Alasan G30S PKI Kebohongan – Bukti G30S PKI Tidak Pernah Terjadi

Alasan G30S PKI Kebohongan – Bukti G30S PKI Tidak Pernah Terjadi

Informasi tentang virus korona entah berantah telah menyadarkan kami bahwa pemerintah bisa saja mengangkat suatu peristiwa tanpa suatu fakta namun yang penting logis dan positif. Tidak ada yang melihat virusnya tetapi informasi tersebut benar karena semua orang membicarakannya. Sesuatu yang mungkin tidak ada tetapi tidak juga menyakiti masyarakat secara langsung. Hanya dibicarakan sebagai pengantar kabar berita yang dijadikan alasan untuk mempopulerkan suatu aturan tentang protokol kesehatan. Suatu protokol yang hanya berlaku bagi orang-orang yang memang telah terjangkit suatu penyakit atau bagi mereka yang terindikasi beresiko tinggi menderita penyakit tersebut.

Butuh peristiwa besar untuk memicu terjadinya suatu perubahan besar.

Sama halnya dengan keberadaan komunis, yaitu suatu paham yang mengedepankan kekerasan untuk mencapai tujuan yang berkeadilan. Suatu paham yang tidak etis karena menyamakan manusia layaknya binatang yang butuh ketegasan ekstrim demi perubahan. Padahal tidak ada yang baik dihasilkan dari sikap yang keras. Oleh karena itu, pemerintah orde lama dan orde baru mengangkat suatu hoax untuk menolak paham tersebut dari Ibu Pertiwi. Kita bisa membaca keadaan ini setelah rekayasa kasus G30S PKI muncullah rekomendasi dari para petinggi negeri untuk menghentikan aliran komunisme dengan menutup partai komunis Indonesia (PKI). Akan tetapi, zaman sekarang berita bohong tersebut dimanfaatkan kapitalis untuk melemahkan kaum sosialis.

Mereka yang idealis sosialis sebaiknya memisahkan konsep dirinya dari komunisme. Sebab komunis adalah kakak sulung sosialis yang sesat jalan karena melegalkan tindakan keras untuk menggapai suatu tujuan. Sebab pada dasarnya, pencapaian keadilan membutuhkan jalan yang lurus dan benar, yaitu lewat pembaharuan peraturan. Kita sebagai masyarakat biasa tidak berhak memerintahkan lembaga tertentu untuk tidak melakukan ini-itu, terlebih kalau itu adalah tupoksi mereka. Tetapi kita bisa mengusulkan perubahan peraturan yang berlaku demi kehidupan bersama yang harmonis. Situasi semacam ini dapat diselesaikan lewat mahkamah agung atau mahkamah konstitusi.

Faktor yang mendukung atau bukti G30S PKI adalah hoax

Pemerintah memiliki otoritas untuk mengangkat peristiwa apapun agar bisa dijadikan sebagai bahan pembicaraan di tengah masyarakat. Sesuatu hal yang mungkin saja tidak pernah terjadi dan tidak pula merugikan rakyat namun padat pelajaran hidup.  Informasi hoax biasanya digunakan untuk memperbesar kegentingan suatu peraturan. Merupakan tetapan yang mungkin saja terkesan recehan namun sangat diperlukan di masa-masa genting. Artinya, ada persiapan ketika suatu keadaan yang tidak diinginkan datang tiba-tiba. Sebaiknya kabar bohong yang dihasilkan oleh pemerintah tidak boleh terkesan menyudutkan golongan masyarakat tertentu sebab keadaan tersebut justru dapat dimanfaatkan oleh pihak lain untuk melemahkan dorongan “melakukan yang benar” di dalam diri manusia. Berikut akan kami jelaskan sedikit tentang bukti logis yang menunjukkan bahwa G30S PKI adalah berita bohong belaka.

  1. Soeharto atau Soekarno tidak pernah diadili.

    Ada berapa jendral yang meninggal di lobang buaya? Satu nyawa saja sangatlah berharga dan dapat menyeret siapa pun ke pengadilan. Jangankan hakim, anak sekolahan saja pasti bisa mengurutkan peristiwa dan menentukan siapa yang bersalah. Tidak ada yang lebih dipersalahkan atas kematian bawahan selain atasannya. Akan tetapi, para pemimpin kita yang berkuasa kala itu santai-santai saja, sekalipun sempat tersiar kabar miring namun tidak ada satupun dari mereka yang di adili. Masakan negeri yang menghukum mati pengedar narkoba membebaskan pembunuh manusia? Jika memang G30S PKI adalah fakta maka pemimpin di masa itu layak dihadapkan dalam pengadilan negeri atau pengadilan militer.

