10 Pancingan Homoseksual – Daya Tarik Menjadi Gay Atau Lesbian

Pancingan Homoseksual – Daya Tarik Menjadi Gay Atau Lesbian

Otak manusia adalah konektor sejati karena sangat suka menghubung-hubungkan sesuatu dengan yang lainnya dalam rangkaian manis yang sedap dicicipi panca indra. Seolah otak mampu menyulap kerutan-kerutan yang diamati indra menjadi sesuatu yang lain, yang bisa mengarah kepada hal positif atau hal negatif. Tindakan ini sangatlah riskan dengan efek salah menghubungkan sampai membuat sesat pikir yang bisa berakibat pada salah bersikap. Akan tetapi hal tersebut bisa juga bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan wawasan selama menjalani hidup. Jadi kesan dualisme ini tidak hanya terjadi dalam hal-hal yang umum, melainkan dalam hal-hal khusus juga bisa bermakna ganda.

Sekalipun apa yang dicicipi oleh panca indra berpotensi disalahartikan namun tidak semuanya menjadi seperti itu. Sebab masing-masing manusia memiliki sisi pertimbangan yang dapat mengarahkannya untuk lebih condong pada sudut pandang yang positif daripada sudut pandang negatif. Kecenderungan semacam ini biasanya diperoleh dari pembelajaran hidup yang dilakukan, baik melalui literatur di dunia nyata, literatur di dunia maya dan pengalaman hidup sehari-hari. Dan yang paling menentukan di atas semuanya itu adalah “ke arah mana hati ditujukan.” Selama kita berfokus pada kebenaran maka distorsi akibat penyimpangan penalaran yang kurang tepat akan dijauhkan.

Daya tarik menjadi homo atau lesbian yang ada di sekitar.

Pernahkah anda menyaksikan tempat yang kotornya kebangetan? Mungkinkah itu adalah tempat pembuangan sampah yang tidak terurus atau toilet yang tidak bersih? Tahukah anda bahwa otak kita bisa lebih kotor dari semuanya itu? Sebab alam bawah sadar manusia sama kotornya dengan perut (khususnya usus besar) yang penuh dengan feses. Bagaimana tidak? Segala keburukan dan kejahatan bisa muncul secara tiba-tiba dari dalam sana. Ini semacam autosistem penghancuran diri sendiri yang tertanam dalam sanubari tiap-tiap insan. Bila kedagingan tersebut aktif maka bisa dipastikan bahwa manusia yang mengalaminya menuju kepada penyimpangan hidup yang berakibat fatal. Berikut akan kami jelaskan beberapa tentang pancingan untuk menjadi gay atau lesbian.

  1. Media cetak.

    Mulai dari koran, majalah, buku dan berbagai literatur nyata lainnya memiliki potensi untuk mengarahkan pikiran yang masih labil agar merasa bahwa homo seksual itu populer. Seolah majalah dan buku yang tersedia menyuguhkan mereka dalam balutan pribadi yang penuh pesona yang bergelora dan cerdas namun memiliki keterbelakangan sebagai seorang gay atau lesbian. Berhati-hatilah dalam mengikuti budaya populer sebab tidak semuanya yang terkenal itu baik dan benar untuk ditiru.

  2. Media online.

    Media online justru lebih kreatif menampilkan para homoseksual, sebab informasi yang dapat disimak oleh panca indera telah diperluas. Ada yang berupa cerita, gambar, audio dan video. Lebih epiknya lagi adalah pengguna bisa memilih apa yang disukainya: bila hanya menginginkan informasi tentang gay atau lesbian maka hanya itulah yang akan ditampilkannya. Sedang bagi orang yang masih baru, media online ini bisa saja menyuguhkan hal tersebut secara tiba-tiba. Mereka yang merasa bahwa semua hal yang disampaikan media adalah benar, akan tertarik untuk mempelajari dan menjadi seperti itu.

    Misalnya dalam suatu catatan online anda menemukan bahwa ada beberapa faktor yang membuat seseorang menjadi seperti itu. Lantas anda merasa bahwa salah satu dari faktor-faktor tersebut ada pada diri anda sehingga merasa diri sebagai bagian dari komunitas homoseksual. Padahal kenyataannya faktor-faktor penyebab yang dijelaskan tidaklah mutlak, sebab hal-hal tersebut juga bisa dialami oleh orang-orang normal pada umumnya. Dimana semuanya itu akan berangsur membaik ke arah positif seiring meningkatnya kedewasaan dan pengetahuan seseorang.

