Manusia Mengejar Yang Tinggi – Manusia Tidak Akan Tenang Sebelum Memiliki Semuanya

Manusia Mengejar Yang Tinggi – Manusia Tidak Akan Tenang Sebelum Memiliki Semuanya

Manusia unik dalam setiap gelora yang ditimbulkannya. Sesosok makhluk yang memiliki ciri khas yang otentik. Makhluk yang tidak dikuasai oleh tubuhnya yang besar tetapi dikendalikan oleh pikiran dari dalam. Suatu kumpulan sel yang memiliki konsistensi sedang mengendalikan tubuh yang besar tersebut. Sel-sel otaklah yang menangkap ide lalu mengekspresikannya di seluruh tubuh (tergantung bagian-bagian yang diperlukan). Pikiranlah yang menetapkan tujuan sehingga tubuh bergerak, entah itu ke sana atau ke sini. Tanpa perintah semu maupun langsung dari otak tidak ada bagian-bagian tubuh yang beraktivitas. Tujuan yang berbeda-beda antar manusialah yang membuat kehidupan indah bergelora.

Hati tertuju pada hal yang besar, menginginkan dan mengejarnya sekuat-kuatnya

Selama hidup di dunia ini tiap-tiap orang yang mampu berpikir tanpa terkecuali, pasti memiliki tujuan. Apa yang ada di dalam hati terngiang-ngiang terus di dalam benak sehingga mengarahkan bagian-bagian tubuh yang lain untuk melakukan fungsinya.  Ada waktunya dimana suatu tujuan bisa berubah dan dalam kondisi tertentu tersebut menjadi kejaran yang berusaha diraih dengan konsisten. Kita punya tujuan jangka panjang, jangka menengah dan jangka pendek. Biasanya tujuan jangka pendek mudah sekali berubah karena hal tersebut sudah tercapai atau gagal tercapai. Kegagalan suatu tujuan bisa membuat seseorang berhenti untuk mencanangkannya lagi atau malah semakin bersemangat untuk mengusahakannya. Semuanya itu tergantung dari pilihan hidup tiap manusia dan situasi yang dihadapi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa kecenderungan beberapa orang dalam menetapkan tujuan, mengikuti berbagai arus dunia yang dipopulerkan oleh media-media yang berseliweran. Sedang menurut kecenderungan panca indra, pengejaran tersebut berhubungan dengan hal yang tinggi-tinggi. Saat seseorang menyaksikan sesuatu yang menarik hatinya, pastilah akan mengincar hal tersebut. Itulah yang dituju hatinya dan diinginkan oleh setiap tulang dan darahnya. Ya, demikikianlah tujuan hidup berhubungan langsung dengan hawa nafsu manusia itu sendiri. Kecenderungan menghendaki sesuatu yang lebih merupakan wujud dari kekurangpuasan dari dirinya sendiri. Ini sangat dipengaruhi oleh kecintaan manusia terhadap hal-hal duniawi.

Semakin cerdas, semakin besar usaha, semakin berlebihan dari orang lain, semakin merusak

Orang-orang cerdas lebih giat bekerja untuk mengejar yang tinggi-tinggi. Sistem yang tidak membatasi manusia membuat kecerdasan seseorang bisa mempercepatnya untuk memperoleh pendapatan dan kekuasaan yang tertinggi. Mereka bisa melompati orang yang lebih berumur darinya ketika berusaha meraih sesuatu. Hawa nafsu semakin besar sebab dirinya bisa menjengkali apa yang akan dicapainya. Seolah semuanya itu semudah membalikkan telapak tangan. Akibatnya, kekayaan dan kekuasaan yang dimilikinya digunakan dalam hal-hal buruk karena moralitas jongkok. Orang cerdas yang sangat mencintai kenikmatan dan kemuliaan dunia dapat meraih sesuatu dengan cepat, biasanya cepat juga hal tersebut akan dimakan oleh jahatnya zaman ini.

