10 Ketakutan Yang Menjauhkan Kita Dari Hal Baik

Ketakutan Yang Menjauhkan Kita Dari Hal Baik

Tidak ada manusia yang tidak memiliki rasa gentar. Setiap dari kita memilikinya dalam aspek tertentu, mungkin itu sama dengan orang lain tetapi mungkin juga berbeda. Sifat manusiawi ini tidak dapat dilepas sama sekali tetapi dapat diarahkan kepada hal-hal positif. Justru tanpa hal ini, manusia cenderung bersikap sombong, merasa lebih dari yang lain dan merasa berhak berkuasa atas manusia lainnya. Beruntunglah setiap dari kita diberi kelemahan/ kekurangan sehingga lewat kekurangan itulah ketakutan kita diperbesar. Oleh karena itulah tiap-tiap orang merasa terpanggil untuk percaya kepada pribadi yang lebih kuat darinya. Siapa lagi yang lebih kuat, yang kita pegang dengan teguh selain daripada Allah kita yang kemuliaannya memenuhi seluruh bumi.

Rasa takut merupakan sesuatu yang baik asal kita bisa mengarahkannya kepada hal-hal yang tepat. Misalnya saja, takut kepada Tuhan Yang Maha Esa, takut melanggar aturan, takut mengingkar janji, takut telat dan berbagai-bagai bentuk lainnya. Selama kegentaran kita mengarahkan hidup menjadi orang yang lebih baik, lebih benar dan lebih adil. Maka selama itulah kegentaran kita terhadap sesuatu bermanfaat adanya. Berupayalah untuk menemukan sesuatu yang pantas ditakuti dari sekian banyak hal yang menakutkan di bumi ini. Bila sudut pandang yang diambil tepat dan waktu (momennya) pas maka kegentaran tersebut akan membantu kita menjadi lebih hati-hati, lebih siap, lebih baik, lebih benar, lebih adil dan lain sebagainya.

Sadarilah bahwa ketakutan itu bisa ditimbulkan oleh pengetahuan salah yang dimiliki. Kesalahan ini bisa timbul karena disengaja dan bisa juga tanpa sengaja. Pengetahuan yang sengaja disebarkan untuk menakut-nakuti seseorang/ sekelompok orang dengan memfitnah hal-hal yang baik dan benar: dilakukan dengan sengaja. Akan tetapi, di sisi lain ada pula rasa takut yang timbul tanpa sengaja: karena direspon terlalu berlebihan (lebay) sehingga sesuatu yang seharusnya baik berubah jadi menakutkan. Setiap dari kita pasti pernah merasakan dampak dari kedua tipe tersebut; perbedaannya mungkin ada yang menyadarinya lalu berubah; tetapi ada pula yang tidak mampu memahami hal tersebut sehingga jatuh semakin dalam dan semakin lemah karena rasa takutnya.

Bentuk-bentuk ketakutan yang membuat kita semakin jauh dari kebaikan.

Rasa takut adalah batasan yang tidak mampu kita lampaui. Atau disebut juga sebagai suatu kegentaranl yang melebihi batas-batas kemampuan kita sebagai manusia biasa. Rasa ini merupakan pedang bermata dua yang berujung positif tetapi bisa juga berujung negatif. Terkhusus pada bagian ini, kita akan mempelajari dan mengambil contoh-contoh tentang kegentaran ambigu yang kerap disebar secara sengaja oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Sangat disayangkan kalau ada yang terjebak olehnya sebab hal-hal yang menakutkan itu sebenarnya tidak ada sama sekali. Berikut ini akan kami jelaskan beberapa jenis ketakutan yang melemahkan bahkan merugikan anda.

  1. Takut ramah.

    Ramah tamah adalah kebaikan yang sangat sederhana lagi gratis: artinya anda tidak perlu membayar sepeser pun untuk mewujudkan hal-hal tersebut. Luapkan saja sepatah dua patah kata untuk menyapa orang, itu sudah cukup. Sayang, pengalaman menyaksikan orang lain dan diri sendiri diabaikan menciptakan trauma sehingga enggan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.

    Bagi yang sudah berpikiran dewasa, tidak akan meninggalkan hal positif ini. Sebab paham betul manfaat dibalik aktivitas tersebut. Jika terus melakukannya pada momen yang tepat niscaya tingkat kesabaran dan kecerdasan lama-lama semakin baik serta tentulah saja ada pahalanya di akhir zaman kelak. Perhatikan kekuatannya: bisa dengan mengeluarkan suara, tersenyum, mengangguk atau gabungan dari ketiganya.

