10 Jebakan Terhadap Orang Idealis Sosialis

Jebakan Terhadap Orang-Orang Idealis-Sosialis

Tulisan ini telah dibaca oleh orang yang lain. Anda jangan menyamakan kehidupan anda dengan apa yang kami tuliskan, sebab bisa saja yang anda alami adalah sebaliknya karena lawan membaca gerak-gerik anda.

Kami tidak tahu, sudah berapa orang kaum sosialis yang dijebak oleh kapitalis curang bersama konco-konconya sehingga kaum idealis sosialis tidak dapat menyambung idenya bahkan hidupnya. Atau setidak-tidaknya mereka berpindah paham, dari yang awalnya sosio-idealis menjadi kapital-idealis. Mungkin kejadian ini telah berlangsung semenjak bangsa ini dibentuk. Sejak itulah mulai terdengar teriakan “keadilan untuk semua orang!” Sebab kabar tentang keadilan telah menggema semenjak zaman dahulu kala sejak raja-raja besar dalam Kitab Suci berkuasa. Sebesar apapun usahanya, tidak ada sesuatu yang benar-benar dapat dimusnahkan. Sama seperti banyak ajaran lainnya, selalu ada sukarelawan sejati yang dilahirkan untuk memperjuangkannya.

Apapun motif anda untuk menjadi idealis, kami berharap itu demi kepentingan bersama. Sebab sehebat apapun ide, kalau sudah dikotori oleh kepentingan pribadi dan kelompok, pasti ujung-ujungnya ingin memiliki dan menguasai lebih dari apa yang dapat dikuasai dan dimiliki oleh kebanyakan orang. Sejak saat itu, segala usaha yang anda tempuh untuk mewujudkan tujuan tersebut semakin lama semakin mendekat ke dalam pola kehidupan seorang kapitalistis. Orang yang berbicara sosio-idealis tidak mencari popularitas, tidak mengincar jabatan, tidak mengincar kelimpahan, tidak mengincar kemewahan dan lain sebagainyanya: sebab semuanya itu adalah hak milik sah kapitalis. Jadi, mulai tentukan siapa dirimu yang sekarang dan yang selanjutnya!

Jebakan terhadap kaum sosio-idealis

Idealis seperti apapun anda saat ini, tidak perlu diungkapkan kepada semua orang. Tidak perlu terlalu mencolok untuk mencari perhatian dari orang lain. Melainkan mulailah bergerak mengevaluasi segala sesuatu berdasarkan peraturan yang berlaku di bidang masing-masing. Tidak ada perubahan yang lebih menjanjikan selain dari perubahan yang di dasarkan pada hukum yang tertulis. Jika ada yang menurut anda tidak sesuai, lihatlah hukum sebelumnya atau lihatlah dasar-dasarnya sehingga didapatkanlah apa yang disebut dengan penyimpangan halus, sedang sampai berat. Selalu perhatikan bahwa Pancasila adalah hukum puncak yang bisa menstandarisasi semua aturan yang ada di negeri. Berikut ini, akan kami jelaskan beberapa jebakan terhadap orang-orang idealis.

  1. Jebakan Rusia, Vietnam, Korea Utara dan lain-lain.

    Orang idealis yang menghendaki agar keadilan sosial diberlakukan sengaja didekatkan dengan tiga negara populer ini. Di Rusia terjadi demonstrasi besar-besaran, mogok masal, kerusuhan dan penggulingan kekuasaan. Kebanyakan kisah tentangnya seolah-olah mengarahkan manusia pada kekerasan sebagai jalan kemenangan. Berhati-hatilah, karena kekerasan tidak pernah bertahan melainkan hanya akan membawa petaka bagi diri sendiri. Sedangkan ide-ide yang bernafaskan kekerasan akan terlupakan.

    Vietnam seolah-olah sebagai negara yang sangat hebat pernah mengalahkan tentara Amerika sehingga ide tentang keadilan mengarahkan anda untuk menjadi salah satu dari komunis yang mengedepankan kekerasan. Berupaya untuk melakukan pemberontakan agar penguasa yang sekarang dapat digulingkan dalam satu aksi kerusuhan.

    Korea Utara sebagai negara komunis yang aneh. Jelas bahwa komunis memang aneh, merupakan negara otoriter yang bisa bertahan kekuasaannya? (benarkah? Jangan-jangan ini hanya sekedar imajinasi…) Apapun alasannya, hindari menyamakan diri dengan paham komunis. Sebab paham ini adalah paham kuno yang telah banyak ditinggalkan oleh para pemujanya. Sebab keadilan versi komunis masih saja memisahkan masyarakat dalam kelas-kelas sosial yang bertingkat-tingkat (tidak ada kesetaraaan antar profesi).

