+10 Cara Menghilangkan Rasa Sakit

Cara Menghilangkan Rasa Sakit

Masalah tidak habis-habisnya dalam kehidupan kita. Ini bukan lagi tentang sesuatu yang bisa ditimbulkan orang lain tetapi persoalan kita kebanyakan ditimbulkan oleh diri sendiri. Terlebih ketika hal tersebut berhubungan dengan hati nurani yang saling bertolak-tolakan dengan sikap yang diekspresikan sehari-hari. Sepertinya ada perbedaan antara apa yang kita pikirkan dengan apa yang dilakukan. Saat hati berkata ini, yang dilakukan malah itu. Hal semacam ini merupakan persoalan yang sangat lazim dihadapi oleh siapa pun. Bisa dikatakan bahwa semakin besar sumber daya dan kuasa yang dimiliki seseorang maka semakin banyak pula sikapnya yang tidak sesuai dengan hati nuraninya. Sedang orang yang sederhana, hidupnya tidak ribet dan tidak banyak pertentangan di dalam hati sebab yang diaturnya terbatas pada diri sendiri.

Pertentangan hati nurani merupakan sumber ketidaktenangan jiwa yang memusingkan kepala. Bagi orang yang belum terbiasa, rasa disakiti seperti ada sesuatu yang menusuk-nusuk dada atau sesuatu yang membuat nyeri ringan di bagian dada. Akan tetapi bagi mereka yang sudah terbiasa, disakiti orang membuat kepala pusing/ pikiran kacau. Keadaan yang satu ini cenderung membuat sikap menjadi tidak terkontrol: kebaikan habis dan mulai melakukan tindakan buruk agresif dari yang kecil-kecil, sedang-sedang saja sampai yang besar. Berhati-hatilah bila ini yang kita rasakan pasca (setelah) tersakiti! Sebab suasana hati yang memburuk beresiko menggiring kita untuk melakukan kekerasan. Terlebih ketika sikap lawan memang sangat merendahkan diri ini.

Defenisi – Rasa sakit adalah hati yang tersakiti berasa menusuk-nusuk dada atau berasa menyebabkan nyeri ringan di bagian dada, bagi seorang pemula (junior). Namun bagi para senior (sudah terbiasa disakiti) sikap orang lain yang menyakitkan bertransformasi menyebabkan kepala pusing dan/ atau pikiran kacau. Bila keadaan ini terus berlanjut tanpa penanganan yang serius maka resiko timbulnya kekerasan semakin tinggi.

Pengertian – Rasa sakit secara fisik adalah kesakitan yang timbul karena peradangan di luar maupun di dalam tubuh sampai-sampai membuat hidup tidak lagi menyenangkan dan tidak menenangkan untuk dijalani.

Tips & trik mengantisipasi kepahitan hidup

Lazimnya kepahitan hidup bukanlah suatu pertanda buruk, melainkan suatu bahan pendewasaan diri untuk menjadi manusia yang lebih baik. Setelah anda mempelajari cara menghilangkan kesakitan yang timbul, kami berharap pembaca semakin berkembang kehidupannya. Suatu usaha yang tidak sia-sia karena semakin lama dirundung rasa sakit (fisik maupun mental) semakin cepat diri ini menyelesaikannya (mengatasinya) dan menemukan sukacita di tengah gelora dukacita yang melanda. Berikut ini akan kami utarakan sedikit tentang teknik terapan untuk menghilangkan kesakitan yang timbul selama kita hidup.

  1. Fokus kepada Tuhan.

    Saat kepahitan sedang berada pada puncaknya, kita tidak bisa melakukan apa-apa: beraktivitas pun tidak bisa bahkan fokus kepada Tuhan pun tidak mampu. Di saat-saat genting seperti ini, sebaiknya berdiam dirilah tanpa melakukan apa-apa. Beristirahatlah sejenak sampai rasa tersebut berlalu. Jika sudah mereda, anda bisa kembali beraktivitas termasuk fokus memuliakan Tuhan di dalam hati. Bukankah aktivitas hati ini bisa dilakukan secara multitasking sambil melakukan pekerjaan ringan lainnya? Daripada hati lari meraba-raba yang belum pasti, lebih baik arahkan untuk kemuliaan nama Allah kita.