    Kebiasaan ramah adalah salah satu tantangan terbaik untuk melepaskan kita dari zona nyaman kehidupan. Agar tidak terlena terus dengan hal-hal yang menyamankan hati yang kalau kebanyakan bisa membuat lemah hati dan mental rapuh.

  2. Takut sendiri/ sepi.

    Sendiri memang angker terlebih kalau rumah kita dengan rumah tetangga sangat jauh. Tapi keuntungannya tidak ada keributan, benar-benar hening sekeliling. Kalau anda tinggal di pemukiman yang padat penduduk, tidak ada hari yang dilalui sendiri sekalipun kita hanya seorang di rumah. Sebab ada keramaian di kiri-kanan, muka-belakang.

    Tahukah anda bahwa di tengah keramaianpun terkadang seseorang merasa sepi sendiri? Seolah suara-suara dan gemuruh di sekitarnya tidak terasa sama sekali. Ada pula yang takut sendiri saat malam hari di kamar sepi. Saking takutnya, bila perlu menutupi seluruh kaki sampai kepala dengan selimut tebal. Ketakutan saat sendiri membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa. Sesungguhnya kalau kita melihat ke dalam hati maka akan menemukan hadirat Tuhan lewat Roh-Nya. Pujilah Allah di dalam hati niscaya perasaan sendiri itu akan terlupakan dan lenyap.

  3. Takut meminum air.

    Kronologi pertama: anda menderita penyakit bengkak kaki. Ada teman yang mengatakan bahwa itu adalah penumpukan cairan: jangan minum air banyak. Lantas menerima saran tersebut begitu saja dan mengurangi intensitas minum. Padahal air adalah komponen mayoritas di dalam tubuh kita, bagaimana mungkin kita membatasi konsumsinya dengan jumlah yang sangat sedikit?

    Kronologi kedua: anda merasa bahwa air minum telah diracuni lalu memutuskan untuk sedikit saja meminum air. Bila anda membiasakan hal ini niscaya umur hidup menjadi lebih pendek. Kemungkinan besar air yang diracuni hanyalah yang ada di gelas anda. Silahkan ambil air yang biasanya diambil bersama berbagi dengan anggota keluarga lainnya: biasanya tidak ada anggota keluarga yang menguji anda dengan meletakkan secercah toksin di teko keluarga.

    Anda boleh membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi tetapi jangan batasi konsumsi air. Minumnya dua tiga teguk saja tetapi dikonsumsi secara berulang-ulang. Andai itu berjangka maka waktunya adalah sekali dalam 15 menit sampai 20 menit saat cuaca panas.

    Airlah yang membuat sel-sel kita tetap waras dan tidak melakukan metabolisme menyimpang demi meresponi dehidrasi lokal. Jika air sudah sangat kurang maka tinggal menunggu waktu sampai sel menggila jadi tumor atau

  4. Takut makan – menikmati hidup.

    Saat anda mencicipi bahwa makanan yang dikonsumsi sehari-hari agak aneh, bukan berarti jangan makan sama sekali. Melainkan yang diperlukan adalah bijak makannya secukupnya: sedikit saja. Pada masa-masa genting memang terlalu banyak mengonsumsi sesuatu malah mendatangkan efek yang menjengkelkan dalam hidup kita.

    Di atas semuanya itu, harus kita yakini bahwa tidak ada orang yang hendak mengakhiri hidup kita. Sebab manusia zaman sekarang menyadari adanya karma dan hukum tabur tuai. Bila ada yang meracuni anda, itu hanya menakuti saja biar lebih hati-hati atau agar jumlah makanan yang kita konsumsi sedikit dikurangi dari porsi biasa (bukan tidak menikmati hidup sama sekali – kecuali anda memang ingin berpuasa).

    Tidak makan sama sekali saat kegiatan lagi padat cenderung membuat tubuh lemah, mudah ngantuk dan kerjaan tidak selesai. Cobalah untuk mengidentifikasi makanan yang dikonsumsi. Mungkin saja lauk-pauknya yang terkontaminasi sehingga masih sisa nasi. Anda bisa menyingkirkan (tidak dimakan) lauk pauk dan sayurnya tetapi nasi dan air putihnya perlu anda konsumsi juga.

