+10 Alasan Tahun Baru Tidak Berarti (Tidak Mengubah) Apa Pun – Kitalah Yang Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik – Pergantian Tahun Hanyalah Tanda & Batasan Yang Dibuat Manusia

Alasan Tahun Baru Tidak Berarti (Tidak Mengubah) Apa Pun - Kitalah Yang Mengubah Diri Menjadi Lebih Baik – Pergantian Tahun Hanyalah Tanda & Batasan Yang Dibuat Manusia

Tidak disangka waktu begitu cepat berlalu, lebih cepat dari yang dapat kita bayangkan. Rasa-rasanya baru semalam tahun baru di masa sebelumnya namun sekarang awal tahun sudah kita pijakkan lagi. Apa pun yang kita rasakan selama rentang waktu tersebut sepertinya hampa menguap dalam ingatan yang samar-samar bahkan kami sendiri hampir-hampir telah melupakannya. Tiada yang tersisa selain dari indah nikmatnya kebenaran hakiki yang selalu kita tekuni sampai saat ini. Sedang indah nikmatnya hal-hal duniawi tidak dapat lagi diingat terkecuali jika hal-hal tersebut masih kita gunakan/ pakai hingga sekarang. Dari sinilah kita memahami makna hidup sebenarnya, yaitu gemerlapan duniawi terlalu fana untuk diusakan tetapi hal-hal yang benar ditekuni sampai akhir hayat.

Waktu, apakah waktu itu? Atau apakah alam semesta mengenal yang namanya waktu? Sadar atau tidak, sesungguhnya waktu hanya ada di dalam pikiran kita sedang alam semesta tidak mengenalinya, tumbuhan dan hewan juga tidak memahaminya. Saat kita berlomba dengan waktu untuk meraih apa yang diimpi-impikan, sesungguhnya hal-hal tersebut hanyalah suatu proses yang berlaku untuk diri sendiri saja. Satu-satunya yang membuat kita terhubung dengan orang lain adalah peran atau kebermanfaatan hidup yang kita bawa dalam kehidupan mereka. Oleh karena itu, jangan pernah berhenti menjadi pribadi yang berfaedah bagi siapa pun yang mungkin. Dengan itulah kita membuat hari-hari yang dijalani lebih berarti.

Perlu disadari bahwa manusia sudah duluan ada sebelum pengetahuan akan waktu dikembangkan. Setelah kita eksis dan memiliki pengetahuan serta wawasan yang luas barulah kita diperkenalkan terhadapnya. Sedangkan penanggalan romawi baru dikembangkan setelah kerajaan romawi berjaya beberapa ribu tahun setelah penciptaan manusia. Sedang berdasarkan penuturan Alkitab, Tuhan sendirilah yang memperkenalkan waktu kepada umat manusia melalui nabi Musa. Kisah ini berlangsung di masa pembebasan bangsa Israel dari tanah Mesih. Dalam perjalanan pulang yang panjang inilah Tuhan memperkenalkan waktu kepada Musa bahkan waktu-waktu di masa penciptaan dan orang-orang kenamaan di masanya turut diilhamkan. Jadi ilmu tentangnya berasal dari Yang Maha Kuasa.

Sekarang yang kita hadapi adalah tahun baru. Menurut pemahaman anda, lebih duluan mana: manusia atau tahun yang baru? Tentulah kita duluan ada daripada pengetahun tentang hal-hal yang baru. Jadi, “manusia ada bukan untuk tahun baru melainkan tahun yang baru diadakan untuk menyukakan hati umat manusia.” Oleh sebab itu, jangan sedih karena diawal tahun anda tidak memiliki sesuatu yang baru, hindari galau karena apa yang ada masih sama seperti yang dulu. Berhentilah tersedu-sedu sambil bersungut-sungut karena anda dan keluarga mengawali kalender baru dengan acara dan menu yang sederhana ala kadarnya saja. Ketahuilah dengan pasti bahwa kesederhanaanlah yang membuat kebahagiaan bertahan seumur hidup.

