10 Cara Mengembangkan Tulisan – Hal-Hal Yang Membuat Tulisan Kita Berkembang

Cara Mengembangkan Tulisan – Hal-Hal Yang Membuat Tulisan Kita Berkembang

Di era kecanggihan teknologi, manusia tidak lagi menemukan banyak kendala dalam hidupnya. Pengetahuan yang memadai telah membantu kita menyelesaikan banyak persoalan yang dulunya pelik, kini menjadi jelas. Seolah di waktu-waktu sebelumnya, kita menjadi orang buta yang berjalan tanpa tuntunan sehingga tabrak sana-sini, jatuh dan tergeletak. Akan tetapi, pengetahuan dan teknologi yang kita miliki, lebih kepada tuntunan yang membuka jalan menuju ke banyak tujuan-tujuan positif. Namun, di atas semuanya itu, kita tidak bisa membanggakan ilmu dan mesin tersebut, sebab semuanya terlalu rapuh dan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Sekali pun teknologi telah menjadi jawaban dalam kehidupan kita, bukan dalam arti dapat memujanya. Sebab pujian terhadap ilmu pengetahuan tidak berfaedah tetapi memuji-muji Tuhan manfaatnya dalam, bahkan sampai akhir zaman. Kita memang pantas bersyukur buat semua anugerah yang diperoleh dan dikembangkan dari-Nya, bukankah semuanya itu berdasarkan dari firman yang telah kita terima? Segala ilmu pengetahuan memang berawal dari firman. Sekali pun beberapa generasi  sebelumnya menafsirkannya dengan cara yang kurang tepat, namun semua itu memberi kita pelajaran untuk menghasilkan hal-hal lainnya. Sesuatu yang benar-benar kita butuhkan tanpa harus bersaing, berselisih, rusuh dan berperang sana-sini.

Efisiensi yang terjadi membuat kehidupan lebih praktis dan fleksibel. Akan tetapi, di sisi lain kehidupan, keadaaan semacam ini beresiko tinggi menyebabkan dampak buruk, baik bagi diri sendiri maupun bagi pramg yamg bertempat tinggal di sekitar. Walau kita sadari bahwa dampak baiknya juga banyak tetapi bukan dalam arti bisa mengabaikan keburukannya. Salah satu dampak dari keadaan ini adalah meningkatnya angka pengangguran. Namun sisi baiknya adalah ilmu pengetahuan memiliki cara khusus untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya adalah berfaedah untuk menciptakan jejaringan sandiwara yang dapat mempekerjakan lebih banyak orang dengan mengembangkan kemampuan menulis.

Ke depan ini, yang menjadi salah satu pekerjaan paling menarik adalah menulis. Bukankah ini bisa dilakukan oleh siapa saja di seluruh daerah. Yang terpenting adalah bisa menulis dan membaca. Saat seseorang aktif bekerja maka otak pun encer dan kebodohan pergi. Namun masalahnya adalah semua orang juga bisa menulis, anak SD saja pun dapat melakukan corat-ceret, yang susah itu adalah bagaimana cara mengembangkannya. Istilahnya adalah “menulis itu mudah tetapi untuk menjadi penulis konsisten berkarya, itulah yang agak susah.Di sinilah kita butuhkan yang namanya mengembangkan ilmu pengetahuan agar tulisan yang dibuat bisa menjalar kemana-mana, berbicara tentang banyak hal.

Pengertian

Menjadi penulis memang mudah di awal-awal tetapi setelah menjalaninya selama beberapa waktu, untuk menemukan ide-ide itu samakin susah saja. Oleh karena itu, kita butuhmengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Jika anda selama ini bercerita tentang satu-dua topik saja, maka mulailah merambah ke berbagai topik untuk menemukan gap/ penghubung antar semua ilmu pengetahuan yang ada. Saat anda mampu menemukan gap antara semua ilmu maka tepat saat itulah, bahnyak hal yang dapat kita bicarakan selama berdiri sambil bekerja di depan laptop/ komputer-PC. Jadi mengembangkan tulisan adalah berupaya memperluas ilmu pengetahuan pada berbagai bidang sehingga banyak topik yang bisa kita bahas-bahas dan tuliskan secara terus-menerus hingga menutup mata.

