11 Manfaat Bekerja Selama Hidup – Hingga Membuat Hati Bahagia, Penuh Kelegaan & Damai Sejahtera

Manfaat Bekerja Selama Hidup – Hingga Membuat Hati Bahagia, Penuh Kelegaan & Damai Sejahtera

Kerja adalah (1) kegiatan melakukan sesuatu; (2) sesuatu yang dilakukan untuk mencari nafkah; (3) perayaan yang berhubungan dengan perkawinan, khitanan, dan sebagainya; pesta perjamuan (KBBI Luring). Merupakan aktivitas manusia yang dilakukan sehari-hari, baik yang kasat mata maupun yang tidak kasat mata. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ada dua tipe manusia di bumi ini, yaitu mereka yang orientasi kerjanya menggunakan otot dan mereka yang orientasi pekerjaannya menggunakan otak. Orang yang bekerja dengan otot dapat disaksikan langsung sedangkan orang yang bekerja dengan otak biasanya tidak secara langsung terlihat seperti seorang pekerja. Ketahuilah, Pengelompokan manusia.

Semua manusia menghabiskan tiap detik dalam hidupnya dengan bekerja. Mungkin aktivitas ini tidak bisa diamati dengan mata kepala sendiri, hanya terlihat pada organ dalam manusia, yaitu jantung. Hampir semua sel dalam tubuh manusia selalu aktif setiap waktu, kecuali sel-sel yang mengandung zat kitin (kulit keras), seperti pada kuku dan rambut. Jadi bila secara filosofis saja semua hal yang ada dalam diri manusia selalu beraktivitas mengambil beberapa pekerjaan, lalu mengapa kita lebih suka bermalas-malasan dengan alasan demi kenyamanan?

Kenyamanan sama dengan kemalasan sama dengan tidak bekerja

Beberapa orang begitu mendewakan yang namanya rasa nyaman. Itulah yang terlalu berlebihan dikerja hingga detik ini oleh segelintir orang. Saat anda memilih untuk hidup dalam kenyamanan, saat itu juga niat untuk bekerja pupus sudah. Sadar atau tidak, kenyamanan identik dengan bermalas-malasan. Bisa seseorang sudah mulai malas maka hobi menjadi berubah sekedar duduk-duduk saja seharian tanpa melakukan apa-apa. Mereka berpikir bahwa inilah hidup yang sesungguhnya, padahal tidak menyadari eksistensi setiap ciptaan di bumi ini, yakni untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat hari demi hari.

Bekerja adalah takdir alamiah yang harus dipenuhi

Kita ditakdirkan Allah untuk mampu melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan. Harap diketahui bahwa bukan hanya manusia yang senantiasa bekerja di muka bumi ini. Melainkan hewan-hewan lain juga, bahkan tumbuhan sendiri tetap beraktivitas walaupun gerakan yang dilakukannya bersifat semu alias tidak dapat diamati secara langsung. Mereka yang tidak pernah bekerja dengan alasan: uang sudah banyak, kekuasaan dalam genggaman dan wawasan yang berkonspirasi tinggi niscaya semakin jauh dari kebahagiaan, kelegaan dan kedamaian di dalam hatinya.

Hasrat untuk bekerja sudah ada dalam diri manusia sejak dilahirkan ke dalam dunia yang fana ini. Inilah yang menjadi salah satu takdir dari Sang Pencipta, “mengapa manusia masih diperbolehkan menghembuskan setiap nafas-Nya hari lepas hari.” Sayang, tidak sedikit dari antara manusia saat ini yang menganggap bahwa hal ini ada lah omong kosong, sebab hawa nafsu sekaligus gengsi yang tinggi terhadap kemewahan pribadi telah membutakan mata rohaninya. Mereka lebih memilih duduk santai, tak ada kerjaan setiap hari dan meyakini bahwa hal tersebut adalah bagian dari kenyamanan hidup yang sesungguhnya.

Pekerjaan bukan beban tetapi nikmat

Harus dipahami dahulu bahwa tidak ada pekerjaan yang benar-benar sempurna untuk dihidupi. Setiap pekerjaan memiliki sisi-sisi tertentu dimana ada kesan enak dan tidak enaknya, kesan nyaman dan tidak nyamannya, kesan baik dan kesan buruknya dan sebagainya. Bila anda hanya fokus pada beban yang cukup berat harus ditanggung seorang diri. Dalam hidup ini harus mampu memiliki pandangan positif saat menanggapi sesuatu. Sehingga persepsi positif itulah yang menjadi pendorong dari dalam diri sendiri (memotivasi diri sendiri).

