+77 Kata-Kata Bijak & Motivasi Kehidupan Tentang Iman Dan Motivasi Hidup Lainnya (Kumpulan Bagian IX)

Imanmulah penyelamatmu. Pegang kuat-kuat, sampai Allah menjemputmu, pulang…

Jalanilah hidup ini dengan penuh keyakinan sebab iman adalah motivasi terkuat yang pernah ada. Jika anda mampu memahami berbagai kisah dalam Kitab Suci, akan menemukan bahwa keyakinan seseorang membuatnya rela berkorban demi orang lain. Seolah tidak ada kekuatan lain yang mampu menghambatnya untuk melakukan apa yang menjadi kehendak Allah. Seperti halnya Tuhan Yesus Kristus yang rela mengorbankan nyawa demi menyatakan kehendak Allah. Lantas saat ini, apa yang menjadi kehendak Allah dalam hidup kita? Tentu saja yang perlu kita teladani adalah Yesus itu sendiri. Kita perlu mengikut jalan dan cara hidup yang pernah di tempuh-Nya.

Ada tiga syarat mengikut Tuhan Yesus, yaitu menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti jalan kebenaran. Jadi, kita tidak perlu mati fisik demi orang lain. Melainkan kita perlu menyangkal diri, menginjak diri sendiri, seolah-olah kita tidak ada: demi merendahkan diri/ hati di hadapan Allah. Siap memikul beban berat yang sepadan, yang ditanggungkan atas kita, menjalani penderitaan dengan sukahati tanpa sungut-sungut dan tanpa penyesalan. Mengasihi Allah dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa dan dengan segenap kekuatan kita. Juga mengasihi sesama manusia, sebagaimana kita mengasihi diri sendiri. Tiga syarat ini adalah tiga jalan yang harus dilalui untuk mencapai sorga abadi, kediaman kekal Allah kita.

Motivasi dari iman adalah motivasi terkuat. Milikilah iman maka hidup pun akan diarahkan kepada hal-hal yang positif. Tentu saja semuanya itu harus dipelajari baik-baik dan pelajaran yang paling berharga seumur hidup, kita dapatkan lewat masalah yang ditemui hari lepas hari. Oleh karena itu, tetap semangat saudaraku, sebab perjuangan kita bukan untuk dunia ini melainkan untuk sorga, untuk kemuliaan nama Tuhan. Berikut ini akan kami tampilkan kata-kata motivasi yang dapat mengawali semangat positif di setiap kemerosotan yang kita alami.