  3. Dari Televisi dan radio.

    Apa lagi teknologi yang banyak disaksikan oleh masyarakat pada umumnya selain televisi dan radio? Media yang sangat memasyarakat tersebut bisa saja membawakan topik tentang gay dan/ atau lesbian. Tetapi pikiran yang kotor bisa menghubung-hubungkannya dengan ekstrim pada kebiasaan populer. Seolah semua yang ditampilkan dalam radio dan televisi merupakan daftar sifat-sifat yang patut untuk dicontoh. Terlebih lagi ketika mereka yang transgender ditampilkan sebagai salah satu orang penting atau orang yang sangat berpengaruh dalam bidang tertentu. Informasi semacam ini bisa saja menjadi daya pikat yang seolah-olah menunjukkan bahwa hal-hal tersebut sangat bisa diaplikasikan dalam kehidupan pribadi.

  4. Dari Smatphone (game).

    Ada banyak aplikasi dalam smartphone yang mungkin saja menonjolkan budaya feminim atau gentleman yang sangat fantastis untuk disaksikan. Orang yang pikirannya kosong saat menyimak hal-hal tersebut, mungkin merasa kagum dan ingin menjadi salah satu dari pribadi yang fantastis. Pengguna bisa saja menemukan berbagai informasi yang menarik tentang kaum gay dan lesbian. Bahwa ada juga di antara mereka yang menjadi publik figur yang fenomenal. Orang yang sedang mencari jati dirinya bisa saja memilih jalan yang salah ini akibat tidak memperhatikan aturan dan hukum yang berlaku di dalam masyarakat, bahwa tindakan seksual homo tergolong ilegal.

    Khusus untuk game, bisa saja anda menemukan berbagai kemiripan-kemiripan janggal di sana-sini. Keadaan ini jelas lumrah karena namanya juga dunia mainan yang ada untuk dipermain-mainkan. Harap tidak usah menghubung-hubungkan apa yang disajikan dengan keadaan di dunia nyata sebab makna yang terkandung bisa bias. Penyimpangan makna ini bisa saja dianggap baik dan patut ditiru terlebih jika hal tersebut terkandung dalam game yang sangat kita sukai. Oleh karena itu, pandai-pandailah memilah-milah agar tidak terjebak karana sesuatu yang kita cintai melainkan gunakan parameter kehidupan untuk mengukur apakah sesuatu pantas ditiru atau tidak.

    Tidak semua yang mirip-mirip dengan kita, bisa kita ditiru! Tetapi standar baku untuk menentukan apakah sesuatu layak ditiru atau tidak adalah kesesuaiannya dengan kebenaran firman Tuhan dan hukum yang berlaku dalam masyarakat.

  5. Iklan media.

    Sama juga halnya dengan sajian berbagai iklan di smartphone, televisi, radio, majalah dan lain sebagainya. Ada sebuah pola yang lumrah dimana mayoritas iklan yang disajikan adalah untuk perempuan. Laki-laki yang kecerdasannya terlalu dangkal bisa berpikir bahwa dia sama dengan pelanggan perempuan. Jika sudut pandang negatif ini ditanggapi dengan ekstrim maka bisa saja menganggap bahwa laki-laki tidak apa-apa jadi wanita termasuk dalam hal seksual. Padahal tidak bisa demikian: mustahil peran wanita dalam seks dapat digantikan oleh pria.

  6. Dari Tumbuhan.

    Ada banyak tumbuhan yang menunjukkan bahwa dirinya adalah hermafrodit. Memiliki bunga yang mengandung benang sari dan putik yang menyatu. Ini bisa menjadi semacam inspirasi sesat bagi orang yang ingin menjadi gay atau lesbian. Mereka merasa benar dengan meniru pembawaan tumbuh-tumbuhan di padang dan melupakan bahwa tanaman adalah makhluk yang lebih rendah derajatnya dari manusia itu sendiri. Tirulah betapa kuatnya tanaman walau dipukul berkali-kali tetapi hindari meniru pembawaannya yang tidak sejalan dengan kaidah-kaidah kebenaran yang diturunkan Allah.

  7. Dari Hewan.

    Anjing sekalipun yang sering dijadikan bahan ejekan kepada lawan: tidak mau menjadi homoseksual dalam habitat alaminya. Hanya orang stres yang miring pikirannya yang menjadikan anjing sebagai pelampiasan nafsunya. Mungkin saja jika mencari hewan hermafrodit di internet, cenderung yang ditemukan adalah hewan tingkat rendah. Binatang saja sudah lebih rendah derajatnya dari manusia, apalagi kalau sampai meniru hewan tingkat rendah. Kemana logika anda sampai hati setuju mencontohi makhluk rendahan semacam itu? Sadarkan diri sendiri sebelum orang lain yang melakukannya: sebab rasanya digurui orang bisa menyakitkan.

