Penyebab Dan Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah Kering

Penyebab Dan Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah Kering

Kesehatan manusia terhubung dari satu organ ke organ lain lewat rangkaian rumit yang disuplai oleh sel-sel transpor pembawa nutrisi dan oksigen. Keadaan pada organ yang satu sudah pasti berpengaruh pada organ yang lain, terutama terhadap bagian tertentu yang menjadi pabrik pengolah/ penghasil/ pembersih. Semakin lama durasi aktif suatu organ, semakin vital manfaatnya terhadap maju-mundurnya kebugaran fisik, misalnya jantung. Sedangkan organ lainnya yang rutinatasnya tidak sepanjang hari: memiliki pengaruh yang minim terhadap kesehatan fisik manusia. Bahkan bagian-bagian tersebut dapat terpisah dari tubuh (misalnya karena kecelakaan) tapi tidak akan berpengaruh banyak terhadap kesehatan fisik manusia.

Telapak kaki dan tumit merupakan bagian yang sangat jauh dari tubuh. Jantung membutuhkan kekuatan yang cukup memadai agar aliran darah yang berisi cairan nutrisi non esensial dapat sampai secara memuaskan. Demikian juga saat kembali: perlu tekanan yang memadai untuk membawa keluar sisa-sisa metabolisme agar dapat dibersihkan di daerah hati dan ginjal. Apabila keadaan jantung melemah maka bagian bawah tubuh tersebut turut merasakan akibatnya. Biasanya, suplai darah yang tidak adekuat akan menunjukkan gejala permukaan kulit yang mendingin, tidak sehangat kulit pada bagian lainnya. Sekalipun demikian, bukan berarti bahwa aliran darat sama  sekali tidak mengalir melainkan yang terjadi adalah perlambatan kecepatan aliran.

Faktor yang menyebabkan kaki pecah-pecah dan kering

Biasanya, keadaan ini sangat jelas dapat kita saksikan dialami oleh mayoritas lansia. Mereka yang sudah mulai ubanan dan keriput akan menerima itu apa adanya. Tidak ada lagi protes atau usaha-usaha untuk menyembuhkan gejala tersebut. Semuanya akan dihadapi, seolah tidak terjadi apa-apa dan sama sekali tidak merasa ada kelainan dalam dirinya. Mungkin keadaan ini disebabkan oleh karena tidak ada lagi yang menuntutnya untuk menyembuhkan kondisi tersebut, baik oleh orang-orang di sekitarnya maupun oleh media-media yang bertebaran. Akan tetapi, keadaan ini menjadi sangat kritis jika dialami oleh manusia mudah, belum menikah atau sudah menikah dan berumur dua puluhan tahun ke atas. Berikut ini, alasan mengapa tumit dan sekitarnya pecah-pecah padahal kerjanya di dalam ruangan terus.

  1. Kurang beraktivitas.

    Aktivitaslah yang membuat kita berasa hidup. Tanpa beraktivitas, kita sama saja dengan benda tak bernyawa yang cenderung mengalami banyak gangguan di dalam tubuhnya. Salah satu alasan seseorang tidak beraktivitas adalah banyaknya orang yang membantu pekerjaan yang rutin dilakukannya. Memiliki banyak orang yang menolong kita saat melakukan ini itu, memang rasanya sangat baik. Akan tetapi, bila kita hanya memanfaatkan manusia lain untuk mengerjakan seluruh tanggung-jawab pribadi: inilah yang kurang baik. Artinya, jangan serahkan semua tugas-tugas anda kepada orang lain, tetapi sedapat-dapatnya bekerja bersamalah dengan orang lain untuk mengerjakan tugas-tugas tersebut.

    Orang yang beraktivitas, dimampukan untuk memiliki tingkat kebugaran fisik yang baik. Peredaran darah dalam tubuhnya menjadi lancar dan normal adanya. Demikian juga halnya dengan syaraf-syaraf motorik maupun autonom akan mengantarkan dan mengedarkan informasi yang tepat dari dan ke otak. Gangguan pada syaraf atau pembuluh darah bisa memicu banyak penyakit yang salah satu gejalanya adalah pecah-pecah pada tumit dan telapak kaki. Artinya, gejala pecah-pecah ini akan menjadi gejala sekunder setelah seseorang menderita penyakit tertentu (gejala primer).

