Bernyanyi Memuliakan Tuhan Menggunakan Kata Kunci Di Dalam Hati Masing-Masing

Bernyanyi Memuliakan Tuhan Menggunakan Kata Kunci Di Dalam Hati Masing-Masing

Aktivitas fokus kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang dapat disombongkan seperti hal-hal duniawi lainnya. Saat memiliki barang-barang duniawi, kita suka menunjukkannya kepada orang lain agar mereka kagum dan agak memuji atau setidak-tidaknya mereka tampak terkesan dengan barang mewah tersebut. Namun aktivitas memusatkan hidup kepada Tuhan sifatnya sangat pribadi, layaknya sebuah slogan yang mengatakan “untuk kalangan sendiri.” Tidak perlu pengakuan dari orang lain sebab yang dicari adalah kepuasan untuk diri sendiri. Tidak perlu berharap  orang lain memberi pujian sebab yang hendak disenangkan adalah diri sendiri saja. Itulah sebabnya, mengapa kebanyakan praktek fokus kepada Tuhan dilakukan dalam hati saja agar tidak mempengaruhi dan tidak dipengaruhi oleh orang lain.

Tiap-tiap orang bisa saja melakukannya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang menyanyikan lagu-lagu rohani populer untuk membuat hatinya bahagia. Ada yang berusaha bernyanyi memuliakan Tuhan dengan menunggangi nada-nada lagu pop, rap, dangdut, disko, klasik dan lain sebagainya. Juga ada yang melakukannya dengan gaya bebas menggunakan nada-nada baru yang timbul begitu saja dari dalam hatinya. Lagu yang kita nyanyikan mampu menyentuh hati sehingga membuat nyaman dan terus-menerus dilakukan sampai mata terlelap atau sampai ada pekerjaan lain yang butuh konsentrasi tinggi. Aktivitas bernyanyi dalam hati tidak ada habisnya (non stop hits) sekalipun aktivitas duniawi yang biasanya digeluti telah selesai.

Berawas-awaslah terhadap emosi yang mengarah kepada hal-hal buruk

Puji-pujian kepada Tuhan mengarahkan kita untuk mampu menenangkan diri sendiri dengan mengendalikan emosi negatif. Emosi yang buruk ini berasal dari alam bawah sadar (serumah dengan kedagingan manusia) dan berpotensi mengguncangkan suasana hati. Misalnya amarah: bisa ditenangkan dengan mengatakan, “saya belum diangkat menjadi hakim untuk memarahi orang-orang ini.” Atau anda bisa juga mengatakan “itu bukan urusan saya” atau “itu tidak sesuai dengan tupoksi saya.” Kemarahan juga bisa dinetralkan dengan merendahkan hati “menyampahi diri sendiri.” Sebab biar bagaimanapun hebatnya, manusia hanyalah makhluk yang hidup dalam siklus yang berputar-putar dimana secara tidak langsung memakan kotoran sendiri.

Keadaan yang memicu emosi negatif lainnya yang bisa merenggut kenyamanan hati adalah ketergantungan terhadap kenikmatan dan kemuliaan duniawi. Saat materi yang biasanya di dapat mulai berkurang atau berubah karena sesuatu hal: katakanlah, “nikmat dunia yang berubah-ubah adalah fluktuasi kehidupan yang wajar, saya perlu menyesuaikan diri dengan semuanya itu.” Saat menghadapi gonjang-ganjing kadang-kadang dihargai dan kadang tidak dihormati orang, katakan pada diri sendiri: “saya menghargai orang sewajarnya tetapi tidak menuntut untuk lebih dihargai.” Atau katakan, “penghargaan dan penghormatan itu semu: yang penting orang tersebut melakukan apa yang benar dan mematuhi aturan yang berlaku.” Bisa juga dengan, “tanpa dihargai dan dihormati pun saya sudah bahagia dan hatipun jadi lega saat memaafkan kekhilafan orang lain sambil memuliakan Allah.”

Ada juga emosi negatif yang muncul akibat rasa dengki terhadap orang lain. Keadaan hati yang mendengki mungkin bisa membuat fokus kepada Tuhan sedikit goyah. Tetapi jangan menyerah dengan semua rasa menjengkelkan yang muncul karena orang lain lebih baik. Melainkan cobalah untuk merelakannya dengan mengatakan dalam hati: “kamu emang lebih baik, semoga Tuhan memberkatimu.” Atau katakanlah, “ya anda menang, semoga Tuhan memberkatimu.” Kedengkian semakin tajam bila kita menyatakan diri sebagai musuh orang tersebut. Akan tetapi, rasa iri itu tidaklah membesar bila kita menempatkan diri sebagai kawan/ bersahabat dengan orang tersebut. Cukup sudah pembahasan tentang emosi negatif, lebih dari itu abaikan dan kembalilah memuji-muji Tuhan di dalam hati.