  8. Lewat pergaulan sehari-hari.

    Bagaimana dengan teman-teman? Kepada siapa bergaul sehari-hari? Sekalipun seorang pria hanya punya teman wanita, bukan berarti semua yang bisa dilakukan oleh wanita bisa ditiru oleh pria tersebut. Semua proses meniru tersebut ada batasannya secara fisik. Sikap laki-laki boleh mirip dengan perempuan tetapi soal seks, sangat berbeda. Anugerah seksual yang diberikan kepada cewek tidak sama dengan milik cowok, berhenti menentang anugerah dan kehendak Tuhan dalam hal seksual dengan menjadi gay atau lesbian.

  9. Dari sikap orang lain.

    Orang di sekitar anda bisa saja memberikan perhatian yang lebih tetapi berhentilah mengarahkannya kepada hal-hal negatif. Sebab bisa jadi kemiripan sifat dan barang-barang pribadi hanyalah kebetulan yang menjebak agar anda jadi gay atau lesbian. Terbiasalah dengan berbagai kemiripan yang ada asalkan hal tersebut mengarah pada hal-hal positif. Jangan tunduk dengan mengikuti hasutan dari dalam hati yang menghubung-hubungkan sikon dengan sifat kehomo-homoan. Pegang prinsip sebagai pribadi yang baik dan benar serta tetaplah akrab dengan siapa-siapa orangnya yang sengaja menguji-sesatkan anda.

  10. Arah rasa sakit.

    Bagaimana dengan orang yang menyakitimu? Apakah anda kebanyakan mengalami trauma karena perempuan atau karena laki-laki? Siagakanlah hati agar tidak membenci orang berdasarkan jenis kelamin tertentu. Rasa benci yang tidak terkendali dampaknya bisa meluas merusak sudut pandang anda: karena hanya perempuan yang jahat maka benci dengan semua wanita lalu dengan ekstrim mencintai laki-laki sebagai homo. Demikian sebaliknya, saat hanya laki-laki yang jahat maka benci dengan semua pria kemudian dengan ekstrim mencintai wanita sebagai lesbian. Sadarilah bahwa yang namanya rasa sakit bisa didatangkan oleh siapa saja, baik oleh laki-laki maupun perempuan.

  11. Dan lain sebagainya silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Karya seni penuh dengan masalah: tanpa masalah tidak ada cerita dan tidak ada yang menarik. Bila teknologi memancing kita untuk menjadi buruk pertahankanlah benarmu dengan tetap fokus kepada Tuhan. Sikap laki-laki boleh saja mirip-mirip dengan sikap wanita; pekerjaan wanita pun bisa saja dikerjakan oleh laki-laki. Akan tetapi, soal seks ada perbedaan mutlak dari bentuk dan fungsi yang sangat jelas dimana semuanya itu adalah anugerah Tuhan sejak seorang manusia lahir ke bumi. Artinya, orang yang kehidupan seksnya homoseksual atau transgender menentang pemberian Tuhan (melawan takdir Allah).

Tahukah anda bahwa di antara hewan-hewan tingkat tinggi tidak ada yang namanya homoseksual? Hanya hewan tingkat rendah dan tumbuhan belaka yang jenis kelaminnya menyatu dalam satu organisme. Bijak-bijaklah menjalani hidup ini sebab tidak semua hal yang kita saksikan bisa ditiru. Melainkan belajarlah jeli menemukan gandum di antara ilalang dalam kompleksitas informasi yang tersaji dihadapan kita. Pancingan kesesatan yang bertebaran di sekitar kita adalah ujian untuk melatih kita menjadi orang yang setia dan konsisten di jalur yang benar. Tidak perlu menentang/ menolak berbagai daya tarik negatif tersebut sebab tidak ada kehidupan yang sempurna benar. Melainkan ketidakbenaran minimalis menjadi tantangan untuk menegak-teguhkan kebenaran itu sendiri.

Salam, Pancingan untuk
menjadi negatif
tidak perlu
digubris.
Tetapi fokuslah saja
pada apa yang positif
!

2 comments

  1. Lha, bukannya media2 di atas bisa juga
    dipakai utk kepentingan partai politik cuka, kejahatan perang, kebohongan ISIS, banyaknya kasus perkosaan oleh predator hetero?

    Btw, ininya keren deh…
    Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

    Cemen!

    Suka

    • Media selalu syarat dengan dualisme. Pentingnya bagaimana pemirsa membawakan sebuah informasi, apakah diarahkan pada hal-hal positif atau ke hal negatif. Semua itu berada di tangan penonton.

      Terimakasih teman, anda memang lebih cerdas dari kami.
      Semoga selalu sehat panjang umur.

      Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.