  2. Tidak memendam dendam alias benci.

    Benci atau dendam hampir sama maknanya. Hanya saja yang namanya kebencian bisa terjadi sesaat saja dan hilang saat itu juga. Lain halnya dengan dendam yang timbul lama sebelumnya di masa lalu. Ini adalah kebencian yang dipendam kepada seseorang dan bisa saja meluap sewaktu-waktu karena berbagai faktor.

    Kekuatan negatif yang satu ini bukannya membuat hidup lebih baik tetapi membuat masalah tertentu semakin menyakitkan untuk dijalani. Beban akibat kepahitan/ kesakitan yang anda rasakan akan semakin berat karena kebencian yang terpendam. Oleh karena itu, lebih baik memaafkan orang yang bersalah kepada kita dan melanjutkan hidup dalam aktivitas yang positif. Sehingga lama-kelamaan dendam tersebut pasti terlupakan. Jangan sampai di situ saja! Bila perlu lakukanlah kebaikan kepada mereka mulai dari yang kecil-kecil seperti ramah-tamah.

  3. Berupaya ikhlas.

    Sebagai manusia yang dianugerahi kekuatan tertentu oleh Sang Khalik, kita berupaya semaksimal mungkin. Memanfaatkan sumber daya dan pengaruh yang dimiliki untuk meredakan bahkan menghilangkan rasa sakit yang timbul. Akan tetapi kadang kala semuanya itu belum cukup! Kesakitan yang kita rasakan masih saja berdenyut memahitkan hati dan badan ini. Apalah daya dan apalah yang hendak dikata bila semua usaha yang dilakukan belum segera membuahkan hasil. Kita perlu ikhlas menerima kenyataan bahwa “kita tidak selalu bisa memperoleh semua yang kita inginkan.” Hanya kepasrahan hidup kepada Tuhan yang membuat kita mampu menjalani semuanya itu tanpa menggelisahkannya/ mengkhawatirkannya.

  4. Tetap sabar.

    Hidup sangat membutuhkan kesabaran. Dimanapun dan apapun yang kita lakukan, mengandung momen tertentu dimana kita perlu menunggu sesuatu dan lain hal. Demikian juga saat menghadapi hari-hari yang tersakiti, diperlukan kesabaran sampai hal-hal yang kurang menyenangkan itu berlalu. Hanya saja, dalam proses-proses yang melibatkan kesabaran, berupayalah untuk melaluinya sambil-sambil melakukan aktivitas positif. Ada banyak kegiatan bagus yang bisa anda lakukan saat menunggu sesuatu, misalnya memuji Tuhan di dalam hati, belajar, bekerja bersih-bersih dan lain sebagainya.

  5. Selalu rendah hati.

    Tahukah anda bahwa orang sombong yang hidupnya tersakiti cenderung mencari kebanggaan diri untuk menantang rasa sakit yang dialaminya? Mereka seolah-olah menghibur diri dengan menyombongkan kelebihan: kekayaan, kekuasaan, kemakmuran, kemewahan, relasi dan talenta yang dimilikinya. Hindarilah sikap semacam ini saat kita dirundung kepahitan hidup. Sebab segala kebanggaan akan lenyap pada waktunya (semuanya itu tidak ada untuk selama-lamanya). Melainkan pilihlah jalan kerendahan hati saat kondisi kita terpuruk. Anggaplah bahwa semuanya itu pantas kita terima karena memang kita hanya manusia hina penuh dosa dan kelemahan dimana-mana. Jalan kerendahan hati membuat kita siap menghadapi situasi terburuk sekalipun.

    Teknik sederhana meredakan bahkan menghilangkan sakit fisik.

  6. Membersihkan bagian yang sakit.

    Jika mengalami luka pada tubuh bagian luar, misalnya karena terjatuh, lecet, terkilir dan lainnya. Bersihkan terlebih dahulu bagian yang sakit agar terbebas dari kotoran dan debu makro. Bisa dengan air mengalir atau bisa juga dengan air hangat. Andapun bisa menambahkan sedikit garam pada air pembersih tersebut sebagai desinfektan sederhana. Mungkin awalnya akan terasa perih seolah sakitnya semakin dalam namun hal tersebut akan membaik jika anda bersabar sebentar saja.

