10 Manusia Tidak Bisa Hidup Tanpa Binatang – Hewan Adalah Faktor Penting Bagi Kehidupan Di Bumi

Alasan Manusia Tidak Bisa Hidup Tanpa Binatang – Hewan Adalah Faktor Penting Bagi Kehidupan Di Bumi

Kehidupan kita bukanlah milik kita semata. Manusia merupakan bagian dari ekosistem yang terus berkembang dan bertahan di bumi. Kehadiran kita mempengaruhi dan dipengaruhi oleh makhluk hidup lainnya. Contoh kecil, aktivitas konsumsi diperoleh dari tumbuhan dan hewan dapat mengurangi jumlahnya dari lingkungan. Namun dengan bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita bisa memenuhi kebutuhan tanpa memunahkan makhluk manapun. Yang lainnya seperti saat membuang sampah organik pada tempatnya, secara tidak langsung memberi makan bakteri pembusuk. Akan tetapi, ketika jumlahnya sangat banyak bahkan sampai berton-ton, bisa merusak lingkungan. Pada keadaan overload/ overkapasitas seperti inilah dibutuhkan pengetahuan dan teknologi.

Kebanggaan manusia terhadap kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi bukan tak berdasar. Saat memandang sekeliling, semua barang yang terlihat adalah hasil dari pencapaian teknologi masa kini. Masing-masing memiliki fungsi sendiri untuk menopang, mendukung bahkan mempercepat dan mempermudah rutinitas kita sehari-hari. Yang lebih gilanya lagi, manusia zaman sekarang ogah melihara binatang di dunia nyata. Mereka lebih suka melihara kucing digital dalam smarphone. Tidak ada kotoran nyata, semua sampah yang dihasilkan tidak nyata. Bahkan interaksi dengan peliharan digital tersebut jauh lebih menyenangkan dibandingkan dengan memiliki peliharaan di dunia nyata.

Teknologi pada awalnya bermanfaat menunjang kehidupan kita sehari-hari. Akan tetapi demam teknologi bisa menyebabkan step, kejang-kejang dan tidak sadarkan diri. Akibatnya, kita lupa diri, malah bertindak sewenang-wenang terhadap ekosistem hayati dan hewani yang berkembang bersama sistem. Demi memanjakan diri dengan teknologi terbaru yang serba otomatis, megah, mewah dan berkelas: melakukan tata ulang lingkungan sesuai selera pribadi. Keegoisan dan keangkuhan manusia adalah perpaduan utama yang membuat kita menjadi raja tega, mengeksploitasi apa yang ada sampai rusak tak bersisa. Lantas membangun kemewahan di atas semua kerusakan tersebut. Padahal dengan berlaku demikian, kita menimbun oleh-oleh bencana kepada anak-cucu kita di masa depan.

Mengapa manusia tidak bisa hidup tanpa hewan?

Manusia adalah makhluk dengan potensi intelektual yang lebih baik dari makhluk lainnya. Di sekeliling kita tiap-tiap makhluk lain memiliki potensi unggulan yang khas untuk masing-masing. Kelebihan ini jugalah yang membuat manusia berpotensi menjadi pribadi yang bukannya turut ambil bagian untuk melestarikan tetapi malahan merusaknya tanpa niatan untuk membantu membaharuinya kembali. Terlebih ketika teknologi yang dimiliki telah memampukan kita untuk melakukan rekayasa kehidupan agar segala sesuiatu menjadi lebih praktis. Memang hal semacam ini bagus adanya, semuanya demi efisiensi dan efektivitas sistem. Namun tidak perlu berlebihan sampai memusnahkan sama sekali melainkan cukup dengan membiarkan mereka hidup secara bebas di hutan taman nasional setempat. Sekali pun demikian, kita juga tidak mungkin menyingkirkan beberapa di antaranya dari sekitar lingkungan rumah. Berikut akan kami jelaskan seadanya, faktor penyebab manusia kurang sempurna tanpa kehadiran binatang.

  1. Mereka adalah ciptaan Tuhan.

    Masakan Allah berlelah selama tujuh hari untuk menciptakan bumi dan seluruh alam semesta. Lalu, sekonyong-konyong, manusia yang arogan memunahkan salah satu dari ciptaan tersebut. “Bagaimana perasaan anda ketika salah satu barang kesayanganmu dirusakkan orang di depan matamu?” Ketahuilah bahwa perasaan Allah juga demikian bahkan lebih besar lagi kesedihan-Nya sebab masing-masing makhluk tersebut memiliki nafas Allah sehingga mereka hidup berkeriapan sama seperti (walau tak setara dengan) manusia.

  2. Mereqa adalah bagian dari sistem alam semesta yang sempurna.

    Bukan manusia yang sempurna tetapi Tuhanlah yang maha sempurna. Demikian halnya dengan seluruh alam semesta yang terdiri dari banyak komponen. Ini terbagi-bagi lagi ke dalam kompartemen yang lebih kecil. Dimana salah satu di antaranya adalah manusia dan hewan juga tumbuh-tumbuhan. Kekuatan kebersamaan antara tiap-tiap komponen tersebutlah yang membuat siklus hidup di bumi berjalan dengan semestinya. Memang jelas ada kesan, bagian yang satu menekan dan mengendalikan bagian yang lain. Sekalipun demikian, hal tersebut tidak sampai memunahkan. Artinya, walaupun kita membunuh binatang tertentu, namun di sisi lain manusia pun mengembangkan dan menternakkannya agar tetap ada dan selalu ada.

