7 Sifat Berdasarkan Pendapat/ Komentar/ Opini Yang Tidak Terkendali – Orang Bisa Mengenalimu Dari Kata-Katamu!

Sifat Berdasarkan Pendapat, Komentar, Opini Yang Tidak Terkendali – Orang Bisa Mengenalimu Dari Kata-Katamu

Tahukah anda bahwa setiap sikap yang kita ekspresikan kepada orang lain merupakan gambaran dari siapa kita yang sebenarnya? Artinya, pola pikir seseorang akan bisa ditebak oleh orang lain lewat perkataan maupun perbuatan yang digiatkan hari lepas hari. Saat baru pertama berkenalan dengan seseorang, kita tidak bisa menggambarkan bagaimana sebenarnya tabiat orang tersebut. Akan tetapi, lama-kelamaan kita mengerti juga. Semakin lama hidup, beraktivitas dan bekerja sama dengannya, secara berangsur-angsur kita mampu memahami banyak hal tentang orang tersebut. Akan tetapi, apa yang kita pahami tentangnya, bisa saja mengubah pola kebaikan sikap sehingga  muncullah sifat membeda-bedakan orang.

Saat waktu terus bergulir, detik demi detik terlewati dengan cepat dan hari lepas hari berakhir begitu singkat. Saat seperti itulah kita telah menimba banyak pengalaman hidup bersama waktu. Satu-satu orang manusia di sekitar, bisa kita pahami tetapi pada dasarnya tidak ada yang sifatnya terlalu kontras dari yang lain. Sebab masing-masing orang cenderung ingin menjadi baik bersikap dan baik pula dalam hal berpikir. Jika, masih ada manusia yang sifatnya kurang begini dan kurang begitu: sesungguhnya hal tersebut dipengaruhi oleh rendahnya kecerdasan dan menurunnya kesadaran. Tentulah semua ini, membuatnya rentan terhadap sifat-sifat daging yang tak bisa dibendung hingga meluap dan .

Sifat-sifat manusia yang tidak terkontrol tersebut biasanya disebabkan oleh rendahnya tingkat kecerdasan dan kesadaran. Sehingga acap kali membuat seseorang menjadi terburu-buru mengekspresikan sikap. Kadang hal-hal buruk tersebut tidak sengaja diekspresikanberupa gerak refleks yang menghentakkan panca indra. Pada setiap tahapan kehidupan, kita bisa memahami orang-orang tertentu tetapi ada pula orang yang tidak mampu kita pahami. Sadarilah bahwa satu tindakan yang diekspresikan seseorang tidak mencerminkan siapa dirinya yang sebenarnya. Sebab manusia senantiasa mengubah dirinya dari waktu ke waktu.  Jadi, tidak perlu mencap orang begini atau begitu, mungkin saja dia sedang teledor.

Pengertian

Apa yang keluar dari mulut seseorang mencerminkan sebagian dari dirinya. Sifat manusia adalah perilaku (perkataan dan perbuatan) yang bisa dinilai berdasarkan perlakuannya dan/ atau tanggapannya terhadap sesuatu. Sekali pun demikian, apa yang dapat kita amati dari kehidupan luar seseorang tidak menjamin bahwa seperti itulah dirinya. Terlebih ketika kita hanya bertemu orang tersebut sesekali, tidak setiap waktu. Akan tetapi, mereka yang sering kita temui selama hidup di dunia ini, selalu bersama-sama dengan kita sepanjang waktu (misalnya keluarga dan pasangan hidup). Kemungkinan kita akan mampu memahami tindak-tanduknya walau tidak semuanya tetapi sebagian pun jadilah.

Sifat manusia adalah sebagian dari kepribadian yang diekspresikan lewat kebiasaan sehari-hari. Sedang sifat itu sendiri bisa saja berubah ketika koreksi dan tekanan mulai muncul dari sana-sini. Namun orang yang meyakini sifat-sifatnya sudah benar, sulit untuk diubah sifatnya. Artinya, sebelum mengubah seseorang, yakinkanlah dia terlebih dahulu bahwa dirinya sudah salah langkah.

