7 Bahaya Sistem Komputerisasi Online Otomatis

Sistem online – otomatis
membuat pekerja manusia tersingkir.
Agar tidak banyak mata yang mengawasi
para elite dalam segala tindakannya
bahkan tindakan yang salah pun lolos saja.
Dampingi sistem serba online dengan manual.
Agar banyak orang yang dipekerjakan
dan banyak mata yang selalu berawas-awas

Sejak dari awal penciptaan, Tuhan telah memperingatkan kita untuk tidak mengambil, memakan dan memanfaatkan buah ilmu pengetahuan. Akan tetapi, kita terlalu terkesima sekaligus tergoda sewaktu menyaksikan kemuliaan-Nya. Hati ini pun menginginkan kemuliaan yang setara dengan Pencipta sehingga memakan/ memanfaatkan Buah Pengetahuan Tentang Yang Baik Dan Yang Jahat. Hasrat yang begitu tinggi terhadap hal-hal yang menakjubkan membuat kita mengabaikan titah Allah. Sikap yang ditunjukkan justru pembangkangan terhadap perintah dan larangan-Nya. Menggunakan ilmu pengetahuannya semata-mata demi mencapai hawa nafsu yang penuh arogansi (hasrat yang selalu ingin lebih).

Pola kesalahan yang sama terus terjadi Sampai sekarang: oknum tertentu memanfaatkan pengetahuan yang dimilikinya semata-mata demi materi penuh nikmat dan kemuliaan. Bahkan tidak masalah baginya untuk menggunakan ilmunya yang tinggi untuk menjebak sesama semata-mata demi mewujudkan keinginan yang berlebih-lebihan. Memanfaatkan kelicikan yang terstruktur (konspirasi manipulasi) untuk meraup keuntungan yang lebih banyak. Demikianlah konspirasi manipulasi terus bergulir dari waktu ke waktu dengan mempreteli ilmu pengetahuan untuk tujuan sempit yakni demi kepentingan kelompok masing-masing. Potensi keilmuan yang seharusnya dapat mendatangkan hal-hal positif malah berbalik arah menimbulkan kekacauan-kekacauan kecil yang hanya menunggu waktu saja untuk menjadi besar.

Selama manusia memanfaatkan ilmu pengetahuannya untuk mengungguli orang lain, maka selama itulah pengetahuan tersebut akan menjadi batu sandungan bagi pihak lain maupun bagi dirinya sendiri. Nafsu yang tinggi untuk saling mengungguli lambat laun akan membuat situasi masyarakat berada diujung tanduk. Kongkalingkong licin yang terus berlanjut akan menelan lebih banyak korban dari pihak rakyat. Sedang elit kapitalis tertentu semakin makmur di atas penderitaat orang lain. Bahkan manipulasi tersebut semakin parah saja karena dari pihak pemerintah kurang pengawasan. Saking parahnya lagi jika mereka juga turut bermain kotor melemahkan masyarakat luas.

Pengertian sistem komputerisasi

Sistem komputerisasi merupakan suatu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat luar biasa. Kemutakhirannya dapat membantu pekerjaan manusia sehingga selesai tepat waktu dan sesuai target. Alat elektronik yang satu ini telah dipergunakan secara luas di dalam masyarakat. Kemampuannya untuk mengolah data mencapai ratusan hingga ribuan kali dibandingkan dengan manusia itu sendiri. Hampir semua pekerjaan yang telah dihubungkan dengan sistem komputerisasi online otomatis berlangsung dengan cepat. Tidak ada manusia normal yang mampu bekerja secepat itu. Jadi bisa dikatakan bahwa sistem komputerisasi online otomatis merupakan pengelolaan data sistematis yang dilakukan secara besar-besaran dengan memanfaatkan teknologi komputer yang berjalan dengan sendirinya dengan/ tanpa campur tangan manusia.

