18 Konspirasi Melegalkan Ganja & Narkoba Demi Uang dan Kekuasaan

Konspirasi Melegalkan Ganja & Narkotika Demi Uang dan Kekuasaan

Menurut KBBI Luring, narkotika adalah obat untuk menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk, atau merangsang (seperti opium, ganja). Merupakan bahan & obat untuk melibas otak agar mengeluarkan hormon kebahagiaan, kelegaan dan kedamaian. Inilah usaha manusia jaman sekarang, ketika orang-orang yang kurang cerdas tidak mampu merasa bahagia, lega dan damai (K3) maka mereka memunculkan alternatif lain untuk memberikan sensasi tersebut, yakni dengan memproduksi narkoba.

Narkotika duniawi bukan tanpa akibat

Kemampuan narkotika untuk mengeluarkan hormon K3 adalah pemaksaan dimana zat-zat kimia yang terkandung di dalamnya menekan & memeras sistem syaraf pusat sehingga jadilah hati bahagia, lega dan damai. Bila diumpamakan seperti penyadap karet, orang normal akan melakukannya dengan menggurisnya secara melingkar dari atas ke bawah tetapi orang gila (narkoba) akan mengeluarkan emas putih (getah karet) ini dengan cara memukul-mukul batang karet tersebut. Memang getahnya sama-sama keluar, baik yang disadap maupun yang dipukul-pukul. Akan tetapi lama kelamaan memukul batang karet justru akan membunuh tanaman itu sendiri.” Demikian jugalah dengan otak manusia penggunaan obat terlarang lama kelamaan akan menyebabkan kematian.

Penggunaan narkotika memang di awal-awal sensasinya wah. Seolah-olah bahan ini memeras otak anda hingga getahnya keluar, itulah yang membuatmu merasa ngefly selama beberapa waktu. Pertama-tama akan membuatmu ngefly dan tertidur selama seharian penuh. Tetapi lama kelamaan, getah otak yang keluar selama penggunaan akan berkurang hingga hanya akan membuatmu ngefly & tertidur selama 1-2 jam saja. Otomatis andapun menambah dosisnya dan lebih sering mengkonsumsinya, inilah yang membuatmu kecanduan.

Sayang, rasa candu itu harus dibayar mahal. Begitu anda berhenti mengkonsumsi obat tersebut langsung saja mengalami sakau. Rasa bahagia, lega dan damai yang sebelumnya anda rasakan akan berubah menjadi gelisah, takut, gemetaran, tidak bisa bergerak dan badan menjadi kejang-kejang. Ini hanya masalah secara personal saja, belum lagi berbicara tentang kerugian yang anda alami secara finansial akibat pembelian obat-obatan tersebut, bisa-bisa miskin lho…. Bagaimana kalau diketahui oleh orang tua, bisa-bisa uang jajan ditahan. Saat ketahuan oleh atasan di tempat kerja, bisa-bisa dipecat ya…. Belum lagi masalah dalam kehidupan sosial, menjadi kaku, kurang luwes, mudah naik pitam dan tidak sabaran saat menunggu.

Narkotika sejati yang berasal dari dalam diri sendiri, hanya tinggal mengaktifkannya

Fokus Berpikir Manusia Agar Hidup Lebih Berkualitas

Pada akhirnya, NARKOTIKA akan menggiring kehidupan anda ke empat destinasi akhir, yaitu rumah sakit, panti rehabilitas, lembaga pemasyarakatan bahkan beresiko juga menghadapi kematian. Daripada berusaha melegalkan obat-obat psikotropika ini, lebih baik anda belajar untuk bernyanyi memuji dan memuliakan nama Tuhan di segala waktu sembari menebar kasih dalam setiap aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Alhasil kedua aktivitas ini adalah narkoba sejati yang tidak berasal dari luar melainkan berasal dari dalam dirimu dan terpancar keluar sehingga membuat anda bahagia, lega dan damai sepanjang waktu.

