+77 Kata-Kata Bijak Motivasi Tentang Amarah, Perbuatan Daging Dan Motivasi Kehidupan lainnya (Kumpulan Bagian VI)


Hal-hal buruk dalam hidup sudah banyak sekali.
Jangan tambah dengan mengulang-ngulang kesalahan yang sama lagi,
Tetapi mulai lakukan pembaharuan yang rapi,
dengan memiliki hati, tutur kata & tingkah laku  yang suci

Motivasi itu seperti air yang menyejukkan di musim panas; minuman yang memberi kelegaan di kala dahaga; sudut pandang yang memberi kelapangan di saat masalah menyesakkan hati. Kekuatan yang memberi dorongan untuk terus maju; kelebihan yang menjadi pelengkap agar tetap berkarya; pengharapan yang memberi kepuasan di tengah kekecewaan. Motivasi itu memang penting tetapi jauh lebih penting lagi dorongan yang timbul  dari dalam lubuk hati masing-masing. Sebab apa yang meluap dari dalam hati lebih mudah dicerna dan dipahami daripada apa yang dikatakan/ disampaikan oleh orang lain. Oleh karena itu, belajarlh untuk menyemangati diri sendiri

Keburukan sudah ada di dalam hati masing-masing orang. Tanpa dimotivasi dan tanpa dibayar sekali pun, seseorang bisa melakukan kejahatan, entah itu tidak sengaja mau pun sengaja. Karena pikiran kita dikuasai oleh kejahatan. Salah satu cara terbaik untuk mengurangi kekuasaan jahat tersebut, yakni dengan senantiasa aktif memikirkan/ mengatakan/ melakukan hal-hal positif. Kita bisa menyibukkan pikiran dengan senantiasa menujukan hati kepada Tuhan dalam doa, friman dan nyanyian pujian. Juga bisa dilakukan dengan mempelajari hal-hal positif dan mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawab kita. Serta selalu berupaya untuk berbagi kasih kepada sesama di sela-sela semua aktivitas tersebut.

Sebelum mampu memotivasi diri, kita perlu mengenali berbagai-bagai potensi yang ada. Setelah itu, mengetahui pola-pola tertentu selama menjalani hidup di dunia ini. Setelah itu, menyusun semuanya dalam bentuk kata-kata, memberikan bumbu analogi, membanding-bandingkan apa yang pantas dan memberi sentuhan kata seirama antar titik.Berikut ini akan kami tampilkan beberapa contoh kata-kata bijak motivasi murahan yang kebetulan kami kumpulkan saat menempun jalan-jalan kehidupan yang tidak selalu baik.

