Kendala Terbesar Saat Diabaikan (Dicuekin) Orang Lain

Kendala Terbesar Saat Diabaikan (Dicuekin) Orang Lain

Hidup ini penuh dengan masalah, kalau tidak, tidak ada yang namanya kedewasaan apalagi kebijaksanaan. Kiranya semua kesemerautan itu tidak membuat hati melemah, semangat patah sehingga menyerah pada situasi. Akibatnya, jika situasinya baik, sikap kita membaik, namun saat situasinya buruk, sikap kita pun ikut-ikutan memburuk. Jadi, kita boleh pasrah dengan kondisi yang kurang menguntungkan tetapi jangan sampai hal tersebut mendorong kita untuk melakukan perbuatan negatif. Artinya, situasi yang kita alami jangan sampai mepengaruhi pikiran dan sikap sehari-hari. Anda perlu belajar membedakan antara sikon dengan kehidupan sendiri agar dimampukan untuk tetap konsisten menjalani hari.

Tidak ada kekuatan besar lainnya yang akan dikirimkan Tuhan selain dari pemikiran kuat, hati yang tabah dan otak yang kreatif saat menghadapi persoalan. Jangan berharap bahwa Tuhan akan menurunkan keajaiban maha dasyat dihadapan kita demi menyelesaikan soal-soal yang rumit itu. Sebab Tuhan telah berlaku adil terhadap semua manusia dengan menganugerahkan Roh-Nya yang kudus untuk membantu menyelesaikan kesemerautan hidup kita. Jadi, andaikata pun kita merasakan keajaiban, hal itu pasti terjadi di dalam pemikiran, ide-ide dan gagasan yang bersumber dari Roh Kudus. Jadi, kembangkanlah dirimu dengan senantiasa berkomunikasi dengan Tuhan lewat Roh, yaitu pikiran yang selalu fokus pada doa, firman dan puji-pujian untuk memuliakan nama-Nya.

Sayang, kekuatan Roh semakin melemah di dalam diri kita saat fokus mulai teralihkan kepada hal-hal negatif. Sebab kerusakan awal dan yang terbesar diderita seseorang bersumber dari otaknya. Bila otaknya mulai kehilangan fokus, besar kemungkinan hati menjadi lemah yang berimbas pada kekosongan jiwa. Kehampaan ini bisa saja diisi oleh energi lain yang dikenal dengan energi kedagingan yang syarat dengan kejahatan. Bisa saja orang yang pemikirannya telah diisi oleh energi negatif tidak merasa bersalah sebab menurutnya tidak ada kejahatan yang dilakukannya. Sebab secara diam-diam kejahatan tersebut telah mengotori tujuan-tujuannya dan ia menyadari hal itu tetapi enggan untuk mengakuinya. Semuanya ini dilakukan demi membela diri agar seolah-olah benar. Padahal di tempat-tempat sepi dan dalam kesendirian, ia telah merencanakan semuanya itu dengan matang.

Masalah yang terjadi dalam kehidupan kita merupakan salah satu cara terpopuler untuk menyerongkan fokus ke arah lain. Manipulasi persoalan semacam ini, kemungkinan akan menciptakan tipuan panca indra yang sangat berpotensi mengalihkan perhatian kita. Akibatnya, hati mudah sekali dikotori oleh berbagai pandangan-pandangan sempit yang semakin menyesakkan jiwa. Keadaan ini seolah-olah membuat beban kita semakin berat, sepertinya masalah yang kita hadapi sukar sekali. Suatu beban tanggungan yang rasa-rasanya melebihi kekuatan kita. Padahal semuanya itu menjadi sangat rumit karena kita terlalu fokus pada gejolak kehidupan yang sedang berlangsung. Bila kita tidak menyadari jeleknya hati akibat penyimpangan fokus, besar kemungkinan melakukan pelarian lewat sikap buruk terhadap diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar.

Pengertian

Apa yang dimaksud dengan diabaikan? Pada dasarnya pengabaian adalah proses, cara, perbuatan mengabaikan (tidak memedulikan, melalaikan – KBBI Offline). Sikap ini tidak seratus persen salah tetapi tidak juga seratus persen benar. Melainkan orang yang bijak akan tahu persis kapan dan apa-apa saja yang pantas diabaikan dan sebaliknya. Tiap-tiap orang perlu belajar menyesuaikan diri terhadap sesama dan lingkungan sekitarnya. Menghindari sikap yang terlalu sepele sekalipun di tengah kesalahan agar orang yang menyaksikannnya tidak mempersalahkan kita atas peristiwa tersebut. Yang pelu kita cuekin adalah hal-hal yang buruk. Sedangkan perhatian sangat baik untuk diberikan kepada kemanusiaan dan hal-hal baik yang menyertainya.

