23 Faktor Penyebab Insomnia Yang Membuat Tidur Terganggu Setiap Malam

Alasan Mengapa Menderita Insomnia Yang Membuat Tidur Terganggu Setiap Malam

Insomnia adalah keadaan tidak dapat tidur karena gangguan jiwa (KBBI OFFLINE). Merupakan gangguan tidur yang disebabkan oleh faktor psikis (mental), fisik dan sosial. Jika zaman dahulu kala, aktivitas ini tidak begitu dipersoalkan karena orang-orang tempo dulu mampu terlelap dengan pulas dan nyenyak pula. Tetapi semakin maju dunia ini maka semakin tinggi pula (banyak) orang yang tidak dapat menemukan kenyenyakan di malam-malam yang dilaluinya.

Waktu tidur adalah keadaan yang paling damai, santai dan nyaman dalam seluruh aktivitas manusia. Memang dalam hidup ini ada banyak hal yang bisa membuat kita nyaman, salah satunya adalah saat menikmati hidup. Ketika indra ditawarkan oleh hal-hal duniawi maka sisi kenyamanan ada disana tetapi belum tentu sikap yang santai dan damai tetap ada di dalam diri saat menikmatinya. Sebab saat tertidur pulas manusia mengalami berbagai-bagai hal unik di dalam alam bawah sadarnya. Fantasi inilah yang menentukan apakah anda bisa tidur dengan santai-damai atau justru dihantui kegelisahan-terkejut. Ini disebut juga sebagai mimpi. Sayang, mimpi tidak bisa ditentukan melainkan terjadi secara otomatis hampir mendekati kenyataan yang terjadi.

Hari-hari belakangan ini, ada beberapa orang yang menyimpang karena susah tidur. Saking susahnya, obat-obatan terlarangpun dikonsumsi. Dari sini bisa kita lihat bahwa aktivitas ini adalah “batu mulia yang langka.” Dimana banyak orang yang rela membayar mahal untuk meraihnya bahkan sekalipun resiko besar menunggu di depan. Oleh karena itu, kami tertarik menulis sesuatu tentang insomnia sebab bukan hanya anda dan orang-orang disekitarmu yang mengalami hal tersebut, kamipun selalu mengalaminya.

Pada dasarnya, semua masalah yang muncul dalam kehidupan manusia asalnya dari otak. Kehidupan kita layaknya sebuah sistem yang senantiasa berputar pada jalurnya dimana poros inti yang menjadi penggerak adalah otak manusia itu sendiri. Jadi, apapun yang muncul, meluap dan timbul dalam kehidupan anda, yakinlah bahwa “benang kusutnya” berasal dari dalam kepala ini. Jika pikiran sebagai kemudi bermasalah maka seluruh tubuh, seluruh aktivitas bahkan seluruh kehidupan kitapan akan menemui hambatan sehingga kurang mampu bergerak bebas karena tertahankan oleh penghalang yang kuat.

Karena rendahnya rasa kebersamaan dalam masyarakat yang diiringi dengan tingginya angka persaingan antar manusia. Situasi semacam ini akan memicu gelombang insomnia yang melanda hampir seluruh elemen bermasyarakat. Sadarilah bahwa semakin tinggi kompetisi dalam hidup ini maka semakin banyak manusia yang tidak dapat tidur dengan nyenyak di atas ranjangnya (sekalipun itu ranjang luas, empuk, semerbak ber-AC dan terlihat indah. Jadi bisa dikatakan bahwa keadaan tempat tidur kita tidak begitu mempengaruhi nyenyak tidaknya aktivitas ini.

Pengalaman kami sendiri, bentuk & bahan ranjang, warna, corak, wangi, pendingin ruangan dan berbagai bentuk kemewahan lainnya tidak begitu berpengaruh terhadap aktivitas ini. Dikamar ada sebuah ranjang tetapi kami memilih untuk membaringkan diri di bawah lantai yang kebetulan terbuat dari papan yang dialasi dengan karpet (kasar berbahan sintetis). Sekalipun tidur di tempat yang sangat sederhana tetapi fine-fine aja tuh. Tidak ada masalah yang cukup berarti yang dihadapi. Bahkan bila anda singgah ke tempat kami, disana ada banyak suara-suara yang muncul di malam hari (namanya juga perkampungan/ pedesaan) mungkin bagi anda yang baru, ini akan terkesan aneh.

