+10 Alasan Senggama Dengan Sembarang Orang Tidak Nikmat – Mengapa Hubungan Intim Dengan Siapa Saja/ Dengan Orang Baru Jauh Dari Keindahan?


Pengalaman hubungan intim pertama
selalu meninggalkan sesuatu yang mengganjal
yang perlu diperbaiki pada kesempatan berikutnya.
Jadi hubungan badan indah pertama-tama adalah mustahil.
Akan tetapi, setelah berkali-kali mengulangnya
niscaya keindahan itu pun tercipta!

Manusia suka berimajinasi sebab dengan mengaktifkan pikiran, muncullah rasa senang di dalam hati. Itulah mengapa sampai saat ini masih banyak orang yang sukan menonton televisi, kami sendiri pun menyukainya. Sebab saat pikiran kita aktif maka saat itu jugalah yang namanya rasa bahagia tercipta. Sayang, kebanyakan khayalan manusia kebablasan sebab pikiran kita adalah dunia kita, suka-suka kita mau melakukan apa saja. Pemula menonjolkan dirinya sendiri sebagai yang terbaik dari yang lain dalam dunianya. Orang cerdas menonjolkan kreativitasnya di dalam dunia yang diciptakannya sendiri. Sedang mereka yang bijak menonjolkan kebenaran hakiki, sekali pun itu di dalam dunianya sendiri.

Salah satu imajinasi yang sangat epik di masa muda adalah melakukan hubungan seksual dengan orang yang baru pertama kali bertemu dengan kita. Terlebih ketika orang tersebut memiliki penampilan yang menarik dan cukup ramah kepada diri ini. Pengalaman kami dahulu soal keinginan untuk berhubungan intim dengan teman sekolah adalah salah satu khayalan tingkat tinggi yang dilakukan di kala nggak ada kerjaan. Tiga bulan pertama saat baru bertemu dengan teman-teman baru, imajinasi menggerayangi tubuh lawan jenis terjadi sangat intens. Khayalan liar di awal-awal tahun ajaran baru seperti bunga-bunga indah yang lama kelamaan akan layu juga. Waktu membuat kita terbiasa dengan lawan jenis sehingga pikiran kotor itu pun hilang terlebih lagi ketika tugas-tugas belajar yang semakin mencekik otak.

Kami juga dahulu pernah mendengar cerita bahwa ada zamannya di dunia barat dimana yang namanya menemukan partner seksual itu seperti orang minum kopi. Kemana pun kita bertandang saat ada orang yang dirasa cocok ketika diajak berkomunikasi, duduk bareng merumput sambil minum kopi: orang tersebut juga bisa diajak untuk melakukan hubungan badan. Jadi, mereka hanya bertemu sekali, merasa cocok saat diajak ngomong lalu langsung ngeseks di hotel mewah. Kami yang mendengar kisah tersebut merasa heran sambil bertanya-tanya di dalam hati: “emang ngeseks itu semudah membalikkan telapak tangan kah?” Sekali pun kita adalah seorang profesional dibidang ini namun belum tentu dapat memuaskan orang lain. Sebab yang sangat dibutuhkan dalam menjalin keintiman adalah adaptasi, koordinasi dan kerja sama.

Faktor penyebab berhubungan intim dengan orang baru atau dengan siapa saja tidaklah indah, jauh dari kenikmatan

Hidup di dunia ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Mungkin ada orang yang ingin hidupnya selalu instan tetapi percayalah bahwa kecepatan cenderung berpotensi memperkeruh sisi positif kehidupan dan faktor-faktor kedewasaan. Mungkin bila kita berbicara soal hal-hal yang lebih spesifik dalam kehidupan akan menemukan bahwa sesungguhnya tidak ada sesuatu di bawah matahari yang benar-benar cepat selain dari  sinar matahari itu sendiri. Sebab, bagaimanapun hebatnya kita, mustahil mampu memelihara sikap yang terkesan terburu-buru. Sama halnya dengan aktivitas bersenggama, terburu-buru melakukannya dengan orang baru. Berikut ini akan kami jelaskan beberapa alasan mengapa duel ranjang dengan orang baru kenal/ orang asing/ orang di sekitar jauh dari kata indah.