  7. Mengonsumsi herbal ajaib.

    Jahe, bawang putih dan bawang merah merupakan bumbu masak yang sangat baik untuk kesehatan. Anda bisa menambahkannya ke dalam masakan maupun di makan mentah bersama makanan. Kekuatan dari herbal ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan meregenerasi sel-sel sehingga proses penyembuhan lebih mudah terjadi.

    Untuk memar di dalam kulit atau pegal otot bisa dibantu dengan menggosokkan bawang putih ke area yang sakit. Namun perlu disadari bahwa segala sesuatu yang alami tidaklah bekerja secepat kilat. Semuanya butuh kesabaran aktif yang terpimpin selama proses penyembuhan berlangsung.

  8. Mengonsumsi air putih.

    Air putih merupakan pelarut umum yang bisa mengangkat segala bahan-bahan pengotor di dalam tubuh. Apakah itu sisa metabolisme, darah kotor (lisis karena luka/ benturan), kelebihan sari-sari makanan dan kuman penyakit. Setiap pengotor tersebut berpotensi menyebabkan sakit jika tertinggal di dalam jaringan atau organ tubuh tertentu. Untunglah ada air yang bisa meluruhkan semuanya itu sambil membawanya ke luar tubuh. Tubuh manusia membutuhkan air putih dua liter atau lebih setiap harinya. Minumlah dua-tiga teguk air tapi lakukan sesering mungkin agar total yang dikonsumsi 2 L atau lebih tiap-tiap hari.

  9. Mengonsumsi garam.

    Merupakan mineral ajaib multifungsi yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Mineral yang satu ini juga bisa membantu menyembuhkan luka. Bersama-sama dengan elektrolit akan memperlancar proses perbaikan jaringan yang rusak. Biasanya mineral yang satu ini ditambahkan secukupnya pada saat memasak makanan. Perlu diperhatikan agar tidak mengonsumsi garam mentah secara langsung karena beberapa di antaranya mengandung pengotor yang bisa memicu reaksi keracunan. Pastikan menggunakannya dengan memasaknya sampai mendidih sepuluh sampai lima belas menit.

  10. Merilekskan badan.

    Saat badan kita kaku menghadapi nyeri, rasanya akan semakin nyeri saja. Otot-otot yang aktif di daerah yang sakit membuat metabolisme tinggi yang menghasilkan zat sisa yang asam sehingga menambah rasa perih. Oleh karena itu, berupayalah untuk bersikap santai agar kesakitan yang timbul tidak berasa semakin dalam. Sikap santai ini bisa ditempuh dengan cara beristirahat sejenak atau tidur untuk beberapa waktu. Biasanya kesakitan yang dirasakan di awal-awal peradangan sangat tinggi. Seseorang butuh tidur/ istirahat sejenak agar rasa tersebut mereda bahkan hilang sama sekali.

    Saat tidur, rilekskanlah otot-otot anda terutama dibagian dimana rasa sakit itu muncul. Salah satu upaya yang bisa anda lakukan untuk mencapai titik ini adalah dengan mengatur pernapasan. Hembuskanlah nafas sampai habis, biarkan otot-otot melentur lalu tarik nafas kembali lebih dalam. Usaha mengatur nafas semacam ini sama seperti yang dilakukan seseorang saat kondisinya benar-benar terlelap (tertidur pulas). Aktivitas ini bisa meringankan bahkan menghilangkan rasa sakit sekaligus mengantar anda dalam tidur yang nyenyak.

  11. Meminum obat sesuai anjuran dokter.

    Untuk kasus tertentu yang membuat anda merasakan sakit selama berjam-jam tanpa menunjukkan tanda-tanda mereda apalagi sembuh. Sebaiknya berkonsultasilah dengan orang dewasa, mungkin ada obat/ jamu pereda rasa sakit yang ringan untuk dikonsumsi. Jika setelah meminum obat/ jamu tertentu selama dua atau tiga kali, gejala penyakit tidak mereda: anda perlu berkunjung ke fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas atau Rumah Sakit. Berkonsultasi dengan dokter: cari tahu penyebabnya, cara mencegahnya dan makanan pantangannya agar penyakit anda tidak kambuh terus-menerus.

    Teknik sederhana meredakan bahkan menghilangkan rasa sakit hati.