Semua garam akan menjadi benda dan semua benda akan menjadi garam

Prinsip pengobatan yang paling adekuat di zaman sekarang adalah dengan memanfaatkan potensi lautan bagi bumi ini. Seperti yang anda ketahui bahwa hal-hal kecil menggambarkan hal-hal besar dan hal-hal besar tidak jauh-jauh dari hal yang kecil. Bumi ini adalah Ibu dari semua makhluk, sebab itulah kita harus melestarikannya. Permukaan bumi diisi oleh lebih kurang 70% air (air tawar maupun asin), demikian jugalah manusia terdiri dari lebih kurang 70% cairan. Seperti lautan yang menjadi tempat berkumpulnya seluruh nutrisi sekaligus tempat melakukan aktivitas netralisasi terhadap berbagai-bagai unsur pencemar maka demikianlah juga cairan tubuh manusia yang berperan dalam proses detoksifikasi seluruh tubuh dari berbagai-bagai jenis racun.

Jika lautan mengandung 3,5% garam maka tubuh manusia mengandung 0,9% NaCl. Garam yang kebanyakan terdapat di dapur ini sangat besar faedahnya untuk menyehatkan manusia itu sendiri. Sayang, jika lautan tetap mampu mempertahankan salinitasnya tidak demikian dengan cairan tubuh manusia. Kita selalu memerlukan air garam manis isotonik setiap hari untuk mempertahankan kadar senyawa tersebut di dalam tubuh manusia. Perannya bagi tubuh tidak hanya untuk mendetoksifikasi melainkan juga meregenerasi sel-sel tubuh sehingga turut mencegah penuaan dini. Artinya, menjaga asupan garam dalam tubuh sama dengan menjaga tubuh tetap awet muda.

Konspirasi melegalkan ganja & narkotika jenis lainnya demi kapitalis yang mengejar untung berlipat ganda

Apakah yang dimaksud dengan konspirasi? Menurut KBBI Offline, konspirasi adalah komplotan, persekongkolan. Bagi kami, ini merupakan persekongkolan yang telah mengarah untuk mengutamakann kepentingan kelompok tertentu dan/ atau untuk merugikan kelompok lainnya. Kerja sama memang baik adanya sebab saat bersama kita lebih kuat akan tetapi kerja sama untuk melakukan perilaku negatif adalah tidak baik. Karena beberapa orang memiliki tujuan yang sama maka mereka merencanakan aksi untuk memutar balikkan sebuah peristiwa dari yang benar seolah-olah salah atau dari yang salah seolah-olah benar.

Peredaran ganja dan obat terlarang lainnya di negeri ini sangat menggiurkan hati sebab omset yang ditawarkan mencapai miliaran rupiah. Menjadi seorang bandar disuatu wilayah akan membuatmu kaya-raya seketika itu juga terlebih ketika menguasai banyak wilayah. Kekayaan bandar narkoba inilah yang membuat mereka bisa saja membayar yudikatif, membayar legislatif bahkan eksekutifpun didiamkan mereka. Bisakah anda membayangkan hal ini? Ketika para pemimpin begitu jatuh cinta bahkan menggilai uang maka bukanlah suatu hal mustahil bisa peredaran barang haram ini akan dilegalkan. Kita harap pemimpin di negeri ini tidak demikian, bukankah mereka adalah orang beragama?

Berikut ini, beberapa cara kapitalis licik untuk melegalkan ganja dan obat-obat terlarang lainnya.

  1. Perang antar agama – Manusia tidak percaya lagi kepada Tuhan.

    Cara terbaik yang mengawali pelegalan ganja dan narkoba adalah dengan menjauhkan manusia dari Tuhannya (narkoba sejati). Saat hubungan kita dengan Yang Maha Kuasa dekat, intens dan kontinu maka suasana hati ini dibaharui dan kehidupan diubahkan menjadi lebih baik dari hari ke hari. Tidak hanya itu, kitapun akan dijauhkan dari berbagai-bagai hawa nafsu yang sesat, kebintangan dan kejahatan.