  2. Trah Soeharto dan Soekarno masih berjaya dan berkuasa sampai sekarang.

    Setiap ada yang mati pasti ada orang-orang tertentu yang secara sukarela menuntut hutang darah dari pelaku. Bila pelakunya belum tertangkap maka keturunannya akan menjadi sasaran. Bukan semata-mata kematian tetapi setidaknya ada ejekan dan penolakan. Terlebih kalau yang dibunuh adalah tokoh-tokoh penting yang lebih dari dua orang. Sampai keturunannya pun pasti dikejar-kejar terus oleh para penuntut hutang darah. Tapi lihat keadaannya sekarang, keturunan keduanya sangat berkuasa di negeri bahkan salah satunya pernah menjadi presiden dan pemilik partai terbesar di Indonesia. Inilah bukti paling logis yang menunjukkan bahwa peristiwa kelam: pelanggaran HAM berat di masa lalu tidak pernah terjadi.

  3. Sistem pemerintahan presidensial (demokrasi terpimpin) tidak mengenal pemimpin seumur hidup.

    Bagaimana bisa pemimpin republik yang demokratik seumur hidup? Apa Indonesia berganti paham dengan cepat menjadi demokrasi absolut? Informasi tentang Soekarno yang hendak di jadikan pemimpin seumur hidup adalah hoax untuk menegaskan agar seolah-olah dirinya diusir dari kepemerintahan. Padahal memang sudah waktunya untuk mundur dari jabatannya. Lagi pula dia telah memimpin Indonesia lebih dari sepuluh tahun jadi dia mengundurkan diri secara baik-baik. Namun kabar bohongnya mengatakan bahwa dirinya pergi secara terpaksa karena ditakuti dan digagahi oleh Soeharto.

  4. Dekrit presiden yang tidak ada (lenyap entah kemana).

    Kabar bohong yang beredar menyebutkan bahwa dekrit presiden kepada Soeharto telah hilang. Keadaan ini termasuk bukti yang menunjukkan bahwa Soekarno tidak diusir dari kepemerintahan seperti yang diketahui publik. Dekrit presiden ini lenyap untuk menunjukkan bahwa ada sesuatu yang terjadi namun tidak untuk diketahui oleh publik. Karena memang dari awal, para pemimpin kita tidak jujur soal alasan pasti kemunduran Soekarno. Sedang rumor tentang pemberontakan PKI yang dipanas-panaskan media menjadi sesuatu yang tidak berdasar.

  5. Soekarno sakit adalah alasan kuat.

    Bapak Presiden Soekarno yang dikabarkan sakit-sakitan bisa jadi merupakan alasan kuat pengunduran dirinya. Penyakit adalah masalah lumrah yang dialami orang yang sudah menua bahkan sekalipun dia orang hebat. Besar kemungkinan dekrit presiden yang diberikannya kepada Soeharto menyebutkan masalah penyakitnya. Jadi, tidak ada yang mengusirnya dari istana negara seperti yang diwartakan di zaman dulu. Melainkan dia mengundurkan diri secara sukarela. Kemudian Soeharto kemudian diangkat oleh MPR sebagai presiden secara diam-diam dengan berlandaskan pada dekrit presiden tersebut.

  6. Orang bersenjata tradisional tidak mungkin mengalahkan orang bersenjata berat.

    Dunia nyata bukan seperti kisah di film-film: anak muda dengan tangan kosong bisa mengalahkan orang bersenjata api! Di dunia nyata tidak ada hal semacam ini, karena biar bagaimana pun senjata api lebih cepat dari tebasan tangan. Tidak ada masyarakat yang cukup gila untuk menantang senjata berat karena dia sadar bahwa nyawanya lebih berharga dari apapun. PKI yang bersenjata tradisional tidak mungkin menang melawan orang penting yang bersenjata api.

  7. G30S PKI yang difilmkan adalah kekejian bagi keluarga korban.

    Tidak ada orang yang mau kejadian yang memalukan dalam hidupnya dipertontonkan kepada orang lain. Tentara Indonesia pun tidak akan mau kejadian yang mencoreng namanya malah dipublikasikan kepada masyarakat. Akan tetapi, kenyataannya ada film G30S PKI di zaman dulu, kami sendiri sempat menonton film tersebut di tahun 90’an. Akan tetapi, tentara Indonesia satai-santai saja menanggapi film tersebut karena memang bukan fakta. Hanya sekedar ilustrasi karya seni pemerintah orde baru dan orde lama.