Kata-Kata Bijak Motivasi Tentang Amarah, Perbuatan Daging Dan Motivasi Kehidupan lainnya (Kumpulan Bagian VI)
  1. Seburuk-buruknya masalah pasti ada manfatnya, nikmatilah itu.
  2. Sesakit-sakitnya penderitaan pasti ada faedahnya, dibawa santai saja.
  3. Seperih-perihnya dikecewakan, manfaatnya memperkuat hati dan melunturkan nafsu yang berlebihan.
  4. Ada dua cara untuk menjalani hidup yang menyenangkan, entah itu dengan mencari kepuasan indra atau dengan mengejar kepuasan hati.
  5. Apa yang memuaskan menurut indra, tidak jauh-jauh dari aktivitas belanja barang dan jasa; persiapkanlah uang anda!
  6. Kepuasan hati diwujudkan dengan melakukan kebenaran, yaitu mengasih Allah sepenuhnya serta melakukan kebaikan kepada sesama disela-sela pelajaran, pekerjaan dan aktivitas lainnya.
  7. Cara paling simple untuk menjalani hidup yang menyenangkan adalah (a) ikhlas menjalani hidup apa adanya, (b) hidup sederhana merendahkan diri dan (c) menikmati setiap pilihan yang ditempuh selama ini
  8. Marah itu sah-sah saja asalkan tujuannya demi kebaikan. Akan tetapi, marah itu menjadi salah karena bertujuan untuk merendahkan dan menghina orang lain di depan sesama.
  9. Amarah yang berlebihan menyebabkan lebih banyak penyesalan. Marahlah dengan penuh kesantunan, anda tidak harus melontarkan kata-kata sambil berteriak atau memukul dan melempar untuk menunjukkan keseriusan. Itu hanya memperbanyak penyesalan.
  10. Hanya aturan/ hukum yang berhak marah dengan keras, bukankah semuanya sudah diatur dengan jelas?
  11. Marahlah bukan dengan menghukum orangnya tetapi dengan mengatakan apa yang benarnya. Sebab hukuman untuk mengganjar kesalahan sudah diatur secara tersendiri maka berlakukanlah itu secara tersendiri pula.
  12. Kemarahan selalu saja merugikan, kalau bukan diri sendiri maka orang lainlah yang akan merasakannya.
  13. Jangan marah untuk mencari keuntungan pribadi tetapi marahlah untuk menguntungkan pihak yang dimarahi.
  14. Saat kemarahan bertujuan mencari keuntungan pribadi, biasanya akan dilepaskan dengan gaya yang keras, egois, arogan dan antipati.
  15. Hindarilah kemarahan yang menuntut ganti rugi, lebih baik tempuh jalur hukum untuk menuntut ganti rugi. Sebab hanya hukumlah yang dapat memarahi dengan keras namun tetap benar.
  16. Amarah yang bertujuan demi kasih sayang selalu mendatangkan keuntungan kepada pihak yang dimarahi.
  17. Kemarahan yang bertujuan mengasihi syarat dengan kebenaran, didikan, perhatian dan kelemah lembutan.
  18. Saat kita berusaha mendatangkan keuntungan terhadap sesama, siap-siaplah mengalami kerugian tanpa merasa dirugikan.
  19. Marahlah pada waktunya dan diamlah pada waktunya.
  20. Amarah yang diekspresikan dengan diam-diaman menimbulkan multi tafsir yang membuat perkaranya semakin rumit saja.
  21. Kemarahan yang dipendam bertransformasi manjadi dendam yang turut menambah sakit hati saja.
  22. Mendahulukan sikap sabar sebelum marah meminimalkan angka penyesalan.
  23. Dalam panasnya amarah, tidak ada hal yang lebih penting selain kerendahan hati, kesabaran dan keikhlasan.
  24. Hanya ada dua cara terbaik untuk meredakan kemarahan, yaitu menjawab dengan lemah lembut atau berdiam diri. Pilihlah yang pertama, itu yang utama.
  25. Menghadapi kemarahan dengan memarahi balik seperti menyiram api dengan minyak. Nyalanya akan semakin membesar terkecuali bila minyak yang anda siram meluap-luap membanjiri tungku dan kayunya.
  26. Bersabarlah di tengah tajamnya perbantahan atau anda akan terseret dalam emosi yang memperkeruh sudut pandang sehingga tidak netral dalam bersikap.
  27. Belajar sabar bukanlah pelajaran hidup yang instan. Butuh latihan berulang yang memperhadapkan kita dalam berbagai situasi yang mengundang lebih banyak emosi
  28. Orang yang panjang sabar mengurangi pemborosan sikap (perkataan dan perbuatan) yang tidak diperlukan.
  29. Panjang sabar artinya menunda keinginan hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
  30. Biasanya, mereka yang pandai mengendalikan hawa nafsunya, pandai pula menempatkan diri untuk panjang sabar di tengah situasi yang sukar.
  31. Manusia seperti embun yang timbul di pagi hari dan hilang kering dalam sekejab saat matahari terbit. Jadi, manfaatkan waktu yang singkat itu sebaik-baiknya!