Cara bijak memanfaatkan teknologi komputer

Jika kami mengatakan bahwa komputer berbahaya, bukan berarti kita harus membumihanguskan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Maksud kami di sini hanyalah mengingatkan saja bahwa teknologi tersebut bagaikan buah simalakama, pedang bermata dua yang dapat bermanfaat positif atau malah menelan kebenaran di dalam diri manusia itu sendiri. Teknik otomatis perlu juga diseimbangkan dengan yang manual. Justru bila semuanya berjalan dengan sendirinya, unsur manusiawinya tidak ada. Demikian dalam pelaksanaannya juga tidak boleh memercayakan seluruh pekerjaan kepada teknologi melainkan manusia juga harus mampu mengiringi/ mengawal/ mengawasi proses-proses tersebut. Pada akhirnya, pemanfaatan teknologi komputerisasi online otomatis bertujuan untuk mengkolaborasikan peran manusia dan mesin untuk membangun dan mengembangkan sistem yang modern namun tetap memperhatikan sisi kemanusiawiannya.

bahaya sistem komputerisasi online otomatis

Dampak buruk teknologi otomatis online

Segala sesuatu bermanfaat asalkan kita mampu memberdayakannya secara terkontrol demi kepentingan bersama. Bukan teknologi yang mengendalikan manusia melainkan manusialah yang mengendalikan teknologi. Kekuatan luar biasa dari mesin tersebut perlu dipantau dari segala kemungkinan agar mampu memberikan hasil yang akurat. Pemantauan yang sifatnya terus-menerus dapat menjadi suatu dasar yang memberikan hasil yang tidak menguntungkan dan tidak merugikan siapa pun. Teknologi harus netral selama mengambil peran demi mengusahakan kepentingan bersama.

1. Memelihara budaya instan.

Semakin cepat kita berkendara di jalanan semakin tinggi resiko mengalami kecelakaan. Kecepatan dijalan tol bisa saja tak terbatas karena bebas hambatan (misal kendaraan lain, yang memotong jalan, jalanan sempit). Mengencangkan kendaraan di jalan umum hampir sama dengan bunuh diri sebab segala mesin yang bertabrakan pastilah lebih besar dan lebih kuat dari manusia (pengendara) itu sendiri.

Situasi di jalan raya mirip-mirip dengan jalan hidup yang kita tempuh. Apa pun jalan hidupmu, sadarilah selalu bahwa jalurnya padat merapat dipenuhi oleh berbagai jenis manusia dengan kepentingan yang berbeda-beda. Apabila kita terlalu cepat, bakalan senggol sana – senggol sini yang berpotensi membahayakan orang lain, diri sendiri dan merusak lingkungan sekitar

Sistem komputerisasi online otomatis sangat menyukai budaya instan yang jelas tidak baik bila dipelihara terus-menerus. Sebab dimana-mana di berbagai sudut bumi, dibutuhkan kesabaran. Tidak hanya manusia belaka yang memerlukannya, makhluk hidup lain pun butuh sabar. Misalnya saja pohon ini-itu yang memiliki batang yang kuat, cabang yang panjang daun yang banyak. Pernahkah anda terpikirkan, berapa tahun tanaman tersebut menunggu dengan sabar hingga carang-carangnya meninggi dan melebar ke berbagai penjuru?

Budaya serba cepat membentuk manusia mental manja, tidak taff (kuat) menjalani hidup, cengeng, suka pelarian negatif (misal narkoba, miras, rokok, seks bebas, judi dan lainnya), tidak memahami makna hidup, liar-kehilangan kendali diri, egois, arogan, pendendam, angkuh, iri hati dan lain-lain).

Dalam banyak hal, sebaiknya kita “tidak menganalisis sesuatu secara terburu-buru” saat melihat sebuah peristiwa melainkan menilainya apa adanya saja. Berbagai pertimbangan dan analisis tidak dibutuhkan di awal-awal. Tetapi, kita bisa membahasnya lagi nanti saat aktivitas lengang sambil mempelajari masa lalu dan berbagai hal lainnya. Seorang “petugas lapangan tahu kapan harus berpikir dan kapan harus beraksi!”

Jika anda mau menjadi pribadi setangguh pepohonan di pegunungan yang tidak goyah diterpa angin kencang, badai datang ditantangnya dan burung-burung di udara serta makhluk hidup lainnya berteduh dan berlindung di bawahnya. Bahkan kita pun lebih suka bernaung di sekitar pohon besar tersebut saat matahari terik di siang hari.  Untuk menjadi pribadi setangguh dan sebesar itu, butuh waktu bertahun-tahun, belasan tahun, puluhan tahun bahkan seumur hidup selalu diuji oleh berbagai anomali yang berasal dari dalam dan luar dirinya.

