11 Contoh Pikiran Positif Selama Menjalani Hidup

Contoh Pikiran Positif Selama Menjalani Hidup

Dalam seluruh kehidupan manusia, banyak hal dalam dirinya yang bisa terkotori oleh hal-hal negatif. Tangan ini bisa mengambil sesuatu yang bukan miliknya, kaki bisa melangkah menuju ke tempat-tempat yang tidak senonoh. Bibir bisa saja mengatakan makian atau ejekan terhadap orang lain, tapi tahukah anda tempat apa yang paling kotor di dalam tubuh jasmaniah kita ini? Itu adalah otak sendiri sebab di dalam sanalah perbuatan daging yang syarat dengan dosa telah terpendam di alam bawah sadar. Sewaktu-waktu kedagingan yang penuh racun ini bisa bangkit lalu mulai menghasuk tangan, kaki, bibir, mata, telinga untuk melakukan apa yang jahat dan keji.

Pikiran manusia adalah wahana penuh lumpur negatif yang selalu meluap sepanjang waktu layaknya lumpur Lapindo. LCouapan pikiran negatif ini perlu selalu dibersihkan agar tidak memenuhi pikiran hingga membuatnya menjalar ke seluruh lini kehidupan, misalnya makian, fitnah, hinaan (perkataan), mencuri, berzinah, membunuh (perbuatan). Sekalipun suasana di sekitar sedang bagus-bagusnya dan hampir semua orang tersenyum kepada satu sama lain, hati ini bisa merasakan yang sebaliknya, menjadi galau dan sedih. Oleh karena itu, manusia perlu melatih dirinya agar tidak mudah terpengaruh lumpur negatif dengan senantiasa  menjaganya mengarah kepada Tuhan atau memikirkan hal-hal positif lainnya.

Macam-macam pikiran positif yang bisa anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari

Bila kita hanya menilai hidup ini lewat panca indera saja, maka yang kita temukan sebagian besar adalah hal-hal buruk. Sebab secara umum manusia memiliki kelemahan dan kedagingan yang secara bersama-sama menerjemahkan situasi dari buruknya saja. Pikiran yang cenderung membuat kita bersungut-sungut karena semua soal-soal kecil sampai besar yang dirasakan. Akan tetapi, bila kita belajar menemukan sudut pandang Tuhan maka segala hal yang dialami maka akan muncul sisi-sisi positif yang eksentrik dan membawa faedah positif dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini akan kami tampilkan beberapa contoh di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Terimakasih Tuhan ada orang yang senang karena hadirku.

    Terkadang kita merasa ada yang aneh saat mendatangi sesuatu, beberapa orang seolah terbahak-bahak saking lucunya. Hati kecil ini berkata, “jangan-jangan mereka mengejek saya.” Berhenti memikirkan hal negatif, seolah-olah mereka menyindir anda sebab perasaan semacam ini bisa membuat hati bertanya-tanya tidak tenang. Bila pikiran semacam ini kerap muncul dalam benak anda di tengah situasi yang aneh, lebih baik belajarlah untuk mengikhlaskannya. Berterimakasihlah kepada Tuhan karena dengan kehadiran anda banyak orang yang merasa senang.

  2. Terimakasih Tuhan banyak orang yang bersenang-senang hari ini, mohon jauhkan aku dari dengki terhadap mereka.

    Anda memperhatikan situasi di sekitar dan sepertinya kebanyakan orang merasa senang di hari ini. Bila kita merasa terganggu karena kesenangan orang lain, kita tidak ubahnya seperti makhluk yang penuh dengki. Oleh karena itu, tepislah sifat-sifat yang susah melihat orang lain senang. Tetapi turutlah bahagia dan bersyukur kepada Tuhan karena menyaksikan kebahagiaan mereka. Bila perlu dan momennya pas, ucapkanlah selamat kepada mereka dengan demikian tidak ada kesempatan untuk mendengki.

  3. Tuhan tolong berikan kesabaran dan inspirasi di tengah kesesakan hidup orang ini.

    Suasana negatif tengah menyelimuti kehidupan rekan anda. Dia terlihat galau dan sikapnya mulai amburadur. Daripada memperburuk keadaan yang serba salah karena menegurnya lebih baik doakan kebaikan hidupnya di dalam hati. Mohonkan agar Tuhan memberikan apa yang pantas untuk diterimanya sampai persoalan hidupnya selesai. Turut mendoakan kebaikan orang lain membuat kita mampu mentolerir sikap-sikapnya yang mungkin kerap menunjukkan ekspresi yang berlebihan di tengah tekanan hidup yang mendera.

