Kebahagiaan Mengenang Penderitaan

Kebahagiaan Mengenang Penderitaan

Masalah yang kita hadapi bukanlah akhir dari segala sesuatu. Seandainya anda tetap benar dan terus berupaya untuk melakukan apa yang baik tanpa pamrih, niscaya semuanya akan berbalik arah pada waktunya Tuhan. Keadaan tidak mungkin begitu-begitu saja bagi orang yang senantiasa berusaha melakukan yang terbaik. Jangankan ada perubahan besar, setidak-tidaknya rasa sedih ditengah masalah sudah tidak ada lagi. Bahkan hampir tidak ada lagi rasa sakit apalagi air mata saat situasi sangat menyudutkan kita. Semua ketabahan dan kesabaran yang dimiliki saat mencerna peliknya situasi, pada akhirnya akan mendatangkan rasa senang saat dikenang.

Saya tidak tahu, apakah anda pernah mengenang masa-masa silam yang sulit untuk dilalui. Tetapi, entah bagaimana caranya, anda bisa melaluinya. Di tengah derasnya penderitaan, anda merasa telah kehilangan rasa sehingga pahitnya hidup tidaklah dirasa mencekik sekalipun hari-hari berada di ujung tanduk. Tak ada lagi yang dapat membuatmu sedih dan tak ada juga yang dapat membuatmu senang. Di dalam segenap kesesakan hidup yang terjadi, tidak pernah sedikitpun membiarkan diri kehilangan Tuhan dan tidak pernah juga membiarkan rasa benci terhadap orang lain berkembang di dalam hati. Kita seolah hanya mempedulikan apa yang benar saja sedangkan kemalangan yang kita alami tidak ditarok di dalam hati/ tidak mau diambil pusing.

Kami tidak tahu dengan pasti, apakah anda pun merasakan kenangan yang menyenangkan ini atau tidak. Memang di masa silam hal-hal yang menyakitkan itu seolah berlalu begitu saja tanpa meninggalkan rasa, entah itu rasa senang atau sedih. Akan tetapi, setelah bertahun-tahun lamanya, ingat-ingatan akan tragedi di masa lampai seolah sangat menyukakan hati waktu dikenang kembali. Bagian yang mungkin membuat kita merasa kagum adalah “bagaimana mungkin kita bisa melalui beban seberat itu?” Inilah kekaguman sesaat yang memicu kebanggaan dan kesenangan sekaligus. Oleh karena itu,  di tengah semua nikmat yang kita kenang tersebut, jangan lupa merendahkan diri dan menganggap bahwa semuanya itu terjadi karena kuat kuasa Tuhan. Peran kita hanyalah nol koma nol sekian persen (0,0+%) saja, lebih dari itu Tuhan yang berkarya melindungi dan menyelamatkan kita dari jerat dosa.

Dalam satu perkara, kita terjebak oleh hal-hal pelik yang sesungguhnya sangat sepele, namun segolongan orang membesar-besarkannya. Membuat hal tersebut seolah-olah telah merugikan dirinya, walau sesungguhnya belum terjadi apa-apa. Keadaan ini jelas membuat kehidupan kita berada diujung tanduk. Tetapi hal trsebut tidak menciutkan tekad untuk tetap bertahan dan berupaya menemukan solusi yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang benar. Kami sendiri sama sekali tidak ingat bagaimana caranya lolos dari persoalan tersebut. Kami bersyukur Tuhan menyelamatkan dengan caranya, indah pada waktunya.

Seperti itulah kebanyakan masalah yang sering datang dalam kehidupan kami. Awalnya menganggapnya sepele tetapi ada-ada saja orang yang membesar-besarkan hal tersebut. Ini juga menjadi peringatan bagi kami sampai sekarang untuk tidak menyepelekan apapun di dunia ini. Kesalahan besar ataupun kecil sama saja. Tidak perlu disembunyikan, ungkapkan saja apa adanya. Lalu jangan lupa untuk meminta maaf, semoga masih ada kelapangan hati, toh kesalahannya bukan sesuatu yang serius (tidak mendatangkan kerugian besar). Sekalipun demikian, tetap saja akibatnya sangat nyata dalam kehidupan kami, sampai membuat badan lelah keliling-keliling mencari tempat jawaban yang tepat.