  1. Iman adalah motivasi terkuat sepanjang sejarah kehidupan manusia.
  2. Semua orang berkorban demi imannya. Lantas, apa pengorbanan yang perlu kita kerjakan saat ini? Apa yang ada, itu yang kita korbankan. Mulailah dengan mengorbankan apa yang kita miliki dalam jumlah banyak, misalnya tutur kata yang ramah.
  3. Tuhan Yesus saja mengorbankan nyawa demi kebenaran. Kita pun perlu mengorbankan diri, mengorbankan harga diri: tetap diam, tenang dan ramah saat diejak oleh orang lain. Termasuk saat dihina, difitnah dan berbagai perlakuan buruk lainnya. Bukankah dengan demikian kita seolah-olah tidak ada/ sudah mati?
  4. Saat Tuhan Yesus mengorbankan nyawa, kita sebagai manusia biasa mengorbankan harga diri dan tetap baik di tengah buruknya situasi.
  5. Zaman dulu, boleh saja orang mengorbankan nyawa demi keyakinannya, sebab belum ada sistem/ organisasi yang mengikat antar umat manusia dan belum ada undang-undang yang menjamin hak hidup setiap warga negara.
  6. Zaman sekarang, tidak ada orang percaya yang mengorbankan nyawa sebab hal tersebut tergolong pelanggaran hukum. Tiap-tiap manusia punya hak hidup dan itu dijamin oleh undang-undang.
  7. Bila Tuhan Yesus Saja telah mengorbankan nyawa, mengapa kita pelit mengorbankan sikap yang ramah dan santun kepada sesama? Jadilah orang baik sekali pun orang lain sudah tidak baik lagi.
  8. Banyak orang yang meyakini bahwa “waktu adalah uang!” Tetapi kami sadar betul bahwa “waktu jauh lebih berharga dari uang!”
  9. Segala sesuatu bermanfaat asalkan kita mampu memberdayakannya secara terkontrol demi kepentingan bersama.
  10. Aktivitas positiflah yang menjauhkan kita dari segala tindakan yang buruk.
  11. Kegiatan yang kita lakukanlah yang membuat kita tetap waras.
  12. Seperti hijaunya daun-daun membuat mata terpana, demikianlah kebaikan tidak akan pernah hilang dari pandangan mata.
  13. Seperti ramainya alam raya tak pernah berhenti, demikianlah kehidupan manusia aktif tanpa henti. Sudahkah itu diarahkan pada sikap yang positif murni?
  14. Saat semua pejabat ke depan ramai-ramaikampanye, kami akan berada paling belakang untuk mengkampanyekan kebaikan.
  15. Lihatlah politikus ke depan untuk berkampanye, tetapi kami akan berada di barisan paling belakang memperjuangkan kebaikan.
  16. Ketika bibir tak mampu lagi menjelaskan betapa puasnya, hidup akan diarahkan untuk bertindak memuaskan orang lain juga.
  17. Saat riak pagi membangunkanmu, itulah kesempatan membangun pikiran positif, dimulai dengan berdoa &bersekutu.
  18. Kemajuan kita memundurkan orang lain. Haruskah kita saling menjatuhkan untuk menjadi yang terdepan?
  19. Dasarilah kehidupan anda dalam kebenaran. Berhentilah berbohong atau kemiringannya akan semakin tajam. Sebab segala pondasi yang dibangun di atas kemiringan, hanya tinggal menunggu waktu saja sampai semuanya itu ambruk secara perlahan tetapi pasti.
  20. Apa yang sekarang kita miliki bukanlah milik kita. Semuanya itu hanyalah pinjaman. Ada saatnya nanti dimana kita harus mengembalikan semuanya. Sudahkah itu diemban dengan penuh tanggung jawab?
  21. Teruslah berharap, itulah yang membuatmu tetap hidup. Harapan adalah permulaannya dan jalurnya. Berhenti berharap maka semuanya akan berakhir.
  22. Aktiflah selalu maka aktivitas itulah yang membuatmu selalu bergairah menjalani hari.
  23. Seperti malam berganti pagi, demikianlah hati yang kelam terobati oleh hadirat Sang Ilahi.
  24. Seperti hujan tercurah ke atas bumi, demikianlah kasih karunia Allah tercurah atas kita setiap hari.
  25. Kenyamanan menciptakan kesenangan sekaligus kerentanan. Orang bijak menggunakannya secara terpimpin.