  4. Mampukan aku untuk menunggu dengan sabar Tuhan karena semuanya ini pasti berakhir indah pada waktunya.

    Apa yang sedang anda tunggu saat ini? Apapun itu, pastikan melakukannya sambil menyibukkan diri pada hal-hal positif, misalnya fokus bernyanyi memuliakan Tuhan sambil melakukan gerakan kecil. Bagi orang-orang yang sedang menunggu usahanya berhasil, pastikan bahwa apa yang dilakukan sudah maksimal dan berada di jalur yang sebenarnya. Jangan mudah bosan menantikan pengharapan digenapi tetapi berkreasilah selama proses tersebut masih berlanjut. Percayalah bahwa semua usaha yang dilakukan pasti membuahkan hasil yang indah pada waktunya. Di atas semuanya itu, jangan fokus memikir-mikirkan (mengkhayalkan) manisnya hal tersebut saat sudah tercapai. Melainkan fokuslah pada apa yang baik dan apa yang benar selama mengisi hari-hari di bumi ini.

  5. Terimakasih Engkau memberiku masalah agar mental diperkuat dan pikiran lebih dewasa.

    Terkadang ada orang yang merasa minder karena hidupnya terpuruk terus-menerus oleh berbagai-bagai masalah. Ini terjadi karena kita menganggap masalah itu jahat dan tidak baik untuk diri ini. Melainkan masalah juga bisa mendatangkan kebaikan dalam kehidupan kita. Bila kita bisa menjaga sikap di tengah kemelut duniawi yang melanda, ada banyak hal positif yang dapat dipelajari dan dilatih pada masa-masa tersebut. Ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk memiliki mental yang kuat (tabah) dan lebih dewasa menjalani hidup.

  6. Persoalan yang ku alami bukanlah persoalan yang terlalu berat karena semua orang juga mengalaminya pada masa dan tempat yang berbeda satu sama lain.

    Mungkin saja saat ini, anda merasa bahwa pergumulan hidup yang diderita adalah yang terberat tingkat nasional/ dunia. Sadarilah bahwa kehidupan manusia tidak pernah lepas dari pergumulan hidup. Artinya, bukan hanya anda saja orang yang bermasalah di dunia ini tetapi semua orang juga punya kerumitan hidup masing-masing yang berbeda satu sama lain. Mungkin perbedaan itu hanya dari segi besar-kecil kapasitasnya dan orang yang terlibat. Terimalah kenyataannya dengan ikhlas dan rendah hatilah dalam bersikap maka pikiran lebih tenang menghadapinya. Bila kita mampu sabar dan tenang menghadapi pergumulan hidup, bebannya akan terasa ringan dan solusinya pun perlahan-lahan mendekat.

  7. Bersyukur buat hari-hari buruk yang Engkau izinkan, Tuhan. Agar hidup seimbang & tidak menyombongkan diri pada hari-hari baik.

    Pikiran positif lainnya di tengah hempasan badai yang kita alami adalah tujuan keseimbangan hidup. Manusia yang hanya mengalami apa yang menyenangkan saja, cenderung menjadi sombong dan lupa diri melakukan yang jahat. Oleh karena itu, kita perlu juga bermasalah di area yang kecil-kecil seperti dalam hubungan komunikasi dan pergaulan sehari-hari. Tidak perlu kesal karena komunikasi yang kadang-kadang tidak nyambung atau gangguan minimalis yang mengitari kehidupan ini. Bersabarlah dan latih diri untuk beradaptasi serta pertahankan konsistensi hati yang bernyanyi memuji Tuhan di dalam hati agar semua gejolak tersebut bisa dilalui dengan sukacita.

  8. Beban yang ku tanggung bukan untuk menghentikan langkahku, melainkan agar aku bisa lebih hati-hati saat melangkah.

    Ada juga orang yang mengalami musibah dalam perjalanan kehidupannya. Tidak perlu berlarut-larut dalam kesedihan karena kecelakaan yang dialami. Berupayalah untuk memperbaiki apa yang bisa diperbaiki, mengganti apa yang bisa diganti dan meminta maaf kepada siapapun kita merasa bersalah. Sebab celaka yang telah terjadi tidak dapat kembali seperti semula, melainkan anggaplah itu sebagai peringatan untuk lebih berhati-hati selama menjalani hari.