Faktor yang mempengaruhi kejadian insomnia

Mungkin anda sedang mengalami gangguan terlelap di malam hari lalu bertanya-tanya, “mengapa keadaan ini muncul di permukaan?” Sebab merasa dari dulu selalu tidur dengan pulas? Kami juga berpikir bahwa sesungguhnya faktor eksternal kurang berpengaruh terhadap kebiasaan buruk ini. Melainkan lebih banyak yang disebabkan oleh faktor internal. Berikut ini, akan kami utarakan beberapa alasan penyebab insomnia.

Faktor fisik.

  1. Aktivitas otak/ kecerdasan manusia itu sendiri.

    Pernahkah anda memiliki baby kecil yang baru lahir? Atau setidak-tidaknya, pernahkah anda melihat aktivitas yang dilakukan oleh bocah yang baru saja dilahirkan? Yes, mereka bawaannya tidur melulu. Waktu bangunnya paling saat menyusui, pup dan pipis atau karena diganggu oleh sesuatu & lain hal. Coba perhatikan semakin bertambah umurnya maka waktu tidurnyapun akan semakin berkurang. Bahkan saat umur kurang lebih 5 tahun, “disuruh bobo susah.

    Dari contoh di atas, bisa dikatakan bahwa aktivitas otak sangat berpengaruh terhadap kebiasaan tidur. Semakin aktif pikiran anda maka semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk terlelap. Tetapi semakin minim (kecil) perkembangan pikiran manusia maka semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk terlelap (sangat nyenyak). Jadi, bila anda termasuk salah seorang diantaranya yang memiliki level kecerdasan di atas rasa-rata, jangan bertanya lagi, “mengapa keadaan ini menimpa saya?

  2. Kesegaran dan kebugaran tubuh.

    Tubuh yang segar dan bugar adalah keseimbangan antara makanan dan minuman yang dikonsumsi dengan aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Baik bagi anda untuk senantiasa mengkonsumsi makanan yang kaya dengan buah dan sayuran. Jenis makanan seperti ini baik bagi kesehatan sehingga membuat tubuh segar. Salah satu aktivitas yang meningkatkan kebugaran lainnya adalah berolahraga. Sebab orang yang lelah berolahraga akan lebih mudah tertidur daripada mereka yang tidak.

  3. Penyakit yang diderita.

    Penyakit tertentu membuat anda tidak bisa tidur, misalnya batuk & pilek. Beberapa penyakit kronis juga cenderung mengurangi aktivitas ini, misalnya penyakit gula, hati dan ginjal. Keadaan ini di dorong karena berkurangnya kemampuan tubuh untuk melakukan pembersihan/ detoksifikasi dari berbagai zat yang berbahaya. Toksin yang menumpuk di daalam tubuh cenderung membuat seseorang susah terlelap.

    Faktor psikhis.

  4. Dosa/ kesalahan sendiri.

    Ada banyak jenis dosa tetapi pada dasarnya hanya ada dua belahan besar tentang aktivitas ini, yakni kesalahan terhadap manusia dan dosa terhadap Tuhan sendiri. Rasa bersalah adalah sesuatu yang tidak menyenangkan untuk di bawa kemana-mana. Lebih baik segera meminta maaf (kepada manusia) & memohon ampunan (kepada Tuhan) dengan demikian rasa bersalah lepas dari dalam hati sehingga tidurpun nyenyak tiap malam.

  5. Iri hati.

    Sikap yang salah seperti iri hati akan semakin kentara dampaknya dalam kehidupan ini. Saat kita tidak mampu menepis pikiran negatif semacam ini maka ada kemungkinan hati semakin jauh dari kedamaian. Ditambah lagi ketika pas jumpa dengan orang yang dimaksud, rasa cemburu memenuhi jiwa sehingga hidup ini semakin jauh dari kata baik. Mungkin orang lain melihat kita tidak bermasalah tetapi sesungguhnya banyak malam yang dilalui tanpa mampu tertidur nyenyak.