  12. Mengalihkan konsentrasi.

    Sadarkah anda bahwa kepahitan di dalam hati disebabkan oleh karena fokus tertuju pada gejolak tertentu di masa lalu? Semakin tinggi resiko tersakiti bila kita terus-menerus membahas-bahas dalam hati peristiwa kelam yang pernah dialami. Oleh karena itu, berhenti memandang hal-hal buruk yang ada dibelakang, sebab semuanya itu tidak akan terulang kembali dan kitapun tidak bisa memperbaikinya. Yang sudah berlalu biarlah berlalu: maafkan dan meminta maaflah kepada pihak-pihak yang terlibat untuk meringankan beban di hati.

    Cara terbaik untuk mengantisipasi sakit di hati adalah mengalihkan konsentrasi kepada hal-hal positif dari waktu ke waktu. Beraktivitaslah maka pikiran yang semeraut tentang masa lalu akan terlupakan. Selama kita punya kegiatan yang positif maka selama itulah hati bebas dari kepahitan. Bila perlu sambil-sambil melakukan pekerjaan ringan, hati tetap aktif memuliakan Tuhan. Ketahuilah bahwa orang yang beraktivitas sambil bernyanyi adalah orang yang memiliki sukacita yang takkan bisa direbut oleh siapapun.

  13. Menemukan penghiburan.

    Sakitnya hidup ini akan semakin kentara bila kita berhenti beraktivitas. Berusahalah untuk memanfaatkan waktu luang yang ada agar tidak dilalui dalam kekosongan. Jalanilah hidup sambil mendengarkan musik. Dapatkan speaker mini atau headset untuk membuat musik yang dinikmati lebih pribadi (demi privasi). Tontonlah film-film keluarga yang bermutu baik lewat televisi, streaming online maupun dengan mengunduh film gratis di internet. Manfaatkan buku yang berisi tentang bacaan ringan: misalnya cerpen, komik, puisi, novel dan lain sebagainya. Anda juga bisa menggunakan internet untuk membaca berita dan karya seni lainnya melalui jaringan online. Atau bisa juga memilih untuk bermain game di waktu senggang anda. Bila dimungkinkan lakukanlah aktivitas yang menyenangkan ini sambil memuji-muji Tuhan di dalam hati. Niscaya bahagianya hati penuh walau percikan gejolak kehidupan kadang merembesi langkah kaki.

    Anda juga bisa memanfaatkan talenta yang dimiliki sebagai penghiburan. Misalnya dalam bidang olahraga (futsal, bulu tangkis, tenis meja dan lain-lain). Tentu saja salah satunya dengan menulis: menulis puisi, pantung, karangan pendek, cerita singkat, tips dan lain sebagainya. Atau melukis dan karya seni lainnya yang memanfaatkan teknologi digital (desain grafis). Potensi yang kita miliki bisa menjadi bahan kesibukan positif yang semakin menjauhkan bahkan membuat kita lupa terhadap rasa sakit yang sedang dialami.

  14. Dan lain sebagainya, silahkan temukan sendiri.

Kesimpulan

Seperti kata orang “sakitnya tuh di sini!” Karena kita fokus “di sini,” maka sakit yang kita derita akan semakin bertambah-tambah berat. Oleh karena itu, alihkan konsentrasi, cari kesibukan dan bekerjalah dengan giat agar berbagai kepahitan bisa terlupakan tanpa bersisa. Sedang untuk menghilangkan sakit fisik, kita perlu mengonsumsi berbagai makanan sehat, herbal ajaib dan air putih agar penyakit segera sembuh. Bila perlu, berkunjunglah ke fasilitas kesehatan di daerah anda agar sakit di badan bisa teratasi di masa sekarang maupun di masa depan. Lebih dari itu, kepahitan hati/ kesakitan badan akan lebih ringan jika kita menghadapinya secara baik-baik. Akan tetapi, semuanya itu akan tambah-tambah menyakitkan bila kita melaluinya dengan sikap yang buruk. Tenang dan santai saja sebab semuanya akan membaik, cepat atau lambat!

Salam, Rasa-rasanya hidup ini
selalu ada sakitnya.
Bila kita menghadapinya
dengan tenang.
Pasti pemulihannya
segera terjadi
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.