Alasan Senggama Dengan Sembarang Orang Tidak Nikmat - Mengapa Hubungan Intim Dengan Siapa Saja-Dengan Orang Baru Jauh Dari Kata Indah

  1. Hubungan seks itu sendiri rumit.

    Aktivitas seksual bukanlah perkara yang mudah. Ini tidak hanya berbicara tentang apa yang kita perlukan dan apa yang perlu dilakukan tetapi ini juga berkisah tentang apa yang diperlukan orang lain dan apa yang perlu dilakukannya. Waktu yang dibutuhkan untuk berhubungan badan mungkin saja singkat tetapi emosi yang terlibat di dalamnya sangatlah banyak. Jika seseorang tidak dapat memahami pasangannya maka akan timbullah kesan kurang berperasaan. Hanya mereka yang memiliki kepribadian yang sanggup menyelami pasangannyalah yang dapat menyentuh kenikmatan bersama.

    Bagaimana mungkin kita yang baru saja kenal sudah langsung main ranjang? Apakah keduanya sudah mampu mengurai dan memecahkan sekelumit soal-soal yang biasanya berlangsung selama aktivitas tersebut. Atau jangan-jangan ini hanyalah nafsu yang terburu-buru hanya demi arogansi semata.

  2. Contoh seks cepat dalam Alkitab yang membuat pelakunya muak.

    (II Samuel 13:12-15) Tetapi gadis itu berkata kepadanya: “Tidak kakakku, jangan perkosa aku, sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu. Dan aku, ke manakah kubawa kecemaranku? Dan engkau ini, engkau akan dianggap sebagai orang yang bebal di Israel. Oleh sebab itu, berbicaralah dengan raja, sebab ia tidak akan menolak memberikan aku kepadamu. Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat dari padanya, diperkosanyalah dia, lalu tidur dengan dia. Kemudian timbullah kebencian yang sangat besar pada Amnon terhadap gadis itu, bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Lalu Amnon berkata kepadanya: “Bangunlah, enyahlah!”
  3. Kemampuan seksual wanita dengan pria berbeda.

    Tahukah anda bahwa organ intim wanita lebih kuat ketimbang organ intim pria? Inilah salah satu alasan yang membuat mereka lebih kuat tahan lama saat bercinta. Sedangkan pria hanya mampu bertahan satu kali air, lebih dari itu ngos-ngosan dan penis mulai keram.

    Hanya fantasi belaka yang menguasai pikiran sehingga seorang laki-laki dan perempuan berhubungan di ranjang tanpa suatu hubungan resmi. Akan tetapi, hasilnya kurang memuaskan namun khayalan telah meninabobokan otaknya sehingga mengaku puas. Manusia bisa memanipulasi suasana hatinya namun mustahil mampu membohongi dirinya sendiri bahwa “menemukan partner seks tidak semudah beli jajan di warung sebelah.” Yang sudah jadi suami istri saja butuh waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk bisa saling mengenali dan mengakuisisi satu sama lain

  4. Kebanyakan orang mengalami malam pertama yang sukar.

    Pernahkah anda bertanya-tanya dengan orang yang baru saja menikah tentang malam pertama yang dialaminya? Mungkin saja ada di antara mereka yang mau jujur tentang malam pertama buka-bukaan pengantin baru. Niscaya, pastilah muncul pengakuan bahwa sesungguhnya di malam tersebut banyak kerumitan yang sukar untuk dijelaskan. Akan tetapi, seiring waktu berlalu dan semakin seringnya melakukan hubungan badan, keduanya bisa saling mengenali hal-hal khusus apa yang membuat pasangan senang walau hanya sesaat.

    Pengantin baru saja mengalami kesulitan di awal-awal hubungan mereka, terlebih lagi kalau di bilang berhubungan dengan seseorang yang baru saja kenal. Menurut anda, bisakah perjumpaan pertama ini berjalan lancar? Tentu saja tidak semudah itu. Pasangan yang baru menikah saja butuh berkali-kali mempraktekkannya sampai keduanya saling menemukan titik nyaman masing-masing.