2. Memiskinkan lapangan kerja (meningkatkan pengangguran).

Komputerisasi online otomatis tidak membutuhkan banyak orang untuk menjalankannya sebab semua pekerjaan telah di bebankan kepada mesin berteknologi canggih tersebut. Apa yang dilakukan manusia hanyalah menginput beberapa parameter bahkan kebanyakan tidak dilakukan secara manual sebab semuanya tinggal scan maka barcode-nya akan terbaca otomatis.

Manusia hanya berperan sebagai operator yang hanya tinggal tekan ini-itu maka semua jalan dan semua hasil keluar secara bertahap. Keadaan ini jelas merampingkan struktur perusahaan namun di sisi lain, hal tersebut menyebabkan beberapa orang kehilangan pekerjaannya. Angka pengangguran pun lagi-lagi merangkak meningkat secara perlahan tapi pasti rakyat miskin juga bertambah.

3. Sistem/ organisasi dapat dikendalikan dengan mudah.

Sistem komputerisasi online otomatis bisa dikendalikan oleh satu dua orang saja. Keadaan ini disebabkan oleh karena telah terjadi perampingan organisasi sebab semua sudah otomatis dimana manusia hanya berperan sebagai operator/ admin belaka. Sedang selebihnya dikerjakan oleh mesin. Jadi tidak banyak manusia yang diperlukan untuk menggeluti bisnis online. Akibatnya, benar atau salah yang dilakukannya, tidak ada yang mau tahu dan tidak ada yang tahu sehingga seluk beluknya tidak ketahuan.

Misalnya saja, ada ujian penerimaan pegawai. Lantas setiap peserta harus menjalani ujian yang dilaksanakan secara online dimana semuanya diperiksa dengan sistem komputerisasi serba canggih. Sedang oknum yang menjalankan dan mengawasi kinerja aplikasi ujian online tersebut hanya ada dua atau tiga orang saja. Saat ada orang berduit yang ingin anggota keluargany lulus, mudah saja untuk menyogok toh yang harus disogok cuma dua-tiga orang itu saja.

Lain halnya ketika hasil ujian tersebut diperiksa dengan teknik semi otomatis (ada kerja sama antar mesin dan manusia). Sudah pasti lebih banyak tenaga manusia yang digunakan untuk menyelesaikannya tepat waktu, mungkin bisa mencapai belasan orang. Saat ada pihak yang hendak memberi sogokan, pastilah butuh ongkos yang lebih mahal. Keadaan ini membuat seseorang pikir dua kali untuk memenangkannya dengan cara kotor (KKN).

Lagi pula di antara pegawai-pegawai yang dipekerjakan tersebut siapa tahu ada orang yang jujur sehingga ada inisiatif untuk membocorkan kalau-kalau ada pelanggaran protap atau kongkalingkong yang terjadi. Sedangkan mesin, mustahil bisa mengadu atau menyebutkan siapa penjahatnya.

4. Menuntut kesempurnaan.

Sistem komputerisasi memiliki standar tertentu. Apabila seseorang melenceng sedikit saja dari standar yang telah ditetapkan maka hal tesebut otomatis dinilai salah. Saat data-data yang di input ke dalamnya kurang bersesuaian maka bisa-bisa data yang dimasukkan ditolaknya. Kebanyakan orang lebih suka menilai keadaan ini sebagai “gejala sensitifitas tinggi.” Segala sesuatu yang berhubungan dengannya perlu diperlakukan secara khusus-spesial agar data-data yang diinterprestasikan mendekati kenyataan yang sesungguhnya.

5. Dapat di hack (di bobol lewat belakang), kapan pun dan dimana pun.

Tahukah anda siapa yang bisa menjebol aplikasi online (situs belanja online, bisnis online afiliasi, blog, dan situs pintar lainnya)? Penciptanya sendiri atau tim yang membuat aplikasi tersebut. Orang-orang intelek tersebut bisa saja dibayar pihak lain lebih tinggi dari gaji yang diperolenya. Gelontoran uang dari oknum kapitalis/ pengusaha memancing para developer untuk membuat semacam pintu belakang. Agar hasil dari suatu analisis dapat diatur sesuai kepentingan kelompok tertentu yang bisa saja merugikan kelompok lainnya bahkan masyarakat luas.