Hindari panjang lebar membahas-bahas tentang emosi negatif di dalam hati kecuali anda adalah seorang pengamat/ peneliti yang sedang melakukan riset sosial. Daripada fokus kepada hal yang membuat pikiran kusut, sombong dan hati tidak tenang, lebih baik sibukkan diri untuk menekuni aktivitas yang positif. Lakukan berbagai hal yang dibutuhkan untuk membuat pikiran selalu positif sebab hal-hal tersebutlah yang membantu mempertahankan hati tetap bahagia, tenang dan nyaman dengan diri sendiri dimana pun dan kapan pun. Suasana hati semacam ini adalah ciri khas orang yang merasa puas dengan kehidupannya: mereka tidak tergantung dari apa yang orang lain lakukan terhadapnya tetapi bergantung pada apa yang mereka lakukan kepada orang lain.

Fokus kepada Tuhan dengan menggunakan kata kunci

Kata-Kata Kunci Bernyanyi Memuliakan Tuhan Di Dalam Hati Masing-Masing

Ini adalah dasar pengembangan nyanyian di dalam hati yang lebih kreatif. Bagi yang masih pemula, berpuas dirilah dengan memuji Tuhan menggunakan lagu-lagu rohani populer atau Kidung Jemaat atau lagu-lagu kanon yang mudah dilantunkan. Namun, bagi mereka yang ingin mengembangkan kemampuan berpikir menjadi lebih baik lagi dengan improvisasi dan kolaborasi yang adaptif (sesuai dengan sikonnya), perlu memulainya dengan mengembangkan kata kunci. Pelajar yang duduk di bangku sekolah menggunakan ini untuk menghafal. Bila sudah terbiasa dilakukan maka tinggal dihubung-hubungkan saja kata per kata yang ada dengan menambahkan imbuhan (di awal/ di akhir), kata depan dan kata penghubung. Perhatikan format kata kunci yang kami tampilkan.

Semua kata kunci tersebut bisa disatukan dengan cara dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah maupun secara acak. Apa yang kami tampilkan hanyalah latihan permulaan, anda dapat mengembangkannya dengan membuatnya lebih banyak lagi. Dari semuanya ini juga kita bisa belajar untuk mengkolaborasikan kata-kata kunci yang baru ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa mengawali nyanyian dengan menggunakan kata kunci lama lalu dilanjutkan dengan kata kunci yang baru ditemukan dan diakhiri dengan kata kunci yang lama. Semuanya ini adalah aktivitas untuk membuat waktu luang menjadi lebih berarti dan tidak ada lagi pikiran kosong di tengah hari-hari yang sibuk. Sebab kita pun bisa multitasking bekerja sambil bernyanyi di dalam hati (khusus untuk pekerjaan yang tidak memerlukan konsentrasi tinggi).

  1. Haleluya ku puji,
    Haleluya ku sembah,
    Haleluya ku tinggikan,
    Allah segala Allah.
  2. Kau Bapa yang mulia,
    Bapa yang maha kuasa,
    ALLAH segala Allah,
    RAJA segala raja.
  3. Yesus ku hebat,
    Dia Allah berkuasa,
    Suci perbuatan-Nya,
    Yesuslah yang setia.
  4. Kaulah yang mulia,
    Dahsyat perbuatan-Mu,
    Hebat pekerjaan-Mu,
    Ajaib ciptaan-Mu.
  5. Allah yang kudus,
    Anugerahkan selamat,
    Karuniakan kasih,
    bagi manusia lemah
    seperti kami ini,
    dari waktu ke waktu.
  6. Anugerah-Mu nyata,
    telah terbukti,
    Kau sumber hidup,
    yang di puja-puji,
    dari zaman ke zaman.
  7. Ajaiblah Tuhan,
    luar biasa kasih-Nya,
    abadi cinta-Nya,
    bagi setiap insan,
    yang berharap pada-Nya.
  8. Pimpin hati kami,
    pimpin perkataan kami,
    kepada yang benar
    seturut firman-Mu.
  9. Tolong jiwa kami,
    lindungi dari yang jahat,
    hibur hati yang sedih,
    buat hati lega,
    tuntun dalam kebenaran,
    ajari tuk jadi adil.
  10. Engkau Allah yang benar,
    ajari kami benar,
    Engkau Allah yang adil,
    buat pikiran adil,
    Engkau yang maha kuasa,
    kami bukan siapa-siapa,
    rendahkan hati kami,
    menjalani hidup,
    di dunia yang fana.
  11. Kau Allah,
    ku puji,
    ku sembah,
    ditinggikan di sgala waktu,
    ubahkan aku
    seperti yang
    Kau mau.
  12. Kami yakin pada-Mu,
    kami mengandalkan-Mu,
    Kaulah Allah yang setia,
    Kau penuh kasih karunia.
  13. Lakukanlah kehendak-Mu,
    yang penuh cinta,
    nyatakan sukacita,
    pada semua insan,
    buat hati kami tenang,
    oleh perlindungan-Mu.
  14. Engkau Guru yang baik,
    maha perkasa ajaib,
    Engkaulah yang hebat,
    Rabiku cinta Kau.
  15. Allah maha mulia,
    penghibur hati kekal,
    ku mengandalkan-Mu,
    jalanku Tuhan tolonglah.
  16. Naungan sayap-Mu,
    meneduhkan jiwa raga,
    janji-janjimu kekal,
    berlaku sampai,
    akhir hayat.
  17. Berkat damai sukacita
    Kau beri bagi orang,
    yang mencintai-Mu,
    dengan tulus-ikhlas.
  18. Anugerah-Mu kekal,
    sampai selama-lamanya,
    telah menebusku,
    ku telah selamat
    sampai sekarang.
  19. Dan lain sebagainya silahkan buat versi sendiri.