Semakin banyak yang dicintai, semakin banyak yang dituju dan semakin banyak pula yang diinginkan. Dimana kecenderungannya tergantung dari sesuatu yang belum dimiliki, sesuatu yang memiliki nilai lebih: mungkin itu lebih tinggi, lebih besar atau lebih hebat). Pada dasarnya, memiliki tujuan itu baik adanya karena dengan demikian manusia tetap aktif dari waktu ke waktu. Sayang sekali bila aktivitas tersebut malah merugikan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar. Sebab pada titik tertentu sumber daya habis untuk memenuhi keinginan manusia yang tinggi-tinggi tersebut. Sehingga manusia-manusia cerdas berebut dan bersaing untuk memilikinya. Persaingan sengit yang lick berpotensi memicu perilaku menyimpang dan tindakan yang berlebih yang memicu kekacauan di dalam sistem bermasyarakat.

Macam-macam tujuan manusia dan peran sistem mewujudkannya

Memiliki tujuan bagus untuk membuat manusia itu tetap bergairah dalam menjalani harinya. Tujuan sorgawi sifatnya jangka panjang, sudah pasti menjadi satu hal yang paling diinginkan oleh siapapun. Tujuan lain yaitu tujuan duniawi yang sifatnya jangka menengah (dicapai selama hidup) senantiasa berubah tergantung dari apa yang sudah dimiliki dan dari hal yang tinggi-tinggi yang ditawarkan oleh sistem. Biasanya sistem perkapitalismean (bersifat kapitalis) menawarkan yang tinggi dan selalu berubah dari waktu ke waktu. Inilah yang dikejar beramai-ramai oleh hampir seluruh masyarakat terutama bagi mereka yang belum memilikinya dan cinta kepada hal-hal duniawi.

Sistem dapat melatih orang muda lewat hawa nafsunya dan memberi orang dewasa ketenangan hidup

Di sinilah sistem berperan menawarkan berbagai hal yang tinggi-tinggi untuk membuat orang-orang muda giat bekerja. Sebab mereka belum memiliki hampir semua hal yang ditawarkan tersebut. Di sisi lain, orang yang telah dewasa pada umur tertentu harusnya telah mencapai semua hal yang ditawarkan oleh sistem. Mereka mencapainya dalam hal per item jenis produk yang diperdagangkan. Walaupun dapat dipahami bahwa model berbagai produk akan terus dibaharui dari waktu ke waktu. Setidaknya orang dewasa telah tenang hatinya karena tidak ada lagi hal duniawi yang perlu dikejar karena semuanya telah dimiliki. Kecuali bagi mereka yang dewasa umur namun belum dewasa pikiran masih cenderung mengejar berbagai produk yang terus diperbaharui modelnya.

Adalah baik bagi manusia bila mengejar yang tinggi-tinggi, dengan demikian ada semangat yang besar untuk displin, tekun dan bekerja keras. Sekalipun hari-harinya ditantang oleh masalah, hati akan dilatih untuk bersabar menghadapi semuanya itu. Seorang muda tidak bisa lagi meraih sesuatu hanya dengan bermodalkan kecerdasan intelektual belaka. Melainkan biar bagaimana pun, dia harus melewati proses-proses kehidupan yang menguras emosi dan menuntut kesabaran. Agar lewat semuanya ini manusia dibentuk untuk bersikap dewasa selama menjalani hidup di dunia yang fana. Tentu saja tujuan lainnya adalah untuk melunturkan minat yang tinggi terhadap uang dan kuasa duniawi duniawi.

Sistem perlu mengajarkan kepada setiap orang bahwa ada saatnya dimana pengejaran akan hal-hal duniawi yang tinggi berhenti. Orang-orang yang memasuki usia dewasa dididik tentang “trend dunia yang berputar-putar.” Bahwa apa yang ditawarkan hari ini pernah ditawarkan di masa-masa sebelumnya, hanya saja pandangan mata melihatnya berbeda. Intinya adalah nama dan model boleh berbeda tetapi isinya sama. Mereka perlu berhenti dari usahanya yang sangat keras untuk menggapai hal-hal duniawi karena semua sudah dimiliki. Lantas mulai mengisi hati untuk mengejar hal-hal yang bersifat sorgawi, lebih mencintai keluarga dan lebih mengenal lingkungan sekitarnya. Ini membuat orang-orang dewasa dirangsang untuk lebih bijaksana dan lebih banyak berbuat baik kepada siapapun.

