7 Pekerjaan Aneh Dan Kekejaman Kapitalisme

Pekerjaan Aneh Dan Kekejaman Kapitalisme

Saat kapitalis baik maka baiklah semua pihak yang berada di sekitarnya. Akan tetapi, kala para pemilik modal begitu picik terhadap sumber daya dan serakah mengumpulkan kekayaan, maka aliran uang di dalam masyarakat tersendat-sendat. Hanya orang-orang yang mampu menjilat kepada konglomeratlah yang mampu bertahan sejahtera. Lingkungan menjadi terlalu keras yang mengarahkan manusia pada kekejaman halus yang terselubung. Orang yang merasa memiliki banyak uang dimampukan untuk bergerak dengan leluasa melakukan apa yang diinginkannya. Sekalipun hal-hal tersebet menyalahi nilai-nilai yang berlaku secara lisan/ tulisan dalam masyarakat.

Kelicikan kapitalis adalah sebuah tindakan yang benar-benar mulus tanpa diketahui oleh siapa pun. Bertindak jahat sembunyi-sembunyi inilah yang membuat mereka semakin betah dalam dosa-dosanya. Beberapa contoh kelicikan tersebut seperti berikut ini. Melakukan hal keji saat orang-orang sudah terlelap. kemampuan mobilitasnya yang sangat tinggi, dapat menjangkau tempat-tempat terpencil untuk melakukan hal-hal buruk. Sedang yang paling menakutkan dari segala tindakan liciknya adalah kemampuan membayar orang lebih untuk dijadikan sebagai bonekanya. Kekuatannya adalah uang dan semua orang mau uang bahkan butuh uang.

Tindak-tanduk kapitalisme jelas tidak bisa dikontrol oleh siapapun. Sebab melimpah kartu AS (uang) yang ada di tangan mereka. Uang adalah simbol kekuasaan dan dengan semuanya itulah maka dirinya bisa melakukan apa-apa saja bahkan sekalipun itu di luar batas kewajaran. Keadaan ini sangat didukung oleh keadaan masyarakat luas yang melarat. Sekalipun konglomerat tersebut memberikan tawaran terburuk, ada banyak masyarakat yang siap menanggungnya. Sebab yang ada di dalam pikiran manusia adalah bagaimana kebutuhan pokoknya terpenuhi. Jual diri pun menjadi tidak masalah daripada mati kelaparan tidak ada biaya hidup. Sadar atau tidak, situasi semacam inilah yang rentan dengan kekacauan akibat rebut-rebutan jabatan tinggi dan sumber daya yang tersedia.

Daftar pekerjaan kotor yang diberikan pemodal untuk berrbagi sumber daya dengan anggota masyarakat lainnya

Kami mohon perhatian para pembaca sebentar: harap dipahami bahwa konglomerat yang kami maksudkan di sini adalah orang-per-orang di suatu masa dan suatu wilayah. Kami tidak berbicara tentang kehidupan para pemodal zaman sekarang: kita doakan mereka pribadi yang baik dan benar. Ketika jumlah uang seseorang melimpah-limpah, sedangkan orang-orang disekitarnya bermodal tipis bahkan nihil. Besar kemungkinan pemodal tersebut untuk memanfaatkan sumbe daya yang dimiliki buat senang-senang sesaat tanpa makna. Berikut ini akan kami tampilkan beberapa pekerjaan aneh yang mungkin lebih banyak kita temukan pada zaman yang telah berlalu.

  1. Wanita seks komersial.

    Hanya dengan uang 50K saja sudah bisa membayar wanita tuna susila. Sebuah aktivitas yang sengaja dibiarkan konglomerat rakasa dengan alasan aneh-aneh. Penguasa merasa jumlah penduduk terlalu banyak sehingga tidak ter-cover semuanya dalam lapangan kerja yang sudah ada. Padahal sebenarnya kapitalis raksasa tersebut dapat mengaktifkan ekonomi sandiwara untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan memperkecil angka kemiskinan

  2. Laki-laki hidung belang.

    Zaman kegelapan kapitalis adalah saat para pemodal bebas melakukan apa saja terhadap orang-orang terlantar. Suatu masa dimana arogansi menjadi tontonan yang lumrah atau disebut juga “suka pamer!” Saat kalangan atas sibuk dengan gengsinya dan bagaimana cara membuatnya senang terus-menerus. Orang-orang yang berada di bawah rela melakukan apa saja demi menyenangkan hati junjungannya. Terlebih ketika yang muda-mudanya ganteng dikit, pasti sudah di booking sama tante-tante tajir yang suaminya sibuk ke luar kota.

    Laki-laki hidung belang juga ada berbagai tipe: ada yang melayani wanita dan ada pula yang melayani laki-laki (gay). Begitulah semua para pekerja aneh tersebut dipelihara oleh bobroknya sistem kapitalisme di dalam masyarakat.

