+10 Faktor Penyebab Rambut Rontok

Alasan Mengapa Rambut Rontok

Rambut adalah rerumputan yang menghiasi kulit sehingga tampak lebih eksotik dibandingkan dengan makhluk hidup lainnya. Tiap-tiap makhluk di bumi dikaruniai rumput kulit yang berbeda-beda. Ada yang memilikinya dalam kondisi lebat (ulat bulu, beruang), ada yang lebatnya di bagian tertentu saja (manusia, kera) dan ada pula yang hanya memiliki rambut tipis di bagian tertentu saja (ikan lele) serta ada pula yang tidak memilikinya sama-sekali (ular). Dari semua makhluk tersebut, satu-satunya spesies yang tidak menyukai bulu-bulunya adalah manusia. Amati saja kegiatan kita tiap-tiap bulannya yang kerajinan memotong rambut sendiri dan bulu-bulu tertentu di area tubuh.

Manusia modern memang suka memotong bahkan sampai mencukur rerumputan kulitnya sendiri. Mungkin tidak di seluruh badan melainkan di area tertentu saja yang menurutnya memerlukan perhatian khusus. Walau kesannya tidak suka karena pembersihan ini berarti pemusnahan dari bagian-bagian tubuh yang kurang penting. Sesuatu menjadi kurang penting bukan berarti tidak bermanfaat sama sekali, melainkan fungsi keindahannya menurun karena pertambahan ukuran (khususnya untuk laki-laki). Begitulah hidup, ada hal-hal tertentu yang secara alami berubah berlebihan yang memerlukan tindakan pembersihan sementara namun tidak berarti dihapuskan/ dihilangkan seluruhnya.

Alasan mengapa terjadi kerontokan rambut kepala.

Ada banyak rambut di kulit, khusus pada bagian ini akan kita bahas tentang faktor pemicu mengapa bulu kepala bisa rontok tanpa dicabut dan patah tanpa dipotong. Tentu saja, kesehatan bulu-bulu pada badan sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Faktor eksternal biasanya berasal dari luar badan, materi yang ada di sekitar dan lingkungan alamiah dimana kita hidup. Faktor-faktor tersebut bisa berdiri sendiri tetapi kebanyakan bersifat bareng-bareng sebab faktor yang satu bisa mempengaruhi faktor yang lain. Efek sambung-menyambung yang menjadi satu, menyebabkan rambut rontok. Berikut akan kami jelaskan beberapa hal yang mungkin bisa membuat rerumputan hitam tersebut meluruh.

  1. Kurang meminum air putih.

    Rerumputan di tanah selalu mendapat suplai air setiap hari dalam takaran yang mencukupi. Jika tidak maka akan menjadi kering, rontok, terbang dihempaskan angin. Demikianlah juga yang mungkin terjadi pada rumput hitam di kepala anda. Air adalah senyawa terpenting yang sangat menentukan kehidupan manusia. Esensinya sangat penting mempengaruhi daya tahan tubuh kita.

  2. Terlena dengan pekerjaan.

    Bekerja itu menyenangkan jika kita bisa menemukan bakat kita di sana. Pekerjaan yang memanfaatkan bakat alami yang kita miliki akan dikerjakan dengan penuh semangat dan kepercayaan diri. Sekalipun kita sadar tidak bisa melakukan segala hal tapi setidaknya dapat antusias fokus pada kemampuan yang dimiliki. Bawaannya terlalu memforsir diri untuk mencapai target kerja tertentu. Akibatnya, hal-hal penting lainnya mulai terlupakan ditambah lagi kemampuan memanajemen waktu yang buruk.