  6. Menyombongkan diri.

    Kesombongan ini seperti rasa yang selalu haus akan berbagai-bagai hal. Saat seseorang sudah ketergantungan dengan sikap ini dimana menjadikannya sebagai salah satu faktor untuk membuatnya terkesan bahagia dari yang lain. Hatinyapun akan terus membahas-bahas, “apa lagi yang hendak dibanggakan esok hari?” Saat dia berada di atas, rasa-rasanya keangkuhannya berceceran. Tetapi pas ada orang lain yang kehidupannya lebih baik dan hebat darinya, pasti tidurnya entar malam tidak bisa tenang.

  7. Hendak membalas dendam.

    Niat untuk membalas dendam seperti kanker yang tidak akan pernah sembuh melainkan semakin lama maka semakin membesar saja aktivitas ini. Orang yang dipenuhi dengan dendam tidak akan mampu hidup dengan tenang sebab pikirannya tidak pernah diam untuk mencari-cari cara agar ia beroleh kesempatan itu dilain waktu. Jika anda rajin menyimpan dendam maka semakin bertambah umur maka semakin banyak jumlahnya dalam pikiran sendiri.

  8. Memiliki musuh.

    Berselisih dengan orang lain adalah hal biasa tetapi menjadikannya sebagai musuh adalah pilihan yang lebay. Ini seperti aktivitas yang secara sengaja merugikan diri sendiri dengan meletakkan batu sandungan dijalan yang kita lalui. Semakin banyak musuh maka biasanya semakin susah tidur. Demikian juga semakin kuat musuhmu maka semakin gelisah hati ini dibuatnya. Terbiasalah dengan gejolak sosial dan tidak perlu menanggapi persoalan secara berlebihan.

  9. Sedang ketakutan.

    Orang yang sedang ketakutan akan mengalami kesulitan untuk tertidur. Sebab untuk memulai proses tidur dibutuhkan sikap santai dan rileks sedangkan orang yang ketakutan akan merasa gelisah dan tidak tenang hatinya. Misalnya saja, saat anda takut lalu membayang-bayangkan hantu/ makhluk gaib lainnya maka akan terasa sulit sekali untuk terlelap. Keadaan ini akan membuat anda terjaga semalaman. Simak juga, Tips mengatasi ketakutan.

  10. Kuatir akan masa depan.

    Kekuatiran akan mengacaukan pikiran sehingga kemampuan untuk bersantai menjadi berkurang. Ini juga akan mengganggu proses tidur diawal-awal. Sebelum mampu mengatasi khawatir maka kegelisahan dan keresahan di dalam hati akan mendorong aktivitas otak semakin tinggi sehingga beresiko membuat anda terjaga semalaman.

  11. Masalah yang sedang dihadapi.

    Saat anda terlalu fokus terhadap masalah yang sedang terjadi lalu memikirkan tentang akibat yang ditimbulkannya, terlebih ketika hal tersebut telah merugikan beberapa orang. Sebelum anda mampu mengabaikan semua pemikiran ini maka suasana santai cenderung menjauh. Oleh karena itu, dari pada memikirkan pergumulan hidup yang membuat hati semakin susah, lebih baik fokus bernyanyi memuji dan memuliakan Tuhan dalam segala waktu yang dilewati.

  12. Tidak mampu menerima kenyataan apa adanya.

    Saat anda tidak mampu menerima kejadian yang sedang berlangsung senyatanya maka ada kecenderungan timbullah kebencian, dendam, amarah, kekecewaan, rasa sakit dan berbagai-bagai pikiran kotor lainnya akan bermunculan di dalam hati ini. Oleh karena itu, berusahalah untuk meletakkan kehidupan di dalam tangan Tuhan sehingga apapun yang terjadi kita anggap sebagai bagian dari rencana-Nya,  dimana yang perlu kita lakukan adalah berusaha semaksimal mungkin.

  13. Stres & depresi.

    Kekacauan dalam pikiran menandakan bahwa berawalnya masalah stres. Kurangnya kemampuan untuk berkonsentrasi pada hal-hal yang positif akan mendorong seseorang untuk mengalami tekanan dari dalam yang disebut dengan stres. Bila keadaan ini terus berlanjut maka akan berujung pada depresi yang menuntun seseorang mengalami krisis kepercayaan total (tidak percaya pada Tuhan, orang lain bahkan diri sendiri). Ini bisa beresiko membuat seseorang mengakhiri hidupnya secara tiba-tiba.

