Cara Menghilangkan Lupa-Ingat (Pikun) – Atasi Kelupaan Dengan Berkreasi Fokus Kepada Tuhan

Cara Menghilangkan Lupa-Ingat (Pikun) – Atasi Kelupaan Dengan Berkreasi Fokus Kepada Tuhan

Hati yang tertuju kepada Sang Pencipta membantu manusia mengendalikan diri

Mengontrol kehidupan tidak semudah yang kita bayangkan. Mengendalikan diri sendiri saja, hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa sedang yang lainnya kadang-kala bersikap kelewatan. Hanya ada satu pengendali yang dapat mengatur kehidupan manusia secara pribadi. Pengendali ini jugalah yang secara tidak langsung menghubungkan manusia yang satu dan manusia yang lainnya. Siapa lagi itu kalau bukan Roh Kudus? Dialah yang menghubungkan orang per orang lewat pikiran/ hati yang dipenuhi hadirat-Nya. Masalahnya sekarang adalah “apakah manusia sudah Terhubung dengan Allah dalam doa, firman dan puji-pujian untuk memuliakan-Nya.” Jika semua orang fokus kepada Tuhan maka Tuhan sendirilah yang akan mengontrol manusia ke jalan yang benar dan adil.

Zaman sekarang, tidak perlu menasihati orang lain tentang ini dan itu sebab ada Tuhan dalam hatin yang selalu menasehatinya dan ada orang tertentu yang ditunjuk khusus untuk tugas tersebut. Persoalannya adalah apakah dia dalam posisi fokus kepada Tuhan atau jangan-jangan hatinya sedang mengalami kekosongan. Sebagai orang tua perlu menasehati anak secara berulang-ulang sampai sikapnya sungguh-sungguh dibentuk menjadi pribadi yang baik. Satu hal nasehat yang perlu diulang-ulang kepada anak adalah aktivitas memuji-muji Tuhan dalam pikiran sendiri. Sebab aktivitas ini membuka jalan dan mengingat-ingatkan manusia untuk selalu aktif bersikap benar. Tuhan sendirilah yang membantu mengendalikan kehidupan manusia dari dalam dan luar agar mampu bersikap positif. Kecuali orang tersebut lupa memuliakan-Nya karena terlena dengan nikmat dunia ini.

Perubahan hati yang tertuju kepada Allah dikala dunia di sekitar kita mulai bergelora

Tahukah anda bahwa saat fokus kepada Tuhan, kita bisa menceritakan banyak hal? Hindari membatasi diri pada nyanyian-nyanyian biasa yang dilantunkan orang di dalam jemaat dan persekutuan rohani. Tetapi cobalah untuk bercakap-cakap kepada Tuhan seolah Dia sangat dekat seperti saat berdoa. Perubahan aktivitas pikiran dari yang awalnya memuji-muji Tuhan menjadi perbincangan doa, sifatnya sangatlah fleksibel. Saat suasana hati lagi baik, silahkan bernyanyi memuji Tuhan tetapi saat situasinya rumit dan pujian hati kepada Tuhan mulai tersendak (terpaksa berhenti), mulailah berdoa. Situasi rumit itu seperti saat sedang terjadi gangguan sosial: keributan, kegaduhan, perbantahan, pertengkaran; entah hal tersebut ditujukan kepada kita atau bukan.

Misalnya anda sedang bernyanyi memuliakan Tuhan: Haleluya sembah Tuhan, puji Tuhan, hebat Tuhan, dahsyat Tuhanku…. dst.
Tiba-tiba terjadi gangguan sosial yang membuat konsentrasi buyar dan pujian kepada Tuhan tersendak: langsung beralih ke doa!
Misalnya langsung berdoa dengan intonasi pelan/ lambat seperti: Tolong sabarkan, tolong kuatkan, tolong ampuni, tolong damaikan, tolong semua orang ya Tuhanrendahkan hatiku, beri ketenangan, beri kelapangan, beri keluwesan, bari apa yang baik dan jauhkan yang jahat, redupkan benci, hilangkan dendam, redakan amarah… dst.
Jika hati kembali tenang dan konsentrasi pulih, baliklah bernyanyi memuliakan-Nya: Halelluya mulialah Tuhan, besarkan Tuhan, agungkan Tuhan, Dia luar biasa, Dia segalanya yang kubutuhkan.