  3. Suara binatang meningkatkan relaksasi di waktu tegang.

    Sadar atau tidak, suara hewan adalah salah satu sumber relaksasi terbaik. Ini seperti musik yang melantun indah di telinga yang memberi kesan menenangkan hati. Terlebih lagi ketika kita menyambut suara-suara tersebut sambil memuji-muji Tuhan di dalam hati. Seolah-olah kedua aktivitas ini adalah sejoli yang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

  4. Sebagai sumber inspirasi.

    Ada banyak makhluk hidup lain yang dijadikan objek kebijaksanaan, baik saat menyelesaikan masalah maupun saat berkarya (terkhusus bagi para seniman). Banyak filosofi yang kita kenal, diambil dari cara hidup hewan. Bahkan Pancasila sendiri sebagai lambang negara Indonesia mengadopsi burung garuda sebagai maskotnya. Jika mengamati baik-baik logo tiap daerah, ada maskot sendiri-sendiri yang merupakan salah satu hewan khas di wilayah tersebut.

    Dalam profesi lain, hewan juga kerap ditransformasi sebagai objek nyata (digambarkan sesuai karakteristik alaminya) maupun sebagai objek imajiner (karakter alami yang telah dibumbui dengan tekstur fantasi). Pada kesempatan ini, binatang menjadi salah satu sumber inspirasi orang yang berilmu.

  5. Dapat membantu pekerjaan manusia.

    Beberapa hewan dapat diperbantukan untuk mengambil bagian dalam pekerjaan manusia. Sekali pun demikian, peran tersebut hanya pendukung yang masih jauh lebih baik dari teknologi mesin masa kini. Penggunaan makhluk hidup lain dalam menyelesaikan pekerjaan hanya dipakai di masa lalu. Pemanfaatan tersebut biasanya ditemukan di wilayah pedesaan yang jauh dari kota. Kebanyakan manusia zaman sekarang lebih memilih berpartner dengan masin ketimbang hewan.

  6. Membantu penyerbukan.

    Dampak nyata dari aktivitas burung dan hewan pemakan buah adalah penyebaran vegetasi. Ini turut meningkatkan keanekaragaman hayati di dalam hutan. Ketidaksengajaan yang membawa berkah bagi lingkungan. Tentu keberhasilan suatu biji untuk berkecambah, tumbuh dan berkembang di suatu wilayah sangat ditentukan oleh cuaca/ iklim, ketinggian dan kerapatan tanaman itu sendiri.

  7. Membantu mengendalikan serangga.

    Ini adalah salah satu manfaat makhluk hidup yang bersifat predator terhadap serangga. Manusia sebagai predator kepala tidak cukup berselera terhadap hewan-hewan kecil. Memang di beberapa wilayah bumi, terdapat penduduk lokal yang menjadikan serangga sebagai salah satu kuliner khas. Karena tidak terbiasa, kebanyakan orang enggan mengonsumsinya bersama makanan lainnya. Tetapi beberapa yang nekad melakukannya sekedar coba-coba atau uji nyali.

  8. Membantu mengendalikan annelida.

    Hanya satu hukum yang berlaku di alam rimba: “yang kuat memakan yang lemah.” Sebagai predator tertinggi, seharusnya manusia tidak takut dengan makhluk manapun. Tetapi banyak yang merasa ngeri saat menyaksikan ulat, cacing, lintah dan berbagai jenis anelida lainnya. Jika kita mampu hidup berdampingan dengan binatang hutan maka hal-hal yang menggelikan seperti itu akan dibereskan oleh predator liar. Keberadaan annelida justru bisa menjadi indikator dari kerusakan lingkungan yang ditandai dengan berkurangnya jumlah hewan secara ekstrim. Simak juga teman, Mengapa banyak lintah dilingkungan kami?

  9. Pemulung setia.

    Bagi mereka yang pernah atau sedang memelihara binatang, pasti memahami maksud kami. Binatang peliharaan merupakan penggemar remeh-remeh dari makanan tertentu. Beberapa diantaranya dapat diperjualbelikan dengan harga yang sangat beramun ada juga hewan peliharaan yang tidak lazim untuk diperjual-belikan, misalnya kucing.

  10. Sebagai bahan lauk-pauk.

    Tidak ada binatang maka tidak ada lauk pauk, adakah yang sanggup bila terus-menerus tidak makan lauk? Pemeliharaan ternah yang dilakukan oleh masyarakat, baik secara perorangan maupun secara berkelompok. Telah menjamin keberadaan daging dari dari masa ke masa. Sumber pangan yang kaya protein dengan rasa yang lebih nikmat merupakan salah satu bahan makanan yang harganya tertinggi di dunia.

  11. Dan lain-lain silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Manusia modern bisa saja mengabaikan keberadaan binatang terlebih ketika dukungan teknologi memungkinkan peternakan daging cara kloning di laboratorium. Sekalipun demikian, teknologi tersebut belum mencakup semua peranan binatang di muka bumi. Ada peran yang lebih kompleks yang menjadi pekerjaan utama hewan dan tak dapat digantikan oleh teknologi manapun. Misalnya saja dalam hal menjaga keseimbangan alam (misalnya keberadaan serangga pengganggu) khususnya di dalam hutan yang luasnya ribuan bahkan jutaan hektar. Oleh karena itu, tangkap, bunuh dan gunakan seperlunya saja. Lebih dari itu, biarkan mereka liar dalam lebatnya hutan Indonesia. Niscaya alam tidak menentang keberadaan manusia. Tidak ada lagi bencana yang mengejutkan masyarakat secara tiba-tiba karena keberadaan makhluk lainnya turut menjaga sesuatu yang tidak bisa dikendalikan oleh manusia itu sendiri.

Salam, Beri toleransi yang layak
bukan hanya kepada sesama tetapi
turutlah pula menjaga kelestarian hewan
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.