  9. Melewati ujian kehidupan tidaklah buruk sebab lewat semuanya itu, kita bisa mengetahui seberapa baik diri sendiri (sejauh apa kebaikan anda).

    Ada-ada saja orang yang menganggap bahwa persoalan mendatangkan kesialan. Persepsi mereka terlalu difokuskan pada rasa sakit yang dideritanya. Jika pikiran mereka berkembang maka ini adalah kesempatan untuk membuktikan diri bisa “menjadi terang di dalam gelapnya dunia.” Mudah untuk melakukan kebaikan saat orang lain baik kepada kita tetapi betapa beratnya kebaikan itu saat sikap orang lain dingin dan cenderung menyinggung ketenangan indra? Orang yang sudah terbiasa konsisten dalam bersikap tidak akan berubah sekalipun mereka yang di sekitarnya mencontohkan/ mempraktekkan sikap negatif. Emas tetaplah emas sekalipun dilempar di tengah lumpur.

  10. Berbuat baik itu merepotkan diri sendiri. Pastikan anda rela berkorban sebelum melakukan kebaikan.

    Orang yang baik itu mau sibuk melakukan sesuatu yang positif untuk sesamanya. Mereka merelakan kalorinya terbuang-buang demi orang lain. Bila tindakannya tulus maka rasa lelah yang dideritanya tidak akan diungkit-ungkit. Tidak ada hati yang menuntut balas dan lelahnya pun tidak dipersoalkannya. Orang yang memiliki prinsip rela berkorban tidak merasa diperbudak oleh kebaikannya. Sebab mereka paham betul bahwa apa yang dilakukannya bukan saja untuk dunia melainkan juga untuk upah hidupnya kelak di sorga yang kekal. Dimana mereka menikmati semua jerih-lelahnya dalam kesyukuran.

  11. Dalam hidup ini memang ada kerugian di satu sisi namun di sisi lain cukup banyak pula keuntungan yang kita peroleh.

    Bila kita perhitungkan dalam banyak kesempatan yang terjadi, ada kerugian yang dialami. Mungkin hal tersebut dari segi waktu, tenaga dan materi. Padahal kita sudah berlelah mencari-cari materi yang pada akhirnya terpakai juga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Di satu sisi kita bisa saja merasa bahwa konsumsi kebutuhan keluarga telah mengurangi jumlah uang yang dimiliki. Namun di sisi lain, kita beroleh kepuasan hidup karena mampu memberi manfaat atau menjadi berarti bagi orang lain. Lagi pula sekalipun banyak uang yang telah terpakai, akan banyak juga nanti yang kita terima secara rutin tiap-tiap bulannya.

  12. Dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Melihat dunia ini dengan kacamata manusia biasa cenderung membuat kita merasa bahwa tantangan yang menghadang jalan hidup terlalu jauh, terlalu dalam dan terlalu luas untuk diseberangi. Akan tetapi, bila kita mampu melihat dunia sebagaimana Tuhan melihat-Nya maka legalah hati dibuat-Nya. Gunakanlah persepsi yang mengacu pada kepercayaan kita kepada Sang Pencipta agar persoalan yang mendera hidup terasa lebih ringan. Penalaran positif memampukan kita untuk melihat sesuatu yang baik di balik hal-hal buruk yang dialami. Hanya saja, hindari mengharapkan untung materi melainkan fokuslah pada untung rohani, seperti kesabaran, keikhlasan, kecerdasan, kerendahan hati, kebijaksanaan dan lain-lain. Juga hindarilah membanggakan pengetahuan/ pengalaman menikmati betapa bagusnya hasil setelah kekacauan hidup berakhir. Dan jangan pula mengejek orang yang tidak mampu menikmati hasil karena tidak tahan terhadap ujian yang menderanya. Melainkan biarlah pikiran-pikiran positif ini hanya terngiang di dalam hati mamacu timbulnya semangat baru.

Salam, Berpikir itu mudah
tetapi berpikir positif
butuh pengalaman
dan pengetahuan
yang baik
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.