17 Bahaya Fokus Indra Lebay, Antara Indra & Hati Siapa Dominan?

Bahaya Fokus Indra Lebay - Antara Indra & Hati Siapa Yang Dominan?

Ada dua komponen penting dalam kehidupan manusia, yaitu hati dan inda. Dari kedua hal inilah ada yang namanya rasa puas, senang, bahagia, sudah, senang, suka, duka, tawa, tangis dan lain sebagainya. Produksi kedua organ ini terhadap berbagai-bagai jenis rasa adalah seimbang dan saling mempengaruhi. Pada dasarnya, kedua komponen ini berjalan beriringan dan seiras satu sama lain. Ada rasa saling mempengaruhi sekaligus saling menekan, melemahkan dan menjatuhkan di antara mereka.

Anak-anak masih sensitif terhadap segala sesuatu yang ada di dunia ini

Tahukah anda bahwa ketika manusia baru dilahirkan ke dunia ini, setiap organ dibentuk dengan sempurna dimana masing-masing memiliki fungsi dengan kepekaan yang efektif. Indra adalah lima dari sekian banyak organ yang tersedia dimana perannya bagi kehidupan adalah reseptor yang mengantar rangsangan yang berasal dari luar tubuh (dari lingkungan). Saat kita masih kecil kepekaan organ ini sangatlah mumpuni. Jadi jangan ditanya lagi, mengapa telapak kaki bayi membuatnya tertawa cengengesan saat disentuh. Demikian jugalah saat adek yang masih kecil, mengapa bisa tertidur pulas di dalam pangkuan. Pas saat ada gangguan mendadak (misalnya suara mobil besar atau klakson), langsung terkejut bahkan menangis. Semua keadaan ini menunjuk pada indra yang sangat sensitif.

Semakin bertambah usia, rasa di indra semakin pudar

Saat kita beranjak menjadi kanak-kanak, remaja, pemuda dan dewasa, fungsi-fungsi di bagian indra mulai berkurang. Pada tahapan masa kanak-kanak, remaja dan pemuda/ i kemungkinan masih kentara rasa di bagian tersebut. Akan tetapi saat usia kita mulai beranjak dewasa pada umur 30-40 tahun ke atas, semua rasa itu akan mulai berkurang secara berangsur-angsur hingga tidak ada lagi. Bila saat ini, anda masih suka melakukan masturbasi (singel) atau hubungan seks (pasangan resmi), pada  suatu titik kelak disaat anda sudah menjadi orang tua yang sudah cukup renta maka hal-hal yang menyenangkan di indra semacam ini akan hilang begitu saja. Bahkan rasa makanan dan minumanpun sudah mulai berkurang sehingga membuat anda tidak lagi peduli, entah hari ini hendak makan ini atau itu.

Kenikmatan indra selalu membutuhkan uang

Mekanisme indra berhubungan erat dengan segala sesuatu yang ada di dunia ini. Apapun itu yang namanya materi dan perlakuan orang lain terhadap kita akan mempengaruhi indra. Pada dasarnya, segala sesuatu yang ada disekitar mu berpotensi mempengaruhi kehidupan sendiri. Bila dihitung jenis, macam, bentuk dan rasa yang ada di luar sana sepertinya ada puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan, miliaran hingga triliunan hal/ materi yang bisa kita citrakan. Sadarilah bahwa sekalipun itu ada banyak macamnya namun kemampuan & kesempatan mencicipinya sangat ditentukan oleh jumlah uang yang ada dikantong anda. Artinya, “tak ada uang tak ada barang.” Anda tidak bisa menikmati apapun di dunia ini bila tidak memiliki modal di dalam kantong/ dompet sendiri.

