Uang Tanpa Usaha Bukanlah Keuntungan

Uang Tanpa Usaha Bukanlah Keuntungan

Materi bukanlah masalah bila kita mampu bekerja keras dan tekun menjalani kehidupan. Semua yang kita butuhkan akan datang pada waktunya karena ada Tuhan dan ada sistem yang menjamin kehidupan selama di bumi. Namun bukan berarti bahwa kita bisa berleha-leha menikmati apa yang ada. Enggan berusaha sesuai dengan bakat yang dimiliki karena meyakini bahwa “sudah ada yang menjamin.” Sikap yang enggan berjuang menjalani hidup bukanlah manusia seutuhnya. Sebab tanpa perjuangan, tidak ada perkembangan. Tanpa perkembangan tidak ada kemajuan dimana kemajuan inilah yang biasanya membuat hati penasaran. Rasa penasaran inilah yang biasanya menguncup menjadi harapan yang menimbulkan semangat di dalam hati.

Mereka yang memiliki pengharapan, biasanya terbagi dalam dua wilayah tujuan. Ada yang pengharapannya demi akhir hidup yang sorgawi tetapi ada pula yang harapannya demi kehidupan yang duniawi. Pada dasarnya, antara harapan sorgawi dan duniawi tidak bisa kita lepaskan salah satunya. Dua-dua perlu kita genggam, dimana masing-masing dapat dijalani secara bersama-sama. Akan tetapi, mustahil menjalani sesuatu dalam dua arah; hanya satu arah yang kita miliki dan itulah yang menjadi pegangan jiwa seumur hidup. Artinya, gemerlapan duniawi bisa diusahakan asalkan dicari tanpa menentang ajaran sorgawi. Seperti kata pepatah menyelam sambil minum air: gunakanlah “Air Kehidupan” yang bersih dan menyehatkan agar selamat sampai tujuan.

Orang yang mencari materi dengan cara-cara yang bertentangan dengan ajaran Tuhan seperti, “menyelam sambil minum lumpur.” Artinya, apa yang mereka dapatkan di bumi ini malah meracuni dirinya sendiri. Sebab mencari kenikmatan dan kemuliaan dengan mengedepankan kejahatan, kepicikan dan manipulasi yang tidak adil sama seperti merusak diri sendiri. Seharusnya tubuh membutuhkan air, malah dikasih lumpur: ujung-ujungnya keracunan, hidup tidak tenang jauh dari kata bahagia sekalipun hari-harinya penuh dengan kesenangan. Sebab yang dinikmatinya pun sudah tidak lagi baik, seperti rokok, narkoba dan minuman keras. Hal-hal yang lambat-laun membuat kesehatan fisik menurun menjelma menjadi prnyakit kronis atau akut yang menyesakkan badan.

Mencari hal-hal duniawi dengan cara-cara yang lalim dapat meracuni diri sendiri, hidup tidak tenang dan hati tidak bahagia sekalipun hari-hari tampaknya selalu bersenang-senang.

Selain usaha yang tidak halal, ada satu lagi cara mendapatkan uang yang membahayakan diri sendiri, yaitu pendapatan yang diperoleh tanpa usaha. Memang rasa-rasanya mungkin-mungkin saja mendapatkan sesuatu tanpa melakukan apa-apa. Terlebih lagi jika kita menyaksikan berbagai tawaran iklan yang fantastis di media-media yang ada. Seolah mendapatkan sesuatu itu sangatlah mudah, layaknya “membalikkan telapak tangan.” Tidak dibutuhkan kerja keras dan ucapkan selamat tinggal pada ketekunan karena yang dibutuhkan hanyalah menunggu sampai yang diinginkan turun dari sumber entah-berantah. Pendapatan tanpa usaha yang kami maksud di sini biasanya diperoleh dari hadiah atau pemberian dari pihak yang tidak kita kenal dengan baik.

Biasanya, hal tersebut disebarkan lewat dunia maya yang termuat dalam situs-situs tertentu. Situs tersebut bisa jadi memuat hal-hal yang tampaknya belum anda miliki, unik dan langka. Ada penawaran untuk mengikuti undian tanpa mengusahakan biaya pendaftaran apa-apa. Ada penawaran tentang pekerjaan yang tidak membutuhkan usaha tetapi gajinya besar. Dan ada pula penawaran yang memperdagangkan barang mewah super murah-meriah di bawah standar. Sadarilah bahwa hasil yang baik tanpa usaha yang baik menuntut ganti rugi dengan cara yang lain dalam kehidupan anda. Tidak perlu berusaha keras mendapatkannya namun ada beban lain yang akan disisipkan ke dalam kehidupan kita, entah beban tersebut kita sadari atau tidak.