    Mengapa kapitalis yang gila uang sengaja memancing perang agama? Agar manusia mengalami krisis kepercayaan, tidak taat agama, meragukan Tuhan, gila uang, kekuasaan, popularitas, pujian sehingga rentan stres, depresi, tidak punya tujuan hidup dan membiasakan diri dengan hal-hal yang jahat. Keadaan inilah yang sangat ideal agar seseorang menjadi pengguna narkoba bahkan melegalkannya untuk diedarkan secara masal dan terbuka.

  2. Melegalkan narkoba dengan alasan kebebasan.

    Saat paham liberalis ditegakkan dalam suatu wilayah secara berlebihan maka kesempatan ini akan digunakan untuk membebaskan peredaran ganja dan narkotika demi alasan hak asasi manusia. Artinya, seseorang bebas memilih haknya apakah mau mengkonsumsi ganja ataupun tidak.

    Melegalkan narkoba dengan alasan penyakit.

    Para kapitalis yang licik ini menggunakan penyakit, berbagai-bagai macam jenisnya yang diyakini mampu disembuhkan dengan memanfaatkan marijuana (canabis). Ini hanya alibi sementara agar peredaran narkotika diberi sedikiti kelonggaran sehingga produksi dan distribusinya lebih lancar. Juga semakin banyak orang yang disesatkan dan dibodohkan oleh narkoba maka semakin banyak keuntungan yang dapat mereka raup setiap detiknya.

  3. Alzheimer

    Sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Alzheimer’s Disease mengungkap, dosis kecil Tetrahydrocannabinol, senyawa yang terdapat di dalam tumbuhan mariyuana, dapat memperlambat pembentukan plak amiloid yang membunuh sel otak dan bertanggungjawab atas penyakit Alzheimer. Selama eksperimen peneliti menggunakan minyak cannabis.

    “THC dikenal sebagai antioksidan kuat dengan sifat neuroprotektif (melindungi sel saraf). Penelitian ini merupakan yang pertama kali melaporkan bahwa senyawa tersebut dapat secara langsung mempengaruhi patologi Alzheimer dengan mengurangi tingkat amiloid beta, menghambat agregasi dan meningkatkan fungsi mitokondria,” kata Chuanhai Cao, Ph.D., seorang ilmuwan saraf di Byrd Alzheimer Institute dan USF College of Pharmacy.

    Bukan hanya THC yang berperan sebagai antioksidan kuat untuk menyembukan penyakit alzhaimer. Bahkan kekuatan herbal ajaib (bawang putih, bawang merah, jahe), buah ajaib (jeruk nipis) dan mineral ajaib (garam) adalah lebih efektif untuk mengurangi tingkat amiloid beta, menghambat agregasi dan meningkatkan fungsi mitokondira. Tidak hanya itu saja garam isotonik juga dapat berperan penting dalam proses regenerasi sel-sel otak yang sudah rusak.

  4. Glaukoma

    Manfaat utama ganja medis untuk pasien glaukoma adalah efeknya pada tekanan intraokular (TIO). Dalam satu studi,lebih dari 80% dari pasien yang merokok ganja mengalami penurunan TIO dari 16-45%. Glaukoma adalah gangguan mata di mana terjadi peningkatan pada tekanan intraokular yang menyebabkan kerusakan saraf optik dan berujung kebutaan. Studi yang dilakukan pada 1970-an menemukan ganja dapat menurunkan resiko kebutaan tersebut.

    Kami dahulu pernah mengalami gejala awal penyakit ini dimana mata menjadi panas, meriang dan perih tak tertahankan sehingga harus di bawa tidur. Salah satu antioksidan yang membuat kami sembuh adalah yang terkandung dalam jeruk nipis. Cukup mengkonsumsinya satu butir sehari setelah sarapan pagi maka glaukoma awal akan dijauhkan dari kehidupan anda. Untuk penyumbatan yang terjadi pada saluran cairan dari bola mata bisa dengan mengkonsumsi air garam manis isotonik secara rutin. Elektrolit yang satu ini sebagai unsur pengangkut akan membersihkan saluran tersebut pada bola mata tersebut secara perlahan-lahan.

