Non Stop Hits Memuji-Muji Tuhan – Puncak Kejenuhan Hidup Adalah Kenikmatan

Non Stop Hits Memuji-Muji Tuhan – Puncak Kejenuhan Hidup Adalah Kenikmatan

Tidak ada kekuatan yang lebih besar di alam semesta selain dari kekuatan Allah. Dialah yang telah menciptakan segala sesuatu dan termasuk kita adalah salah satu dari sekian banyak ciptaan Allah. Manusia tidak spesial dan tidak lebih hebat dari ciptaan lain yang terkecil sekali pun. Tetapi yang terjadi pada kita adalah dipercayai untuk mengelola isi bumi. Karena manusia adalah penguasa di bumi, bukan berarti kita bisa sesuka hati mengeksplorasinya. Melainkan yang diharapkan adalah, manusia bisa memanfaatkannya dengan bijaksana sehingga penggunaannya tidak menyebabkan gangguan keseimbangan lingkungan. Sebab sadar atau tidak, bukan hanya kita yang berhak hidup di dunia ini melainkan makhluk di sekitar kita pun berhak untuk mencicipi kemakmurannya.

Satu saja pemberian Tuhan yang kita miliki lebih dibandingkan makhluk lain adalah kemampuan berpikir. Lewat berpikir, kita dapat menghasilkan sesuatu yang disebut dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membantu menyelesaikan banyak tugas-tugas selama hidup. Sayang, lewat pikiran jugalah keadaan kita bisa jauh lebih buruk dari makhluk manapun karena mengekspresikan sifat yang amburadur penuh kedagingan. Sebab yang menguasai hati adalah sifat-sifat negatif yang membuat seseorang syarat dengan kebinatangan. Kekejaman dan kekejian sifat dapat menguasai seseorang saat hidupnya hanya fokus kepada dunia ini. Tidak ada yang bisa menghilangkan sifat-sifat buruk ini selain daripada Tuhan itu sendiri.

Agama tidak membuat anda terkoneksi dengan Allah secara terus-menerus, sebab kebaktian di rumah-rumah ibadat sifatnya hanya di waktu-waktu tertentu saja. Satu-satunya yang membuat kita selalu terhubung dengan Tuhan adalah pikiran/ hati yang selalu tertuju kepada sorga. Kita mengenal aktivitas fokus kepada Tuhan lewat bernyanyi memuliakan-Nya, membaca firman-Nya dan mendengar/ mempelajari firman-Nya. Khusus untuk memuji-muji Tuhan merupakan kekuatan yang dapat mengalahkan segala energi kedagingan dalam hati manusia. Kita bisa bernyanyi di dalam hati saja, bernyanyi menggunakan alat musik, bernyanyi sambil menari maupun gabungan dari kesemuanya itu.

Sadarilah saudara-saudara bahwa saat di sorga nanti, pekerjaan kita sampai selama-lamanya adalah memuji-muji Tuhan. Memang ada tugas-tugas lain yang akan diberikan tetapi memuji dan memuliakan nama Tuhan lebih dominan. Jadi sakarang, mengapa rumah sendiri tidak kita ubah menjadi sorga? Caranya adalah dengan membawa kebiasaan penghuni sorgawi ke dalam kehidupan kita dimulai dengan memuji-memuliakan Tuhan di segala waktu. Anda bisa melakukannya dengan berbagai cara: bisa bernyanyi dengan suara indah bersama teman-teman sambil menggunakan alat musik. Atau bagi yang sedang sendiri, bisa memuliakan Bapa dengan bernyanyi di dalam hati secara terus-menerus.

Inilah rahasia kehidupan. Saat kita bernyanyi memuliakan Tuhan menurut nada-nada yang terngiang di dalam pikiran. Pasti ada waktu bosannya…. Tetapi jangan menyerah pada kebosananmu saudara lalu menghentikan aktivitas fokus kepada Tuhan. Melainkan tembuslah kebosananmu dengan terus aktif memuliakan Tuhan sehingga bosannya pecah menjadi kenikmatan. Tidak masalah kalau anda mengulang-ngulang kata-kata pujian tersebut tetapi lakukan secara terus-menerus. Non stop dari saat bangun di pagi hari sampai tidur di malam hari. Pada posisi inilah kenikmatan memuji-muji Tuhan berasa kentara menyukakan hati tanpa henti. Bahkan sekali pun situasi yang anda hadapi sedang pilu, tidak ada rasa sedih melainkan hati ini selalu bersukaria di dalam puji-pujian kepada Allah kita.

