Imunodefisiensi Mengawali Penuaan

Imunodefisiensi Mengawali Penuaan

Ada satu kelompok dalam darah manusia yang berperan aktif untuk melawan berbagai zat-zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Kelompok ini disebut dengan sistem imun yang terdiri dari banyak golongan dan sub golongan. Anda bisa mempelajari semuanya jika mengambil kuliah di bidang sains khususnya imunologi. Selama kelompok pembela ini kuat maka selama itulah kesehatan seseorang akan tetap terjaga stabil. Bahkan bisa dikatakan bahwa paparan terhadap penyakit bisa ditahan imbang sampai beberapa level menunggu tindakan positif (pengobatan) dari yang bersangkutan. Sayangnya, tinggi-rendahnya daya tahan tubuh berbeda-beda untuk masing-masing manusia.

Ada pendapat yang meyakini bahwa orang yang rentan dengan penyakit karena daya tahan tubuh lemah adalah kelompok balita dan orang lanjut usia (lansia). Selain itu, mereka yang pernah terkena kanker atau tumor juga diketahui memiliki sistem imun yang lemah. Mereka perlu mewaspadai sumber-sumber yang rawan dengan penyakit. Menghindari kunjungan ke tempat dengan banyak orang sakit, misalnya fasilitas kesehatan. Sebab kerentanan terhadap kuman menjadi sangat tinggi. Mudah tertular dengan penyakit ringat seperti infeksi saluran pernapasan yang disertai dengan gejala batuk dan/ atau flu. Gangguan nyata biasanya terjadi dalam rongga mulut, misalnya panas dalam, bau mulut dan gigi busuk.

Imunodefisiensi bisa terjadi karena asupan gizi yang kurang adekuat, gen yang lemah, penyakit degeneratif (tumor, kanker), faktor keturunan dan aktivitas seseorang. Faktor-faktor tersebut bisa dialami satu untuk setiap pasien atau beberapa hal dialami oleh satu pasien. Semakin banyak faktor yang memicunya maka semakin rendah sistem imun pasien yang bersangkutan. Orang dengan gangguan imun semacam ini akan mengalami/ menderita banyak penyakit seumur hidupnya. Pengobatan yang adekuat dapat memperpanjang umur pasien. Akan tetapi, pasien tanpa pengobatan intensif cenderung lebih berumur pendek. Oleh karena itu bila anda melihat orang yang mudah sakit di sekitar anda, sarankan untuk berkunjung secara rutin ke fasilitas kesehatan terdekat.

Khusus untuk imunodefisiensi akibat intake yang kurang adekuat umumnya disebabkan oleh kurang minum air dan garam. Air adalah pelarut yang mempelopori aktivitas transportasi di dalam tubuh. Orang yang kurang minum cenderung mudah mengalami dehidrasi yang turut memicu penyakit lainnya. Bahkan bisa dikatakan bahwa hampir semua sakit yang timbul dalam diri manusia lebih banyak disebabkan oleh kekurangan air. Coba bila tidak minum selama beberapa jam (6 jam), maka bau mulut akan bersarang di antara bibir yang merekah lebar. Bahkan beberapa di antaranya lebih bau dari Raflesia Arnoldi. Dehidrasi dalam waktu lama dapat menyebabkan sariawan, bibir pecah-pecah, burn heart, gigi ngilu, busuk dan lain sebagainya.

Garam dan air fungsinya mirip-mirip, yaitu sama-sama berupaya menetralkan berbagai antigen yang masuk dalam tubuh. Hanya saja, perbedaannya adalah kerja air putih membersihkan tubuh sifatnya lambat sedangkan garam dapat melakukannya dengan cepat. Inilah alasannya, mengapa garam banyak digunakan sebagai bahan pembuat obat. Alasan utamanya adalah karena senyawa ini merupakan baffer yang tinggi sehingga segala potensi asam atau basa yang berlebihan dan berpotensi merusak dapat dinetralkan segera dari dalam tubuh. Sebab pada dasarnya, segala penyakit yang terjadi dalam diri manusia menyebabkan perubahan tingkat keasaman di sekitar bagian tubuh yang sakit.