Faktor penyebab pergantian tahun tidak mengubah apa pun

Kitalah yang membuat waktu bukan waktu yang membuat kita. Film tentang perjalanan waktu sangat kami sukai dan berpikir bahwa anda pun mengalami hal yang sama. Ini cukup menyadarkan kita tentang betapa pentingnya mengisi hari dengan hal-hal yang terbaik dan jangan pernah menyia-nyiakan kesempatan emas yang diberikan orang lain/ sistem. Demikian pula pada bagian ini, kami akan membicarakan sebagian dari perjalanan waktu yang kita lakukan, yaitu tentang berlalunya tahun yang lama dan hadirnya hari baru namun dengan tahun yang telah mengalami kemajuan dari titik sebelumnya. Berikut akan kami jelaskan alasan mengapa pergantian Tahun tidak berarti apa-apa dan tidak mengubah apa-apa dalam kehidupan kita.

  1. Manusia tidak diciptakan oleh waktu tetapi manusialah yang menciptakan Tahun baru.

    Memang, bagi kita yang hidup di zaman sekarang ini, waktu sudah duluan ada sebelum kita dilahirkan. Sebab penanggalan waktu barulah diketahui jauh setelah manusia diciptakan dimana hal tersebut dipopulerkan oleh Sang Pencipta sendiri. Nabi Musa adalah hamba Tuhan yang diperkenalkan membawa pesan-pesan tentang keberadaannya.

    Sesungguhnya penanggalan masa ditimbulkan oleh karena kita sendii yang secara konsisten melakukan penghitungan terhadapnya. Sistem yang ada mengharuskan kita untuk selalu mengingatnya. Akibatnya, lama kelamaan, kita merasa sedang hidup di dalamnya. Padahal semuanya itu terjadi karena sudah terbiasa berlama-lama di dalamnya.

    Pergantian tahun jelas tidak bisa memberi arti atau mengubah kehidupan kita. Sebab kita sudah lebih dulu ada dibandingkan dengan istilah tersebut.

  2. Manusia bukan bagian dari waktu melainkan waktulah yang menjadi sebagian dari kehidupan manusia.

    Menurut anda, lebih besar mana, waktu atau manusia itu sendiri? Tentu saja manusia lebih besar daripada perubahan tahun itu sendiri. Bisa dikatakan bahwa momen hanyalah hasil dari pengetahuan dan pengalaman manusia. Jadi, kitalah yang menghasilkan opini, fakta dan tolak ukur tentang masa demi masa yang dilalui. Sehingga bisa dikatakan bahwa kemanusiaan itu sendiri adalah bagian yang sangat besar di alam semesta tetapi waktu hanyalah secuil dari bagian yang sangat besar, yakni kemanusiaan itu sendiri.

    Jadi, masa pergantian tahun tidak membawa makna atau perubahan apa-apa. Sebab acara tahun baruan tidak lebih hebat dari manusia yang merayakannya, entah itu secara personal maupun bersama-sama.

  3. Waktu ada di luar diri kita dan bukannya di dalam diri kita.

    Apakah anda tahu, alasan apa lagi yang menyebabkan momen tahun baru tidak memberi kesan maupun perubahan apa pun? Sebab segala sesuatu yang berhubungan dengan keadaan ini, berlangsung di sekitar, tepatnya di dalam diri sendiri. Sedangkan pengendali dan penentu utama selama menjalani hidup adalah otak atau disebut juga pikiran atau lebih dikenal sebagai hati.

    Jadi, semeriah apa pun acara tahun baruan yang dialami, itu tidak berarti, tidak memperbaiki dan tidak mengubah apa-apa. Sebab hal-hal tersebut berlangsung di luar diri sendiri. Sedang yang menentukan perolehan makna, perbaikan dan perubahan adalah ketetapan hati dan sikap masing-masing orang selama menjalaninya.

  4. Manusia yang mengatur waktu bukan waktu yang mengatur manusia.

    Waktu tidak berkuasa atas hidup kita. Melainkan kitalah yang berkuasa atasnya, tidak percaya? Mungkin ada orang di antara kita yang mau mengatur jamnya lima belas menit lebih cepat atau lebih lambat. Memang ada yang namanya waktu universal tetapi tiap-tiap orang juga memiliki kecenderungan tertentu dalam memanfaatkannya.