Saat kenikmatan indra berubah menjadi buruk

Mata, telinga, lidah, hidung dan kulit mudah sekali di pengaruhi oleh dunia luar. Apapun perlakuan yang diberikan orang lain dan semua materi yang anda nikmati akan menyentuh reseptor pada bagian ini. Terkadang, tidak semua yang dicitrakannya adalah baik, ada juga diantara hal-hal tersebut yang dicitrakan sebagai sebuah keburukan, gangguan, kejahilan, keisengan yang kerap kali menyebabkan rasa sakit. Janganlah jengkel dengan rasa sakit yang anda terima/ derita saat ini sebab bisa jadi kesempatan baik ini dapat membantu anda untuk mengendalikan hawa nafsu, kebinatangan dan kejahatan lainnya yang ada dalam diri sendiri. Selalu ingat bahwa “praktek lebih baik daripada teori.” Manfaatkan rasa sakit sebagai peluang untuk mengendalikan diri.

Rasanya sesaat saja

Bila untuk membahagiakan hati, kita hanya fokus pada kenikmatan duniawi maka kesannya yang HANYA SESAAT membuat manusia TIDAK PERNAH PUAS. Kenyataan seperti ini memang SUDAH SEHARUSNYA terjadi. Sebab apa yang diberikan indra hanyalah “roro gasa-gasa” (sesuatu yang membuat anda terlena untuk sementara) sedangkan hati butuh kebahagiaan yang sifatnya terus-menerus. Kebahagiaan yang kontinuitas (terus-menerus) inilah yang dibutuhkan oleh hati anda, kami dan semua orang yang ada di bumi.

Sehebat-hebatnya dunia ini, kesenangan yang diberikannya hanya berlaku untuk sesaat saja, yakni 3-5 detik saja, 3-5 menit saja, 3-5 jam saja, 3-5 hari saja, 3-5 minggu saja, 3-5 bulan saja, 3-5 tahun saja dan setelah rasanya akan menjadi biasa saja. Misalnya saat anda di puji seseorang (telinga), senangnya 3-5 detik saja. Ketika sedang menggunakan parfum (hidung), rasa senangnya 3-5 menit saja. Saat sedang mengkonsumsi makanan (lidah, hidung, mata), kesenangannya 3-5 menit saja. Saat membeli baju baru (kulit, mata), senangnya hanya 3-5 hari saja. Ketika menonton televisi: sinetron/ film (telinga, mata), kesenangannya hanya 3-5 jam saja. Sesaat setelah membeli gadget baru (mata, telinga, kulit), senangnya 3-5 bulan saja.

Kemampuan indra menipu hati anda

Saat hati  anda lemah maka ada kecenderungan indralah yang berkuasa atas kehidupan ini. Melemahnya hati bisa saja terjadi karena terlena menikmati hidup & kesenangan duniawi, sedang tidak bekerja (terlalu santai) dan lebih sering karena pikiran kosong. Kemampuan indra menawarkan hal-hal yang menarik di awal-awal akan menjadi sebuah jebakan dalam keseharian anda. Ia akan menggiringmu pada situasi buruk yang seolah-olah baik menurut pemandangan mata, telinga, lidah, hidung dan kulit. Sayang disana ada ranjau yang mematikan. Tetapi jikalau hati anda kuat niscaya jebakan indra tersebut akan disadari oleh pikiran sendiri. Saat fokus berpikir jauh dari kebenaran yang adalah Tuhan sendiri, niscaya tingkat kecerdasan, tingkat kewaspadaan dan tingkat kesiapan anda dalam menghadapi sesuatu cenderung rapuh dan lalai dalam bersikap sehingga beresiko membuat hidup berantakan alias kacau balau.

Akibat kelalaian karena terlalu fokus pada kenikmatan indra

Hati yang lemah akan menuntunmu dalam banyak masalah. Mungkin orang lain tidak menyadari hal ini sebab anda melakukannya di tempat-tempat tersembunyi. Tapi sadarilah bahwa suatu saat nanti kegagalan anda untuk mengendalikan indra akan diketahui oleh semua orang. Terlalu fokus untuk membahagiakan hati lewat kesenangan indra justru akan membuat kita over dosis dan tingkat pencemaran lingkungan semakin tinggi. Terlalu sering terpapar (mengkonsumsi) materi dapat membuat anda merasakan hal-hal berikut ini.