  5. Takut garam.

    Ketakutan terhadap garam sebagai penyebab utama penyakit jantung tidak sepenuhnya benar. Dari pada menyalahkan mineral ajaib ini, lebih baik periksa lagi kebiasaan anda saat meminum air apakah sudah tepat jumlahnya 2-3 liter per hari? Bila anda mampu memenuhi kebutuhan air yang tepat maka garam tidak akan meracuni.

    Bila memang garam di tempat anda bisa menimbulkan masalah, silahkan tambahkan sedikit saja. Senyatanya kalau garam itu sehat bisa diminum bersama air: dalam kadar isotonik 0.9 gram per liter akan berasa ada manis-manisnya. Inilah bahan dasar minuman elektrolit yang dijual di pasaran.

    Kita bisa juga menemukan senyawa yang bermanfaat Ini di kecap, kopi, susu, minuman bersoda, ikan teri/ kering dan lain sebagainya. Alternatif selain garam dijual banyak dipasaran. Silahkan perhatikan kandungan natrium atau sodium pada kemasan yang cukup banyak. Itulah kunci perisa makanan yang alami.

  6. Takut kopi.

    Kopi sianida sangat populer di tahun berapa itu? Kami sendiri lupa tapi memang trend tentang kopi yang mudah diracun sangat santer kala itu. Tapi tahukah anda bahwa kopi sangat bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas jantung anda? Manfaatnya sama seperti garam yang bisa meningkatkan efektifitas kinerja otot jantung sehingga badan tidak lagi terasa dingin. Sebab jantung mampu bekerja maksimal mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Hal lainnya yang bisa dilakukan kopi dan tidak kalah penting adalah mengusir rasa kantuk liar yang tiba-tiba terjadi dikala jadwal kerja sedang padat-padatnya.

    Saat kopi terasa berbahaya bagi anda: jangan diminum banyak. Melainkan konsumsi sedikit saja agar ngantuk pergi. Tidak dikonsumsi sama sekali justru membuat jantung semakin lemah dan pekerjaan pun tidak beres-beres. Anda bisa membatasi jumlahnya pada saat pembuatan, cukup tambahkan setengah sendok saja (sendok teh/ sendok biasa).

  7. Takut jalan kaki.

    Berjalan kaki saat ke tempat-tempat terjangkau sangat baik untuk melatih otot-otot agar tetap kuat. Selain itu, berjalan kaki dapat menjauhkan anda dari beragam penyakit, misalnya diabetes, kolesterol dan asam urat berlebihan.

    Sayang, terkadang kita merasa angker sendiri saat di sekitar lewat mesin-mesin besar dan motor maniak suara geger. Sadarilah bahwa rasa takutnya pasti sangat kentara saat momen pertama, kedua dan ketiga. Akan tetapi, jika anda adalah pribadi yang tabah dan pantang menyerah serta mau belajar beradaptasi. Niscaya suatu saat semuanya itu dapat terabaikan karena fokus pikiran diarahkan untuk memuliakan nama Tuhan.

  8. Takut polusi.

    Seperti yang digembar-gemborkan oleh banyak media bahwa polusi dapat menyebabkan tumor, kanker, kulit kusam, batuk, pilek, alergi udara dan lain sebagainya. Saat anda menanggapi pengetahuan ini secara berlebihan sehingga timbullah sikap over protektif yang dipicu oleh ketakutan yang dibuat-buat. Ini membuat anda selalu pakai masker, enggan keluar rumah, maunya rumah ber-AC, maunya naik mobil ber AC dan lain sebagainya. Jika anda adalah kapitalis, mungkin hal-hal tersebut bisa dipenuhi. Tetapi over protektif modal tipis akan mengancam bahkan menjatuhkan ekonomi keluarga sampai utang bertumpuk-tumpuk.

    Menyadari polusi tinggi di lingkungan kita berada, tidak serta merta membutuhkan perlindungan ekstra ketat agar seluruh anggota keluarga tidak sakit karenanya. Daripada memenuhi hidup dengan perlindungan luar yang mahal di ongkos, alangkah lebih baik memenuhi perlindungan dari dalam yang murah-meriah. Apa lagi perlindungan dari dalam selain sering-sering meminum air putih? Sebab polutan adalah kotoran yang bisa ditangkap dan dikumpulkan oleh sel-sel darah. Sedang air adalah elemen penting yang membantu membuat aliran darah lancar dan saluran arteri-vena tidak tersumbat. Polutan yang diiringi dengan minum air putih lebih sering lebih sehat ketimbang upaya pencegahan yang membutuhkan dana ratusan ribu bahkan sampai berjuta-juta.