  5. Ada rasa canggung.

    Tiap-tiap manusia memiliki kelemahan yang mungkin saja bisa disembunyikan dari dunia luar. Akan tetapi, ketika dua pasangan suami-istri yang baru menikah saling buka-bukaan di atas ranjang, tidak ada lagi rahasia yang dapat ditutupi. Padahal sebelumnya sudah merasa nyaman karena bisa menutupinya rapat-rapat. Akan tetapi, ketika semuanya dibuka, pastilah rasa canggung setengah malu menggeliat dari dalam lubuk hati. Akan tetapi, seiring waktu berlalu, kekakuan suami-istri akan melembut sebab keduanya sudah saling menerima dan mengerti kekurangannya satu sama lain.

    Lantas, bagaimana jadinya jika kekakuan tersebut terjadi antara orang-orang yang baru kenal? Sudah pastilah rasa canggung semacam ini akan terus ada walau berupaya untuk disembunyikan. Kecanggungan itu pun terus meningkat karena keduanya tidak dalam status resmi apa pun.

  6. Tidak mudah untuk menyesuaikan diri.

    Sadarilah bahwa hubungan badan tidak sesederhana seperti kelihatannya. Ini tidak semudah mengemut bon-bon melainkan butuh pengalaman gagal berulang kali sampai ditemukan suatu titik yang membuat keduanya mampu berpadu jadi satu di atas empuknya kapas-kapas lebar. Sebab hasrat yang tercantum di dalamnya terdiri dari dua komponen besar, yaitu rasa sakit dan rasa nikmat. Kedua hal tersebut melibatkan sisi emosional yang sangat dalam sehingga bisa salah dipahami. Dalam hal penyesuaian diri diperlukan kemauan untuk merendahkan hati belajar dari pengalaman. Tidak ada orang mampu beradaptasi dalam segala hal hanya dengan memahami teori belaka. Terkadang diperlukan kekhilafan agar bisa mengenali sifat-sifat khas yang dimiliki pasangan. Tentulah semua ini butuh waktu yang tidak sedikit

    Sedang bertemu dengan seseorang selama satu-dua hari atau seminggu tidak serta merta membuat kita mampu mengenalnya dengan baik. Terkadang ada sifat-sifatnya yang baru dapat dipahami setelah lama hidup bersama. Sedang perjumpaan dengan orang-orang baru terjadi dalam hitungan jam, apa yang bisa dipahami darinya dalam waktu sesingkat itu? Jadi, sekali pun kita bisa berhubungan badan dengan orang tersebut namun tingkat kepuasannya pastilah rendah.

    Sadari jugalah bahwa sekali pun anda telah mampu menyesuaikan diri dengan aktivitas seksual seseorang, belum tentu hal yang sama berlaku untuk orang yang berbeda. Sadarilah bahwa yang namanya manusia tidak bisa digeneralisasi. Keadaan inilah yang membuat aktivitas seksual eksklusif hanya untuk suami istri saja. Melakukannya dengan sembarangan orang justru membuat aktivitas tersebut kehilangan pesonanya. Orang yang biasanya menggebu-gebu saat melakukannya akan kehilangan semangatnya karena melakukan senggama dengan banyak lawan jenis.

  7. Kesukaan tiap-tiap orang berbeda-beda.

    Orang ini bisa menginginakn itu dan orang itu bisa menginginkan ini. Yang namanya manusia memiliki kemauan yang berbeda dari yang lainnya. Kita tidak bisa mengeneralisasi orang dengan mengatakan bahwa “Semua perempuan suka ini atau semua laki-laki suka itu.” Sadarilah bahwa sekali pun ada kemiripan antar manusia tetap saja ada hal-hal yang perlu kita cari tahu dengan bertanya langsung ke orangnya. Biasanya keinginan yang berbeda dapat diikuti dengan sifat-sifat yang tidak sama. Demikian juga halnya dengan kebiasaan masing-masing orang dalam menikmati momen seksualitas pastilah memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Untuk menyelami keunikan inilah maka yang dibutuhkan tidak hanya penjelasan dengan kata-kata melainkan kita perlu hidup berbaur dengannya dalam waktu yang cukup lama.

    Sedang saat kita memiliki teman atau sahabat lalu ingin melakukan hubungan badan dengannya. Ketahuilah bahwa sekali pun kita memiliki kesempatan untuk melakukan hal tersebut namun mustahil bisa memperlakukannya sesuai dengan kesukaannya. Sebab yang namanya kesukaan/ hobi tiap-tiap orang terkadang tidak dapat dipahami dengan ucapan belaka. Melainkan kita harus hidup bersamanya dan memiliki pergaulan yang intim agar mengenali kesukaan yang biasa dia lakukan. Jika kita tidak mengetahui hal tersebut maka mustahil bisa memuaskannya.

