Saat Anda Dan Lawan Anda Mengetahui Informasi Yang Sama?

Saat Anda Dan Lawan Anda Mengetahui Informasi Yang Sama

“Beda zaman, beda orangnya, beda pembawaannya!” Apa macam zaman anda pernah hidup? Beberapa orang yang berumur panjang akan diberi kesempatan untuk mencicipi rupa-rupa nikmat yang berbeda-beda di waktu yang berbeda pula. Ada beragam sudut pandang yang dapat ditinjau sebagai permulaan dari segi keras lembutnya situasi yang dihadapi manusia. Orang yang tumbuh dan berkembang di zaman yang keras, dimana-mana ada pemarah, keluarga kerab berantakan dan kejahatan terjadi di depan mata. Ada pula orang yang tumbuh dan berkembang di zaman yang lembut, tidak ada pemarah sebab semua manusia adalan penyabar yang mampu menemukan ketenangan dalam dirinya sendiri.

Seburuk apapun zaman yang pernah kita lalui. Itu tidak akan terbawa-bawa dalam kehidupan kita, asalkan kita tahu kemana hidup ini tertuju. Apabila tujuan kita adalah duniawi maka seperti layaknya kelakuan orang-orang duniawi demikianlah ekspresi sehari-hari. Lihat saja televisi, itula keduniawian yang penuh kekerasan, penipuan/ manipulasi, kemunafikan dan kepura-puraan belaka. Bila tujuan kita adalah hal-hal duniawi, yakni materi dan kemuliaan. Niscaya semua kepicikan itu akan menjadi sikap kita, cepat atau lambat. Akan tetapi, manusia yang menujukan hidupnya kepada sorga, akan terus dibaharui tindak-tanduknya sehingga layak dihadapan Tuhan, sekalipun dirinya masih bergumul dengan keduniawian.

Jangan khawatir, semua orang bergumul dengan sifat-sifatnya yang khas mirip orang-orang dunia. Kami juga dahulu demikian sampai mengenyam pengalaman pahit akibat melakukannya. Rasa sakit yang kami derita dulu telah memantapkan hati untuk mengikut jalan Tuhan, jalan kebenaran dan keadilan. Tidak ada penyesalan karena penderitaan di masa lalu, malah merasa beruntung telah dibuat menderita oleh orang-orang di sekitar lingkungan kami hidup. Itu momen pahit yang penuh kemaknaan. Karena kami telah merasakan manfaatnya maka tidak dendam kepada siapa pun. Bahkan kami memberkati orang-orang yang dahulu ngejahatin kami, karena hasil perbuatan mereka membuat diri ini tangguh, tak mudah bimbang, tak cepat cemas dan tak kecanduan dengan dunia.

Sekalipun pencapaian kepribadian kita sudah memadai seperti kebanyakan orang dewasa, bukan berarti masalah akan berhenti. Tetapi soal-soal kehidupan tidak serta merta berakhir sebab justru kematangan kepribadian ini membuat orang semakin tertarik terhadap kita. Keuntungannya adalah, kita sudah mengenyam pencobaan tersebut selama ribuan kali sehingga tinggi pengalaman sampai membuat kita terbiasa. Tidak ada lagi pertanyaan yang membingungkan untuk dijawab sebab semuanya sudah jelas dan tekad sudah bulat untuk menempuh jalan Tuhan. Yang terpenting untuk mengisi hari adalah selalu ada aktivitas positif yang dikerjakan. Menyelesaikan suatu hobi yang juga bermanfaat bagi orang lain adalah kesibukan yang membuat hati terlena dengan hal-hal baik, sehingga keburukan menjauh.