Sifat seseorang berdasarkan komentar atau pendapatnya yang kurang wajar

Sadarilah, sekali pun seseorang mengekspresikan sikap yang terkesan aneh pada momen-momen tertentu, belum tentu demikianlah kepribadiannya yang sesungguhnya. Kita tidak bisa menyimpulkan kepribadian seseorang hanya dengan melihatnya satu sampai dua jam perhari. Akan tetapi, setidak-tidaknya kita mampu memahami sebagian kecil dari aspek kehidupan yang dijalaninya. Dengan demikian, hal tersebut membantu diri sendiri untuk mulai belajar menyesuaikan diri terhadap kehadirannya di sekitar. Katakan sajalah bahwa hal ini merupakan sebuah permainan kehidupan sekedar menambah-nambah pengetahuan dan menghindari diri sendiri agar tidak berlaku demikian. Berikut akan kami tampilkan beberapa sifat manusia berdasarkan pendapat-pendapat yang dikeluarkannya.

  1. Orang yang pemarah.

    Tahukah anda bahwa tiap-tiap orang mampu memberikan pendapat yang emosional ketika hal-hal sensitif di dalam kehidupannya mulai disinggung. Sikap yang marah cenderung dikeluarkan dengan kata-kata yang bombastis. Mungkin juga berisi beberapa makian dan kata-kata kotor lainnya. Apapun yang kita bisa pelajari dari kejadian tersebut, nikmatilah itu seolah belum pernah terjadi. Sebab penonton yang terlalu ambil hati/ mau ambil pusing dapat terbakar emosi beda persepsi sehingga ikut-ikutan bertengkar.

  2. Sifatnya pendendam.

    Lagi-lagi sifat pendendam ini bisa disembunyikan rapat-rapat oleh siapa saja. Terlebih ketika orang-orang tersebut sudah cukup berumur di bumi ini. Akan tetapi, yang namanya kebusukan pasti akan terungkap juga, cepat atau lambat. Dendam yang lama dipendam bisa terungkap saat dirinya sedang marah. Jadi, bisa dikatakan bahwa amarah adalah gap alias persimpangan dari semua sikap yang tidak layak untuk dipelihara. Saat pendendam menemukan kesempatannya maka hal-hal buruk di masa lalu mulai diungkapkan secara kasar blak-blakan, berikut dengan penghinaan, sindiran dan berbagai bahasa negatif di dalamnya.

  3. Dia iri hati.

    Pendapat orang yang iri hati, biasanyat tidak dapat dinilai dengan satu kali memberikan opini. Sebab aspek kedengkian seseorang bisa ditimbulkan oleh banyak hal: Misalnya saja dengki terhadap harta, jabatan, popularitas, potensi/ bakat, pertemanan dan lain sebagainya. Saat keunggulan orang lain begitu menonjol biasanya dapat membuat pendengki tersebut risih sendiri, padahal tidak ada yang merugikan dirinya. Begitu ada kesempatan untuk menyerang orang yang didengkinya, tepat saat itulah amarah meluap bersamaan dengan sindiran dan hinaan.

  4. Tabiat bawaan sombong.

    Mereka yang bawaannya sombong, biasanya tidak hanya bisa kita amati lewat perkataannya, tetapi tingkah lakunya juga sangat menggambarkan hal tersebut. Mungkinkah itu dari kebiasaan berpakaian, berbelanja dan dalam hal menggunakan aksesoris lainnya. Banyak orang yang memakai barang mahal tetapi orang sombong membanggakan apa yang dimilikinya.

    Rasa bangga ini terutama akan mencuat ketika si angkuh tersebut merasa terdesak, tersakiti dan terjatuh. Dia menjadikan kebanggaannya terhdap sesuatu sebagai penghiburan untuk memicu sensasi rasa senang di tengah tekanan hidup yang berat dan panjang.

    Jadi, mereka yang tinggi hati dapat di amati saat tertekan dan saat berada di puncak kesuksesan. Orang yang berpakaian mahal-mahal, tidak serta merta sombong sebab hal tersebut bisa disebabkan oleh faktor pekerjaan sebagai robot pemicu iri hati. Artinya, jangan mudah benci dengan mereka yang sombong did unia maya, bisa jadi itu pekerjaan robot (user otomatis) yang sengaja ditebar menguji dan meramaikan suasana.

  5. Merasa kecewa berlarut-larut.

    Siapa di dunia ini yang tidak pernah dikecewakan? Sadarilah bahwa tiap-tiap orang dari kita pernah merasakan kekecewaan. Tetapi di satu sisi ada pula orang yang tidak belajar meninggalkan rasa kecewanya. Begitu pihak/ orang yang pernah mengecewakannya melakukan kesalahan maka mulailah muncul kata-kata kotor dan momen mengungkit sejarah.