  2. Kurang meminum air putih.

    Lebih dari tujuh puluh persen tubuh manusia terdiri dari cairan. Ini memang baik adanya, tetapi masalahnya adalah air tersebut mudah sekali hilang dari dalam badan. Biasanya, hilangnya lewat penguapan kulit, pernapasan paru-paru dan pencernaan (BAB serta BAK). Kulit adalah salah satu komponen tubuh yang memiliki kadar air terendah ke empat setelah kuku, rambut dan tulang.

    Seseorang yang mengalami dehidrasi kronis tidak menyadari bahwa dirinya sedang kurang minum. Jika keadaan yang kurang menyehatkan ini terus berlanjut selama berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Bisa dipastikan bahwa kondisi kulitnya mengalami dehidrasi sehingga melekang, terlihat pecah-pecah.

  3. Kepikunan akut atau kronis.

    Sifat lupa ingat pasti dialami oleh siapa pun. Hanya saja, alasannya mungkin berbeda-beda antara orang yang satu dan yang lainnya. Di antara semua penyebab kepikunan, yang paling parah adalah menurunnya tingkat kecerdasan akibat minimnya aktivitas. Biasanya penurunan kecerdasan yang paling dramatik dialami oleh mereka yang lanjut usianya. Posisi yang sudah berada dipuncak kemakmuran, semua beban hidup yang telah teratasi dan pekerjaan yang sudah tidak ada lagi secara berangsur-angsur membuat lansia pensiunan semakin banyak mengalami gangguan kesehatan, salah satunya di bagian tumit dan telapak kakinya.

Cara mengobati tumit dan telapak kaki yang pecah-pecah

Bukan orang lain, tetapi kami sendirilah yang mengalami gejala melemahnya kesehatan fisik secara keseluruhan termasuk tumit & telapak yang seolah-olah dipotong-potong secara diam-diam oleh alien dari planet lain. Mungkin ada orang yang berpikir bahwa keadaan ini disebabkan oleh konspirasi pihak tertentu untuk menakut-nakuti. Tetapi sadarilah baik-baik bahwa keadaan ini disebabkan oleh kelalan sendiri. Karena kami berhasil melaluinya, maka sekarang kami akan mewartakan kebenarannya kepada para pembaca. Berikut selengkapnya, tips dan trik untuk menyembuhkan tumit dan telapak kaki yang mulai-mulai retak tanpa sebelumnya dilukai.

  1. Selalu aktif.

    Bila kita beraktivitas: ada banyak tulamg, otot dan sendi yang bergerak. Pergerakan ini secara tidak langsung melenturkan pembuluh darah dan syaraf-syaraf di sekitarnya. Sehingga pembuluh darah yang mungkin tersumbat, dilancarkan kembali. Syaraf-syaraf yang tegang juga dirilekskan kembali sehingga informasi yang dibawanya dapat disampaikan seluruhnya baik dari otak maupun dari seluruh tubuh.

    Ada tiga aktivitas utama yang sangat kita butuhkan, yaitu fokus kepada Tuhan, belajar dan bekerja. Bukankah kita melakukan hal-hal terseub secara silih berganti dari hari ke hari? Sekalipun dalam hidup kita tidak banyak masalah, berilah waktu untuk membaca firman, mendengarkan firman, mempelajari firman dan memuji-muji Tuhan di dalam hati. Walau kita sudah berumur dan tidak lagi berada di bangku sekolah, berilah kesempatan untuk mempelajari hal-hal positif di dunia ini, misalnya dengan membaca buku, koran, majalah dan lain-lain. Walau kekayaan melimpah ruah dan tidak ada yang menuntut kita untuk kerja keras: tetaplah miliki kesibukan positif sendiri untuk diselesaikan tiap-tiap hari. Mungkin hal itu berkaitan dengan kebersihan, hobi, berbuat baik terhadap sesama dan lain-lain.