    Jika pun waktu berkuasa atas kita, hal tersebut karena kesalahan sendiri. Misalnya saja, kita bangun kesiangan di pagi hari sehingga telat sampai kantor dan mendapat sanksi sesuai aturan. Contoh lainnya adalah tugas-tugas belajar yang sudah jatuh tempo (melewati batas waktu penyerahan) yang ujung-ujungnya membuat nilai anjok. Jadi, salah sendiri yang menyebabkan waktu berkuasa sampai celaka menderita kerugian ini itu.” Oleh karena itu, pandai-pandailah mengaturnya.

  5. Waktu hanya indikator.

    Sadar atau tidak, detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun yang kita jalani hanyalah tolak ukur. Sama halnya seperti saat seseorang hendak mengetahui jarak antara tempatnya dan tempat ini-itu, yang digunakan adalah satuan panjang. Demikian saat seseorang hendak mengukur lama-cepatnya sesuatu, pasti menggunakan waktu. Demikianlah waktu hanyalah sebuah indikator untuk menunjukkan sesuatu. Salah satu tolak ukur yang sering dipakai secara universal yaitu “detik (second).”

    Jadi, jelaslah bahwa yang namanya waktu tidak mencakup sesuatu yang luas. Melainkan hanya salah satu petunjuk yang digunakan dalam bidang matematika dan sains terapan lainnya.

  6. Kita ada bukan untuk tahun baruan tetapi acara tahun baruan ada untuk kita.

    Perayaan tanggal pertama yang biasanya diadakan tiap-tiap Tahun tidak dilakukan demi menghormati atau menghargai tahun tersebut. Melainkan semua perayaan tersebut ditujukan untuk menyemangati, menyukakan dan mempererat rasa kebersamaan di antara masyarakat khususnya keluarga sederhana.

    Tahun itu sendiri tidak perlu dipestakan sebab eksistensinya hanya sesaat saja. Lagipula tahun tersebut hanyalah hasil perhitungan matematika yang memberi informasi yang bersifat berkelanjutan.

  7. Tahun baru bisa diambil di hari apa saja.

    Kaum keluarga bisa saja membuat/ membeli kue atau minuman yang khas saat bertahun baruan di hari dan di bulan apa-pun. Lantas ada orang yang bertanya soal hal tersebut dan ibu di rumah hanya berkata “itu kebetulan tadi sedang diskon besar-besaran, jadi langsung sikat aja!”

    Kita bisa bertahun baru kapan saja dengan menyediakan dan/ atau membeli menu santapan yang sesuai. Tidak ada orang yang melarang anda untuk melakukan semuanya itu.

  8. Ada acara tahun baruan karena kebiasaan yang bersamaan dengan momen spesial lainnya di dalam masyarakat.

    Ada berbagai hal istimewa yang ikut meramaikan momen tersebut. Misalnya liburan anak sekolah dan pekerja kantoran, pembagian THR, saudara dari jauh pulang kampung, ada perayaan tertentu (misal Natal) yang berbarengan/ berdekatan dan lain sebagainya. Semua momen istimewa tersebut bergabung jadi satu untuk melengkapi keindahan sekaligus memperkuat ingatan tentang hari-hari diawal tahun.

  9. Ada orang yang mengalami masalah kecil sampai besar saat tahun berganti.

    Di awal tahun saja sudah terpapar dengan banyak pergumulan hidup, terlebih lagi kedepannya. Ada orang-orang yang berduka di balik kemeriahan pesta-pesta perayaan malam tahun baru yang kita laksanakan. Ada yang mengalami bencana alam, masalah sosial dan tekanan mental di berbagai sudut peristiwa, apakah orang-orang tersebut memahami makna dan perubahan positif di awal-awal Tahun?

    Tentu saja, rasa puas terhadap sesuatu ditentukan oleh bagaimana cara kita mengantisipasi setiap pergumulan hidup tersebut. Bagaimana mengatasi pikiran sendiri agar tidak selalu fokus pada persoalan melainkan mengikhlaskan apa yang perlu diikhalskan. Sambil-sambil menikmati hidup bersama keluarga dekat semampunya saja (apa yang ada itu yang dinikmati).