  3. Terpaku belajar terus-menerus.

    Saat seseorang berprestasi dalam studi, besar kepuasan yang diperolehnya dari aktivitas belajar-mengajar. Besarnya angka kepuasan inilah yang mendorong seseorang untuk memusatkan seluruh perhatiannya untuk tekun belajar. Hanya saja, si kawan ini masih terlalu muda untuk mengendalikan hasratnya terhadap prestasi yang tinggi. Hari-hari hanya belajar dan sangat banyak waktu dihabiskan seharian demi mempelajari hal-hal baru. Dirinya lupa untuk menjaga suplai zat-zat esensial yang bermanfaat bagi kesehatan otak. Lama kelamaan dirinya mudah mengabaikan hal-hal utama dalam kesehatan yang berakibat pada menurunnya kapasitas berpikir menjadi lebih sempit dan kaku.

  4. Terlalu asyik bermain game.

    Permainan adalah hiburan sekaligus pekerjaan manusia zaman sekarng. Akan tetapi, jika anda adalah orang yang terlalu peduli dengan target pribadi maka seluruh waktu yang ada didedikasikan untuk memenangkan sesuatu. Ada sensasi menyenangkan saat menang tetapi bila kita tak mampu mempertahankannya, pencapaian akan menurun dan banyak masalah lainnya yang muncul. Terlalu memfokuskan kehidupan untuk bermain game beresiko membuat kita menyepelekan hal-hal penting dalam hidup. Kebiasaan buruk ini membuat kesehatan terganggu karena abai meminum air. Lambat laun, kerontokan pun mulai nyata.

  5. Kurang beraktivitas.

    Tidak ada manusia yang hidup tanpa sama sekali beraktivitas. Jadi tidak ada yang namanya kurang beraktivitas sebab saat makan, minum dan buang air sekalipun: dibutuhkan yang namanya aktivitas. Akan tetapi, yang kami maksudkan pada bagian ini adalah variasi aktivitas demi hidup yang seimbang. Cobalah berbagai posisi saat beker a, mulai dari duduk, berdiri, jongkok dan tepar di lantai (duduk di lantai tanpa kursi). Stagnasi semu di ruang belajar dan di ruang kerja perlu juga diselingi dengan berolahraga seadanya. Semuanya ini semata-mata demi keseimbangan gerakan tubuh. Aktivitas yang seimbang membuat tubuh mampu mengkoordinasikan dan menjaga komponen yang tidak kalah pentingnya dalam tubuh, salah satunya adalah mencegah kerontokan rambut.

  6. Jarang menggoyangkan kepala.

    Work from home memang menyenangkan, hanya saja wfh beresiko membekukan aktivitas normal yang menyehatkan. Kepala yang terus terpaku pada layar komputer/ laptop/ smartphone/ gadget lainnya membuat kaku urat syaraf di daerah leher. Ini membuat informasi tentang kesehatan seluruh tubuh tidak tersampaikan secara akurat ke otak. Demikian juga respon yang diberikan otak terhadap suatu keadaan menjadi kurang ditanggapi oleh organ/ jaringan/ sel tertentu. Kekakuan urat leher dapat pula berakibat pada berkurangnya nutrisi & cairan yang disuplai tubuh untuk otak dan kulit kepala yang memicu merontoknya rambut yang sudah ada dan tidak adanya rumput baru yang tumbuh dengan subur.

  7. Kurang gizi.

    Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorsang sampai kurang gizi. Ada yang kurang gizi karena miskin makanan (busung lapar). Atau orang yang kurang gizi karena secara tidak langsung memelihara parasit (cacingan). Ada pula yang kurang gizi karena diet yang terlalu ketat (anoreksia). Ke semua penyebab ini membuat jatuhnya nutrisi untuk mensuplai pertumbuhan rumput hitam. Maka bisa dipastikan bahwa keadaan tersebut berlanjut ke tahap peningkatan pelepasan/ perontokan rambut namun di sisi lain pertumbuhan rambut baru sangatlah sedikit.

