Pengertian & Penyebab Gravitasi – Gaya Gravitasi Dipengaruhi Oleh Hal-Hal Berikut Ini (Bagian II)

Penyebab & Pengertian Gravitasi Bagian II

Teka-teki – Akulah orang yang suka berjalan di atas permukaan yang bentuknya selalu berubah. Memukul kuat-kuat dengan jurus putaran sakti agar bisa melaju kencang. Siapakah aku?

Sayalah manusia yang suka berjalan di atas permukaan yang tidak terlihat. Mendayung asap kuat-kuat dengan jurus putaran sakti agar bisa melintasi bumi tanpa hambatan yang berarti. Siapakah saya?

Akulah  gentleman yang suka berjalan di atas badan ular yang melekak-lekuk. Menendang bumi kuat-kuat dengan karet baja tanpa pamrih untuk melesat cepat. Siapakah aku?

Pernah melihat magnet? Saat kutub-kutubnya yang berbeda saling bertemu maka akan terjadi gaya tarik menarik. Demikian halnya saat didekatkan dengan logam tertentu yang berbahan dasar besi, benda-benda tersebut pun akan tertarik ke arahnya. Sedang banyak orang yang meyakini bahwa bumi ini memiliki kandungan magnet yang sangat besar atau bisa juga dikatakan bahwa setiap planet adalah magnet raksasa. Sekali pun demikian, keadaan ini masih belum cukup menjelaskan tentang “mengapa suatu benda dapat jatuh ke bawah?” Ini adalah pertanyaan yang sangat kompleks sehingga perlu dijelaskan dengan beberapa pendekatan. Lalu apa pula yang disebut dengan medan elektromagnetik akan kami jelaskan pada bagian paragraf selanjunya

Secara garis besar, ada tiga unsur di bumi, yaitu padatan, cairan dan gas. Semakin padat suatu zat maka semakin rendah posisinya, misalnya saja padatan yang selalu berada di bawah, kemudian di atasnya terdiri dari cairan dan akhirnya posisi yang paling atas ditempati oleh gas. Pertanyaannya adalah apakah gravitasi juga berlaku terhadap berbagai unsur tersebut? Kalau memang berlaku, lantas mengapa perbedaan semacam ini terus saja terjadi, konsisten entah itu jumlahnya lebih banyak, sama maupun lebih sedikit. Ini menunjukkan bahwa kecenderungan setiap benda untuk jatuh ke bawah berbeda-beda satu sama lain. Biasanya keadaan ini dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu perbedaan masa jenis dan berat masing-masing benda.

Di samping itu, kita juga sering menjumpai peristiwa yang menentang hukum-hukum gravitasi seperti kapal yang mengapung, pesawat yang bisa terbang dan besi yang bisa berjalan. Seharusnya logam atau kayu sekali pun pasti tenggelam ke dalam air, akan tetapi karena permukaannya luas dan tangki berisi udara; kapal pun mengapunglah. Bisa dikatakan bahwa logam hamil gas sehingga terapunglah kapal tesebut. Pesawat bisa terangkat melawan hukum gravitasi karena mampu mendayung asap kuat-kuat dalam putaran yang sangat cepat (baling-baling, jet) sehingga terbanglah ia kemana pun suka. Sedang  kendaraan bermotor (roda dua, tiga, empat dan seterusnya) dapat menendang bumi kuat-kuat untuk dapat melesat kencang menelusuri jejak panas.

Pengertian gaya gravitasi

Apa yang dimaksud dengan gaya gravitasi? Pada dasarnya, ini merupakan kecenderungan suatu benda untuk tertarik jatuh ke bawah. Tarikan ke bawah agar suatu benda semakin dekat dengan permukaan tanah hampir terjadi terhadap semua zat di atas bumi kecuali untuk gas tertentu yang cenderung menjauhi permukaan karena sangat aktif, misalnya uap, hidrogen, metana dan lain sebagainya. Gaya tarik ke bawan tersebut tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja melainkan oleh banyak pemicu. Pada versi pengertian gravitasi sebelumnya, kami menyebutkan bahwa gaya tersebut asalnya dari dalam inti bumi. Akan tetapi pada versi ke dua ini, kami lebih meyakini bahwa kekuatan planet tidak berasal dari intinya melainkan dari atmosfer yang sangat panas karena terbakar oleh sinar matahari.