Bebaskan pikiran dari aturan bahasa saat memuliakan Tuhan dalam hati. Anda tidak perlu mengatakan sesuatu sesuai EYD, bahkan dalam kondisi tertentu imbuhan, awalan dan akhiran kata bisa ditiadakan. Sebab anda sedang tidak melamar kerja di perusahaan negeri atau swasta melainkan sedang melamar Tuhan. Ada juga keadaan dimana subjek, objek, predikat dan keterangan terbalik-balik: tidak masalah yang penting anda secara pribadi memahaminya. Dalam syair tertentu kita membutuhkan kata penghubung tetapi dalam musik cepat, banyak kata penghubung yang bisa ditiadakan namun tetap dimengerti. Sebab itulah mengapa banyak seniman yang meyakini bahwa membuat syair lagu tidak sama dengan saat membuat kalimat dalam pelajaran Bahasa Indonesia.

Anda bisa melakukan ini di dalam banyak waktu senggang yang ada. Silahkan simpan atau screenshoot atau print kata-kata kunci yang kami berikan atau lebih bagusnya buatlah kata-kata kunci anda sendiri untuk dipelajari. Mulailah rangkai lagu-lagu sendiri dari kata-kata tersebut: bisa secara mendatar, menurun, diagonal bahkan secara acak pun tidak masalah. Gali pengalaman pribadi tentang kekristenan lalu gunakan kata-kata tersebut sebagai pelengkapnya. Anda bisa menempatkannya di awal lagu, di pertengahan dan di akhir lagu (dimanapun itu sesuai selera) asalkan maknanya mengarah pada kebenaran seperti yang diajarkan Alkitab. Selalu mulai dengan menuliskan syair-syair yang anda temukan pada sehelai kertas atau buku harian yang dimiliki lalu nyanyikanlah dengan lagu rap yang fleksibel terhadap syair panjang maupun pendek.

Salah satu kemampuan yang perlu kita miliki adalah mengikuti arus zaman: ikutilah lagu-lagu yang berputar di sekitar. Jangan ragu terhadap zaman ini karena semua orang sudah tau aturannya dan ada Roh Kudus dalam diri setiap insan. Camkanlah bahwa semua perang yang pernah, sedang dan akan terjadi di dunia ini adalah sandiwara. Bukankah kalau ada yang melewati batas, ada pihak-pihak yang bisa kita hubungi secara langsung? Nikmatilah pekerjaan ringan anda sambil menyanyi di dalam hati, berjalanlah sambil bersenandung, nikmati makanan dan minuman sambil memuji-muji Tuhan di dalam hati. Bahkan anda pun bisa menikmati game sambil memuliakan Tuhan dalam hati: hanya babak game yang terlalu rumit butuh konsentrasi tinggi namun lawan-lawan rutin yang mudah dapat dimainkan sambil memuji-muji Allah.

Kesimpulan

Di atas semua teori yang kami bagikan, sadarilah bahwa nikmatnya aktivitas fokus kepada Tuhan akan lenyap seiring dengan hasrat untuk menyombongkannya di antara sesama. Tidak perlu memaksakan diri untuk mengikuti kemajuan yang kami sarankan, melainkan bernyanyilah menurut kemampuan yang anda miliki.

Bila anda terus berusaha menyanyi di dalam hati sekalipun ada lupa-lupanya karena terlena dengan nikmat dunia tetapi digiatkan lagi dan lagi. Niscaya suatu saat otak anda akan memutar lagu-lagunya sendiri layaknya radio nonstop hits. Syair-syair yang anda nyanyikan lancar dan dapat menyesuaikan dengan nada yang menggoyang telinga. Anda bisa bahagia, tenang dan damai dimana pun, kapan pun dan apa pun yang sedang terjadi. Efek positifnya, tidak butuh terlalu ketergantungan dengan hal-hal duniawi: seberapa pun yang ada, hati puas menikmatinya sambil memuji-muji Tuhan. Namun semuanya itu butuh proses yang tidak sebentar sebab konsentrasi mudah pecah oleh gangguan dan rasa sakit. Bila anda sudah terbiasa dengan rasa sakit dan beradaptasi dengan gangguan yang wajar dari lingkungan maka fokus kepada Tuhan tak lagi tergoyahkan. Hati yang selalu nyaman sesederhana apapun hidup akan menjadi milik pribadi yang tidak dapat direbut oleh siapa pun.

Salam, Semoga Allah
yang kekasih
menuntun anda
untuk menikmati hidup
yang penuh indah
walau terbatas
dimana-mana
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.