Defenisi – Mengembangkan tulisan adalah berupaya memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan pada berbagai bidang sehingga banyak topik yang bisa kita bahas-bahas agar sanggup menulis  secara terus-menerus hingga menutup mata

Menulis tentang kehidupan pribadi adalah awalnya

Menulis tentang kehidupan pribadi cukup terbatas bagi orang yang memiliki pengalaman yang terbatas pula. Akan tetapi, ada banyak literatur yang bisa kita baca di sekitar sehingga membantu memperkaya pengetahuan untuk menulis sesuatu. Misalnya saja dengan membaca buku, majalah, berita, blog, website dan berbagai situs lainnya di dunia maya, bukankah semuanya itu gratis adanya? Jadi buka wawasan dengan tidak hanya berkutak pada aktivitas harian melainkan turut pula menghubungkannya dengan kesehatan, pergaulan, pendidikan, pekerjaan, rekreasi, masyarakat, bernegara dan lain sebagainya. Semakin bercabang wawasan kita maka semakin berkembanglah tulisan yang dapat dirangkaikan menjadi sebuah kisah yang logis, fantastis, imajinatif dan romantis (tergantung dari bidang yang digeluti).

Cara mengembangkan topik-topik yang hendak kita tuliskan

Memang dalam hidup ini, di tengah kecanggihan teknologi, apa-apa saja bisa dibuat. Salah satu hal yang bisa direkayasa adalah penyediaan pola-pola tulisan yang bisa dikopi pasti dengan mengubah beberapa kosa katanya. Jadi, saat seseorang menulis, dia tidak perlu lagi menyusun kosa-kata yang sedemikian rupa sebab sudah ada mesin yang otomatis mengubah kata-kata tertentu agar terbaca dan terdengar berbeda jauh dari yang sebelumnya. Padahal, semua yang tertulis merupakan hasil dari menyalin tempelkan dan mengsinonimkan terbitan yang sudah-sudah. Stagnasi semacam ini terjadi karena kita enggan untuk mengembangkan pengetahuan dan wawasan pada hal-hal lainnya yang sedang marak di sekitar. Berikut akan kami ulas beberapa kiat untuk memajukan bakat menulis menjadi lebih baik lagi.

  1. Menulis tentang diri sendiri.

    Saat menjadi penulis pemula, tidak ada yang pantas kita ceritakan selain dari hari demi hari yang kita jalani. Terutama saat ada momen-momen khusus yang dijalani dengan suasana yang unik karena “berbeda dari” sebelumnya atau hanya “terjadi jarang-jarang.” Walau ada kesan sombong, dengki, benci, lebay dan bangganya, tidak masalah, itu biasa dalam hal mengarang. Sebab tanpa kedagingan tersebut maka tidak ada sesuatu yang akan diselesaikan dalam pertengahan maupun di akhir cerita.

    Harap berhati-hati, gunakanlah nama samaran atau anonim agar tidak ada orang yang tahu. Sekali pun demikian, tetap saja pemerintah bisa tahu “siapakah anonim tersebut?” sebab segala data user dunia maya pasti melewati server pemerintah. Saat seseorang bisa menceritakan dirinya sendiri, kemungkinan besar dia pun bisa menceritakan hal-hal lainnya untuk membangun kehidupan. Hanya saja perhatikan setiap ekspresi kata-kata yang anda paparkan bisa merujuk kepada kelemahan yang dimiliki. Sekali lagi perhatikan, Dampak buruk menulis tentang diri sendiri.

  2. Menulis tentang Kitab Suci.

    Orang yang bijak, belajar dari Kitab Suci. Sebab dari sanalah terdapat dasar-dasar setiap ilmu pengetahuan umat manusia. Tentu fakta ini tidak dapat dipahami oleh orang awam. Hanya mereka yang telah mencicipi pahit-getirnya dunia lalu menyesuaikan semuanya itu dengan nilai-nilai yang terdapat di dalam Alkitab. Tidak ada lagi kita temukan pertanyaan di dalam jiwa seputar kehidupan, seolah semuanya telah terjawab sesuai dengan pengalaman rohani yang dihadapi. Mulailah menulis dengan menghubung-hubungkannya pada periswa-peristiwa yang kita alami dari waktu ke waktu. Gunakanlah sudut pandang yang berbeda-beda untuk menemukan keanekaragamanan warna. Pengalaman rohani bisa jadi menjelaskan tentang bagian-bagian tertentu di dalam Kitab yang kita percayai itu.

  3. Ilmu pengetahuan yang kita pelajari.

    Misalnya saja, kita baru mempelajari satu hal dari sekolah formal maupun sekolah informal. Lantas menyampaikan beberapa hal yang membuat kita tertarik untuk membahasnya secara khusus pada blog/ buku/ jurnal harian yang dimlki. Bila perlu kita membahasnya secara luas juga, dengan tidak hanya menuliskan pendapat pribadi melainkan turut pula mencari informasi lainnya: misalnya bagaimana menurut si ini atau menurut si itu. Artinya, jangan hanya berpatokan pada apa yang sudah dipelajari melainkan temukan juga hal-hal lainnya seputar topik tersebut dengan mencarinya di Google atau media online lainnya. Bahkan jika memang ada buku-buku penunjang lainnya, turut diringkas untuk diekstrak bagian-bagian yang penting dan sehubungan saja. Setelah semua yang diperlukan dikoleksi maka selanjutnya tinggal di terbitkan dalam buku harian/ jurnal/ blog yang dimiliki.

