Pikiranmu Adalah Duniamu – Lebih Indah Bernyanyi Dalam Dunia Sendiri Daripada Di Dunia Nyata

Pikiranmu Adalah Duniamu – Lebih Indah Bernyanyi Dalam Dunia Sendiri Daripada Di Dunia Nyata

Sungguh ajaib, apa saja hal yang dapat dilakukan oleh pikiran manusia. Ia seperti seperangkat komputer organik yang sengaja ditanamkan Tuhan di dalam diri tiap-tiap orang. Perangkat ini sungguh luar biasa. Menjadi pengingat yang baik saat ada hal-hal tertentu yang harus diingat. Memampukan kita untuk membedakan mana yang baik, mana yang pantas untuk waktu tertentu dan mana yang benar. Mengawasi setiap tindak-tanduk kita dan akan bersuara keras hingga hidup ini gemetaran tatkala kita tak mau berbuat sesuai dengan instruksinya. Memberi kita ide-ide tentang kehidupan agar sedapat-dapatnya menjalani hari demi hari dengan langgeng dan mampu memberi arti (bagi Tuhan, sesama dan lingkungan sekitar).

Kita bisa menyibukkan pikiran untuk membahas tentang banyak hal. Saat ada hal yang ketinggalan/ kelupaan di masa lalu, kita mulai memutar rekaman apa adanya di masa itu. Mencoba mencari-cari cuplikan atau potongan percakapan yang mendukung peristiwa tersebut. Memberikan berbagai impresi dan teori untuk mulai berspekulasi tentang apa yang sedang terjadi. Aktivitas semacam ini bisa mengarah kepada hal-hal positif, saat kita menemukan sesuatu untuk dipelajari/ diambil maknanya. Akan tetapi, saat imajinasi muai melayang-layang membayangkan orang tertentu lalu menuduh si ini dan si itu sebagai pelaku (suudzon). Padahal itu ibarulah dugaan sementara sebab belum ditemukan bukti yang kuat.

Bisa memakai pikiran untuk bertarung dengan orang/ pihak lain, baik dalam pertarungan nyata (bekelahi) maupun dalam permainan sandiwara (game). Saat dendam meradang di dalam hati, rasa-rasanya ingin sekali mempermainkan/ menjatuhkan orang yang kita sebut “musuh.” Di dalam hati, kita bertarung habis-habisan dengannya sampai menang lalu tertawa membanggakan diri. Mengimajinasikan betapa sombongnya kita memiliki produk teknologi terbaru dan tercanggih (diakui di segala kawasan). Membayang-bayangkan di dalam hati, betapa bangganya diri ini lagi populer karena banyak keunggulan kita dibanding yang lain. Atau kita bisa menggunakan hati ini untuk memuji-muji Tuhan sembari tetap sibuk dengan aktivitas yang kita jalani.

Sayang, saat pikiran overload, ia terlalu banyak melupakan bahkan hal-hal pentingpun tidak lagi dibahas-bahasnya. Inilah kondisi paling genting yang pernah dirasakan manusia. Biasanya, otak kelebihan beban karena sedang banyak masalah. Terlebih ketika persoalan hidup datang bertubi-tubi, belum selesai yang satu, sudah datang yang lain. Saat terlalu fokus pada banyaknya masalah, otak stres yang membuat sikap jadi amburadul. Otak juga bisa kelebihan beban saat kita terlalu sibuk menyelesaikan perkara-perkara duniawi sampai tidak ada waktu buat melakukan kebikan bagi diri sendiri. Kesehatan kita pun jadi terganggu karena salah satu yang terpenting dalam hidup, terlupakan: yakni aktivitas meminum air putih.

Tuhan Yesus Kristus telah mendeklarasikan diri-Nya sebagai air kehidupan. Itu artinya Dialah yang menjadi kunci utama kesehatan mental umat manusia. Sedang untuk sehat di sisi lainnya, yakni dalam hal kesehatan fisik, kita membutuhkan air putih yang nyata (bukan dalam arti kiasan). Sayang, dikala beban hidup banyak, pikiran penat dan sikap tidak menentu: kita diserang oleh penyakit lupa. Kadang pula, penyakit lupa tersebut disebabkan oleh karena terlalu sibuk dengan pekerjaan/ aktivitas yang digeluti. Bahkan tidak jarang kepikunan ini bisa ditimbulkan oleh karena kita terlalu asyik menikmati gemerlapnya materi yang berputar indah di sekitar. Jikalau kita tidak segera menyadari kelupaan tersebut maka umur pendek hanya tinggal menunggu waktu.

