Bernyanyi Memuji Tuhan Sambil Menyapu Lantai, Merapikan & Membersihkan Rumah

Tuhan akan menyapu kesalahan
dan kebiasaan buruk manusia,
Asal kita berharap terus kepada-Nya,
Walau hari dilalui dalam keduniawian
pastikan selalu berada di jalan-Nya…

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan dalam hidup ini dimana semuanya itu berpotensi mendatangkan kesenangan. Walau tak dapat dipungkiri bahwa ada juga beberapa di antaranya yang merasakan kesusahan. Akan tetapi, semua rasa itu: susah-senang dapat dinikmati dengan penuh kebahagiaan saat hati kita selalu tertuju kepada Tuhan. Tidak ada alasan untuk tidak menerima penderitaan, asalkan anda mampu memahami makna di balik semuanya itu maka akan diterima dengan lapang dada. Yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah membiasakan diri dengan semuanya itu tanpa mempersalahkan siapa pun. Suatu sikap yang hanya ,dapat ditempuh dalam keputusan unuk merendahkaan hati.

Jadilah orang yang kreatif termasuk saat memuliakan Tuhan

Dalam kehidupan yang begitu singkat di dunia ini, waktu sama harganya dengan kehidupan. Apa pun yang kita alami selama menjalaninya, terimalah itu dengan penuh ketabahan, bersikap rendah hati dan tetap berbuat baik. Tentu saja jauh di atas semuanya, yang mengisi kekosongan hidup dalam waktu demi waktu yang di tempuh adalah aktivitas fokus kepda Sang Pencipta. Sebab ada banyak sekali waktu kita yang tersedia dalam mode istirahat (lengang, blank, break) sehingga sangat potensial untuk dimanfaatkan pada hal-hal positif sambil mengembangkan kreativitas. Entah itu lewat persekutuan yang intim dengan-Nya, mendengar-membaca firman-Nya dan bernyanyi memuji-muji nama-Nya serta bekerja sesuai bakat juga belajar menurut minat. Semua aktivitas positif yang kreatif mampu mendatangkan kepuasan, kebahagiaan, ketenangan dan ketenteraman hati.

Aktivitas memungkinkan kita untuk mengaplikasikan kebenaran di segala waktu

Lantas setelah kita menujukan mata kepada Tuhan, apakah itu berarti bahwa aktivitas positif lainnya ditinggalkan? Tentu saja tidak, sebab lewat aktivitas lainnya juga kita bisa berfaedah bagi sesama. Dengan kebermanfaatan tersebutlah, kita menggenapi tuntunan hukum kebenaran yang ke dua, yaitu “kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Tanpa aktivitas, kita tidak akan mampu melakukan kasih, entah itu bagi diri sendiri, orang lain maupun lingkungan sekitar. Bahkan saat menyapu membersihkan dan merapikan rumah sekali pun, itu sudah bagian dari pengabdian terhadap keluarga (kasih pada diri sendiri dan orang lain). Lalu, bagaimana kita mencintai Tuhan termasuk saat sedang bersih-bersih dan rapi-rapi di lingkungan sekitar rumah? Yes, yakni dengan melakukannya sambil memuji-muji Tuhan di dalam hati. Beberapa inspirasi dari kami;

Tuhanlah Penyapu Kehidupan Kita Dari Segala Yang Jahat

Ku mulai lagi hari-hari,
seperti yang sudah-sudah.
ku mulai lagi beraktivitas,
apa adanya, seperti biasa.

Godaan pun muncul berdampingan,
berbagai kemelut datang dan pergi.
Datang masalah menggilas hati;
suramnya dunia memancing duka.

Tapi Tuhanlah yang selalu di sisi,
Menyapu sekelilingku
bahkan menyapu hatiku;
Sucikan aku seturut firman-Nya.

Segala rasa sakit,
disapukan dengan lembut.
Semua kepahitan,
dibersihkan terus-terusan.

Spekulasi jahat,
pikiran yang kotor,
disapukan oleh firman-Nya,
Semua kembali suci.

Sapu-sapu kehidupan,
ada di sekeliling kita.
Itulah firman Tuhan,
pelajari tiap waktu.

Ujian sosial datang
bisa menjadi sapu
membersikan hati
dari sifat-sifat jelek.

Orang di sekitar
yang menegur kita
bisa jadi sapu
bantu bersih-bersih.

Debu-debu dosa,
disapukan dengan lembut.
Pola kebiasaan buruk,
dipukul dengan keras,
sehingga kotorannya,
terbawa angin lalu.