  8. Stres berkepanjangan.

    Masalah mungkin saja ada dalam kehidupan kita tetapi janganlah hidup dalam masalah. Biasanya, masalah yang ada solusinya jarang-jarang terjadi. Sekalipun terjadi, kita bisa fokus menyelesaikannya sehingga dapat teratasi dalam sekejap. Akan tetapi, dalam beberapa keadaan ada masalah yang sama sekali tidak bisa diatasi, tetapi yang dapat dilakukan hanyalah menunggu dengan sabar, ikhlas dan rendah hati sampai masalah tersebut berlalu. Fokus pada persoalan tanpa akhir hanya akan membebani hidup dan memicu timbulnya stres berkepanjangan. Pikiran yang stres jelas berimbas pada stresnya organ/ jaringan tubuh tertentu yang bisa membuat sakit. Salah satu tanda yang menunjukkan bahwa tekanan mental yang kita alami balum mampu diatasi dengan baik adalah rontoknya rambut kepala.

  9. Gatal di daerah kepala.

    Biasanya ada dua penyebab yang membuat kepala gatal: pertama disebabkan oleh karena kurang bersih dan yang kedua disebabkan oleh gejala alergi. Pada awalnya gatal di daerah kepala tidak bersifat patologis. Akan tetapi, tangan yang tidak tenang dan ingin terus-menerus menggaruk daerah tersebut dapat merusak struktur kulit kepala. Akibat garukan kasar yang tidak hati-hati, bisa terjadi lecet, luka ringan, timbul nanah dan rambut merontok.

  10. Menggunakan sampo yang salah.

    Ada banyak jenis sampo yang beredar di pasaran. Tidak semuanya cocok untuk anda, terkadang merek tertentu membuat kulit kepala cepat kering sehingga rambut pun mengalami kerontokan yang terkendali (hanya beberapa saja/ tidak rontok dalam jumlah banyak). Bahan-bahan kimia tertentu dalam sampo dapat mempengaruhi kelembaban kepala. Dan sampo yang kadaluarsa biasanya telah mengalami kekacauan struktur kimiawi yang beresiko mengganggu kesehatan kulit kepala.

  11. Smoothing, rebonding dan pengecetan rambut yang berlebihan.

    Sentuhan teknologi bisa jadi membuat penampilan anda berbeda dari biasanya. Anda bisa sedikit bangga memamerkan gaya mahkota hitam yang berkilau bagaikan lautan tinta warna-warni di depan pasangan. Tetapi sadarilah bahwa, imitasi yang ditambahkan teknologi secanggih apa pun itu, tidak bertahan lama. Bila anda tidak tahan nafsu dan ingin keindahannya terus ada maka polesan teknologi yang terlalu sering beresiko merusak struktur rambut di tingkat sel. Akibatnya, kerontokan tidak bisa dihindari meski pun indahnya aduhai sangat mempesona.

  12. Kecelakaan kecil.

    Ada orang yang kurang hati-hati saat menyisir kepala yang membuat rambut tercabut-cabut tanpa disadarinya. Ada pula kecelakaan halus yang disengaja dengan memotong rumput hitam tersebut secara berkala. Bila sewaktu-waktu seseorang jatuh, dimana kepalanya tergelincir ke tanah/ lantai bisa menimbulkan luka lecet yang mencabut sejumput rambut kepala.

  13. Dan lain sebagainya, silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Kulit kepala adalah tanah subur yang bisa menumbuhkan banyak rumput hitam di atasnya. Selama tanahnya subur: disuplai oleh air yang mencukupi dan nutrisi yang seimbang maka selama itulah rerumputannya lebat mengkilau bersahaja. Namun tanpa cairan dan nutrisi yang adekuat (faktor internal), anggap saja kebotakan sudah menunggu di masa depan. Rambut rontok juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal seperti penggunaan merek sampo yang kurang tepat, pengecatan yang berlebihan, smooting yang terlalu sering dan rebonding yang menggunakan bahan kimia tidak sehat. Juga tidak dapat dipungkiri bahwa kadang juga kejadiannya kebetulan disebabkan oleh kecelakaan kecil yang kita alami.

Salam, Biar jambut bisa rontok
tetapi iman jangan ikut-ikutan merontok
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.