Kebanyakan persoalan yang terjadi dalam hidup ini mendorong kita untuk melakukan lebih. Ini bagus bila anda sudah terbiasa melakukan banyak pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari. Akan tetapi, bagi mereka yang belum terbiasa membuat dirinya repot akan sangat kesulitan menjalani momen yang menyakitkan tersebut. Mereka yang terbiasa hidup mudah dan instan akan menemukan gejolak besar dalam dirinya sehingga tidak mampu menjalani proses pelik itu. Oleh karena itu, belajarlah aktif bekerja memberi manfaat kepada sesama. Sebab pekerjaan berbuat baik kepada sesama dan lingkungan hidup adalah aktivitas yang tidak ada habisnya. Terbiasa aktif bekerja dari kecil, membuat kita siap repot dan siap berlelah menjalani hari.

Sukacita mungkin tidak anda rasakan di tengah penderitaan terkecuali jika hati sedang tertuju memuji dan memuliakan nama Tuhan. Sekalipun demikian selalu sadari bahwa setelah semuanya itu berlalu: orang yang mampu menjalaninya tanpa sikap yang buruk akan menjadikan hal tersebut sebagai pengalaman yang berharga. Suatu ingat-ingatan yang jika dikenang akan menimbulkan sukacita dan puji-pujian kepada Allah dari waktu ke waktu. Anda bisa mengaktifkan kenangan ini kapan saja yang membuat kita berdecak kagum terhadap masa lalu sambil berupaya untuk memuji-muji Tuhan dalam setiap waktu. Sebab fokus positif ini adalah aktivitas yang menjadi tonggak utama kebahagiaan hidup.

Apapun yang terjadi dalam kehidupan anda, terima sajalah itu apa adanya kawan… Sebab kita hanyalah manusia biasa yang tidak berkuasa atas sesuatu yang besar-besar. Melainkan kita telah dibebankan/ diperintahkan untuk patuh dan tunduk kepada orang-orang yang lebih besar dari kita. Namun harap dipahami bahwa kepatuhan dan ketaatan terhadap pemimpin tidak boleh keluar dari jalur kebenaran. Artinya, sistem yang tidak mengarahkan kita kepada hal yang benar dan adil, sebaiknya diwaspadai dan dijauhi saja. Kita perlu menyuarakan kegagalan sistem itu dalam forum yang tepat. Selama komunitas yang menopang kita mengarah kepada hal positif, selama itulah kita perlu mematuhi dan mentaati mereka. Akan tetapi, saat sistem mulai berubah negatif, berhentilah dan jangan ikut-ikutan dalam aksi pembodohan tersebut.

Kesimpulan

Jika di bawah titik nadir saja anda dapat bertahan, betapa bahagianya dirimu di hari-hari biasa! Sebab kenang-kenangan dari masa-masa suram adalah kesuksesan menjalani beratnya persoalan hidup. Berbahagialah kawan, sebab bila di masa lalu saja Tuhan sanggup menolong kesulitan hidupmu. Niscaya, sekarang pun Ia yang membimbing anda untuk keluar dari masalah yang sedang anda hadapi. Lantas bagaimana sikap anda? Maukah anda menunggu inspirasi-Nya sambil tetap bersikap positif selama menjalani hari?

Bila anda sedang sedih hati karena begitu banyak masalah yang datang tiba-tiba namun menghempaskan kita jauh-jauh. Tidak perlu terlalu dibawa pusing sampai ke atas tempat tidur. Melainkan mulailah ingat-ingat betapa banyaknya soal-soal kehiduopan yang telah berhasil kita lalui di waktu-waktu sebelumnya. Jika bisa mengingatnya maka kita akan berdecak kagum dalam kesyukuran kepada Yang Maha Mulia. “Adalah beruntung sekali, bila kita menyadari bahwa himpitan persoalan hidup yang menimpa kita tidak melemahkan dan tidak sampai menghancurkan kita. Melainkan dengan semuanya itu, kita justru beroleh kemurahan hati Tuhan. Penyertaan-Nya yang kuat dan besar tidak akan terbalaskan sampai kapanpun. Ditambah lagi, semuanya itu telah meningkatkan berbagai aspek dalam hidup kita seperti keikhlasan, ketabahan, pengetahuan, bakat/ keahlian, kebijaksanaan dan lain-lain.

Salam, Kenanglah cobaanmu di masa lalu
niscaya hati menjadi senang berbahagia
karena besar dan ajaib perbuatan
Allah yang penrah kita cicipi
.

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.