Adalah tidak mungkin inti bumi terdiri dari hidrogen cair yang panas membara. Sebab api hanya menyala dikala ada oksigen, lantas bagaimana caranya agar oksigen bisa masuk ke dalam inti planet? Sedang ke dalaman tanah yang pernah ditambang manusia hanya mencapai 23 Km saja, lebih dari itu tanah terlalu keras untuk di gali. Akan tetapi, teori yang menyatakan bahwa kekuatan planet berotasi diperoleh lewat pembakaran setengah dari atmosfernya adalah sangat dimungkinkan. Setengah dari planet yang selalu disinari oleh sang surya bisa saja menjadi energi uap yang senantiasa berputar memicu rotasi. Lebih daripada itu, rotasi tiap-tiap planet dipengaruhi juga oleh kemagnetan antar planet.

Defenisi – Gaya gravitasi adalah kekuatan menarik ke bawah dipicu oleh selubung elektromagnetik yang mampu menjaga segala sesuatu yang ada dipermukaan dan di atas permukaan agar posisinya tetap stabil terikat dengan bumi secara wajar.  Di atmosfer, kecepatan perputaran udara panas terluar masih jauh lebih kencang dari rotasi planet itu sendiri. Sedangkan kecepatan angin di sekitar kita tidak begitu cepat karena telah dihalangi oleh gunung, pepohonan, gedung-gedung dan berbagai benda-benda yang lebih besar lainnya.

Alasan mengapa ada gaya gravitasi

Mengapa benda yang jatuh bebas selalu mengarah ke bawah? Seolah ada kekuatan klasik yang menarik semua benda menuju ke bawah. Pertanyaan ini sesungguhnya telah lama dicari tahu oleh banyak ahli. Mereka menyebutnya sebagai gaya gravitasi, yaitu kekuatan setiap planet untuk menarik benda-benda yang ada di atas permukaannya. Sekali pun banyak yang meyakini bahwa kekuatan tersebut berasal dari dalam tanah-tanah yang kita pijak. Namun tetap saja dipengaruhi oleh kekuatan lainnya yang bergerak di sekitar bumi itu sendiri. Berikut ini akan kami jelaskan beberapa faktor penyebab timbulnya gaya tarik-menari tersebut.

  1. Bumi mengandung medan elektromagnetik.

    Permukaan tiap-tiap planet sampai batas udara terluar memiliki medan elektromagnetik yang merupakan gabungan dari medan magnet raksasa dan atmosfer yang kaya dengan elektron (listrik). Area berselubung tersebut melindungi bumi dan seisinya dari sinar kosmis yang berbahaya dari luar angkasa. Selimut berlapis-lapis tersebut membuat kita seperti orang yang seolah-olah berada dalam super bus ekspres (planet) yang super aman. Ini terbukti dari putaran rotasi yang tidak sampai membuat kita tercampak akibat putaran yang kencang.

    Medan elektromagnetik tersebut juga bermanfaat untuk membuat kaki ini tetap di tanah. Kendaraan bermotor di jalanan, kapal di lautan dan pesawat di udara pun tetap terjaga stabil akibat proteksinya. Biasanya gaya tarik bumi akan semakin melemah saat kita berada diketinggian ribuan meter di atas permukaan laut. Itulah mengapa pesawat memilih untuk terbang lebih tinggi untuk menghemat bahan bakar.

  2. Tekanan atmosfer

    Kita mungkin terkadang sepele dengan tekanan udara sebab kekuatannya tidak seberapa membebani diri Sekali pun demikian, hanya dengan mengukur tekanan atmosfer saja, para penerbang sudah mampu memprediksi  ketinggiannya. Semakin dekat dengan permukaan tanah maka tekanannya makin besar. Sebaliknya, ketika semakin tinggi melewati permukaan bumi maka tekanan atmosfernya pun kian rendah. Jadi jelaslah bahwa tekanan atmosfer juga turut mempengaruhi gaya gravitasi yang dihasilkan.

  3. Masa jenis benda.

    Semakin kecil masa jenis suatu benda maka semakin ringan pengaruh gaya gravitasinya. Sama halnya seperti kapal yang terbuat dari besi keras berat namun tetap bisa terapung di atas air. Keadaan ini dengan jelas menunjukkan sifat antigravitasi sebab sudah seharusnya benda-benda keras yang berat berada di bawah cairan (lautan, sungai, danau).

  4. Berat benda itu sendiri.

    Tiap-tiap benda memiliki berat yang berbeda-beda. Sama halnya ketika dedaunan berjatuhan yang beriringan dengan jatuhnya buah pohon. Buah pohon tersebut pasti lebih duluan sampai dipermukaan tanah dibandingkan dengan daun. Semakin besar berat benda maka kian besar pulalah gaya tarik bumi terhadapnya. Sedang semakin kecil berat benda maka kian rendah pula pengaruh gaya gravitasi terhadap benda tersebut.