Mulai saat ini anda harus belajar cerdas agar mampu bernyanyi memuji Tuhan sambil melakukan pekerjaan seperti biasanya. Belajar dan berlatihlah melakukan ini saudara agar saat bekerja pun hati tetap bersukacita. Apapun pekerjaan anda: menyapu lantai, mencuci piring, mencuci pakaian, memasak, berkendara, bertani, berkebun dan pekerjaan kantor lainnya. Upayakan agar aktivitas yang kita lakukan diisi dengan puji-pujian kepada Tuhan. Saudaraku, kalau anda tidak mampu multitasking (bekerja sambil memuji Tuhan dalam hati), maka ambillah waktu di sela-sela pekerjaan anda untuk bernyanyi dalam hati memuliakan Allah. Misalnya saja, anda sedang melakukan tugas dengan konsentrasi tinggi, tidak perlu fokus kepada Tuhan melainkan fokus dahulu pada pekerjaan yang hendak diselesaikan. Akan tetapi, ambil waktu istirahat setelah 15 atau 20 menit bekerja, untuk memuji-muja Tuhan secara khusus (tanpa bekerja selama 30-60 detik saja).

Bagi teman-teman yang suka main game, jangan hanya fokus bermain saja sepanjang hari. Melainkan puja-pujilah Tuhanmu di dalam hati sepanjang permainan berlangsung. Tentu saja, kita baru boleh memainkan permainan apa pun setelah tugas-tugas di dunia nyata selesai. Jangan sampai kehidupan kita terbengkalai hanya karena kecanduan game. Sebab permainan beresiko membukukan pikiran sehingga otak tidak lancar saat berpikir. Seolah pikiran kita karatan dan sangat lambat karenanya. Akan tetapi, solusi jitu untuk memperlancar alur pikiran yaitu dengan senantiasa memuliakan Tuhan selama permainan berlangsung. Bila memang tidak dimungkinkan untuk multitasking, ambillah jeda istirahat setelah 15/ 20 menit bermain, untuk sejenak memuji-muji Tuhan secara khusus (tanpa memainkan game selama 30-60 detik saja).

Ketahuilah saudara, kita tidak bisa berbuat baik kepada sesama bila aktivitas memuji-muji Tuhan jarang dilakukan. Sebab sadar atau tidak, kita butuh semangat untuk melakukan kebaikan dimana semangat itu awalnya di dapatkan lewat kenikmatan yang kita rasakan saat memuliakan Allah. Terlebih lagi ketika kita sedang dalam upaya mengasihi musuh, kita butuh lebih banyak semangat untuk mensuport motivasi sehingga kita bisa ramah kepada lawan sekali pun mereka kadang mengabaikan kebaikan itu. Kembali lagi memuji-muji Tuhan dalam hati agar kita tidak down/ jatuh mental memikirkan sikap buruk lawan. Anda harus mampu menerobos rasa bosan memuji Allah dengan terus-menerus melakukannya sampai suasana hati kita berubah sukacita tak bertepi.

Kesimpulan

Taklukkan kejenuhan dengan terus-menerus melakukannya.

Memuji Tuhan itu gitu-gitu aja tetapi karena selalu dilakukan jadi mendarah daging sehingga kita dikuatkan hatinya dan dihiburkan jiwanya. Justru saat kita tidak melakukannya, jadi terasa ada yang kurang: inilah pertanda bahwa kita sudah terbiasa memuliakan Tuhan di dalam hati.

=

Variasi memuji Tuhan sifatnya minimal tetapi yang lebih penting adalah melakukannya dengan tekun. Kita bisa menemukan kata-kata pujian dalam Alkitab atau bisa juga menemukannya langsung dalam keseharian yang dijalani. Jika dimungkinkan, hubung-hubungkan nyanyian anda dengan apa yang sedang dihadapi saat itu. Kita bisa membuat gerakan kecil saat melakukannya, misalnya menggoyangkan kepala (gerakan yang bermanfaat bagi kesehatan). Ini adalah salah satu cara agar kita tidak hanya aktif otak tetapi juga aktif fisik. Di atas semuanya itu, lakukanlah dengan niat yang tulus tanpa nafsu ingin lebih dari orang lain.

Saudara-saudara, jangan menyerah pada kebosanan hidup melainkan hidupkanlah aktivitas anda dengan non stop hits memuliakan Tuhan di dalam hati. Kalau bisa menguasai aktivitas multitasking ini maka ribuan bahkan jutaan masalah yang kita hadapi sehari-hari dapat diselesaikan secara mandiri. Tidak masalah kalau kata-kata pujian kita kepada Tuhan itu-itu saja; keadaan ini memang awalnya membosankan tetapi jangan menyerah, melainkan terus dan teruslah mengagungkan nama-Nya sampai nikmat menerobos hati. Jiwa yang selalu bersukacita tidak mampu didukakan oleh masalah apapun. Sebab ada kegirangan dan sorak-sorai yang menyisihkan rasa sedih. Di tengah penderitaan pun ada sukacita bahkan anda dimampukan untuk selalu ramah terhadap musuh bebuyutan sekalipun. Haleluya!

Salam, Jangan hanya
satu dua-jam saja
memuliakan Tuhan.
Berusaha totalitas
karena aktivitas ini
adalah penyemangat
sekaligus motivasi
terkuat untuk terus
bersikap positif
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.