Saat menempatkan orang dewasa untuk berhenti mengejar yang tinggi-tinggi, bukan berarti mereka disuruh berhenti bekerja. Melainkan yang perlu diubah adalah tujuan hidupnya. Sebab masih banyak hal lain yang mereka butuhkan, seperti kebutuhan makan-minum sehari-hari, kebutuhan rumah tangga, rekreasi dan lain sebagainya.

Bagaimana jadinya bila sistem tidak bisa membuat orang dewasa hidup tenang secara materi?

Lain halnya bila sistem masih menawarkan hal yang lebih tinggi untuk dicapai oleh orang dewasa, semisalnya adalah kekuasaan. Pastilah orang banyak yang sudah berumur sekalipun akan mengejar hal yang begitu besar dan menawan tersebut. Terlebih lagi ketika sistem belum adil (penghasilan yang ditawarkan sangat tinggi) dan di sekitar kekuasaan tersebut sangat banyak sumber daya untuk dikendalikan secara otoriter (sesuka hati). Daya tarik penawaran besar ini bagaikan “gula yang tidak bisa ditolak oleh semut manapun.” Keadaan inilah yang secara langsung maupun tidak langsung menimbulkan kegaduhan besar di dalam masyarakat. Tentu tidak dapat dipungkiri bahwa konspirasi hitam yang berupaya menjebak dan menjatuhkan orang-orang tertentu akan berlangsung secara diam-diam dan terkesan berlebihan.

Ada baiknya, setelah pengetahuan disetarakan melalui keterbukaan informasi. Pendapatan antar profesi perlu juga disejajarkan tanpa terkecuali. Sebab saat suatu profesi bergaji tinggi dengan kemegahan hidup yang luar biasa (di atas rata-rata). Maka manusia lainpun akan mencari cara untuk beroleh pendapatan sama untuk membeli kemegahan hidup yang sama bahkan lebih lagi. Keadaan semakin merusak ketika reaksi antara kesombongan dan iri hati memicu persaingan tanpa kata yang ditunjukkan dengan pamer kemewahan yang bergonta-ganti. Aliran uang dalam sistem memang berputar sangat cepat karena tingginya persaingan tetapi turut pula mempercepat habisnya sumber daya alam yang tersedia. Lama-kelamaan akan memperparah kerusakan lingkungan yang memicu bencana alam dan bencana kemanusiaan.

Kesimpulan

Butuh sistem yang mengedepankan keadilan sosial agar hasrat manusia yang cenderung mengejar yang tinggi-tinggi terpuaskan. Kekuasaan adalah profesi (tidak lagi diperebutkan) akan disetarakan dengan menyerahkan setiap keputusan pada peraturan. Pendapatan antar profesi akan disamakan tanpa terkecuali. Pengetahuan disetarakan dengan keterbukaan informasi elektronik. Keadilan dari ketiga power tersebut akan menciptakan kehidupan bermasyarakat yang stabil. Tidak ada hal yang terlalu tinggi untuk dicapai sebab semua keluarga bisa mencapai apapun seperti keluarga lainnya. Membuat masyarakat hidup tenang karena keinginan duniawi telah terpenuhi. Pada satu titik pengejaran akan keduniawian berhenti karena semuanya sudah dimiliki (bukan berarti berhenti bekerja). Di sisi lain orang dewasa diajarkan untuk tidak lagi mengejar materi sebab apa yang ditawarkan hanya beda gaya saja. Sebaiknya mereka memberi waktu untuk mengejar hal-hal sorgawi, melatih moralitas yang lebih baik, lebih mencintai keluarga dan lebih mengenal lingkungan sekitarnya.

Salam, Hawa nafsu
timbul dari penglihatan
tentang hal yang besar-besar.
Manusia tidak akan tenang
sebelum memiliki semuanya!
Setarakan saja
agar ada stabilitas
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.