  8. Hidup ini tidak semudah yang dibayangkan

    Jangan berpikir enteng lalu dengan sekonyong-konyong kita merasa bahwa segala sesuatu adalah mudah. Sekali pun kemampuan anda bercinta diakui oleh orang ini tetapi belum tentu pengakuan yang sama diberikan orang lain ketika anda bersetubuh dengannya. Sadarilah bahwa biar bagaimana pun tingkat kelihaian/ kecerdasan/ kebijaksanaan kita, itu tidak menjamin bahwa segala sesuatu bisa berjalan dengan lancar. Justru semakin cerdas/ cerdik seseorang maka makin banyak pula rintangan yang menantinya di depan.

    Sadarilah bahwa hidup tidak semudah menulis, tidak semudah berbicara dan tidak semudah yang digambarkan di dalam film/ sinetron yang notabene hanyalah sandiwara. Sebanyak apa pun anda menonton film porno itu tidak bisa menjadi jaminan bahwa anda selalu bisa memuaskan setiap orang di atas ranjang. Sebab hidup ini tidak sesingkat dan tidak semudah karya seni.

  9. Tidak hanya butuh satu-dua jam untuk mengetahui isi hati seseorang.

    Ada seorang kerabat yang biasanya dapat menemani kita melakukan sesuatu dua sampai tiga jam dalam sehari. Lantas dalam waktu yang cukup lama tersebut kita langsung berpikir bahwa dapat memuaskannya di atas ranjang. Sadarilah bahwa waktu berbicara dalam kehidupan sehari-hari kebanyakan hanya dihabiskan untuk membahas-bahas tentang soal-soal kehidupan yang dihadapi dalam pergaulan di lingkungan masyarakat atau lingkungan kerja. Seseorang tidak membicarakan kebiasaan seksualnya dengan mudah. Biasanya butuh ranah yang lebih pribadi untuk membicarakan hal-hal seputar seks. Oleh karena itulah hanya pasutri yang memiliki ruang pribadi tersebut dalam kamar sendiri. Mereka memiliki lebih banyak waktu untuk membicarakan hal-hal yang sifatnya pribadi di sana

  10. Teman atau sahabat yang melakukan seks malah bubaran.

    Ada dua orang rekan yang saling dekat satu sama lain. Mereka sangatlah akrab dalam kehidupan sehari-hari, masing-masing saling mengerti apa yang dibutuhkan yang satu dan apa yang tidak disukai yang lain. Lantas hanya karena kedekatan yang intens tersebut membuat mereka serasa terkurung dalam cinta lokasi. Dengan hawa nafsu yang menggebu-gebu terjebak dalam panasnya pikiran-pikiran negatif lalu ingin segera diselesaikan di hotel terdekat. Setelah menyetubuhi satu sama lain ternyata hubungan seks pertama tersebut lebih dingin dari yang dibayangkan (tidak sesuai ekspektasi). Kedekatan mereka di dunia nyata pun turut melonggar. Sapaan dan kata-kata ramah yang biasanya terucap, kini jadi bisu yang tenggelam dalam kebekuan penuh penyesalan.

  11. Tingkat kepuasan hubungan intim pasangan muda lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kepuasan pasangan yang telah dewasa bersama.

    Suatu penelitian dari Amerika menyebutkan bahwa tingkat kepuasan kehidupan seksual pasangan muda lebih rendah dari tingkat kepuasan pasangan dewasa yang telah menikah selama bertahun-tahun. Keadaan ini terjadi karena pasangan dewasa sudah telah saling memahami. Mereka telah mampu mengomunikasikan apa yang diinginkan dan tidak diinginkan kepada pasangannya. Sedang pasangan muda masih kurang mampu mendefenisikan apa yang diinginkannya dan masih enggan mengungkapkannya kepada pasangan.

    Orang yang sudah menikah saja, akan mengalami awal yang kurang nyaman dalam hal seksual. Terlebih lagi dengan orang yang belum menikah tapi suka cabe-cabean kepada lawan jenisnya. Kesannya, semakin intim keduanya di ruang-ruang privasi maka semakin jauh-jauhan keduanya di ruang-ruang publik.