Peralihan fokus kepada Tuhan dari nyanyian ke doa sifatnya sangat adaptif: artinya tergantung kebutuhan dan tergantung sikon yang dihadapi. Situasi dan kondisi di lingkungan sekitar kita tidak bisa dikendalikan sepenuhnya. Peraturan yang ada juga hanya mengatur yang besar-besarnya saja sedang banyak hal-hal kecil yang berpotensi mempengaruhi konsentrasi berpikir. Bila pikiran yang memuji-muji Allah tiba-tiba terusik dan buyar oleh kekacauan kecil yang terjadi di sekeliling anda: jangan hentikan fokus berpikir! Tetapi mulailah mengalihkan nyanyian hati menjadi perbincangan satu arah (doa) kepada Yang Maha Kuasa. Penyesuaian ini sangat bermanfaat agar hati tidak kosong di saat situasi mulai memburuk.

Tips sederhana mengingatkan diri sendiri tentang kepentingan tertentu sambil memuliakan Allah

Sama halnya saat kita meminta Tuhan agar dimampukan untuk mengingat hal yang penting-penting dalam hidup sehari-hari. Kami pun dahulu adalah orang yang suka lupa-ingat tentang banyak hal. Namun saat mengikutkan hal-hal penting tersebut dalam lagu-lagu yang dilantunkan kepada Allah: daya ingat sudah lebih baik. Semua orang bisa melakukannya dengan memanfaatkan kreatifitas otak masing-masing. Memadukan aktivitas duniawi dengan puji-pujian kepada Tuhan tidak akan menimbulkan masalah sebab aktivitas duniawi tersebut baik adanya. Yang jelas-jelas tidak boleh adalah memuji-muji Tuhan di dalam hati sambil menyanyikan aktivitas duniawi yang jahat/ yang tidak benar. Selama kita berjalan di jalur yang benar dan adil maka selama itu pula kita tidak perlu ragu dengan tindakan yang akan ditempuh.

Biasanya kepikunan disebabkan oleh karena kita tidak membahas-bahas hal yang dianggap penting tersebut di dalam pikiran sendiri. Bisa juga karena pekerjaan yang terlalu padat/ banyak sehingga beberapa hal terlupakan. Jadi mulailah menyanyikan apa yang kelak perlu diingat untuk dilakukan dan kurangi kepadatan pekerjaan agar kepikunan mereda.

Ini akan menjadi pujian yang sangat mengasyikkan karena kita bisa menambahkan bumbu kreatif lainnya ke dalam nyanyian yang dilantunkan. Kita bisa mencari hubungan positif antara aktivitas yang perlu diingatkan dengan aktivitas rohani. Pastilah ada gap tertentu yang bisa dihubung-hubungkan antara ke dua hal tersebut sehingga menambah kosa kata saat fokus kepada-Nya. Jadi, penggabungan ini tidak hanya menghilangkan kepikunan (penyakit lupa-ingat) saja melainkan turut pula melatih kecerdasan dan kreativitas kita. Lakukanlah fusion secara rutin agar hari-hari tidak cepat menua dan hilang tetapi selalu semangat menjalani hari karena hati bersukaria menuturkan kuat kuasa Allah kita. Beberapa contoh sederhana telah kami persiapkan, berikut selengkapnya.

Misalnya nyanyian kepada Tuhan sambil mengingatkan kita untuk meminum air.
Allah yang terbesar,
Allah yang termulia,
Allah yang terhebat.
Ingatkan saya
tuk meminum air.
Firman-Mu bagaikan air,
membasuh jiwa yang kering,
memberi kesegaran alami,
melembutkan hati yang keras.
Pujilah Tuhan.
Besarlah Tuhan.
Hebatlah Tuhan.

