumnya bahwa kadar K+ yang over dapat menyebabkan penggumpalan darah yang melepaskan histamin ke saluran pembuluh. Bila histamin ini dikeluarkan melalui pori-pori keringat di kulit kepala maka mulailah kepala menjadi gatal-gatal.

  3. Menyebabkan bengkak (benjol-benjol).

    Gejala yang kemudian muncul setelah kepala menjadi gatal adalah timbulnya benjolan kecil hingga besar yang cukup mengkhawatirkan hati. Di dunia medis, mereka menyebut keadaan ini sebagai bagian dari gejala peradangan. Kepala yang gatal biasanya diiringi dengan nafsu besar untuk menggaruk-garuk bagian-bagiannya. Garukan yang lembut tanpa menggesekkan kuku di atas permukaan kulit kepala hanya akan membuatnya benjol-benjol. Untuk sementara waktu, keadaan ini akan terus berlangsung jika garukan lembut tersebut tidak dihentikan.

  4. Menyebabkan kudisan (infeksi mikroorganisme).

    Pada keadaan yang tidak terkendali, nafsu untuk menggaruk kepala dengan lebih kencang tidak tertahankan. Menancapkan kuku-kuku secara sengaja di atas kulit yang berbulu itu bisa menyebabkan timbulnya luka halus (goresan). Sayangnya hal tersebut sudah bisa membuat mikroorganisme yang di atas kepala menyusup ke dalam pembuluh darah. Keadaan inilah yang kemudian dikenal sebagai gejala infeksi yang diiringi dengan naiknya suhu badang di lokasi tertentu (kepala saja maupun secara total (seluruh badan). Bila infeksinya ringan maka akan sembuh sendiri. Akan tetapi, bila infeksi yang terjadi tidak bisa ditanggulangi oleh tubuh maka akan muncullah jejak sel-sel kulit dan darah mati yang dikenal sebagai kudis.

    Efek samping yang bersifat tidak langsung.

  5. Membuat anda kurang nyaman.

    Memiliki ketombe membuat hidup sehat jauh dari hari-hari kita. Akibatnya, orang-orang bisa merasa kurang enakan dengan keadaan tersebut. Pada satu titik, kekurangnyamanan ini bisa ditanggulangi sendiri. Akan tetapi, pada titik tertentu dimana anda sudah tidak tahan lagi dengan ketidaknyamanan tersebut, silahkan datang ke ke dokter untuk meredakan efek samping samping dan mencegah meluasnya infeksi yang terjadi. Acara santai pun sudah tidak terasa menenangkan lagi, karena tangan sibuk terus di kepala.

  6. Menyebabkan kantuk.

    Ketombe adalah sarang yang empuk bagi endapan air. Akibatnya, kepala rasa dingin bersalju selama beberapa waktu. Mungkin pertama-tama mengalami hal ini, anda akan merasa bahwa ini adalah efek menthol setelah menggunakan sampo tertentu. Akan tetapi, sesungguhnya keadaan ini sangat mengganggu fungsi-fungsi vaskuler di atas kepala. Mendinginnya kulit kepala selama berjam-jam dapat membuat darah mulai beku yang berimbas pada kecepatan alirannya yang melambat. Keadaan ini menyebabkan suplai energi dan oksigen yang beredar di kepala melambat. Sedang kebutuhan energinya bertambah untuk menghangatkan kulit yang mendingin. Bila ini terus terjadi, otak akan kekurangan suplai energi dan oksigen yang menyebabkan beratnya rasa kantuk. Sekalipun sedang sibuk-sibuknya menyelesaikan tugas-tugas, terpaksa juga untuk tidur sesaat agar kepala menghangat dan energi otak tercukupi.

  7. Membuat anda tidak bisa fokus bekerja.

    Tentu saja, rasa gatal dan ngantuk yang bergabung menjadi satu atau terpisahkan ini (hanya dialami salah satu) akan membuat konsentrasi terpecah-pecah. Bukannya menyelesaikan pekerjaan, yang diurus tangan malah terus di kepala. Bukannya belajar, yang dilakukan sikawan malah tidur-tiduran nggak karuan. Aktivitas yang tidak fokus membuat kita terkesan kurang tekun yang ujung-ujungnya dianggap suka bermalas-malasan. Oleh karena itu, lebih baik sesegera mungkin mengatasi kemelut berketombe agar aktivitas yang dilakukan kembali lancar.

  8. Dan lain sebagainya silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Terkadang kita tidak sadar bahwa kepala memiliki ketombe. Terlebih ketika efek gatal yang ditimbulkannya tidak sampai bermuara pada gejala peradangan. Tetapi bagi mereka yang memang jelas-jelas kurang bersih karena memiliki kebiasaan buruk, seperti mandi sekali seminggu; mungkin saja gatal yang disertai dengan peradangan ini akan timbul secara nyata. Lain halnya bagi orang yang ketombean tetapi rajin mandi dan keramas (setidaknya sekali sehari): mereka tidak dapat mendeteksi gejala penyakit yang dialami. Sekalipun ada efek gatal-gatal, hanya terjadi sesekali. Satu hal yang cukup kentara adalah kebiasaan mengantuk yang mudah sekali datang di saat yang tidak tepat. Ini adalah keadaan yang perlu ditanggulangi sesegera mungkin agar efektivitas dan efisiensi pekerjaan anda berada dalam taraf baik.

Salam, Kepala pasiran
pasti gatalkan
?
Tetapi kadang,
salju berpasir itu
gatalnya tidak serius
tetapi ngantuknya
serius banget
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.