  4. Menulis tentang masalah yang dihadapi dan solusi mengatasinya.

    Ada banyak soal-soal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Ini bisa jadi sebagai bahan tulisan yang dapat dicorat-coret secara konsisten. Pandanglah sudut persoalan tersebut dari sisi positif sehingga sekali pun bernada negatif, orang yang membacanya dapat menemukan keseimbangan. Artinya, sekali pun membicarakan hal-hal negatif, imbangi jugalah dengan kesimpulan yang positif sehingga para pembaca tidak fokus pada yang buruknya melainkan terhadap yang baiknya.

    Kami sendiri, mengembangkan tulisan dari masalah sehari-hari yang dihadapi. Untuk menilai suatu kejadian dengan adil tanpa keberppihakan terhadap diri sendiri mau pun terhadap orang lain: bebaskan diri dari kebencian, kesombongang dan kedengkian. Hal-hal semacam ini beresiko mengotori sudut pandang yang kita gunakan. Jikalau rasa kesal, marah, dengki dan angkuh masih meradang maka pertimbangan-pertimbangan yang dipaparkan cenderung berat sebelah dan kurang mampu diterima oleh pembaca.

    Menuliskan masalah yang dihadapi juga beresiko membuat orang yang tidak kita kenal mampu mengenali kelemahan dan kelebihan yang dimiliki, terutama dari sisi emosional. Jika, anda mulai merasa sedang menghadapi suatu konspirasi besar, tidak perlu mewartakannya secara jelas dalam tulisan-tulisan yang dimuat ke publik. Atau sekali pun dimuat, buatlah sudut pandang serapih mungkin dan iringi dengan solusi yang positif.

  5. Bercerita tentang kesehatan dan kebugaran manusia.

    Hindari membiasakan diri menulis dengan mengkopi pastekan semua informasi dalam sebuah tulisan menjadi tulisan sendiri. Melainkan berupayalah untuk merangkainya berdasarkan kata-kata sendiri. Cari dan temukanlah hal-hal yang menjelaskan dan menghubungkan berbagai sendi-sendi kesehatan manusia. Apabila anda sudah menemukan GAP yang menjadi persimpangan dari isu kesehatan, maka hal tersebutlah yang terus-menerus di ulang-ulang. Sekali pun sedang membahas topik yang berbeda judulnya saja.

    Saat menulis tentang kesehatan, perhatikan juga kebiasaan di dalam masyarakat. Kebiasaan buruk/ baik tersebut bisa jadi dasar kaki untuk berpijakmengembangkan teori-teori sehat yang ideal. Semakin banyak hal yang bisa dihubung-hubungkan maka semakin baik topik-topik yang anda paparkan.

  6. Menuliskan sesuatu tentang hal-hal yang unik di dalam masyarakat.

    Kita pun dapat mengarahkan perhatian kepada orang-orang yang bermukimdi sekitar. Mungkin saja mereka memiliki kebiasaan positif yang pantas diumbar ke publik. Bisa juga ketika ada masalah kecil sampai besar yang terjadi diantara rakyat. Tetapi, harap berhati-hati ketika mengumbar masalah orang lain, siapa tahu dia membacanya lalu tidak senang. Itulah pentingnya menjadi penulis anonim sedang kita pun tidak pernah membawa-bawa nama siapa pun saat menulis.

    Biasanya, seorang penulis profesional tidak lagi membawa-bawa masalah tanpa solusi, melainkan berusaha mengaburkan peristiwa lalu menuliskannya dalam bentuk lain. Mereka tidak ingin cari muka terhadap orang tertentu dan tidak suka menjadi populer juga tidak mau mencari keuntungan di atas penderitaan orang lain.Tulisannya bebas dari dendam dan benci terhadap siapa pun. Tetapi tidak segan-segan mengungkapkan keburukan (tanpa mencantumkan nama) demi mencari dan menemukan kebenaran sebagai solusi positif, jangka pendek maupun jangka panjang.