  1. Ketergantungan, konsumsi materi terus-menerus secara berlebihan akan membuatmu candu.
  2. Kebodohan, mengkonsumsi rokok, minuman beralkohol dan narkoba akan membuat anda bodoh.
  3. Pengangguran, mereka yang bodoh biasanya otak tumpul karena tidak bisa mikir. Ini jugalah yang membuat mereka lebih suka bermalas-malasan di rumah karena orang tuanya orang berada semua.
  4. Kemiskinan, akan menunggu di depan bagi setiap orang yang boros dan tidak mampu mengendalikan pemakaian uang. Terus-terusan membeli jajanan/ cemilan/ rokok.
  5. Kelelahan, terlalu lama menikmati hidup akan menjadi sia-sia dimana tidak akan membawa dampak baik jika di tekuni (misalnya terlalu lama nonton televisi akan membuat mata lelah).
  6. Rumah sakit, materi yang terlalu berlebihan akan menyebabkan dampak buruk terhadap kesehatan. Terlalu banyak makan nasi meningkatkan kadar gula dan kolesterol, bila kebiasaan ini terus berlanjut bisa berujung penyakit kronis.
  7. Panti rehabilitasi, kecanduan narkoba akan menggiring anda ke panti rehabilitasi.
  8. Rumah sakit jiwa, resiko kegilaan akan menawan kehidupan anda karena obat-obat terlarang.
  9. Kematian, overdosis materi yang berlangsung kronis akan mengantarkan anda kepada pintu kematian.
  10. Perilaku menyimpang. Bahkan beberapa orang yang menginginkannya dengan cara-cara yang tak wajar (perbuatan menyimpang misalnya mencuri)
  11. Lembaga pemasyarakatan. Setiap pelaku kejahatan akan masuk bui (penjara) entah itu karena pencurian, maling, begal motor, curanmor dan lain sebagainya.
  12. Memboroskan sumber daya yang tersedia. Merupakan keadaan dimana kemampuan bumi memproduksi sesuatu (materi – misal bahan pangan) tidak sebanding dengan jumlah konsumsi manusia (produksi < konsumsi) membuat
  13. Harga barang melambung tinggi sekaligus. Semua orang kaya memakai sejumlah uangnya secara serentak sehingga barang habis dipasaran yang membuat harga melambung tinggi.
  14. Krisis pangan. Selain itu pemborosan sumber daya juga mengakibatkan
  15. Pencemaran lingkungan hingga memicu bencana Alam. Polusi udara, air dan tanah akan memicu instabiltas lingkungan atau disebut juga ketidakseimbangan alam yang berujung pada bencana alam.
  16. Perkelahian dan peperangan, merupakan aktivitas yang lumrah saat sumber daya yang tersedia terbatas maka akan diperebutkan lewat perang.
  17. Kiamat. Dunia ini akan berakhir jikalau sifat konsumtif oleh para kapitalis merajalela dan menghabiskan semua sumber daya yang tersedia di bumi.

Berhati-hatilah kawan, jangan biarkan indra lebih berkuasa daripada hati dan jangan biarkan kehidupan anda lebih dominan menikmati hidup di bandingkan dengan berpikir mengasah otak. Atau lebih tepatnya jangan biarkan hal-hal duniawi menipu hatimu sebab tidak semua hal yang ada di dunia ini baik adanya. Melainkan jagalah kemurnian hati anda dengan senantiasa mengkoneksikannya kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian. Tidak lupa juga untuk mengajak anda beraktivitas/ bekerja memberi manfaat/ berbagi kasih Allah kepada sesama dalam segala kesempatan yang mungkin.

Salam, jagalah fokusmu!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s