    Akan tetapi, ada juga keadaan tertentu yang dapat melawan hukum di atas. Ada sesuatu yang membuatnya mampu menghasilkan gaya antigravitasi yang memungkinkannya untuk melayang atau bergerak. Keadaan ini sama halnya seperti yang terjadi pada berbagai kendaraan bermotor, misalnya kendaraan roda dua, roda empat, kapal dan pesawat. Mereka memiliki mesin-mesin bertenaga canggih sehingga mampu melawan gravitasi (gaya antigravitasi). Bahkan manusia dan makhluk hidup lainnya, sekali pun masing-masing memiliki berat yang cukup besar namun masih bisa bergerak bebas menghasilkan gaya antigravitasi.

  5. Tidak ada gaya lain yang menarik kita ke luar angkasa.

    Di luar sabuk elektromagnetik bumi tidak ada kekuatan tarik-menarik lainnya yang bisa menghalangi kita. Artinya, di luar angkasa, hukum gravitasi sama sekali tidak berlaku. Apa pun dan siapa pun yang sampai di luar sana akan melayang-layang tak tentu arah. Medan gravitasi antar planet juga tidak bisa menarik kita keluar. Sebab pertemuan antara kutub-kutub yang sama justru membuat tiap-tiap planet saling tolak menolak satu sama lain.

  6. Kecepatan benda tidak meningkat saat terjun bebas.

    Kekuatan magnet bumi sifatnya semu, mengapa kami berkata demikian? Karena pengaruhnya terhadap berbagai benda relatif adanya. Bukti konkrit yang menunjukkan fakta tersebut adalah percobaan kekuatan gaya tarik planet dengan gaya tarik magnet buatan. Coba anda letakkan lempengan besi di atas magnet buatan, pasti perlekatannya sangat kuat dan agak sulit dilepaskan terlebih ketika lempengan besi yang kita gunakan cukup besar. Sekarang, coba letakkan lempengan besi tersebut di atas permukaan tanah, dimana pun itu. Pastilah gaya tariknya tidak seberapa. Bisa dikatakan bahwa magnet buatan justru menarik lempengan lebih kuat dari pada medan magnet bumi itu sendri.

    Sifat medan magnet bumi yang semu artinya kekuatannya relatif kecil mempengaruhi berbagai benda di permukaan maupun di atas permukaan tanah. Saat kita menjatuhkan sebuah benda ke bawah tanpa memberi gaya dorong, kecepatan jatuh benda tersebut tetap sejak dari awal sampai akhirnya menyentuh permukaaan tanah. Keadaan ini, sama halnya seperti saat kita menjatuhkan benda yang berat ke dalam air tanpa memberi dorongan. Kecepatannya sejak dari awal meninggalkan permukaan hingga ke dasar adalah konstan.

  7. Gravitasi seperti adhesi dan kohesi.

    Tanpa gravitasi sekali pun tetap ada kecenderungan antara molekul sejenis maupun tidak sejenis untuk saling tarik-menarik satu sama lain. Demikianlah halnya dengan segala sesuatu yang ada di atas bumi cenderung tertarik kembali ke permukaannya sebab semua itu adalah miliknya sejak dari awal. Sama halnya seperti hidrogen yang memiliki kecenderungan untuk tertarik ke luar angkasa kembali ke matahari.

    Misalnya saja pada permukaan suatu benda kita letakkan setetes air, pasti air tersebut tetap ada melekat padanya. Sekali pun benda tersebut digoyang-goyangkan tetap saja butiran air tersebut tidak akan lepas darinya. Jika benda-benda yang kecil saja mampu menarik stabil hal-hal tertentu di atasnya terlebih lagi bumi ini, sanggup menjaga stabilitas kekuatannya menarik berbagai benda.

Kesimpulan

Jika tulisan sebelumnya kami membahas bahwa kekuatan mesin rotasi setiap planet yang berasal dari intinya maka pada bagian ini kami membahas bagaimana jadinya saat kekuatan tersebut berasal dari atmosfernya yang menguap saking panasnya? Kekuatan atmosfer panas tersebut bagaikan mesin uap yang berputar sangat cepat, lebih cepat dari rotasi itu sendiri. Kekuatan ini jugalah yang menghasilkan energi listrik yang akan bergabung dengan medan magnet bumi sehingga terbentuklah sabuk elektromagnetik. Suatu medan pelindung yang juga sekaligus memicu terjadinya gaya gravitasi sehingga segala  sesuatu yang ada di permukaan dan di atas permukaan tanah dapat tetap stabil mengarah ke bawah. Sedang bagi beberapa komponen, gaya tersebut akan dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas setiap pijakan/ langkah kaki/ pergerakan saat beraktivitas menjalankan fungsinya masing-masing.

Salam, Gravitasi berasal dari atmosfer
dan dari dalam bumi itu sendiri
!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.