    Pada dasarnya, mengingatkan kesalahan orang di masa lalu adalah sah-sah saja. Tetapi melakukannya sambil mempermalukan orang tersebut di depan orang banyak atau warganet menandakan bahwa ada sesuatu yang parah di antara kalian di masa lalu.

  6. Dia yang suka suudzon.

    Berprasangka terhadap seseorang adalah baik sekedar untuk berhati-hati. Tetapi orang yang berprasangka buruk, biasanya menyampaikan dugaan-dugaannya yang tidak berdasar kepada orang lain. Mereka biasanya memberikan penekanan yang kasar dan terkesan berlebihan terhadap oknum tertentu dengan menyebut-nyebut nama terang-terangan.

    Setiap orang memiliki prasangka tetapi kita tidak wajar memperlakukan orang lain dengan cara yang kasar hanya karena dugaan tersebut. Artinya, silahkan berprasangka terhadap siapa saja tetapi jangan sampai hal tersebut mengubah dan mengurangi sikap baik kita terhadapnya. Kasihilah dia seperti mengasihi sesama manusia lainnya, seperti diri sendiri. Jangan sampai spekulasi buruk terhadap orang lain membuat kebaikan hati ini kendur.

  7. Dia yang stres.

    Orang yang sedang stres, biasanya tidak lagi menggunakan pikirannya sesaat sebelum melakukan sesuatu. Amarahnya bisa dilampiaskan kepada benda-benda yang ada di sekitar. Bahkan dalam beberapa momen, mereka tidak lagi mampu membedakan mana yang baik dan yang jahat. Melainkan akan melakukan apa saja keinginan cepat dalam hatinya atau yang muncul dari sekelilingnya. Opini yang diungkapkan seperti seorang yang telah putus asa, kehilangan harapan, gelisah dan ketakutan.

Kesimpulan

Tutur kata bisa memberikan gambaran kepribadian seseorang, tetapi amarah dapat menunjukkan seperti apa sifat-sifat buruk yang dimiliki oleh orang tersebut. Jadi, jangan asal memberikan pendapat, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Daripada berkomentar kasar, lebih baik kita tidak usah mengeluarkan suara, tapi terlebih dahulu berusaha menenangkan diri. Jika memang sudah tidak tahan lagi, kita bisa keluar dari lokasi untuk mencari udara segar. Dalam hidup ini ada momen dimana kita perlu menunggu situasi membaik.

==+==

Tiap-tiap orang bisa memarahi sesamanya tetapi kata-kata kasar disertai hinaan, cemooh dan ejekan mengacu pada kebiasaan memelihara kejahatan di dalam diri sendiri. Koreksi kesalahan orang lain tetapi jangan marah-marah toh setiap pelanggaran ada sanksinya. Santai atau biasa saja saat mengurai pelanggaran seseorang. Oleh karena itu, bersihkan diri dari sifat-sifat negatif maka emosi yang berlebihan akan menghilang dari kehidupan anda.

Tahukah anda bahwa lewat perkataan yang kita ucapkan sendiri, banyak orang yang bisa menilai siapa kita? Komentar yang disampaikan dengan amarah merupakan suatu petunjuk bahwa seseorang sedang memelihara sifat-sifat yang kurang baik di dalam dirinya. Biasanya luapan tersebut berawal dari kebiasaan menimbun hal-hal yang menjijikkan dari sesama, yaitu masa lalu suram bersama seseorang/ sekelompok orang. Kemarahan merupakan sebuah petunjuk tentang adanya sifat-sifat jelek yang kita pelihara secara terselubung hingga menjadi nyata pada suatu waktu. Biasanya sifat pendukung kemarahan terdiri dari dendam, iri hati, kesombongan, kekecewaan, suudzon dan stres. Jadi, jika ingin mengantisipasi agar tidak sampai marah, jauhkanlah sifat dendam, dengki, angkuh, kecewa, prasangka buruk dan hindari stres dalam keseharian kita masing-masing.

Salam, Orang marah
biasanya tidak disepicu
hanya oleh satu faktor.
Kemarahan hanyalah
manifestasi dari
banyak sifat
buruk lainnya
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.