Mendapatkan gaji atau hadiah tanpa kerja keras tidak sepenuhnya gratis. Berhenti berpikir bahwa anda adalah “orang paling beruntung sedunia” sebab di seluruh penjuru negeri ini tidak ada yang benar-benar gratis. Jangan sampai terjebak dalam konspirasi oknum kapitalis yang tidak tulus. Para konglomerat ini memang sangat baik bahkan terlalu baik kepada korbannya. Anehnya, kebaikan yang mereka tawarkan terlalu mengada-ngada tanpa dasar yang jelas. Seolah mereka sedang ingin bersedekah kepada korbannya. Lantas korbannya yang tidak menyadari konspirasi terselubung yang dilakukan padanya menjadi bingung. Sebab keadaan hidupnya berubah pilu karena banyaknya kepahitan yang ditimpakan kepadanya dari berbaga arah.

Berhati-hatilah dengan kapitalis yang tampaknya sangat murah hati namun tidaklah setulus jiwa berbagi dengan anda. Mereka menawarkan imbalan, hadiah dan pendapatan yang jauh di atas rata-rata manusia agar akal sehat korban mandek sehingga lambat menyadari jebakan tersebut. Kapitalis yang tidak tulus memang tidak menginginkan uang atau usaha yang keras dari korbannya. Sebab tujuan mereka adalah untuk menyiksa mental dengan menimbulkan berbagai bentuk racun yang menyiksa badan. Korbannya tidak hanya mengalami gangguan rasa nyaman belaka melainkan turut pula menderita rasa sakit berjam-jam bahkan sampai berhari-hari. Istilah kata orang adalah “melunasi kerugiannya dengan rasa sakit orang lain.” Lantas, bila korbannya tidak sabar, manja dan putus asa maka bisa berujung pada sikap stres yang mendatangkan kerugian dalam kehidupannya sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar.

Berhenti beranggapan bahwa hasil yang memuaskan dapat diperoleh tanpa melakukan apa pun. Orang yang mau berhasil pasti melakukan sesuatu dengan kerja keras dan menjalaninya dengan tekun. Sehingga seiring waktu berlalu, lama kelamaan usahanya pasti berhasil. Sebab kepuasan sejati hanya diperoleh melalui jerih lelah sendiri. Bila ada pihak-pihak yang memberi anda sesuatu tanpa jerih-payah, bisa jadi mereka menuntutnya dengan cara lain. Ada hal lain yang mereka timbulkan dalam kehidupan anda yang juga membuat badan lelah dan mental tersiksa. Jadi, mana yang anda pilih: berusaha dengan niat yang tulus sampai keringatan atau tidak melakukan apa-apa namun secara diam-diam dipaksa memikul beban psikhis sampai keringat dingin?

Pekerjaan yang nyata membuat kita perlu bertekun untuk menghasilkan sesuatu. Kerja keras yang tulus bisa memberi kepuasan hidup yang tinggi. Setiap pekerjaan tidak berbuah dalam semalam tetapi butuh kesabaran hingga pekerjaan tersebut tumbuh menjadi pohon uang yang menghasilkan pundi-pundi rupiah. Bekerja di dunia maya sekalipun, mengatur kita agar melakukan sesuatu secara terjadwal, mengupload konten tanpa bosan, menonton iklan lebih banyak, membaca lebih cepat, menonton video lebih sering, bermain game lebih tekun dan lain sebagainya. Semuanya itu belum tentu berhasil bila kita tidak bisa mengatasi masalah-masalah kecil namun cukup merepotkan yang ditimbulkan oleh teknologi zaman sekarang. Mereka yang melakukan yang terbaik dalam pekerjaannya akan mendapatkan hasil yang memuaskan pada masanya.

Kesimpulan

Mendapat keuntungan besar tanpa melakukan apa-apa bukanlah kebanggaan yang bisa selalu anda pamerkan. Sebab hadiah pendapatan mega tersebut pada masanya akan menuntut tumbal berupa rasa sakit bekerpanjangan yang membuat hidup yang bertaburan kemewahan justru memahitkan hati.

Apa yang kita harapkan, itulah yang membuat kita semangat menjalani hari. Ketika tiba-tiba ada yang mengabulkan harapan kita tanpa menuntut perjuangan apapun: jangan terlena terlalu dalam. Sebab tidak ada yang benar-benar gratis di dunia ini: bila tidak membayarnya dengan usaha dan kerja keras yang tekun maka pihak lain akan menuntut ganti rugi dengan cara aneh yang menimbulkan kelelahan fisik dan mental berkepanjangan. Semua keputusan ada di tangan kita masing-masing: mau bersabar mengusahakan sesuatu dengan tulus hati atau mau buru-buru mendapatkan yang diinginkan dengan resiko siksaan fisik dan psikhis yang berat. Sekali lagi kami ingatkan “berhenti merasa beruntung karena memperoleh barang mewah banting harga atau hadiah & gaji tanpa memperjuangkannya!”

Salam, Hasil tanpa usaha
adalah pertanyaan besar
?
Hasil fantastis
usaha nihil
bisa-bisa bayarannya
adalah kepahitan hidup
tanpa henti!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.