Sudah saatnya kita membebaskan dunia kita dari sifat-sifat lupa. Kita perlu menjaga pikiran agar lekas cas saat dibutuhkan. Cara terbaik menjaga dunia lokal ini dengan senantiasa memfokuskannya untuk memuliakan Tuhan. Dengan demikian kesehatan mental terjamin dan kesehatan fisik juga terpantau baik. Bernyanyi memuliakan Tuhan tidak hanya membuat manusia menjadi waras tetapi aktivitas ini juga membuat pikiran selalu berjaga-jaga/ sadar dengan apa yang kita butuhkan. Jadi tunggu apa lagi? Tetap muliakanlah Allah di segala waktu yang kita lalui. Cukup di dalam pikiran saja dan tidak perlu mengeluarkan suara sehingga lebih hemat energi. Ini jugalah yang membuat aktivitas tersebut bisa dilakukan secara multitasking.

Mengapa memilih bernyanyi di dalam dunia sendiri ketimbang bernyanyi di dunia nyata? Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa aktivitas intern ini cukup hemat energi ketimbang mengeluarkan suara nyata. Karena kapasitas yang hemat ini jugalah kita bisa melakukannya sambil melakukan aktivitas lain. Bukan cuma itu saja keuntungannya, fokus kepada Tuhan di dalam hati bisa dilakukan saat keadaan lagi sepi maupun saat hiruk pikuk manusia tumpah ruah dijalanan. Pula dapat anda lakukan, entah di pagi hari, siang hari, sore hari maupun malam hari.  Bahkan kitapun bisa melakukannya untuk menciptakan ketenangan sesaat sebelum tidur.  Akan kami sampaikan dengan singkat beberapa manfaat unggul dari memuji Tuhan di dalam hati:

  1. Bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun (dalam beragam situasi).
  2. Nyanyian kita lebih enak dilantunkan di dalam hati.
  3. Otak bisa memutar musik sendiri untuk mengiringinya.
  4. Suara nafas, petikan jari dan suara-suara lainnya di sekitar kita bisa mengiringinya.
  5. Kita bisa melakukannya nonstop karena tidak banyak menghabiskan tenaga.
  6. Terhindar dari sikap sombong.
  7. Tidak berpotensi mengganggu/ mengusik kehidupan sesama.
  8. Dan lain sebagainya silahkan cari sendiri.

Inilah dunia kita, dimana masing-masing orang bebas berekspresi sesuai dengan apa yang timbul dari dalam relung hatinya. Sebuah dunia dimana kita bisa melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang. Di sini juga kita bisa berekspresi termasuk mengekspresikan segala puji-pujian kepada Yang Maha Kuasa. Suara nafas sendiripun bisa menjadi musik yang mengiringi nyanyian kepada Sang Pencipta. Tidak ada yang mampu mengusik kenikmatan saat kita berafiliasi dengan nada-nada dari lingkungan sekitar. Tentu saja, semuanya ini diperoleh karena kita pandai menyesuaikan diri dengan situasi lingkungan yang tidak bisa dikendalikan seutuhnya. Setiap hari dilalui dengan indah karena kita bisa bebas berekspresi untuk memuji-muji Tuhan di dalam hati masing-masing.

Duniamu suka-sukamu: bukan hanya yang baik yang ada di sana. Sesuatu yang buruk juga bisa muncul dari dalam alam bawah sadar pikiran. Misalnya saja prasangka buruk, iri hati, tinggi hati, kebencian, sungut-sungut dan lain sebagainya. Berkembang tidaknya hal-hal jahat di dalam hati tergantung dari respon kita: apakah terus membahas-bahasnya atau segera mengalihkan fokos ke hal-hal positif ketika yang negatif mulai melebarkan sayapnya.

Sekalipun kami mengatakan bahwa lebih indah bernyanyi di dunia pikiran daripada di dunia nyata, bukan berarti aktivitas ini berlaku untuk segala sikon. Jika disuruh bernyanyi memuliakan Tuhan dalam kebaktian hari minggu maupun P.A di hari biasanya, silahkan keluarkan suara terbaik anda. Ada waktu tertentu saat kita perlu melagukan nyanyian duniawi secara nyata, baik seorang diri maupun serentak bersama kawan. Artinya, bertindaklah sesuai momennya sehingga kita menjadi pribadi yang fleksibel, pandai menyesuaikan diri tanpa kehilangan nilai-nilai fundamental. Jagalah duniamu, jagalah pikiran kita agar selalu positif sekalipun pengaruh negatif berseliweran di sekitar. Sebab, duniamu adalah penentu kehidupanmu. Ingatlah, dimana fokusmu berada, ke sanalah hatimu tertuju.

Salam, Bersihkan duniamu dari onak,
maka hari-harimu menjadi baik.
Muliakan Allah dalam duniamu
maka hidup lebih bermakna!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.