Manusia Tidak Bisa Hidup Tanpa Tumbuhan – Tanaman Adalah Faktor Penting Bagi Bumi

Alasan Mengapa Manusia Tidak Bisa Hidup Tanpa Tumbuhan – Tanaman Adalah Faktor Penting Bagi Bumi

Manusia oh manusia. Makhluk yang suka berbangga hati dengan segala pencapaian yang telah diraihnya. Merasa diri super, sudah di atas rata-rata melebihi awan-awan. Kesempurnaanmu adalah bencana bagi dirimu sendirii. Sebab di bawah kaki langit, tidak ada makhluk yang lebih hebat. Masing-masing saling membutuhkan satu sama lain. Karena kita, tanpa sadar hidup dalam sistem yang sangat kompleks. Apakah yang bisa kita lakukan tanpa sistem yang berputar-putar dan saling menguntungkan tersebut? Semua makhluk dibutuhkan perannya untuk membuat dunia ini perputar secara berkesinambungan tanpa batas waktu tertentu. Akan tetapi, tanpa manusia, segala sesuatu bisa berjalan seperti biasanya. Sebab sepanjang zaman manusia adalah perusak. Contoh konkrit dari persepsi tersebut adalah terjadinya bencana alam akibat pemanfaatan sumber daya berlebihan.

Sepanjang sejarah bahkan sampai sekarang, apa yang kita lakukan adalah merusak apa-apa saja yang dihasilkan oleh bumi ini. Misalnya saja, saat mengonsumsi makanan: tubuh menyerap sari-sarinya sedang ampas rusaknya dibuang ke jamban. Ketika meminum air: merusak air jernih menjadi cairan amonia beracun. Saat membangun rumah: merusak pohon untuk dijadikan kusen, tiang dan dinding. Menggali bumi lebih dalam untuk mengekstrak bijih mineral berkualitas. Merusak udara bersih dengan kendaraan bermotor dan mesin-mesin pabrik. Jadi, tahu dirilah dan tunjukkan sedikit tanggungjawab karena semua rusak ringan sampai berat yang kita picu lewat aktivitas yang lebay.

Pengertian

Dikatakan bahwa, “manusia adalah spesies cerdas yang sangat handal menyesuaikan diri dalam berbagai lingkungan yang berbeda.” Buktinya, ada banyak komunitas yang bertahan dalam berbagai lingkungan ekstrim. Di padang gurun yang panas, di tempat tinggi yang dingin, di perut bumi yang pengap, di perairan yang tenang, hingga di kutub yang beku. Ternyata, kekuatan lingkungan yang merusak tidak dapat menahan manusia untuk terus melakukan inovasi adaptatif. Sekalipun demikian hebatnya kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi, bukan berarti kita bisa bertahan hidup tanpa membutuhkan peran penting lingkungan. Pada umumnya lingkungan di dominasi oleh tumbuh-tumbuhan. Sebab peran mereka sangatlah esensial dan tidak dapat ditiru oleh siapa pun.

Kita tidak bisa hidup tanpa klorofil karena perannya penting untuk mendaur ulang berbagai produk yang dipakai dan dirusak oleh aktivitas manusia.

Alasan mengapa kita tidak bisa hidup tanpa tumbuhan

Pernahkah anda menonton film-film sky fi yang berkisah tentang makhluk luar angkasa/ alien/ planet lain? Ada beberapa yang mengatakan bahwa di planet lain tidak ada tumbuhan. Bahkan di dalam tata surya rekayasa ilmuan yang terdiri dari merkurius, venus, bumi, mars dan lain sebagainya. Diketahui bahwa hanya bumilah yang mengandung vegetasi tumbuhan. Jika memang planet lain tidak memiliki yang hijau-hijau dari alam semesta maka mustahil planet tersebut ada. Tanpa klorofil, tidak ada siklus air, siklus udara dan atmosfer sehingga apa pun yang ada di luar sana, pastilah terbakar hangus. Berikut ini akan kami jelaskan seadanya, mengapa tidak ada peradaban tanpa kehadiran tumbuhan hijau di bumi.

  1. Menjaga struktur tanah tetap utuh (bebas gempa).

    Bumi ini berputar dengan kencang, hanya saja kita tidak menyadari hal tersebut sebab kita hidup dan bernaung di dalamnya. Seandainya saja, tanah di suatu wilayah tidak subur bak gurun yang kering maka strukturnya sangatlah rapuh. Mudah bergoncang dan berubah sampai ke dasar-dasarnya oleh karena pengaruh rotasi dan revolusi bumi. Sedang tanaman hutan-hutan lebat memiliki akar yang kuat dan saling berpilin satu sama lain. Rajutan bawah tanah yang kokoh inilah yang membuat tanah tidak goncang saat bumi berotasi cepat.

  2. Menjaga struktur tanah tetap utuh (bebas longsor).

    Wilayah bergunung dan berbukit-bukit adalah tempat yang seharusnya lebih kokoh dibandingkan dataran rendah tanpa kemiringan. Semakin tinggi kemiringan tanah, strukturnya harus semakin kuat. Pepohonan lebat yang berjejeran adalah kunci stabilitas lereng gunung. Tangan-tangan jahil yang menebang pohon di tepi bukit sembarangan, berpotensi menyebabkan longsor. Terlebih jika struktur tanah mulai jadi bubur akibat hujan turun hari demi hari.