  5. Multiple Sclerosis

    Multiple Sclerosis (MS) adalah penyakit yang menyerang saraf-saraf pusat seperti saraf otak, sumsum tulang belakang, dan saraf optik. Sebuah penelitian yang dilakukan di Canadian Medical Association Journal menemukan bahwa cannabioids yang ditemukan dalam ganja bisa menurunkan gejala dan rasa sakit yang disebabkan oleh MS.

    Anda bisa menambahkan herbal ajaib (bawang putih, bawang merah, jahe) dalam setiap masakan, mengkonsumsi jeruk nipis setiap pagi dan menambahkan garam pada air sehingga rasanya agak manis. Kelima komponen ini akan membantu penyembuhan sel-sel otak yang terganggu agar sebisa mungkin dinormalkan kembali.

  6. Penyakit Parkinson

    Penelitian yang diterbitkan dalam medPage Today menemukan bahwa ganja bisa digunakan untuk mengatasi tremor dan meningkatkan kemampuan motorik pada pasien yang terkena penyakit parkinson.

    Anda bisa menambahkan herbal ajaib (bawang putih, bawang merah, jahe) dalam setiap masakan, mengkonsumsi jeruk nipis setiap pagi dan menambahkan garam pada air sehingga rasanya agak manis. Kelima komponen ini akan membantu penyembuhan sel-sel otak yang terganggu agar sebisa mungkin dinormalkan kembali.

  7. Kanker

    Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Cancer Therapeutics menemukan bahwa zat cannabidiol yang terdapat dalam ganja bisa ‘mematikan’ gen bernama “Id-1” yang digunakan sel kanker untuk menyebar ke seluruh tubuh.

    Antioksidan dalam herbal ajaib, buah ajaib dan mineral ajaib juga mampu mencegah, menghambat bahkan mematikan sel-sel kanker yang terdapat dalam sel tubuh manusia. Kami sendiri pernah mengidap tumor otak. Setelah operasi, beberapa tahun kemudian terjadi penyumbatan di daerah batang otak sehingga menderita hidrosefalus. Pemasangan VP-Shunt telah dilakukan tetapi apa yang menyumbat ventrikel ke IV dalam otak ini belum di ketahui. Kemungkinan besar ada sel ganas bekas tumor yang dahulu pernah besarang di kepala ini. Tetapi sejak menemukan dan mengkonsumsi bawang putih, bawang merah, jahe, jeruk nipis dan garam isotonik, gangguan di kepala menjadi berkurang bahkan tidak ada lagi.

  8. Epilepsi

    Dalam sebuah penelitian di Virginia Commonwealth University, peneliti menemukan bahwa ganja bisa digunakan untuk menghentikan serangan epilepsi. Meski begitu, penelitian ini baru dilakukan pada hewan dan belum diujicobakan pada manusia.

    Menggunakan herbal ajaib, buah ajaib dan mineral ajaib bukan tidak mungkin untuk menghentikan penyakit ini. Sebab antioksidan yang tinggi di dukung oleh kemampuan bahan-bahan ini untuk merangsang sum-sum tulang belakang menghasilkan sel-sel punca yang berperan penting dalam proses regenerasi sel yang rusak.

  9. Kesehatan Paru-paru

    Penelitian dalam Journal of the American Medical Association menemukan bahwa ganja bisa meningkatkan kapasitas paru-paru. Beberapa penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun telah menemukan menghisap ganja dapat meningkatkan kesehatan paru-paru. Penelitian ini dilakukan para peneliti di UCLA.

    Logikanya dimana, masakan rokok membuat paru-paru sehat? Jangan-jangan rokok juga nanti dianggap meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh. Terkesan tidak konsisten. Dahulu kami pernah menderita pneumonia kronis bahkan tuberkolosis juga (TBC). Kami hanya mengkonsumsi bawang merah, bawang putih dan jahe secara mentah (tanpa dimasak) dan penyakit itupun lari sejauh mungkin.

  10. Kecemasan

    Peneliti dari Harvard Medical School menemukan bahwa ganja memiliki efek yang bisa membantu menenangkan kecemasan seseorang. Tentu saja, hal ini hanya berlaku dengan penggunaan ganja dalam dosis yang tepat. Penggunaan ganja dalam dosis tinggi justru bisa memberikan efek sebaliknya yaitu meningkatkan kecemasan dan pikiran paranoid.