  9. Takut kotor dan Takut bau/ parfum.

    Kotor itu sudah pasti akan kita alami juga. Setelah mandi di pagi hari, manusia akan kembali kotor sehingga perlu mandi di sore harinya. Biasanya orang yang over protektif terhadap yang kotor-kotor akan mempekerjakan pembantu rumah tangga untuk menyelesaikan itu. Sedang dirinya sendiri duduk santai mennikmati hidup di depan televisi selama seharian. Sadarilah bahwa pola kebiasaan semacam ini tidak lagi membuat anda sehat. Justru yang terjadi adalah penyakit mulai masuk merangkak secara perlahan tapi pasti melemahkan hingga tak berdaya lagi.

    Adalah baik bagi kita untuk menyelesaikan yang kotor-kotor agar tetap sibuk dari waktu ke waktu. Itu memang sudah tugas kita membuat yang kotor menjadi bersih seperti saat menyapu lantai, merapikan rumah, menyuci baju dan lain sebagainya. Sebab menyelesaikan aktivitas yang bermanfaat membantu mendorong kebahagiaan dan kepuasan hidup.

    Bau memang agak menakutkan terlebih ketika hal tersebut tidak pernah tercium sebelum-sebelumnya. Juga bau yang agak menyengat bisa menimbulkan kekuatiran sehingga hati menjadi gelisah: jangan-jangan ini akan melukai mukosa hidung, menyebabkan batuk, pilek, jantung berdebar dan lain sebagainya. Pengetahuan ini memang bisa menimbulkan kecemasan berlebihan terkecuali jika anda tahu obat mujarab untuk menetralkan dan membantu mendorong bahan kimia berbahaya ke luar tubuh. Apa lagi obat mujarab itu selain daripada rajin-rajin mengonsumsi air putih!

  10. Takut sinar matahari

    Sinar matahari yang kuat bisa menyebabkan kanker kulit yang diawali dengan kulit seperti terbakar dan pengelupasan. Ini memang benar adanya jikalau kita belum tahu solusinya. Sebaiknya jangan biarkan kulit terkena sinar matahari langsung dan tetap di dalam rumah saat panas terik menyengat. Padahal di siang hari aktivitas kita sangat padat dan mengharuskan kita terpapar dengan sinar matahari langsung. Orang yang terlalu over protektif khawatir hal tersebut terjadi padanya sehingga terkena matahari sedikit saja di siang hari. Bawaannya ngomel melulu, bertengkar tidak jelas.

    Lain halnya ketika perkembangan pengetahuan kita tidak tanggung-tanggung. Sinar matahari memang bisa membakar kulit namun semuanya akan tergantikan seiring waktu. Gesekan, lecet, terkilir dan berbagai cidera pada kulit: nyatanya bisa normal kembali asalkan anda tahu obat regenerasi ajaib sepanjang zaman. Apalagi obat ajaib itu selain air putih! Tanpa air putih, kulit yang terbakar pasca paparan sinar matahari menjadi berbekas bahkan mengalami kelainan. Lecet dan terkilir akan menimbulkan parut jika anda tidak sering-sering mengonsumsi air putih. Kulit yang sering bergesekan akan menjadi hitam bila anda tidak rajin-rajin meminum air putih tawar itu.

  11. Dan lain sebagainya, silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Jangan takut! Pelajari segala sesuatu secara utuh sebab pengetahuan dan wawasan yang tanggung-tanggung hanya berpotensi menjebak kita dalam ketakutan tanpa makna. Jangan biarkan rasa cemas yang berlebihan itu malah membuat anda semakin jauh dari apa yang baik: adil dan benar. Sebab pada dasarnya, setiap masalah yang kita hadapi dalam hidup ini, ada cara sederhana untuk menyelesaikannya. Hanya, tunggulah dengan sabar sampai cara-cara sederhana tersebut diinspirasikan kepada anda. Ketakutan itu baik apabila diarahkan pada hal-hal yang benar tetapi malah berbahaya jika didasarkan pada pemahaman yang kurang tepat. Oleh karena itu, bijaklah menjalani hidup dan jadikan takutnya dirimu sebagai pemacu (boster) hal-hal positif seumur hidup.

Salam, Apakah kegentaran anda
adalah sesuatu yang nyata,
atau hanya suatu
imajinasi belaka
?

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.