  26. Sulit membedakan mana orang jujur dan mana yang tidak jujur, saat semua orang bersandiwara untuk mencari uang. Gunakan hati nurani untuk menemukan orang yang berterus terang.
  27. Dari dulu sampai sekarang manusia terus menggunakan ilmu pengetahuannya demi ego dan arogansi menjadi yang terbaik. Akibatnya, teknologi hanya menghancurkan yang sudah ada dan mengabaikan tahap regenerasi. Belajarlah untuk mengikis ego dan arogansi dengan mendedikasikan diri demi kebenaran hakiki..
  28. Seperti sejuk dan tenang melingkupi pagi, demikianlah hati sejuk dan tenang berjalan dalam kehendak Tuhan.
  29. Seperti laut selalu bergelombang, demikianlah manusia seumur hidupnya selalu bertualang.
  30. Pagi-pagi sudah mandi membersihkan diri, demikianlah firman Tuhan basahi hatiagar hidup bersih lagi dan lagi.
  31. Walau manusia suka melupakan banyak hal, tetapi Tuhan tidak pernah melupakan umat kesayangannya.
  32. Orang yang bijak menjaga hatinya, meningkatlah taraf kesuciannya.
  33. Jagalah hati, pasti jadi suci.
  34. Nikmat yang tidak dapat tergantikan adalah rasa kebersamaan dengan orang-orang yang dekat dengan kita.
  35. Carilah apa pun yang anda inginkan tetapi jangan mencarinya di gang sempit yang syarat kelaliman.
  36. Miliki keinginan yang tidak terlalu tinggi agar orang tidak mudah menjatuhkan anda dengan itu dan tidak terlalu rendah agar orang tidak mudah menginjak anda karena hal tersebut.
  37. Terkadang hidup terasa sangat berat, namun kita teringat dengan pengharapan yang terus berkibar. Itulah yang membuat kita terus berjuang menantang hari.
  38. Dimana ada kesenjangan, di situ ada pertentangan.
  39. Tiap-tiap orang di satu sisi punya rezeki yang berbeda dan di sisi lain ada kesamaan di antaranya. Kalau semuanya beda, berarti belum ada keadilan sosial.
  40. Tuhan selalu ada menunjukkan jalan yang terbaik bagi kita namun masalah yang menghadang terlalu kita pikirkan sehingga hati mulai gelisah. Fokuslah pada jalan Tuhan sebab itulah yang menenangkan hati.
  41. Bukan orang lain yang mendatangkan kritikan dalam kehidupan kita tetapi kita sendirilah yang mengundang orang lain untuk mengkritik diri ini, lewat sikap yang selalu diekspresikan.
  42. Ego yang tinggi hanya menggiring manusia untuk mengedepankan diri sendiri sekali pun dengan mengorbankan perasaan orang lain. Terkadang kita perlu ke belakang untuk belajar lebih rendah hati.
  43. Setiap ide tidak butuh bukti, kita bisa membuktikannya sendiri lewat logika.
  44. Ide cemerlang bukan masalah bukti tetapi apakah itu masuk akal? Sebab semua perubahan di awali dari spekulasi dan semua spekulasi di mulai dengan memberikan ide.
  45. Ide ditimbang oleh logika dan diteguh-kuatkan oleh keyakinan.
  46. Ide takkan pernah terwujud bila kita tidak meyakininya.
  47. Dimana ada masalah di situ ada pelajaran hidup.
  48. Terkadang masalah membuat semangat melemah, tetapi ingatlah bahwa masalah juga membuat dirimu semakin kuat.
  49. Saat kita sedang dirundung derita, ingatlah bahwa di sekolah kehidupan, yang berat-berat ituwajar sebagai bagian dari pendewasaan diri.
  50. Zaman sekarang, kita hampir tidak bisa membedakan dimana orang jujur & siapa yang tidak tetapi hati nurani lebih peka. Dengarkanlah Dia!
  51. Berilah maaf kepada para penista itu. Mungkin dengan demikian doa-doa andaakan diperhatikan Tuhan.
  52. Ketika ego sama-sama tinggi, kebersamaan pun akan bermutasi.
  53. Segala sesuatu di bumi ini tidak pasti, tetapi harapan dan perjuanganlah yang membuat anda semakin mendekati kepastian.
  54. Tidak ada yang pasti jika kita tidak berdoa dan berusaha.
  55. Tekunlah berdoa dan giatlah bekerja agar kepastian itu semakin nyata.