  10. Ada yang mengintimidasi anda untuk memanfaatkan hari besar sebagai kesempatan bebas, sebebas-bebasnya.

    Tidak masalah saat anda melalui awal tahun sambil bernyanyi penuh sukaria bersama teman-teman. Namun tahukah anda bahwa pernah ada budaya di wilayah yang jauh dimana muda-mudi memanfaatkan momen tahun baru untuk saling ciuman, saling pelukan bahkan ML di motel-motel. Mereka mungkin berpikir ingin memanfaatkan perpisahan tahun tersebut dengan sebebas-bebasnya. Seolah-olah “hari terakhir di tahun lama adalah hari terakhir dalam hidupnya yang tidak boleh disia-siakan.”

  11. Keputusan yang kita pilihlah yang menentukan hidup ini

    Perlu dipahami bahwa apa pun yang kita alami dalam kehidupan ini, tergantung dari pilihan yang kita putuskan. Memang ada banyak hal yang tidak bisa kita kendalikan seutuhnya sebab semuanya itu berhubungan erat dengan pilihan sesama, keputusan organisasi dan ketetapan Tuhan. Terkhusus untuk hal-hal yang bersifat pribadi, kelanjutannya sangat bergantung kepada pilihan yang kita ambil.

    Jadi, pesta, perayaan dan acara apa pun yang dilakukan saat akhir tahun dan di tahun yang baru, tidak akan memberi arti dan perubahan positif sebelum kita memutuskan untuk mengambil hal-hal baiknya dan meninggalkan keburukannya di akhir tahun yang terlupakan. Mereka yang berkesempatan melakukan refleksi seputar masa satu tahun yang telah ditinggalkan sehingga menemukan beberapa resolusi untuk hidup yang lebih baik kedepannya.

  12. Penyebab utama tahun baru ini tidak membawa faedah adalah “masih seperti yang dulu bergelut dalam kesalahan yang sama.”

    Jikalau anda merasa bahwa awal tahun kali ini dilalui dengan suram, sadarilah bahwa itu hanyalah perasaan kita saja. Pergantian tahun atau awal tahun mungkin saja mengalami banyak kendala sana-sini. Bila kita terus-menerus memikirkan pergumulan hidup yang dihadapi, itu akan semakin menyusahkan hati. Akan tetapi, sekali pun persoalan hilir mudik di sekitar, tanggapi dengan santai sambil terus melakukan aktivitas positif (fokus kepada Tuhan, belajar dan mengerjakan sesuatu yang baik)

    Motivasilah diri sendiri lalu teriakkan di dalam hati “ayo semangat-semangat-semangat!” Tentu saja semangat ini akan bertahan lama saat kita berjalan di jalur yang benar sambil mengasihi Tuhan seutuhnya dan sesama seperti diri sendiri.

Kesimpulan

Kita perlu berbahagia karena diberikan kesempatan lagi untuk merasakan awal tahun yang baru ini. Sebuah awal yang baru dan kesempatan yang baru untuk mengasih Tuhan sepenuhnya dan sesama seadil-adilnya di tengah pendidikan juga pekerjaan yang ditekuni. Sesungguhnya awal hari di tahun ini akan terasa bermakna penuh perubahan bila kita memutuskan dan memilih untuk memikirkan apa yang benar hingga terwujud dalam sikap baik dalam kehidupan sehari-hari (perkataan & perbuatan). Jadi, semua pesta perayaan yang kita ikuti bahkan yang dibuat sendiri tidak akan berarti apa-apa sebelum hati meniatkan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Bukan pada keistimewaan acaranya melainkan keputusan dan pilihan yang ditempuhlah yang menjadi indikator kunci seberapa dalam pengaruh pergantian kalender tersebut.

Salam, Bukan pada mewahnya
makanan dan minuman.
Tetapi pilihan dan keputusan kitalah
yang menentukan seberapa baik kedepannya
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.