  32. Umat manusia adalah debu alam semesta yang kemana-mana bisa menimbulkan polusi  atau bisa juga mendatangkan pertumbuhan.
  33. Bayang-bayang itu selalu ada dimana pun kita berdiri. Demikianlah kejahatan selalu mendirikan pengaruhnya dimanapun kita berada.
  34. Keinginan itu seperti bayang-bayang diri sendiri yang selalu ada dimana pun kita melangkah. Buatlah terang kebenaran bersinar memimpin di depan niscaya tiada lagi dibayang-bayangi oleh hawa nafsu.
  35. Kebencian selalu membayang-bayangi kehidupan ini karena kita mengesampingkan cahaya Tuhan. Letakkanlah cahaya Tuhan di depan agar sinarnya memimpin kehidupan ini sehingga mampu mengesampingkan kebencian.  
  36. Bayang-bayang egoisme akan membuat kita tersandung jika membiarkannya menjadi pemimpin. Letakkanlah kebenaran hakiki di depan agar cahayanya mengesampingkan bayang-bayang egoisme sehingga jalan hidup yang ditempuh menjadi jelas.
  37. Kesombongan adalah bayangan gelap diri sendiri yang selalu ada dimana pun kita berada. Terangilah jalanmu dengan kebenaran Tuhan agar bayang-bayang kesombongan itu didorong ke belakang.
  38. Iri hati adalah bayang-bayang yang beresiko menggelapkan kehidupan kita. Jangan biarkan iri hati menguasai kehidupan ini dengan meletakkan firman yang benar itu tetap bersinar di hadapan kita.
  39. Prasangka buruk adalah bayangan diri sendiri. Pastikanlah untuk selalu menginjaknya karena cahaya kebenaran hakiki selalu diletakkan di atas.
  40. Sungut-sungut selalu membayangi kehidupan kita. Jangan biarkan bayangan sendiri memimpin di depan karena melupakan cahaya Tuhan di belakang. Tetapi buatlah cahaya Tuhan memimpin di depan niscaya sungut-sungut yang membayangi terlupakan di belakang.
  41. Manusia ketakutan pada bayangannya sendiri karena telah melupakan aktivitas positif (fokus Tuhan, belajar dan bekerja). Buatlah aktivitas positif tersebut bersinar di depan maka bayang-bayang ketakutan sebesar apa pun itu akan terlupakan di belakang.
  42. Kita fokus pada bayang-bayang karena mengkuatirkan banyak hal. Tempatkanlah surya kebenaran di atas kita, niscaya bayang-bayang kekuatiran itu di injak-injak dan tidak ada lagi.
  43. Kemalasan membelenggu kita, bagai bayang-bayang yang selalu menghantui jalan hidup yang ditempuh. Usirlah bayang-bayang kemalasan dengan menjadikan cahaya kebenaran hakiki sebagai motivasi yang selalu memimpin setiap perjalanan hidup yang ditempuh.
  44. Jalan hidup menggelap karena fokus kepada fitnah yang membayangi hari-hari. Buatlah jalan hidup menjadi terang karena fokus kepada Tuhan sehingga fitnah yang membayangi hari terlupakan di belakang.
  45. Ejekan demi ejekan akan membayangi perjalanan hidup kita. Meletakkan semuanya itu di depan beresiko menggelapkan suasana hati. Tetapi letakkanlah cahaya firman Tuhan di depan agar gelapnya bayang-bayang ejekan terlupakan di belakang.
  46. Amarah selalu membayangi hari-hari yang dijalani karena kita fokus meletakkan masalah di atas semuanya. Injaklah amarah yang membayangi hari-hari dengan fokus meletakkan kebenaran Tuhan di atas segala-galanya.
  47. Perbuatan daging adalah bayangan sendiri yang berpotensi menggelapkan jalan hidup yang ditempuh, terutama ketika menyisihkan terang yang benar di belakang.
  48. Masalah selalu membayangi kehidupan kita. Bayang-bayang tersebut berpotensi menggelapkan kehidupan ketika mengabaikan hal-hal yang benar ke belakang. Akan tetapi, bayang-bayang masalah akan diabaikan ke belakang saat kita menerangi hidup dengan dengan kebenaran.
  49. Manusia tidak perlu dilatih berbuat jahat tetapi anda harus berlatih dengan tekun untuk berbuat baik.
  50. Kejahatan itu sudah ada jauh di dalam lubuk hati masing-masing. Jauhkanlah itu dari kehidupan kita dengan senantiasa melakukan hal-hal positif (fokus Tuhan, belajar dan bekerja).
  51. Kalau ada yang jahat di dalam masyarakat yang damai, itu adalah peraturan.
  52. Peraturan yang tidak adil dan tidak benar secara berangsur-angsur akan mendorong manusia untuk melakukan kejahatan, entah itu secara terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi.
  53. Jaman sekarang, tidak ada pahlawan. Melainkan hukum dan undang-undang yang berlaku adalah pahlawan seluruh masyarakat.
  54. Hormati dan hargailah pahlawanmu sebab dialah yang mendatangkan damai sejahtera di tengah-tengah rakyat. Hormati dan hargailah peraturan sebab itulah yang mendatangkan damai sejahtera di dalam kehidupan bermasyarakat.