Misalnya nyanyian kepada Sang Pencipta sambil mengatasi kelupaan kunci.
Allahku hebat.
Allahku dahsyat.
Allahku perkasa.
Tolong ingatkan
mengunci rumah.
Kunci hatiku
dengan firman-Mu.
Jangan biarkan
kejahatan masuk.
Kunci hatiku
dengan cinta-Mu.
Jangan biarkan
terbuai nikmat dunia.
Allah yang kuat.
Allah yang hebat.
Allah yang luar biasa.

Contoh nyanyian kepada Yang Maha Mulia sambil mengatasi lupa bawa buku.
Oh Tuhanku.
Kau pantas dipuja.
Kau pantas dipuji.
Mohon ingatkan
Tuk membawa buku.
Engkaulah satu
yang bawa hati
dalam kebaikan.
Bawalah hidupku
dalam kebenaran.
Bawa hidup ini
pada kehendak-Mu.
Engkau Allah
yang dipuji.
Engkau Allah
yang dipuja.
Kau pantas
ditinggikan.
Kau pantas
dimuliakan.

Harap diingat bahwa pada dasarnya beberapa kata kerja dan kata benda yang positif bisa dihubung-hubungkan dengan aktivitas rohani di hadapan Tuhan. Anda tahukan kata kerja atau kata benda dalam bahasa indonesia? Atau kalau tidak tahu, silahkan ambil kamus Bahasa Inggris, lalu amati kata kerja yang ada di bagian tengah atau belakang kamus tersebut. Silahkan buat setidaknya satu aktivitas rohani yang dapat dihubung-hubungkan dengan kata kerja tersebut. Jika di rumah ada Kamus Besar Bahasa Indonesia atau sejenisnya, silahkan cari kata yang di depannya ada simbol (v atau verba dan n atau nomina) lalu hubung-hubungkanlah kata tersebut dengan aktivitas rohani sehari-hari. Bila beruntung anda akan menemukan kata benda dan kata kerja positif yang bisa digunakan untuk menunjukkan “aktivitas Tuhan di dalam hidup kita” dan/ atau “aktivitas kita dalam mengikut Tuhan.” Bahkan beberapa kata negatifpun bisa kita ikutkan asal diarahkan pada hal-hal yang positif.

Kesimpulan

Jangan terpaku pada contoh yang kami berikan. Silahkan kembangkan pengetahuan berdasarkan pembacaan firman, buku rohani, bahan bacaan dari blog dan konten digital lainnya serta pengalaman pribadi. Bila perlu tulis syair lagu, doa dan materi lainnya yang perlu diingat berdasarkan situasi yang dihadapi. Semakin penting ingat-ingatan tentang sesuatu, perlu semakin sering hal tersebut diikutkan saat hati bersenandung. Lebih dari itu, belajarlah memadukan syair lagu sendiri dengan (kalau ada) lagu duniawi yang berputar di sekitar.

Manusia melupakan sesuatu karena tidak membahas-bahas hal tersebut di dalam hatinya. Bila sedang fokus kepada Tuhan, turut pula gabungkan ingatan/ memori penting tersebut sambil melakukan aktivitas seperti biasa (multitasking). Ini adalah upaya terbaik yang bisa kita lakukan agar penyakit lupa tidak kambuh lagi dan tidak menyebabkan kerugian moril maupun materil. Fusion antara keduanya membuat fokus kepada Tuhan terasa garing dengan manfaat yang diperluas. Tidak ada kegiatan yang lebih besar dan lebih banyak pengaruhnya dibandingkan dengan fokus kepada Sang Pencipta. Terlebih ketika hal tersebut dapat anda lakukan dengan membubuhi sepercik kreativitas yang digali secara personal. Memang harus kita akui bahwa ada stagnasi  saat memuliakan Tuhan di dalam hati (kata-katanya sama tetapi intonasi/ nadanya berbeda-beda): menyisipkan sepatah kata kreatif hanyalah gula-gula yang menambah manisnya hidup.

Salam, Saat hatimu
untuk Tuhan.
Kebiasaan lupa
akan menghilang
pelan-pelan dan
hidupmu akan
menjadi lebih baik
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.