Apa-apa saja tanggapan manusia saat tidak dipedulikan orang?

Ada beragam sikap manusia saat dicuekin sesamanya. Ada yang menanggapinya dengan (1) mengejek balik, ada pula yang meresponnya dengan (2) menyombongkan diri. Tidak tertutup kemungkinan bahwa ada yang meresponnya dengan (3) melakukan kejahatan dan (4) ada yang berdiam diri saja serta ada juga reaksi yang (5) membiarkannya lalu tetap melanjutkan aktivitas yang ditekuninya. Semua reaksi ini mungkin awal-awalnya baik. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu akan terbuktilah bahwa beberapa di antaranya membuat kita tidak tentram dan tidak bahagia. Bila suasana hati yang buruk ini diabaikan lalu respon terhadap sikap cuek orang lain selalu kurang baik. Besar kemungkinan akan menciptakan rasa bersalah sehingga dihantui oleh ketakutan sendiri.

Kami tidak tahu, bagaimana sikap anda saat dicuekin orang lain. Tetapi yang kami pahami adalah, tidak ada ketenangan hati bila respon kita salah menanggapi sikap buruk tersebut. Seolah-olah ada suatu rasa menjengkelkan yang timbul setelah semuanya itu terjadi. Bahkan rasa menjengkelkan itu terus bertahan selama berjam-jam sampai berhari-hari. Inilah keadaan yang kebanyakan membuat pengabaian yang kita jalani, rasanya terlalu berat atau terlalu rumit. Belum lagi kalau masalah tersebut datang secara bertubi-tubi. Bisa-bisa membuat gelisah yang mendorong stres lalu mulailah pemikiran, perkataan dan perbuatan negatif mengotori hari-hari kita hanya karena diabaikan sesama.

Kami tidak menyarankan banyak hal kepada anda bila hal-hal buruk itu terjadi. Saran kami adalah, kalau anda dicuekin orang hindari mempersoalkan itu di dalam hati sendiri. Tidak perlu sampai mengupas tuntas kejadian tersebut, tidak perlu sibuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul dari dalam pikiran seputar peristiwa itu. Tidak perlu memikirkan terlalu jauh, apakah anda salah, apakah anda benar, apakah anda beruntung, apakah anda rugi, apakah musuh anda salah, apakah musuh anda benar, apakah musuh anda rugi dan apakah musuh anda beruntung lewat gejolak tersebut. Ketahuilah bahwa semua pembahasan pasca pengabaian beresiko memusingkan dan melukai hati. Luka inilah yang menggelisahkan hati lalu membuat stres, akibatnya sikap buruk berceceran.

Kesimpulan

Kendala terbesar saat keramahan kita dicuekin orang adalah bila fokus terus menelaah situasi tersebut. Seandainya, anda adalah penulis seperti kami, mungkin melakukan pembahasan tersebut jadi berarti saat dituangkan di atas kertas elektronik maupun kanvas manual. Akan tetapi, bila itu hanya dibahas-bahas untuk mencari pembenaran atau demi kepuasan atau untuk menguatkan hati: justru dampak negatifnya semakin jelas saja. Melainkan aktivitas positif kitalah yang melarikan fokus sehingga jauh dari situasi teguncang (tidak kacau atau kepala tidak pusing atau hati tidak terluka) saat gejolak sosial tersebut bergetar menggegerkan suasana.

Jangan terlalu dalam membahas kesalahan kecil: energi yang anda buang untuk itu tidak terbayarkan oleh siapa pun kecuali anda adalah seorang seniman.

Sadarilah selalu bahwa kita adalah manusia, bukan televisi, bukan smartphone, bukan komputer, bukan blog dan bukan media sosial tempat segala sesuatu dikupas tuntas sampai habis. Kita manusia hanya bisa fokus pada satu hal dalam suatu waktu. Bila fokusnya kita arahkan untuk membahas-bahas masalah recehan, tidak akan cukup waktu untuk menjabarkan semuanya itu. Justru semakin dibahas, semakin besar luka hati yang diderita. Melainkan biarkan saja sikap cuek tersebut (abaikan cueknya) lalu lanjutkanlah aktivitas positif yang dilakukan dari waktu ke waktu. Jangan berdiam diri saat situasi buruk menimpa tetapi teruslah fokus kepada Tuhan atau teruskan berbuat kepada sesama atau pelajarilah hal-hal baru atau bekerjalah memberi manfaat untuk diri sendiri, sesama dan lingkungan sekitar.

Salam, Otak anda bukan blog
tempat untuk mengupas tuntas segala hal.
Jangan kacaukan dirimu
membahas-bahas masa lalu
yang telah daluarsa.
Sebab biar bagaimanapun:
sepanjang apapun dan
selama apapun pembahasannya,
kejadian tersebut
tidak bisa diulang lagi!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.