Tubuh lansia biasanya memiliki keasaman yang meningkat dari orang muda. Ini bisa disaksikan lewat keriput yang mulai muncul di atas kulit. Penyebab utama keriput adalah kadar air yang banyak terkuras dari dalam tubuh akibat kebiasaan lupa meminum air. Keadaan ini disertai dengan penurunan tingkat metabolisme tubuh akibat minimnya aktivitas. Inilah awal bencana yang membuat kesehatan seseorang semakin menurun. Sebab turunnya metabolisme tubuh turut pula menyebabkan berkurangnya jumlah sel-sel imun yang dihasilkan. Keadaan inilah yang disebut dengan imunodefisiensi yaitu berkurangnya daya tahan tubuh karena produksi yang tidak mencukupi. Akan tetapi, hal ini bisa diantisipasi dengan mengonsumsi air garam manis hari demi hari.

Semakin tua manusia, makin berkurang metabolisme tubuhnya, makin rendah sistem imunnya maka makin tinggi resiko mengidap berbagai penyakit, baik yang akut maupun kronis. Akibatnya, ketergantungan terhadap garam sangatlah tinggi semata-mata untuk memacu metabolisme, mengembalikan kekebalan tubuh bahkan kekuatan dari masa muda pun bisa kembali. Sayangnya, kita tidak bisa menjamin bahwa garam selalu ada di sekitar, terlebih ketika mobilitas terbatas sehingga kita perlu menemukan alternatif untuk kembali meningkatkan metabolisme tubuh pada batas maksimal sehingga keadaan imunodefisiensi tidak melanda dan berbagai penyakit bisa terhindari.

Satu cara meningkatkan metabolisme tubuh yang sangat populer di antara masyarakat adalah dengan berolahraga. Akan tetapi, kita terbatas oleh waktu dan tenaga sebab banyak hal lainnya yang kita lakukan untuk menghabiskan hari. Padahal yang namanya meningkatkan metabolisme dibutuhkan secara terus menerus. Untunglah ada satu trik rahasia untuk membuat metabolisme tubuh berada pada taraf yang memadai, yaitu dengan menggoyangkan kepala terus-menerus. Teorinya adalah otak sebenarnya memerintahkan tubuh untuk melakukan metabolisme yang memadai tetapi kekakuan di leher telah menghambat pengiriman informasi tersebut. Jadi, saat kita menggoyangkan kepala, metabolisme tubuh akan tetap berasa normal sekalipun sedang tidak melakukan apa-apa.

Kesimpulan

Menganggukkan kepala membantu tubuh untuk menghasilkan sel-sel imun yang berkualitas dan berkuantitas baik. Bisa jadi aktivitas ini adalah salah satu cara efektif untuk mencegah penuaan sampai seribu tahun ke depan.

Imunodefisiensi pasti dialami oleh mereka yang lanjut usianya bahkan beberapa pemuda pun mengalaminya. Ada banyak faktor yang menyebabkannya seperti yang kami sebutkan di atas. Khusus pada bagian ini kami membahas penyebab dari jalur makanan dan aktivitas. Makanan terbaik untuk daya tahan tubuh adalah air dan garam: H2O bekerja lambat namun NaCl bekerja cepat untuk menetralkan sumber penyakit. Orang yang kurang minum air dan garam beresiko menderita penyakit akut hingga kronis. Aktivitas yang kurang memadai di masa tua menurunkan metabolisme tubuh sehingga faktor imun yang diproduksi ikut menurun yang berimbas pada makin merajalelanya penyakit. Bagi anda yang mampu menjangkau garam yang sehat, konsumsilah itu bersama dengan air sehingga rasanya ada manis-manisnya. Akan tetapi, jangan khawatir bagi yang belum menemukan garam yang sehat, “goyangkan terus kepala anda sambil bernyanyi, sambil memuji Tuhan, sambil bekerja dan belajar. Niscaya imunodefisiensi tertinggal jauh dibelakang!”

Salam, Daya tahan tubuh
menurun saat tua.
Konsumsi air garam manis
atau goyangkan kepala anda
naik turun setiap waktu.
Alhasil sistem imun membaik
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.