Orang-orang yang berseberangan dengan kita, mungkin saja ada banyak tetapi janganlah pikiran sibuk memikirkan mereka. Memikirkan keberadaan lawan kita membuat pikiran bias, ada takut-takutnya hingga beresiko membuat hari-hari memusingkan. Lagi pula, bila setiap orang yang mengusik, kita anggap sebagai musuh maka seluruh dunia rasa-rasanya telah memusuhi kita. Sebab yang namanya keusilan bisa datang dari siapa saja bahkan dari mereka yang di dekat kita sekalipun. Mengingat-ingat perlakuan mereka dan menyebut-nyebut nama mereka di dalam hati justru semakin mempertebal rasa permusuhan. Oleh karena itu, lupakan lawanmu, anda pasti bisa menangani keusilan mereka. Bukankah anda sudah mengalaminya berulang-ulang kali?

Sadarkah anda bahwa ketika kita berkembang maka lawan-lawan kita juga turut berkembang. Tetapi tenang saja, perkembangan kepribadian kita bisa melampaui batas karena berkenaan dengan kebaikan terhadap diri sendiri yang tidak jauh-jauh dari kasih Kristus Yesus. Sedangkan perkembangan orang yang diam-diam menentang kita lebih kepada teknik cobaan hidup yang mereka lakukan. Mereka tidak mungkin melewati batas sebab semua sudah ada aturannya dan diri mereka sendiri adalah standarnya. Artinya, orang lain tidak menguji anda dengan sesuatu yang dirinya sendiri tidak mampu menghadapinya. Karena dia dan orang pada umumnya bisa menanggungnya maka kita pun semoga bisa menahannya.

Mungkin yang agak merisaukan kita adalah ketika cobaan hidup itu datangnya bertubi-tubi. Kita perlu kesabaran ekstra untuk menanggung penderitaan ini. Berhati-hati mengendalikan emosi sendiri agar jangan sampai melakukan pelarian dengan menikmati hidup, memamerkan kelebihan dan menjelek-jelekkan kelemahan musuh. Sadarilah bahwa apa-apa bisa saja terjadi karena sejak dari awal mereka menentang kita maka mereka cenderung melakukan apa yang tidak kita sukai. Melakukan sesuatu yang berseberangan dengan pengetahuan kita. Semata-mata untuk memicu rasa jengkel dan kesal di dalam hati sehingga sikap kita amburadul merusak diri sendiri dan menyakiti orang-orang di sekitar.

Kesimpulan

Lawan-lawan anda bisa saja melakukan hal-hal yang bertentangan dengan keyakinan anda. Tidak perlu jengkel dengan sikap tersebut, tetaplah baik! Tetapi mereka tidak dapat semena-mena melakukan hal-hal yang bertentangan dengan aturan. Ketahui aturannya dan saat mereka salah kumpulkanlah bukti-bukti (rekaman, gambar, video dan lain-lain).

Pengetahuan dan wawasan yang kita miliki adalah informasi yang dapat dibaca oleh musuh. Mungkin saja ilmu tersebut dari pemikiran sendiri atau dari sumber-sumber adekuat dilapangan (buku offline/ online, blogger, vlogger dan website lainnya). Sadarilah bahwa apa yang anda tahu pasti diketahui oleh lawan sehingga besar kemungkinan, mereka melakukan hal-hal yang bertentangan/ berlawanan. Tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa kadang-kala mereka bisa juga melakukan hal-hal yang sejalan dengan informasi yang anda yakini. Hanya saja tujuannya agak mengarahkan anda pada sikap/ keputusan/ pilihan yang buruk, misalnya membanggakan diri, iri hati, marah, berlaku keras dan lain-lain. Apakah mereka akan membuat hal yang berlawanan atau sejalan dengan pengetahuan & wawasan anda? Tidak ada yang tahu! Mintalah tuntunan Roh Kudus untuk mencerna situasinya supaya selamat sampai akhir (walau guncangannya kadang memilukan).

Salam, Orang yang menentang
melakukan apa yang bertentangan.
Ditanya kenapa?
Sudah dari sononya.
Semoga mereka
hanya melakukannya
saat di depan kita.
Sedang sifatnya
di belakang kita
sejalan dengan
kebenaran
dan keadilan
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.