Garam Yang Diracun (Garam Dapur Yang Aneh)

Garam Yang Diracun (Garam Dapur Yang Aneh)

Garam adalah salah satu komoditas penting untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh. Mineral yang punya andil besar untuk menjaga daya Tahan tubuh tetap berkualitas baik dan memperlancar proses peredaran darah. Ada begitu banyak manfaat dari NaCl, silahkan temukan sendiri dengan mengonsumsinya secara langsung setiap hari. Akan tetapi, beberapa orang yang merasa dirinya berkuasa berupaya untuk mengobrak-abrik garam alami kaya manfaat tersebut. Mereka melakukan berbagai cara agar panganan ini tidak dikonsumsi oleh orang-orang tertentu yang tidak mereka sukai. Cara-cara manipulasi inilah yang kerap kali menjauhkan orang dari mineral ajaib tersebut.

Kami adalah salah satu korban dari pialang garam yang mencoba untuk mengobrak-abrik pikiran positif seputar garam dan menimbulkan huru-hara lainnya di dalam kehidupan sendiri. Kejadian tersebut telah berlangsung selama berbulan-bulan dan selama itu pula, kami tidak mengonsumsinya sehingga banyak hal buruk yang kami alami secara pibadi. Yang kami lakukan hanyalah berusaha menyesuaikan diri dan menciptakan NaCl sendiri sehingga sakit pun pergi (berlalu) sesegera mungkin. Cara kami mengantisipasi kekurangan mineral adalah dengan lebih sering meminum air putih. Alhasil, kekurangan mineral itu tidak sampai membuat kami sakit karena sering-sering mengonsumsi cairan. Akan tetapi, lagi-lagi pialang garam tersebut berulah dengan meracuni air juga sehingga tidak dimungkinkan untuk sering diminum. Simak juga, Cara membuat mineral esensial sendiri.

Sekalipun air sudah sedikit tercemar dengan suatu toksin, kami tetap meminumnya lebih sering. Sebab efek racunnya tidak menyerang organ vital (misalnya jantung) melainkan hanya gigi dan mulut yang terasa kering. Dampak racun tersebut pada gigi sangat nyata tetapi beruntunglah kami diinspirasikan tentang aktivitas menggoyangkan kepala sehingga keadaan gigi kembali normal. Tetapi, lagi-lagi pialang garam tersebut berulah dengan meningkatkan jumlah racun pada makanan/ minuman yang kami konsumsi. Sehingga aktivitas kami tidak bisa lagi menyembuhkan peradangan pada gusi. Akhirnya kami memutuskan memberanikan diri untuk kembali mengonsumsinya. Sekalipun kami tahu betul bahwa NaCl yang ada telah diracun karena efeknya malah membuat mata mengantuk berat dan badan tiba-tiba kedinginan. Oleh karena itu, kami sangat hati-hati mengonsumsi mineral tersebut.

Kemungkinan besar masih ada jenis racun lainnya yang diberikan dalam NaCl. Artinya, versi racun yang diendapkan berbeda-beda. Jika yang kami temukan sendiri dalam bahan yang kami punya adalah sesuatu yang membuat mata mengantuk dan jantung melemah. Bisa jadi di tempat yang berbeda di daerah lain yang ada adalah pengotor sampingan lainnya. Sebab suatu kali kami mengonsumsi garam yang dibuat di wilayah setempat, efek racun yang ditimbulkannya adalah rasa sakit pada daerah ginjal. Oleh karena itu, sekali lagi anda harus bisa mengantisipasi ulah keji tersebut saat mengonsumsi mineral ajaib secara hati-hati. Agar sedapat-dapatnya kita meminimalisir bahaya yang ditimbulkannya. Tidak mungkin menghilangkan efeknya secara keseluruhan karena telah dikonsumsi sedikit.