Namanya juga aplikasi online dimana hampir semua orang di banyak negara dapat mengakses program tersebut. Saat orang dari wilayah yang lain memiliki kunci untuk mengaktifkan lubang hitam, alhasil lambat laun akan terjadi berbagai distorsi yang kemungkinan besar merugikan banyak pihak dan menguntungkan segelintir orang saja. Mudah mengaktifkan program peretas dari berbagai wilayah yang memiliki akses internet yang cepat dan luas. Para peretas tersebut bisa saja mengakses server yang telah online dari tempat yang jauh. Oleh karena itu, dibutuhkan jalur aman dan jalur satu arah agar para peretas tidak memperoleh keinginan hatinya.

6. Tidak sepenuhnya realistis.

Misalnya saja saat menggunakan mesin simulasi kendaraan (misalnya simulasi mobil, pesawat dan lain-lain), tidak semua hal yang kita jalani seperti pada kenyataannya. Memang apa yang kita alami saat membawa kendaraan dengan teknologi komputerisasi hampir-hampir mirip dengan keadaan di dunia nyata tetapi angkanya tidaklah sampai seratus persen. Apa yang terjadi di sekitar lingkungan kita terkadang tidak bisa ditebak dan belum tercakup dalam mesin komputerisasi simulasi tersebut. Penggunaan ini hanya diperlukan untuk pembelajaran tingkat awal saja. Oleh karena itulah, setelah lulus pada sesi simulasi, seorang pengendara (driver, pilot) perlu mematangkan ilmunya dengan mengendarai kendaraan tersebut secara langsung di dunia nyata.

7. Tidak manusiawi.

Manusia tidak dapat disamakan dengan mesin. Saat mesin memerlukan waktu sangat cepat untuk melakukan ini, mungkin saja manusia tidak mampu mengimbanginya. Ketika mesin selalu sempurna melakukan itu, kemungkinan manusia melakukan beberapa kesalahan saat mengerjakannya. Artinya, setiap penilaian yang diberikan oleh mesin terhadap suatu keadaan belum tentu hal tersebut sesuai dengan kenyataannya. Kesempurnaan yang terstandarisasi membuat mesin tidak dapat dipakai seutuhnya atau tidak bisa dipercaya 100% keakuratannya. Kemungkinan masih ada faktor-faktor manusiawi yang belum tercakup dalam sistem komputerisasi online otomatis sehingga hasil yang diberikannya perlu juga dibandingkan dengan fakta atau realitas di lapangan (di dunia nyata).

Penilaian yang diberikan oleh sistem komputerisasi online otomatis tidak serta-merta dapat mencakup seluruh aspek kehidupan. Sebab hidup ini sangat kompleks dimana beberapa kompleksitas tersebut sulit diterjemahkan dalam bentuk huruf dan angka. Sehingga ekspresinya bisa berbeda-beda: sama orang ini komputer netral tetapi sama orang itu bisa saja komputer berat sebelah.

Kesimpulan

Saran kami, sebaiknya sistem selalu memberdayakan dua mode pencacatan, penilaian dan pelaporan. Ini adalah kolaborasi antara mesin dan manusia sehingga pencapaian hasil kerja menjadi efektif dan efisien dengan presisi dan akurasi yang baik. Jika segala sesuatu kita percayakan kepada mesin sehingga para pekerja manusia tersingkirkan dari  pos pengawasannya. Niscaya para petinggi organisasi akan dengan mudah mengendalikan sistem, melakukan manipulasi dan merugikan seluruh masyarakat secara diam-diam. Semakin sedikit orang yang mengetahui kejahatan mereka maka semakin kecil kemungkinan untuk terungkapnya kasus tersebut. Jika semuanya online dan otomatis, mudah sekali untuk mengendalikan manusia di tangan satu – dua oknum manajerial saja. Oleh karena itu, seimbangkan penggunaan sistem otomatis dengan sistem manual sehingga pekerja tetap banyak di sekitar. Pihak manajemen pun akan segan melakukan pelanggaran sebab banyak mata yang mengawasi aktivitas mereka.

Salam, Sistem online – otomatis
membuat pekerja manusia tersingkir.
Agar tidak banyak mata yang mengawasi
para elite dalam segala tindakannya
bahkan tindakan yang salah pun lolos saja.
Dampingi sistem serba online dengan manual.
Agar banyak orang yang dipekerjakan
dan banyak mata yang selalu berawas-awas
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.