  12. Pancingan hubungan intim adalah salah satu ujian kehidupan.

    Godaan hubungan seks menjadi salah satu ujian yang menghadang kehidupan tiap-tiap muda-mudi. Ini adalah goncangan yang terjadi secara sengaja maupun secara tidak sengaja. Para jomblo muda ini akan diperhadapkan dengan berbagai kebetulan yang mengundang nafsu syur.

    Siapa pun akan meningkat libidonya karena terangsang sana-sini. Mereka yang tidak mampu mengendalikan diri akan tersandung dan jatuh karena ditawan oleh kesesatan hawa nafsunya sendiri. Sedang muda-mudi yang cerdas akan terangsang juga namun tidak sampai disesatkan olehnya. Sebab mereka punya prinsip hidup dan berpegang terhadap prinsip tersebut. Mereka juga memiliki standar kehidupan yang membuatnya mampu menyaring segala sikap-sikap yang akan diekspresikan sehingga tidak teledor melakukan apa yang jahat dan keji, semisalnya berhubungan seksual dengan sembarang orang.

  13. Lebih baik masturbasi daripada berhubungan badan dengan orang baru/ orang asing.

    Tidak perlu terlalu cemas karena tidak mampu menikmati hubungan seksual dengan lawan jenis. Sebab kekuatan seks pun telah dianugerahkan Tuhan kepada tiap-tiap orang secara pribadi. Asalkan saja anda mau merendahkan hati maka akan dimampukan untuk menikmati diri sendiri. Kekuatan dari aktivitas seksual pribadi sudah cukup untuk memberi kepuasan kepada kita. Sebab rasanya pun tidak jauh-jauh dari aktivitas masturbasi tersebut.

    Bisa dikatakan bahwa aktivitas seksual justru lebih sulit dari yang kita duga sebelumnya. Terutama karena kami sebagai laki-laki yang jantan dan perkasa, harus meladeni berahi perempuan yang panjang dan berkali-kali: Dan segala adaptasi pun menjadi lebih rumit sama sekali.

    Demikian juga dengan perempuan yang ingin berhubungan seks dengan teman laki-lakinya. Pastilah hubungan tersebut terasa canggung. Apalagi kalau laki-lakinya tipe diktator yang suka egois ejakulasi sendiri sedang ia tidak mau meladeni wanita yang maunya diulang lagi. Keadaan ini lebih dikenal sebagai “kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi yang selama ini terbayang-bayang.”

    Semua tentang aktivitas menggoyang ranjang pasti membutuhkan waktu yang tidak instan agar satu sama lain saling menyesuaikan diri. Akan tetapi, kalau kita melakukan aktivitas seks pribadi, menggunakan tangan sendiri, waktunya bisa diakali tapi kepuasannya tetap yang terbaik lagi maksimal.

Kesimpulan

Musuh kita yang sebenarnya bukanlah orang lain tetapi musuh sebenarnya adalah diri kita sendiri. Tidak ada yang mampu membebaskan anda dari jerat yang diciptakan oleh hawa nafsu sendiri. Melainkan dibutuhkan yang namanya pengendalian diri agar tidak mudah terseret dalam keinginan yang sesat. Bila kita memiliki otak yang selalu sadar niscaya akan mampu membedakan apa yang baik dan yang jahat saat dipikirkan, apa yang berkenan dan tidak pantas untuk dibicakan serta apa yang layak dan tidak layak untuk dilakukan. Pertimbangan-pertimbangan semacam ini akan kita miliki seiring dengan meningkatnya kecerdasan otak dan kesadaran diri. Salah satu cara terbaik untuk membuat pikiran selalu cerdas-sadar adalah dengan fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Serta yang perlu dilakukan lagi adalah berbagi kasih yang adil kepada sesama di sela-sela pekerjaan dan pelajaran yang ditekuni dari waktu ke waktu.

Salam, Pengalaman hubungan intim pertama
selalu meninggalkan sesuatu yang mengganjal
yang perlu diperbaiki pada kesempatan berikutnya.
Jadi hubungan badan indah pertama-tama adalah mustahil.
Akan tetapi, setelah berkali-kali mengulangnya
niscaya keindahan itu pun tercipta!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.