Jika biasanya kita mengonsumsi mineral ajaib bersih bersamaan dengan air bahkan bisa melakukan hal tersebut secara berulang-ulang dalam satu hari. Akan tetapi untuk jenis garam aneh/ beracun yang ditemukan, sebaiknya hanya dikonsumsi bersamaan dengan makanan (maksimal satu atau dua kali sehari). Bila biasanya kita boleh mengonsumsinya sampai 1½ sendok teh (9 gram), maka untuk bahan yang telah diracuni hanya boleh dikonsumsi ½ sendok teh saja per harinya. Takarannya bisa lebih dikurangi atau ditambah menurut pengalaman sendiri. Itupun dimakan tidak sekaligus melainkan hanya di waktu makan pagi, siang atau malam saja. Caranya dengan mengambilnya menggunakan sendok sedikit saja lalu dicampurkan ke makanan yang dikonsumsi. Sesaat setelah dikonsumsi, bila anda merasa bahwa efek racunnya sangat kuat, tolong kurangi jumlah yang ditambahkan ke makanan di waktu-waktu berikutnya.

Setelah memahami efek racun dari garam yang dikonsumsi, akhirnya kami mulai mencari-cari cara khusus untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkannya. Karena mengantuk dan badan menjadi dingin sepertinya merupakan gejala dari keadaan lemah jantung. Maka yang perlu kami lakukan adalah mengonsumsi lebih banyak air dengan meningkatkan intensitas minum. Setelah itu kami juga berupaya untuk berolahraga dengan lari-lari kecil di sekitar rumah. Tidak lupa menggoyangkan kepala agar otak segera mengirimkan sel dan larutan penyembuh ke area yang sakit. Kami harap bahwa dua-tiga aktivitas sederhana ini bisa membantu mendorong toksin yang terlanjur masuk ke dalam tubuh bersamaan dengan intake garam dapur yang telah ditabur racun secara diam-diam oleh orang-orang yang memiliki pengaruh besar di negeri. Selengkapnya, Cara menyembuhkan racun dingin.

Begitu kejamnya seorang pialang dalam suatu dinasti yang merajalela. tetapi kami dimampukan Tuhan untuk menghadapinya dengan sabar dan santai. Sebab tidak mungkin mereka membuat sesuatu yang berlebihan (lebay) karena hal tersebut malah bisa dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Kebencian kami mulai dibersihkan karena menyadari kenyataan bahwa “selama kita hanya dikasih sesuatu, selama itulah kita hanya bisa pasrah menerima pemberian tersebut apa adanya. Namun jika apa yang kita terima diperoleh dengan cara dibayar menggunakan uang nyata (elektronik), maka kita bisa menuntut ganti rugi atas berbagai keanehan yang kita temui untuk sesuatu yang telah kita terima itu.” Inilah enaknya orang yang mandiri hidupnya, bisa menuntut karena telah membayar penuh sedangkan yang dikasih cuma-cuma hanya bisa legowo dan mencoba bertahan di tengah badai.

Kesimpulan

Sebelum mengonsumsi NaCl aneh yang telah diracuni secara rutin, sebaiknya ketahuilah terlebih dahulu cara mengantisipasi efek toksinnya. Ini semata-mata sebagai langkah antisipasi agar dampak yang dirasakan tubuh kelak lebih minimal.

Ada dua jenis garam yang bereda di dalam masyarakat, ada yang memang benar-benar bersih dan ada pula yang telah dicampurkan dengan sejenis toksin dalam kadar tertidur. Apabila anda beruntung dimana dinasti yang berjaya adalah orang baik anak Tuhan yang suka menebar kasih, mudah-mudahan dapat membeli NaCl yang bebas dari toksin. Akan tetapi, bila dinasti yang berkuasa di atasmu adalah manusia keji yang suka menebar kejahatan lewat racun yang terdapat pada garam dapur: berhati-hatilah mengonsumsinya. Sebenarnya, tubuh manusia bisa menghasilkan mineral sendiri dengan cara meningkatkan keseringan mengonsumsi air dan rutin menggoyangkan kepala. Akan tetapi, bila kadar toksin pada makanan/ minuman tertentu telah ditingkatkan: dua langkah antisipasi yang kita usahakan akan terasa gagal. Sebab keadaan organ tertentu menjadi sangat rapuh oleh serangan rasa sakit yang penuh ketidaknyamanan. Oleh karena itu, tetap konsumsi mineral ajaib yang telah diracuni tersebut, hanya saja jumlahnya batasi dan kurangi dari biasanya. Justru bila dimakan terlalu banyak akan menyebabkan penyakit ringan sampai berat yang berkepanjangan (memperlama penderitaan anda).

Salam, NaCl kadang bersih
kadang tercemar
pelajarilah cara mengenali
dan mengantisipasinya
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.