  3. Menjaga tanah tetap subur.

    Ternyata, yang membuat tanah subur adalah jumlah mikroba yang hidup di dalamnya. Semakin miskin tanah dari mikroba, semakin tidak subur tanah tersebut, contohnya adalah pasir padang gurun. Biasanya, tanah subur memiliki kelembaban yang cukup memadai sehingga bermanfaat sebagai media tumbuh bakteri, misalnya tanah humus. Peran tanaman sangat esensial dalam menjaga kelembaban dan siklus hidup bakteri. Dedaunan yang kering dan berjatuhan turut pula mengambil peran. Sedang wilayah yang rimbun sejuk telah menjaga kelembaban tanah berkualitas dari waktu ke waktu.

  4. Membuat udara bersih.

    Tanaman adalah salah satu pencerna udara kotor terbaik. Malah makhluk tersebut sangat mencintai udara kotor sampai dijadikan sebagai salah satu bahan penyusun nutrisi untuk tumbuh kembang maksimal. Proses dan hasil respirasi tumbuhan merupakan kebalikan nyata dari proses pernapasan manusia dan hewan. Keadaan ini secara tidak langsung menciptakan hubungan saling menguntungkan antara keduanya atau disebut simbiosis mutualisme.

  5. Mengundang air, menyiram bumi diseluruh wilayah.

    Tumbuhan menghasilkan semacam magnet udara bersih yang menggumpalkan dan memadatkan awan kaya butiran uap air. Kekuatan inilah yang secara berkala dan terus-menerus menghasilkan hujan di tiap-tiap wilayah yang berbeda. Justru yang kita lakukan sehari-hari adalah sebaiknya. Berupaya memperkeruh udara dengan melepaskan karbon dioksida sehingga awan yang terbentuk berceceran menjadi uap air demi meningkatkan kelembaban dari udara yang panas.

  6. Membatasi luapan air sungai.

    Hujan lebat bisa jadi bencana di wilayah dengan tanah terbuka bak ketiak mulus tanpa rambut dan bau. Tanah lapang yang lebar memang dibutuhkan oleh masyarakat. Salah satunya sebagai wahana olahraga. Akan tetapi, membuat seluruh wilayah jadi tanah lapang merupakan tindakan berlebihan. Pembalakan liar yang tidak terkontrol merupakan salah satu penyebab hutan menggundul dengan cepat. Akibatnya, ribuan kubik air hujan yang jatuh di rarea tersebut akan meluncur bebas hambatan ke sungai bak perlombaan moto Gp. Luapan sungat tidak bisa lagi dihindari yang terutama memenuhi area dataran rendah.

  7. Penghasil bahan pangan, bahan bangunan dan lain-lain.

    Manusia dan hewan lainnya membutuhkan makanan dan minuman yang memadai seumur hidupnya. Tanpa dukungan itu, hari-hari akan dilalui dengan letih, lesu, lelah dan kurang konsentrasi. Akibatnya, banyak tanggungjawab yang terbengkalai dan sistem mengalami distorsi. Sampai masyarakatnya saling rebut-merebut, luka-melukai demi membuat perut terisi. Beruntunglah ada berbagai jenis tanaman yang dapat dikembangkan dengan cepat untuk menghasilkan bahan pangan yang sesuai dengan minat masyarakat.

    Keberadaan air dalam suatu wilayah turut pula terjaga. Sebab kumpulan jutaan klorofil meningkatkan kapasitas awan menyimpan air dan selalu siap diturunkan menjadi hujan pada waktunya. Lagi pula, jalinan akar terapung-tenggelam dan permukaan yang sejuk, turut meningkatkan kapasitas tanah dalam menyimpan air. Artinya, di atas dan di bawah pemukiman terdapat stok air yang berkelimpahan. Masyarakat tidak perlu kuatir akan kekurangan.

  8. Dan lain sebagainya, silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Manusia bukanlah makhluk penyendiri yang hanya butuh dirinya sendiri untuk mengarungi waktu yang penjang di bumi. Kita adalah kumpulan dari sebuah sistem yang telah ada dan akan terus ada sampai waktu yang tidak ditentukan. Sistem pasti memiliki banyak bagian yang lebih dikenal dengan istilah ekosistem planet. Agar sistem tersebut berjalan dengan semestinya, setiap bagian-bagiannya harus terjaga, terawat dan lestari dimana salah satunya adalah tumbuhan yang mendominasi hutan-hutan lebat di seluruh bumi. Turut mengambil peran dalam menjaga kelestarian hutan bukanlah pekerjaan yang sia-sia, tetapi manfaatnya terbukti nyata dari generasi ke generasi. Jadilah pribadi yang tidak hanya peduli kepada diri sendiri dan kepada kelompok pribadi tetapi pedulilah juga dengan komponen alamiah lainnya.

Salam, Kawallah pelestarian lingkungan,
maka lingkungan akan memelihara kehidupan.
Itulah kedekatan simbiosis mutualisme
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.