  55. Manusia selalu ingin menjadi pahlawan tetapi kelemahannyalah yang pada akhirnya mematahkan kepahlawanannya. Sebab pahlawan harus selalu sempurna, layaknya hukum yang dijunjung tinggi oleh siapa pun. Tentulah hukum yang belum sempurna dapat disempurnakan lewat lembaga yang yuridis.
  56. kemewahan tidak sehat dan cenderung menjauhkan manusia dari kemanusiawiaannya.
  57. Masing-masing aktivitas memiliki momennya sendiri-sendiri. Tidak ada aktivitas yang selalu dipraktekkan di segala waktu selain bernafas dan jantung berdetak serta aktivitas alam bawah sadar lainnya.
  58. Selama kita berjalan di dalam kebenaran maka selama itu pula rasa bahagia tersebut terus ada walau ada berbagai tantangan yang menghadang jalan di depan.
  59. Segala sesuatu jadi membingungkan karena kita mengisi hari dengan suatu kebencian.
  60. Kesempurnaan bukanlah miliki pribadi melainkan milik bersama tetapi milik pribadi adalah kelegaan hati.
  61. Segala sesuatu dinilai dari tujuannya. Anda bisa melakukan apa saja asalkan tujuannya demi totalitas kasih kepada Tuhan dan keadilan kasih kepada sesama.
  62. Jika kehidupan ini dinilai dari segi baik-buruknya maka semua karya seni bahkan Kitab Suci sekali pun akan dipersalahkan.
  63. Apabila hidup ini dinilai dari sisi baik-buruknya maka semua ujian sosial menjadi salah untuk dilakukan.
  64. Pegang teguhlah tujuan hidup anda, sebab itulah yang menguatkan anda saat menghadapi berbagai problematika kehidupan.
  65. Cara terbaik untuk mengembalikan semangat adalah dengan mengingat tujuan hidup anda.
  66. Tujuan yang salah selalu didasarkan pada kebencian, kesombongan dan kedengkian.
  67. Manusia salah atau benar ditentukan oleh tujuannya saat melakukan segala sesuatu.
  68. Hanya Tuhan dan anda sendirilah yang mengetahui apa tujuan dari semua sikap yang diekspresikan dari waktu ke waktu.
  69. Tidak ada orang yang tidak memiliki tujuan saat bersikap. Bisa saja awal-awalnya terasa kosong namun seiring berjalannya waktu, tujuan tersebut akan mulai di dorong ke luar, semakin lama-semakin jelas.
  70. Satu-satunya tindakan tanpa tujuan adalah sikap tanpa perencanaan.
  71. Orang yang tidak merencanakan tindakannya adalah orang yang tidak berpikir panjang sebelum bertindak.
  72. Tindakan tanpa pikir panjang disebut juga tindakan refleks yang timbul berdasarkn insting bawaan masing-masing orang.
  73. Sikap refleks terjadi secara otomatis, tanpa perencanaan, tanpa pikir panjang  dan tanpa tujuan terlebih dahulu. Walau pun orang tersebut bisa menyimpulkan tujuan sikapnya sesaat sesudah semuanya selesai.
  74. Tidak ada yang lebih besar kesalahannya selain menyombongkan diri. Sebab orang sombong selalu berusaha meninggikan diri atas orang-orang layaknya Tuhan.
  75. Tidak ada kesalahan yang lebih agresif selain dari kebencian. Sebab orang yang membenci sesamanya bisa melakukan kejahatan apa saja demi meluapkan maksud hatinya yang buruk.
  76. Tidak ada kesalahan yang paling terselubung selain iri hati. Sebab orang yang iri hati diam-diam membenci dan memendam rencana jahatnya terhadap orang lain.
  77. Perubahan dimulai dari aktivitas tulis-menulis.
  78. Memang, perubahan diawali dari dalam pikiran masing-masing tetapi dikembangkan, disebarluaskan dan dipertahankan dengan cara menuliskannya.
  79. Agama dimulai dengan menulis.
  80. Ilmu pengetahuan digali lewat proses berpikir tetapi dipertahankan dan dikembangkan lewat proses menulis.
  81. Kepercayaan dimulai dengan berpikir dan semakin hidup saat diwujud nyatakan.
  82. Menulis adalah membuat dokumentasi kehidupan.
  83. Tulisan selalu abstrak, tidak pernah berubah sama sekali. Tetapi sikap hidup kita sifatnya dinamis, selalu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang dihadapi.
  84. Kita bisa memotret setiap aktivitas yang dilakukan dengan menuliskannya dalam jurnal khusus.
  85. Menulis berarti membuat sketsa kehidupan. Kenyataannya bisa lebih baik atau lebih buruk dari itu.

Salam, Hal-hal buruk dalam hidup sudah banyak sekali.
Jangan tambah mengulang kesalahan yang sama lagi,
Tetapi mulai lakukan pembaharuan yang rapi,
dengan memiliki hati, tutur kata & tingkah laku  yang suci!

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.