  2. Jebakan nazi.

    Nazi merupakan propaganda bagi calon-calon idealis agar tidak menjadi sosialis. Sebab diperlihatkan bahwa kekejaman Nazi sangat tidak disukai oleh dunia barat terutama orang Yahudi. Lagipula kepanjangan dari nazi mengandung kata sosialis, yaitu Jerman National sozialismus. Ini bisa menimbulkan keraguan bagi kaum idealis yang hendak mengikuti ajaran sosialis. Di sisi lain, ini bisa digunakan orang untuk mengarahkan mereka yang sosialis agar menempuh cara-cara komunis yaitu cara-cara kekerasan untuk mewujudkan ide cemerlangnya tentang keadilan. Padahal dengan mengedepankan kekerasan, anda akan disebut sebagai teroris.

  3. Jebakan antisosial.

    Trap yang satu ini bisa terjadi karena anda bingung, semua orang tiba-tiba tidak menyukai anda. Bila anda terlalu agresif terhadap mereka maka anda dapat membalas mereka dengan benci yang sama. Tindakan ini mesti membuat kita hampir cuek kepada semua orang. Ini memang tidak berbahaya jika hanya sampai di situ saja, namun kebanyakan rasa benci terus bersambung menjadi lebih besar hingga mewujudkan kekerasan. Jadi, sehebat apapun ide anda kalau sudah mulai membenci akan terdorong melakukan kekerasan: siap-siap ditahan/ diamankan.

  4. Jebakan cinta.

    Betapa manisnya cinta terhadap lawan jenis di masa muda. Itu adalah bunga mawar elok yang berduri. Ada orang yang sengaja cari-cari perhatian melirik anda, seolah memberi harapan tentang sesuatu yang lebih spesial. Padahal itu hanyalah pancingan agar anda jatuh hati kepadanya. Anda mendekat, dia menjauh; anda menjauh dia mendekat. Anda bingung namun berani menyatakan cinta, malah diabaikan: semuanya itu bertujuan untuk membuatmu kecewa berat. Bila kekecewaan yang besar ini bisa mengacaukan pikiranmu maka cenderung mencari pelarian pada sikap hidup yang menyimpang. Ujung-ujungnya idealisnya diri ini tidak ada lagi ditelan oleh buruknya lakumu.

  5. Jebakan seks dan penyimpangannya.

    Ini merupakan teknik paling klasik untuk melenyapkan idealisme seseorang. Sebab ketergantungan terhadap hal-hal yang berbau seks akan membuat ketajaman ide menjadi tumpul. Seorang pemikir yang candu seks tidak akan lagi menghasilkan ide-ide hebat. Melainkan yang dipikirkannya adalah bagaimana agar dirinya bertambah hartanya dan segala yang wah dalam hidupnya berlipat ganda. Semua sumber daya tersebut semata-mata digunakan untuk menikahi lebih banyak lawan jenis (poligami) serta menggandrungi banyak basis pelacuran di berbagai tempat/ daerah.

  6. Jebakan racun.

    Tujuan utama pemberian racun adalah untuk menimbulkan ketakutan dalam diri anda. Apa lagi yang ditakuti manusia selain dari kematiannya? Akan banyak racun yang anda konsumsi tetapi jangan khawatir sebab semuanya itu hanya racun ringan sampai sedang. Racun keras biasanya sangat dikenali oleh panca indra manusia. Efek toksin ini juga beresiko membuat anda menjadi pribadi yang antisosial dan paranoid. Tangani mereka dengan hati-hati tetapi tetap ramah dengan orang yang sepertinya telah meracuni anda.

  7. Jebakan garam.

    Pengalaman kami sendiri adalah, diberi kelonggaran selama beberapa bulan menikmati garam murni tetapi lama kelamaan kemurniaannya akan dihilangkan sehingga jadilah garam itu diracun sana-sini. Bila anda terlalu mengejar ini mineral, besar kemungkinan tidak akan bertahan menghadapi berbagai penyakit yang akan datang. Akan tetapi, mulailah mencari perlindungan dengan mengonsumsi air putih sedikit-sedikit tetapi lebih sering. Selain itu berolahragalah: semakin banyak berolahraga, semakin banyak pula air putih yang perlu diminum. Dan yang terakhir adalah jangan lupa untuk aktif menggoyangkan kepala (bawah, atas, depan, belakang, kiri dan kanan).