    Faktor sosial.

  14. Kurangnya kebersamaan (tingginya persaingan) dalam masyarakat.

    Rasa kebersamaan di dalam masyarakat adalah penting. Tanpa rasa ini maka ada kecenderungan tingginya angka persaingan antara manusia baik secara individu maupun secara kelompok. Keadaan ini juga dipicu oleh tingginya angka kesombongan dan iri hati sehingga berimbas pada kadar kecemasan dan  kekuatiran sampai membuat seseorang tidak bisa tidur di malam hari.

  15. Kompetisi yang akan dihadapi.

    Biasanya seseorang yang akan menghadapi kompetisi, pada malam sebelum hari H akan mengalami insomnia yang membuatnya kurang tertidur hingga larut. Keadaan ini disebabkan oleh tingginya angka kecemasan tentang pertandingan yang akan segera dihadapi, kami pernah masuk dalam keadaan semacam ini.

  16. Gangguan sosial yang terjadi.

    Yang namanya gangguan biasanya bersifat relatif dan dapat disesuaikan. Hanya saja kebiasaan kami, bila ada pesta di rumah tetangga, tidurnya baru tengah malam atau lewat tengah malam agar titik ngantuknya tinggi sehingga bisa terlelap dengan pulas sekalipun ada sedikit gangguan.

  17. Terlalu kaya raya.

    Ada yang mengakui bahwa orang yang kaya raya lebih sering di dera kekuatiran tentang masa depan. Terlebih ketika sumber-sumber fulus yang dimiliki selama ini mulai terancam oleh persaingan usaha dan lain sebagainya.

    Kebiasaan buruk.

  18. Merokok.

    Aktivitas ini memang memberi ketenangan sesaat tetapi pas rokok tidak sedang dihisap mulailah timbul kegelisahan karena sudah terlanjur candu. Kegelisahan semacam ini bisa saja memicu seseorang untuk tidak mudah terlelap di malam hari.

  19. Minuman beralkohol.

    Alkohol pada awalnya akan membuat anda tertidur pulas. Sayang, efek tidurnya akan terus berkurang sehingga menuntut anda untuk meminumnya lebih banyak. Bila tidak dipenuhi maka tidak bisa terlelap akan tetapi bila anda menambah dosisnya (terlalu banyak minum tuak) keluarga jadi repot dan kesehatan andapun terganggu.

  20. Minum kopi.

    Kafein tidak baik untuk syaraf anda sebab cenderung membuat suasana di dalam sana tegang sehingga sulit mencapai kata santai untuk memulai tidur yang pulas.

  21. Obat-obatan terlarang.

    Narkoba akan menyebabkan ketergantungan dan merusak kebiasaan tidur yang alami. Ada kecenderungan penambahan dosis akan terjadi yang disebabkan oleh syaraf anda yang mulai menyesuaikan diri (terbiasa) sehingga tidak berpengaruh banyak.

  22. Tidur siang terlalu lama.

    Sebaiknya batasi tidur siang (jangan terlalu lama, maksimal 1-2 jam saja) jika ingin malamnya tertidur dengan lelap.

  23. Begadang nyok.

    Kebiasaan begadang bukan hanya menyebabkan insomnia melainkan mengubah kebiasaan tidur anda. Bila orang normal pulas terlelap di malam hari maka anda akan melakukannya di siang hari.

Mereka yang bisa tidur dengan nyanyak adalah orang yang tidak memiliki masalah kesehatan fisik maupun kesehatan mental juga sehat sosial dalam bermasyarakat. Bila anda bebas dari semua persoalan buruk yang menyangkut ketiga hal di atas maka tertidur pulas itu mudah. Akan tetapi penyakit yang diderita, kegelisahan dalam pikiran dan meningkatnya angka persaingan dapat mengganggu aktivitas santai ini. Yang paling penting di antara semuanya itu adalah kemampuan pikiran untuk berkonsentrasi pada hal-hal yang baik. Salah satu fokus terindah dalam hidup ini bahkan membuat anda tertidur pulas adalah ketika hati ini selalu bernyanyi memuji-memuliakan nama Tuhan sembari membaringkan diri di atas ranjang.

Salam santai aja!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s