  7. Menceritakan sesuatu yang unik tentang pendidikan

    Pahami baik-baik bagaimana dunia pendidikan bekerja melaksanakan fungsinya di dalam masyarakat. Bila tidak memahami sistem kerjanya, tidak perlu menulis tentang hal tersebut. Temukan berbagai keunikan yang selalu bergulir di dalamnya. Dapatkan kata-kata yang menarik untuk dijadikan judul cerita mengumbar sisi-sisi antusiasme yang tidak biasa. Bila memang ada kekurangan, berupaya untuk menjelaskan sisi negatifnya dari sudut pandang yang cantik. Lalu memberdayakan dan memperkuat sendi-sendi positif yang masih ada sebagai dasar-dasar untuk meningkatkan pendidikan. Tidak lupa juga untuk menentukan cakupan jangkauan antara pendidikan karakter dan pendidikan akademik.

  8. Mencatat sesuatu yang unik dari tempat kerja.

    Berhati-hatilah menulis tentang konspirasi di tempat kerja. Sebab dimana ada konspirasi, disanalah ada banyak prasangka yang bisa berujung salah paham. Lebih baik, tuliskanlah hal-hal positif dari setiap situasi buruk yang dihadapi. Apa makna yang bisa dipelajari di balik semua peristiwa yang terjadi. Jangan pernah mengumbar pertanyaan tanpa memberikan jawabannya; hindari mengumbar keburukan tanpa mengungkapkan sisi baiknya. Seorang penulis yang profesional mampu menjaga keseimbangan karyanya agar dapat menguntungkan bagi semua pihak.

  9. Menuliskan sesuatu tentang lingkungan alamiah.

    Untuk menulis dalam spektrum luas, kita perlu juga mengembangkan wawasan tentang lingkungan hidup. Tidak perlu memahaminya secara detail tetapi setidak-tidaknya mengerti garis-garis besar tentang lingkungan. Mampu mengerti sebab-akibat yang menghubungkan manusia dan hewan, demikian juga dengan manusia dan tumbuhan. Menentukan titik kemajuan dan titik kemunduruannya sehingga dapat mencapai titik keseimbangan yang sesungguhnya.Perhatikan juga apa-apa saja faktor di dalam diri manusia yang menyebabkan rusaknya tatanan alamiah. Apa hubungannya dengan kepribadian seseorang sehingga membuat situasi menjadi kacau semuanya: bencana alam dan bencana kemanusiaan dimana-mana.

  10. Membuat proyeksi lain (sudut pandang berbeda) berdasarkan tulisan seseorang.

    Jika kita sudah memiliki wawasan yang luas, kosa kata yang dikuasai lumayan, mampu membuat kalimat yang dapat dipahami (hampir semua orang) dengan kemampuan menulis tanpa henti tiap-tiap hari. Kita bisa mengembangkan tulisan-tulisan yang menurut pemahaman sendiri cukup menarik, hanya perlu dilihat dari aspek ini dan aspek itu. Seperti orang yang sedang menulis ulang suatu topik namun dibangun dari berbagai opini-opini yang baru. Kita perlu menulis dan menulis lagi sambil mengembangkan berbagai argumen yang keluar dari kepala sendiri. Pada tahapan ini, ilmu pengetahuan kita akan bercabang ke segala arah sehingga mampu memahami banyak hal.

  11. Dan lain sebagainya, silahkan cari sendiri.

Kesimpulan

Jika hanya menulis ulasan kehidupan pribadi, hal-hal yang biasanya dihadapi hari lepas hari, sebaiknya masuk jurnal harian/ diari saja. Akan tetapi, ketika cakupan tulisan anda meluas, sangat dianjurkan untuk dipublish pada media yang sesuai, misalnya blog. Simak juga, Tips agar bisa terus-menerus menulis.

Ketika orang menanyakan, “bagaimana caranya untuk mengembangkan tulisan?” Menurut kami, tidak ada cara lain selain “teruslah menulis.” Temukanlah GAP yang menghubungkan bidang keilmuan yang satu dengan bidang keilmuan yang lain, itulah persimpangan yang mendorong pengetahuan semakin luas. Dahulu, kami sempat ingat mengalami “kebekuan ide” sehingga tidak ada yang dapat diulas. Ini sebenarnya terjadi bukan karena kita tidak memiliki ide untuk menuiskan sesuatu melainkan karena malas melakukannya. Saat writer blocks tersebut melanda: jangan menyerah terhadapnya lalu menanggalkan pulpen, pinsil dan menyimpan laptop. Melainkan tetap buat coretan sederhana dari apa saja yang keluar dari dalam pikiran dalam satu hari tersebut demi menjaga konsistensi. Lebih dari itu, jagalah kesehatan saat menjadi penulis profesional: lebih banyak berdiri sambil bekerja.

Salam, Tulislah apa saja.
Belajarlah ilmu apa saja.
Jangan berhenti berkarya.
Temukan GAP penghubungnya.
Alhasil keilmuan makin luas saja
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.