  8. Indonesia tidak memiliki kekuatan mega kapital yang cukup untuk dibagi-bagi.

    Logika sederhananya adalah “orang dikasih hadiah, kok malah rebutan?” Indonesia berterimakasih atas hadiah dari pemerintah Jepang karena mau membina anak negeri untuk mandiri di tanahnya sendiri. Namanya saja negara baru, tidak ada sumber daya besar di negeri. Pastinya kita terus bertahan karena bantuan dari kapital negara lain. Kapital lokal yang bermodalkan kerja sama dengan mega kapital negara asing hanya dapat sebagian dari keuntungan yang diperoleh. Sedang di balik peperangan ada kapital kaya raya yang menyokong pendanaan perang. Tentu saja untuk membiayai pemberontakan butuh dana sangat banyak. Apalagi kalau bisa sampai merayu belasan petinggi serdadu dengan menawarkan mereka gaji yang lebih besar dari yang dibayarkan oleh pemerintah. Jadi, jelas tidak mungkin kapital lokal yang belum mandiri mampu membiayai pemberontakan tersebut. Artinya, G30S PKI tidak terwujud di dunia nyata.

  9. Tidak ada pemimpin yang ditakuti dan otoriter.

    Menyebut Soekarno sebagai “yang maha mulia” adalah statmen media yang berlebihan. Sebab perannya tidaklah terlalu besar atas kemerdekaan negeri ini. Bung Karno tidak menyumbangkan sebagian hartanya untuk membiayai perang melainkan hanya sebatas ide saja. Dia tidak dipuja layaknya dewa sampai semua yang diinginkannya dituruti. Seperti yang termuat dalam kabar hoax disebutkan bahwa pengawal pribadinya yang bernama “Untung” hanya melaksanakan kehendak atasan. Yang jelas paspampres tersebut bukan orang bodoh yang mempermalukan lembaga yang menempa dan mengorbitkan dirinya menjadi orang sukses.

  10. Komunis paham politik jahat yang telah punah.

    Komunis itu jahat jadi pemerintah menjauhkan masyarakat dari paham politik tersebut dengan membuat ilustrasi yang sangat ekstrim. Inilah bagian yang sangat disayangkan karena sandiwara yang dibawakan terlalu kejam dan tokoh-tokohnya tidak disamarkan dari tokoh penting di dalam masyarakat. Keadaan ini membuat masyarakat menjadi sangat percaya dengan peristiwa tersebut. Bahkan sebagian kelompok masyarakat menjadi ketakutan akibat menghubung-hubungkan peristiwa tersebut dengan perjuangan terhadap keadilan sosial.

  11. Pemerintah tidak minta maaf kepada PKI.

    Jika anda cukup cerdas untuk memahami peristiwa tersebut maka akan menyimpulkan bahwa orang di pemerintahan menzolimi Partai Komunis Indonesia. Jangankan hakim berpengalaman, orang biasa saja dapat mengerti tentang konspirasi itu. Akan tetapi, sampai kapan pun pemerintah tidak akan meminta maaf kepada PKI karena PKI hanyalah karakter imajinatif dalam suatu sandiwara bersejarah. Bisa dibilang bahwa partai yang satu ini tidak pernah ada dan orang banyak pun telah berhenti memercayai jalan politik komunisme karena mengedepankan kekerasan.

  12. PBB lepas tangan.

    Seandainya saja para elit politik di masa itu sengaja menyembunyikan orang yang berdosa maka jelas PBB dan kekuatan kapital asing angkat kaki di negeri ini untuk selamanya. Sebab orang yang membantai belasan manusia adalah pelanggaran HAM berat yang pantas di bawa ke pengadilan AD HOK oleh PBB. Akan tetapi kenyataannya PBB hanya menghentikan keanggotaan Indonesia selama beberapa tahun karena hoax panas berlebihan yang berkembang pesat di dalam negeri. Namun setelah kabar bohong tersebut berhenti disiarkan, Indonesia kembali lagi sebagai anggota PBB.

Kesimpulan

Peristiwa ini adalah film pemerintah dan muncul pertanyaan masih dapatkah kita memercayai kebenaran dari sejarah Indonesia lainnya? Tidak ada pembunuhan sepanjang sejarah semenjak berdirinya negara Indonesia bahkan sampai sekarang.

Komunis bukan sosialis sekalipun orang-orang sosialistis terinspirasi sebagian dari perjuangan para komunistis. Pemerintah orde lama dan orde baru mempublikasikan sandiwara ekstrim untuk melindungi rakyat Indonesia agar tidak mengikuti paham tersebut. Tujuan yang ingin dicapai memang benar tetapi cara-cara yang mereka lakukan jelas-jelas salah. Film yang menunjukkan kekejaman mengerikan di masa itu justru digunakan oleh oknum kapitalis licik untuk menakut-nakuti orang yang berusaha mendorong pemerintah untuk mewujudkan keadilan sosial di antara rakyat. Tidak perlu terlalu memperdalam semua sandiwara yang dibawakan oleh pemerintah sebab yang terpenting bukan detailnya tetapi manfaat ilustrasi tersebut bagi kehidupan manusia.

 Salam, G30S PKI adalah hoax
yang tujuannya baik
hanya saja:
terlalu sadis,
tokoh-tokohnya
tidak disamarkan
dan sangat familiar
sehingga bisa dibelokan!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.