  8. Jebakan obat-obatan.

    Obat diminum tiap hari berturut-turut selama berbulan-bulan bukan lagi jalan kepada kesehatan. Memang jelas bahwa tiap hari kita mengonsumsi bahan kimia dari makanan dan minuman secara tidak langsung. Tetapi semuanya itu, hanyalah bahan kimia alamiah biasa yang dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun obat-obatan adalah bahan kimia semi toksin yang penggunaanya dapat menimbulkan dampak buruk bila dikonsumsi secara berlebihan. Berhati-hatilah menggunakan obat-obatan, gunakan sesuai resep dokter dan hindari ketergantungan (diminum jangka panjang).

  9. Jebakan untuk meninggalkan keluarga.

    Anda idealis yang membela masyarakat luas dan mendukung keadilan sosial. Akan ada penolakan dari keluarga sendiri terhadap anda. Seolah anda adalah orang asing bagi mereka dan rasa-rasanya mereka mengatakan “huss, pergi-pergi….” Sadarilah bahwa hal tersebut adalah usaha untuk mengawaskan anda dari tempat perlindungan yang aman. Sebab biar bagaimana pun juga, anda masih memiliki hak di dalam keluarga. Jangan tinggalkan keluarga selama belum mampu menafkahi diri sendiri. Sekalipun anda merasakan getaran kebencian: bersabar, ikhlaskan dan rendah hatilah menghadapinya. Ketahuilah bahwa hampir semua masalah yang menimpamu adalah rekomendasi dari sistem atau organisasi tertentu. Itu bukan inisiatif pribadi (kebencian/ dendam pribadi) dari kaum keluarga dan sanak saudara anda. Tidak perlu membenci sanak saudara sendiri sebab biar bagaimanapun, akan ada masanya membutuhkan bantuan kecil mereka.

  10. Jebakan uang kapitalis yang tidak tulus.

    Hidup memang dipenuhi dengan ujian: untuk memperoleh apa yang diinginkan pasti ada tantangannya. Akan tetapi, berhati-hatilah menginginkan sesuatu yang terlalu besar. Jika anda seorang idealis yang sosialis, milikilah keinginan untuk menyetarakan diri dengan masyarakat lainnya. Mengambil tawaran besar yang tidak logis yang berasal dari entah berantah yang tidak jelas. Bisa menjadi jalan bagi kapitalis untuk mendatangkan masalah secara besar-besaran melebihi ujian yang pernah dialami oleh siapapun. Kapitalis yang tidak tulus mengincar kesombongan, kejatuhan, keterpurukan dan kelaliman anda menjadi nyata di tengah penderitaan. Oleh karena itu, jangan tergila-gila dengan hadiah besar yang tidak ada ujung dan pangkalnya. Lagipula ketertarikan terhadap uang yang sangat banyak secara otomatis mengubah anda menjadi salah satu dari kapitalis tersukses (bukan lagi sosialis yang sederhana).

  11. Dan lain sebagainya, silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Ada masa-masa paling berat dalam hidup dimana seolah-olah semua orang menjebak anda. Meskipun berteriak minta tolong, yang datang menolong pun akan turut menyakiti anda sampai idealisme anda tentang keadilan dalam masyarakat rontok. Jangan sampai kebencian dan dendam dalam hati menjadi kejahatan yang kasar (kekerasan fisik) atau halus (kekerasan verbal). Sebab hal-hal buruk tersebut bisa mereduksi kepedulian terhadap masyarakat hingga tidak mau tahu lagi tentang keadilan yang sudah ditetapkan Tuhan dan negara terhadap semua orang. Semua tergantung pada pilihan dan keputusan anda, karena masalah tersebut juga bisa membuat hidup berkembang ke arah positif.

Jika anda mulai merasa sebagai seorang idealis yang mulai memiliki hal-hal baru untuk dibicarakan kepada kawan, mungkin saja beberapa hal di atas pernah menyambar hari-hari anda. Berhati-hatilah, sebab hidup akan lebih menantang dan seolah-olah semua orang meninggalkan anda. Lantas, ada-ada saja orang tertentu yang ingin memisahkan anda dari keluarga dan orang di sekitarmu. Memang mereka seolah-olah menjadi pembawa masalah tetapi bila dihadapi dengan sikap yang positif bisa membuat anda menjadi pribadi yang lebih cerdas emosional bahkan bijak menjalani hidup. Sadarilah bahwa masalah yang mereka timbulkan bukanlah hal-hal besar yang sangat berbahaya melainkan hanya hal-hal kecil yang sepatutnya bisa anda tangani sendiri. Intinya adalah, apapun yang orang lain lakukan kepada anda, hindari membalas dendam seperti yang dipertontonkan di film-film atau game. Melainkan biarkan Tuhan dan negara yang membalaskan manusia sesuai dengan perbuatannya.

Salam, Hidup idealis
penuh tantangan.
Anda sosialis atau
diam-diam jadi kapitalis
terserah saja.
Yang penting jangan lupa
aturan-aturan & dasarnya
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.