  2. Minumlah air 2-3 liter per hari.

    Meminum air itu tidak boleh sekaligus. Beberapa orang yang melakukannya banyak-banyak mengaku agak mual. Minumlah dua-tiga teguk saja tetapi lebih sering dilakukan. Sebab kandungan air dalam tubuh kita hilang setiap detik melalui proses pernafasan dan penguapan permukaan kulit. Oleh karena itu, sistem penggantian cairan yang kita lakukan juga perlu berkelanjutan. Minumlah tiap lima belas menit atau tiap setengah jam. Sering-sering minum, membantu kita untuk selalu ingat aktivitas tersebut.

  3. Mengatasi kepikunan agar bebas sakit.

    Ada dua aktivitas yang sangat penting dalam hidup ini, yaitu meminum air dan menggoyangkan kepala. Dua hal tersebut manfaatnya sangat vital terhadap kesehatan fisik. Lupa salah satunya bisa memicu penyakit akut atau kronis yang ringan sampai berat.

    Agar kita dapat menghafal aktivitas minum, berupayalah untuk mengenali tandanya. Bila kita bahas lebih dalam maka dapat ditemukan bahwa tanda kunci dari kekurangan air adalah rasa yang tidak nyaman dalam gigi dan mulut. Bau mulut, sakit gigi dan ngilu pada gigi serta sariawan merupakan tanda-tanda awal dari kurang minum. Termasuk rasa terbakar di dalam tenggorokan akibat naiknya asam lambung (GERD) merupakan pertanda kunci dari kekurangan cairan.

    Vitalnya manfaat menggerakkan kepala tak terbantahkan. Sebab pusat data kehidupan manusia berada di dalam otak dan satu-satunya penghubung antara kepala dan badan adalah leher. Oleh karena itu, leher yang selalu bergerak leluasa merupakan salah satu syarat untuk menjadi orang yang selalu sehat. Tanpa leher yang sehat maka segala informasi yang disampaikan dari dan ke seluruh tubuh akan mengalami bias. Resikonya adalah metabolisme tubuh menurun dan kemampuan bertahan hidup berkurang sehingga manusia cenderung lebih cepat tewas akibat melupakan kebiasaan ini.

    Ada banyak cara untuk tetap menggerakan kepala agar leher bebas dari kekakuan. Berupayalah untuk selalu melakukannya saat mendengarkan lagu atau saat menyanyikan lagu. Kita juga bisa mengangguk-angguk dengan santai saat sedang memuji-muji Tuhan di dalam hati. Demikian halnya juga saat kita sedang beramah-tamah kepada sesama, anggukkanlah kepala anda sehingga suara dan badan serasa menyatu menciptakan suasana yang hangat. Lebih dari pada itu, saat kita berolahraga, lakukanlah selingan sambil menggerakkan kepala ke atas, ke bawah, ke kiri dan ke kanan.

Kesimpulan

Pernahkah anda menyaksikan tanah-tanah pertanian yang kering setelah musim kemarau berkepanjangan melanda? Apa yang terjadi dengan permukaan tanah tersebut? Pasti permukaannya retak-retak dan melekang. Demikianlah juga tubuh manusia yang mengalami dehidrasi kronis. Suatu kebiasaan buruk kurang meminum air putih karena berbagai alasan. Dimana keadaan tersebut biasanya tidak disadari oleh si penderita. Artinya, sekalipun sedang mengalami kekurangan air, mereka merasa biasa saja dan melanjutkan aktivitasnya sehari-hari. Ini dikarenakan tubuh telah menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut. Akan tetapi, sekalipun demikian, banyak hal yang dikorbankan ketika kita mengalami kekurangan air selama bertahun-tahun, yaitu timbulnya uban, keriput dan salah satunya adalah tumit-telapak kaki pecah-pecah.

Salam, Kulitpun bisa melekang
akibat kekeringan kronis
yang dialami tubuh
selama bertahun-tahun
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.