    Daripada mengkonsumsi narkotika yang lambat laun membuat kita bodoh bahkan mati pula, alangkah lebih baik jikalau anda pasrah kepada Tuhan dalam segala situasi, pujilah namanya di segala waktu dan tidak lupa untuk mengajak anda berbuat baik/ berbagi kasih kepada sesama, itulah narkoba terindah.

  11. Arthritis

    Ganja diketahui bisa meredakan rasa sakit dan nyeri, serta peradangan yang berkaitan dengan peradangan sendiri.

    Kami juga dahulu menderita arthritis di kaki kanan tetapi setelah menambahkan garam dalam semua minuman (air putih tawar) yang dikonsumsi sehingga rasanya menjadi ada manis-manisnya, penyakit ini langsung pergi saja. Hanya saja jangan terlalu banyak (berlebihan) mengkonsumsi makanan, bisa kambuh lagi tuh gout-nya.

  12. Mual

    Ganja mengandung minimal 60 zat kimia yang disebut cannabinoids serta THC yang bisa memberikan efek ‘melayang’ pada penggunanya. Meski begitu, dalam takaran dan cara yang tepat, THC juga bisa digunakan untuk mengatasi rasa mulai, termasuk juga terdapat dalam obat yang bisa menyebabkan rasa mual.

    Dari pada mengkonsumsi obat terlarang lebih baik anda rutin mengkonsumsi jus jeruk all variant (termasuk jeruk nipis) untuk mendetoksifikasi dan meringankan reaksi alergi yang anda alami.

  13. Penyakit parkinson

    Penelitian yang diterbitkan dalam medPage Today menemukan bahwa ganja bisa digunakan untuk mengatasi tremor dan meningkatkan kemampuan motorik pada pasien yang terkena penyakit parkinson.

    Bawang putih, bawang merah, jahe, jeruk nipis dan garam adalah bahan-bahan alamiah yang memiliki lebih dari 1001 manfaat bagi kesehatan manusia. Kelima bahan ini juga sudah terbukti berhasil untuk menyembuhkan dan memulihkan kembali sel dan jaringan yang rusak.

  14. Redam efek kemoterapi

    Berbagai studi mengungkap ganja sangat efektif meredakan dampak samping kemoterapi, yakni rasa mual, muntah dan hilang nafsu makan. Badan Pengawas Obat AS, FDA, sejak beberapa tahun telah mengizinkan terapi obat-obatan berbasis Cannabinoid untuk pasien kanker yang menjalani Kemoterapi.

    Kemoterapi menghancurkan banyak sel tubuh. Oleh karena itu, anda butuh herbal ajaib, buah ajaib dan mineral ajaib untuk merangsang produksi stem sell di sum-sum tulang belakang untuk membantu meregenerasi dan memulihkan sel dan jaringan yang mengalami pelemahan/ kerusakan setelah proses kemoterapi.

  15. Meredakan Penyakit Autoimun

    Autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh manusia membunuh sel-sel sehat ketimbang memerangi penyakit. Hasilnya organ tubuh sering diserang radang. Tahun 2014 silam peneliti dari University of South Carolina menemukan senyawa THC di dalam ganja mampu mengubah molekul dalam DNA yang bertanggungjawab mempercepat proses peradangan. Sejak saat itu Cannabis digunakan untuk merawat pasien Autoimun.

    Adalah lebih baik untuk mengkonsumsi air garam manis isotonik setiap hari untuk mengembalikan fungsi sel-sel yang telah menjadi ganas. Sel-sel ini menjadi ganas dan memakan teman sendiri karena telah terkontaminasi oleh zat kimia tertentu. Disinilah garam sebagai agen pembersih akan melakukan detoksifikasi terhadap sel-sel tubuh sehingga tidak ada lagi yang mengganas dan di luar kendali akibat pengaruh pihak lain (zat kimia berbahaya atau virus).