Sakit hati silam,
kacaukan pikiran.
Pahitnya hati,
kenangan hina balik.
Tuhan rapikan jiwa,
rapi-rapi sana-sini,
Semua baru lagi.

Sungguh Tuhan baik,
Menyapu hidup kita,
Dia usir debu dosa,
Halau sifat kotor,
Rapikan sakit hati.
Semua jadi baru lagi,
Ayo semua puji Dia!

Sesuaikan nada-nada nyanyian hati dengan nada di lingkungan sekitar tetapi syair=syairnya tujukan untuk memuliakan Tuhan.

Di atas semuanya itu, berusahalah selalu untuk menyesuaikan diri dalam setiap lagu yang dibawakan. Sesuaikan nada-nadanya dengan bunyi yang berdengung keras atau lembut di sekitar kita. Lagu Rap adalah salah satu lagu yang bisa ditransformasi ke dalam setiap jenis lagu lainnya. Yang perlu kita lakukan hanyalah memperhatikan kecepatan atau intonasinya lalu menyanyikan lagu pujian kepada Tuhan dengan penekanan di sana dan di sini. Jika anda sudah lihai menyanyikan lagu bergenre ini niscaya akan dimampukan untuk mengubah nada apa pun yang bergelora di sekitar menjadi nyanyian sendiri yang turut menenangkan bahkan menyejukkan hati.

Cinta kepada Tuhan, jangan tujukan untuk meraih kenikmatan & kemuliaan duniawi yang lebih baik

Perhatikan suasana hati anda. Hati-hati dengan keinginan yang menjadi landasan mengapa anda fokus kepada Tuhan? Berupayalah memurnikan hati saat melakukannya. Jaga dari keinginan duniawi demi kemuliaan atau kenikmatan yang lebih tinggi. Semakin sering bernyanyi untuk Tuhan, semakin dilatih hati ini untuk menjauh dari keduniawian saat melakukannya. Terkadang ada juga dorongan dari luar yang berusaha untuk mempengaruhi penilaian kita tentang aktivitas yang sedang digeluti. Apa pun penilaian tersebut, jangan biarkan memecahkan konsentrasi anda. Tepislah segala keangkuhan yang mungkin saja timbul karena berbagai alasan dengan tetap fokus kepada aktivitas yang digeluti.

Apakah anda juga merasakannya?

Kami merasa bahwa bernyanyi di dalam hati itu lebih baik daripada meluapkannya lewat bibir. Seolah ketika kami meluapkan nyanyian di dalam hati ke bibir, rasanya jadi berubah drastis. Aktivitas yang awalnya nikmat indah malah terkesan rancu dan ambigu. Memang kami tidak begitu pandai menyanyi di dunia nyata. Mungkin keadaan ini terjadi karena pikiran mampu mengimajinasikan sesuatu yang berada di luar batas-batas kemampuan fisik kita. Bahkan saat kami melantunkan nyanyian pujian di dalam hati, ada pula iringan musiknya sehingga membuat aktivitas tersebut terasa lengkap. Akan tetapi, pas kita nyanyikan di dunia nyata lewat bibir, iring-iringan musik yang awalnya ada seolah lenyap sehingga rasanya terkesan kaku dan canggung. Apakah anda merasakan hal yang sama?

Kesimpulan

Fokus kepada Tuhan adalah teman seumur hidup. Ada banyak aktivitas yang dapat kita lakukan selama menjalani hari tetapi dengan mata yang tertuju kepada Tuhan, kesemua aktivitas tersebut terasa lengkap. Memiliki pikiran yang selalu memandang kepada Tuhan Segala Allah adalah suatu benteng perlindungan dari kemelut badai persoalan yang datang bertubi-tubi. Kebiasaan menujukan hati kepada Yang Maha Kuasa seperti pondasi kehidupan membuat kita takkan goyah walau diterpa banjir informasi yang mencoba menghanyutkan bahkan menenggelamkan.  Dialah yang rutin menyapu hati dari segala kejahatan bahkan sekitar kita pun tidak jahat-jahat amat, hanya saja menantang! Pada akhirnya, Allah Perkasalah yang membuat setiap orang yang bersandar kepada-Nya tetap waras, baik dan benar di tengah kekacauan yang sengaja dibuat-buat oleh oknum tertentu.

Salam, Tuhan akan menyapu kesalahan
dan kebiasaan buruk manusia,
Asal kita berharap terus kepada-Nya,
Walau hari dilalui dalam keduniawian
pastikan selalu berada di jalan-Nya
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.