  56. Manusia disandra oleh dosa yang mengkerdilkan kekuatan jiwa. Akuilah dosa anda di hadapan Tuhan dan minta maaf kepada orangnya.
  57. Menyembunyikan dosa karena malu justru membuat kita rapuh rentan terhadap cobaan hidup.
  58. Orang yang menyembunyikan dosanya, menyandera kebebasan jiwanya untuk mengekspresikan kebaikan hati.
  59. Gema suara-suara pegunungan terpantul lebih indah dari sumbernya. Tetapi gema kebaikan terkadang lebih buruk dari sumbernya. Persiapkan diri menghadapinya.
  60. Ketika pantulan kebaikan mulai berkurang, bisakah anda terus berbuat baik?
  61. Jangan fokus pada seberapa besar pantulan kebaikan kita tetapi fokuslah kepada Tuhan yang telah terlebih dahulu berbuat baik kepada kita.
  62. Kebaikan tidak selalu terpantul baik terkadang buruk.Ketulusan niat hatilah yang mengikhlaskan semuanya itu.
  63. Saat pantulan kebaikan andaburuk, tetaplah konsisten sebab itu yang membuatanda bijak.
  64. Mimpi yang logis bisa menjadi harapan. Mimpi yang tidak masuk akal adalah khayalan.
  65. Mimpi takkan pernah berakhir tetapi harapan selalu berakhir baik bahkan luar biasa.
  66. Sejauh mata memandang pagi, sejauh ini ditolong Tuhan bebas frustasi.
  67. Seperti pagi yang berkabut namun tetap terang, demikianlah dalam hidup ada masalah namun pertolongan Tuhan selalu indah pada waktunya.
  68. Cara paling efektif untuk mengatasi bahkan menghancurkan kesombongan adalah dengan merendahkan hati ditengah gencarnya tekanan kehidupan.
  69. Kita perlu kejahatan untuk menegaskan kebenaran tapi bukan untuk dilakukan melainkan untuk diperbincangkan sebagai pelajaran hidup.
  70. Musik adalah penemuan terhebat untuk mendukung kecerdasan. Jangan hanya asal didengarkan tetapi kreatiflah melantunkannya dengan kata-kata sendiri, setidaknya di dalam hati masing-masing.
  71. Kesuksesan tidak akan pernah berhenti dicari sebelum anda merasa cukup.
  72. Satu kesuksesan tercapai maka muncullah target sukses yang lain demi mencapai sesuatu yang “lebih baik lagi.” Pencapaian hidup tanpa batas hanya mendatangkan ancaman sekaligus bencana.
  73. Ada satu titik dalam hidup ini dimana kita perlu merasa cukup dengan memberi kesempatan kepada orang lain untuk mencapai kesuksesan yang sepadan.
  74. Merasa cukup adalah permulaan dari merasa sukses; merasa sukses adalah apresiasi dari merasa cukup.
  75. Pagi-pagi melepas tidur menyambut hari penuh semangat, demikianlah Tuhan membantu kita melepas getir agar hidup selalu semangat.
  76. Gejolak kehidupan merangsang tumbuhnya kewaspadaan.
  77. Ujian kehidupan yang menggelinding akan bertransformasi menjadi pusaran kebahagiaan saat kita memahami manfaatnya dengan penuh kesyukuran.
  78. Luapkan dan bebaskan diri dari lingkaran masa lalu suram yang membelenggu hidup dalam doa penuh syukurlalu lanjutkan hidup dalam lingkaran aktivitas positif.
  79. Jadilah muka tembok saat melakukan kebaikan. Karena mungkin saja ada orang yang menanggapinya acuh tak acuh bahkan tak ayal sambil menyindir pula.
  80. Sampaikan kritik dan saran dengan santun. Tetapi setelah itujadilah muka tembok. Sebab mungkin saja ada orang yang menanggapinya miring.
  81. Pagi hari penuh misteri, masa depan tak terprediksi. Karena hidup tak terprediksi, andalkanlah Tuhan setiap hari.
  82. Kesedihan tidak akan pernah berhenti sebelum kita merasa bersyukur atas derita yang memicunya.
  83. Komitmen yang tinggi selalu diiringi dengan sikap rela berkorban. Tanpa kerelaan hati, komitmen pun menguap.

Salam gembira baik,
Imanmulah penyelamatmu
Pegang kuat-kuat,
sampai Allah menjemputmu,
pulang…

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.