  16. Melindungi Otak

    Peneliti dari University of Nottingham berhasil membuktikan bahwa ganja mampu melindungi otak dari kerusakan yang disebabkan serangan stroke. Studi tersebut menyebut ganja membatasi area di dalam otak yang terkena dampak stroke. Kendati belum diuji klinis, temuan tersebut memperkuat teori lain bahwa mariyuana juga mampu meminimalisir kerusakan akibat trauma atau geger otak.

    Mengkonsumsi herbal ajaib akan menurunkan resiko darah tinggi yang menjadi awal dari stroke. Garam yang digunakan dalam kadar yang tepat juga bermanfaat untuk menekan visikositas darah dengan cara membuang berbagai-bagai nutrisi (kolesterol, glukosa dan lainnya) yang berlebih dan tidak mampu diserap oleh sel. Kemampuannya untuk merangsang regenerasi sel sudah terbukti ampuh (setidaknya bagi kami).

  17. Meringankan Rasa Sakit

    Sebagian penderita Diabetes mengalami kerusakan saraf di bagian kaki dan tangan. Gejalanya adalah rasa terbakar di bagian tubuh tersebut. Belum lama ini peneliti University of California menemukan Cannabis efektif meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh kerusakan saraf. Namun hingga kini Badan Pengawasan Obat AS, FDA, belum memberikan lampu hijau buat terapi ganja untuk pasien Diabetes

    Beginilah kalau penyakit dibiar-biarkan saja. Sebenarnya diabetes juga bisa disembuhkan oleh air garam isotonik dengan cara membantu mengeliminasi kelebihan glukosa dalam darah dan membantu produksi insulin normal kembali. Hanya saja, kami tidak mengerti mengapa dunia kedokteran menutup diri.

  18. Meringankan Efek Samping Hepatitis C

    Serupa obat Kanker, terapi obat buat meredam Hepatitis C picu efek samping seperti lelah, mual, otot pegal, kehilangan nafsu makan dan depresi. Namun studi yang diterbitkan di European Journal of Gastroenterology and Hepatology, mengungkap lebih dari 86% pasien mampu menuntaskan terapi Hepatitis C dengan mengkonsumsi ganja. Cannabis diyakini mampu meredam efek samping terapi Hepatitis C

    Dari pada menggunakan ganja yang jelas-jelas haram, alangkah lebih baik jikalau penderita diarahkan untuk mengkonsumsi air garam manis isotonik niscaya semua masalah tentang mudah lelah, mual, otot pegal dan hilang nafsu makan akan dieliminasi secara perlahan-lahan.

    Sedangkan untuk menghilangkan depresi, alangkah lebih baik jikalau seseorang senantiasa bernyanyi memuji dan memuliakan nama Allahnya sambil berbagi kasih dalam setiap aktivitas yang dilakukan niscaya depresi lepas.

Bila ganja dan narkotika jenis lainnya sudah dilegalkan dalam suatu negeri maka penyelewengan/ penyalahgunaan/ penyimpangannya akan semakin besar saja, seimbang juga dengan keuntungan yang semakin besar diperoleh oleh para kapitalis yang berkonspirasi. Bila manusia sudah mabuk bahkan gila uang niscaya segala cara akan dihalalkan untuk memperolehnya. Yang menjadi pertanyaan kami adalah, MUNGKINKAH ORANG-ORANG SEPERTI INI HATINYA TENANG TIAP DETIK DAN TIDURNYA PULAS TIAP MALAM? Lihat juga, Teori konspirasi di Indonesia.

Beberapa referensi tulisan di atas kami peroleh dari merdeka.com & dw.com

Salam bongkar…..

Iklan

One comment

  1. […] Mengapa bisa ada kartel narkoba? atau lebih tepatnya, mengapa negara memelihara seorang kartel? Sebab bisnis di bidang ini sangat menguntungkan bahkan bisa dikatakan bahwa keuntungannya berlipat kali ganda. Oleh karena itu, orang-orang disini berusaha keras agar narkoba dilegalkan dengan alasan untuk mengobati penyakit tertentu. Padahal ini hanyalah motif untuk melonggarkan pengawasan di perbatasan sehingga pengiriman barang haram ini lancar. Simak juga, Permufakatan jahat dalam bisnis narkoba. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s