  3. Wanita simpanan.

    Perempuan sebagai kaum yang lemah lagi manja, sangat dieksploitasi oleh kapitalis picik. Terlebih ketika seorang wanita hanya peduli pada nikmat dunia semata sedang nilai-nilai moral benar tidak dianggap. Mungkin yang terpenting bagi mereka adalah kebutuhan bahkan keinginannya terpenuhi. Pokoknya uang dan harta buat gaya-gayaan terpenuhi, dia disurup jadi apa pun: mau-mau saja. Ada baiknya pemahaman cewek zaman sekarang sudah tidak demikian lagi. Jangan karena seorang cowok kaya-raya maka dia bisa melakukan apa saja kepada anda, termasuk rela dijadikan istri simpanan.

    Sekali pun seorang perempuan tidak jago berpikir, tapi setidak-tidaknya mampu membedakan mana yang baik, mana yang pantas dan mana yang benar. Kekayaan kapitalis manusia yang melimpah ruah membuatnya lebih leluasa dalam bertindak. Mobilitasnya yang jauh dan dekat dimanfaatkan untuk menyimpan banyak wanita kemana pun dirinya singgah. Seolah perempuan-perempuan itu bisa diselipkan di antara kelimpahan harta yang dimiliki.

  4. Pacar semalam (pacar bayaran).

    Pada zaman kapitalisme sempit, gengsi adalah nomor satu. Banyak orang rela melakukan apa saja demi sebuah pengakuan sepele. Mungkin ada yang sekedar ingin manas-manasin mantan. Atau Cuma buat senang-senang menghabiskan uang cepat yang meledak diterimanya (korup jabatan basah). Membayar sejumlah uang kepada orang lain demi sebuah tuntutan gengsi menjadi sangat enteng untuk dilakukan. Bisa dipilih-pilih mau yang mana dan tentu saja semakin mulus, uang mukanya kian tinggi. Selebihnya dibayar ketika kencan selesai.

  5. Penunggu antrian.

    Agak keterlaluan juga ya…. Masak saya yang nunggu tapi kamu yang ngantri? Pekerjaan ala kapitalis luar negeri ini memang agak berlebihan. Tapi itulah bukti bahwa orang-orang kaya semakin kaya sedangkan orang-orang miskin semakin miskin saja. Karena tidak punya uang untuk memenuhi kebutuhan hidup maka orang-orang miskin itu mau saja disuruh apapun oleh si konglemerat tengik. Betapa manjanya menjadi orang berduit, sampai-sampai berdiri dalam barisan antrian saja, gengsi abiz.

  6. Penari telanjang.

    Beginilah jadinya manusia yang hanya berorientasi pada hasil dan tidak mempedulikan proses yang baik dan benar. Mereka sangat haus akan kepuasan dan rela membayar siapa saja untuk membuat dirinya merasa puas. Lagi-lagi “perempuan yang lemah iman tapi doyan duit,” mau-mau saja dipreteli sama cowok entah berantah yang penting duitnya tebal. Untunglah pekerjaan seperti ini tidak ada di Indonesia.

  7. Pembunuh bayaran.

    Beginilah jadinya kalau kepemilikan uang terlalu berlebih-lebihan di tangan satu dua orang. Sebab fulus adalah magnet sikap yang dapat menggiring siapa saja ke dalam tujuan-tujuan yang salah dan hampa. Sedang orang-orang yang rendah iman dan jongkok moral tersebar luas di antara rakyat jelata. Hidup orang-orang kecil semakin susah sehingga mereka terpaksa bertahan dan hidup dalam kekerasan. Saat dibayar untuk menghabisi nyawa orang lain, mau-mau saja. Sebab bayarannya pasti tinggi (setara dengan gaji setahun atau beberapa tahun tidak lagi perlu bekerja. ).

  8. Dan lain sebagainya, silahkan cari sendiri di Internet.

Kesimpulan

Tunggu dulu…, Apakah pekerjaan-pekerjaan semacam ini masih ada sampai sekarang? Mungkin yang kami bicarakan ini adalah suatu zaman dimana orang yang sudah memiliki kekuasaan, kekayaan dan kepintaran masih tidak mampu berpuas diri. Ketidakpuasan ini kemudian mengarah pada eksploitasi manusia yang dilakukan tanpa perasaan dan tanpa kebenaran. Masyarakat bawah yang tidak pernah mencicipi gelontoran uang gede jadi termangu-mangu mendengar tawaran para konglomerat. Mereka tidak bisa menolak apapun yang menjadi hasrat tuannya. Sebab di luar sana orang melarat menjerit-jerit kesusahan tapi tidak ada yang peduli. Desakan situasi dan tingginya bayaran merupakan dua hal yang menggiring manusia untuk melakukan yang jahat daripada leher tercekik oleh lilitan utang yang gede. Kalau orang-orang semacam ini tidak segera bertobat, niscaya waktunya Tuhan akan datang juga. Bencana dahsyat yang menelan korban lambat laun pasti akan datang juga.

Salam, Uang adalah kuasa
bisa mengubah orang menjadi apa saja.
Berhenti menghambur-hamburikannya
Pakailah dengan bijaksana
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.