Seharusnya pekerjaan menjadi sebuah kekuatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik hari lepas hari. Saat anda mampu, melihat sisi-sisi positif dalam profesi yang ditekuni niscaya profesi tersebut akan membuat hidup ini indah untuk dilalui. Ingatlah bahwa hanya dengan mencintai apa yang dikerjakan sajalah kenikmatan itu bisa terasa hangat di dalam hati. Akan tetapi, bila tidak ada rasa syukur dan lebih banyak mengeluh maka sebagus apapun profesi tersebut, tetap saja tidak akan pernah membuatmu bahagia.

Manfaat bekerja dalam kehidupan sehari-hari

Pekerjaan adalah anugrah yang bila dilakukan dengan tekun, jujur dan displin juga sabar pastilah akan memberikan hasil yang memuaskan. Pandanglah hidup ini menjadi lebih baik dan jauhkan pikiran yang selalu menolak berbagai ujian yang datang. Sebab ujian kehidupan justru lebih kentara di dunia kerja. Oleh karena itu, persiapkan dirimu untuk berbagai kemungkinan dan ketahui jugalah manfaat saat menghabiskan waktu untuk bekerja, yakni sebagai berikut.

  1. Pengabdian kepada Tuhan adalah ibadah.

    Melayani Tuhan tidak hanya berlaku di rumah-rumah peribadatan tetapi bisa terjadi dimana saja, kapan saja dan apa saja yang sedang ditekuni saat ini. Sebab semua manusia adalah anak Adam dan Hawa, adalah anak Allah sendiri. Jadi, ketika anda melayani orang lain, itu sama saja dengan berbuat baik kepada Allah sendiri.

  2. Mengabdi kepada sesama – melatih kebaikan hati.

    Hidup kita haruslah seimbang, jangan hanya mau dilayani oleh sesama melainkan turut juga melayani orang lain lewat pekerjaan yang dilakukan sehari-hari. Nanti kalau terlalu forsir melayani bisa bosan dan lelah sendiri tetapi bila inginnya terus dilayani bisa-bisa kepribadian menjadi manja dan tidak dewasa.

  3. Melatih konsentrasi – meningkatkan kecerdasan.

    Untuk melakukan sebuah pekerjaan profesional biasanya membutuhkan konsentrasi yang lebih baik. Secara tidak langsung aktivitas semacam ini akan melatih pikiran agar terus tumbuh, berkembang bahkan maju. Melakukan rutinitas yang diulang-ulang biasanya membuat seseorang menjadi mahir, telaten dan tekun dalam menyelesaikan pekerjaan.

  4. Mempertemukan dan mengasah talenta yang dimiliki.

    Saat belum bekerja dan masih berada di bangku kuliah, beberapa orang belum menemukan apa sebenarnya yang menjadi bakat alamiah yang dimiliki. Tetapi saat mereka dipercayakan untuk bekerja di tempat tertentu, barulah kemampuannya berkembang dan bakat yang ia miliki mulai muncul. Saat kita sabar, tekun dan bekerja keras untuk melakukan sesuatu niscaya akan membuahkan hasil yang memuaskan.

  5. Bagian dari ujian kehidupan.

    Sadar atau tidak, dunia kerja penuh dengan ujian. Beberapa orang yang sebelumnya manja dan tidak dewasa, saat menekuni pekerjaan dengan sungguh-sungguh akan berubah drastis menjadi pribadi yang lebih tegar (mental kuat) dan siap menjalani kehidupan di dunia yang penuh dengan ketidakpastian. Ujian yang kita alami saat bekerja tidak melebihi batas kemampuan sendiri dan justru hal inilah yang membuat hawa nafsu yang sesat juga berlebihan, kebinatangan dan kejahatan lainnya bergi

  6. Melatih pengendalian diri, adaptasi dan menjadi dewasa.

    Ada banyak hal yang harus di toleransi di dunia kerja terlebih ketika keadaan tersebut jauh dari yang diharapkan. Biasanya ini akan menjadi salah satu ujian bagi kita untuk mengendalikan emosi dan tetap sabar ditengah situasi yang tidak disukai. Jika anda mampu menyesuaikan diri tanpa harus menyebar dendam, kebencian dan kekerasan terhadap sitausi berarti pengendalian diri sudah sampai pada tahapan yang lebih baik.

    Salah satu teknik bertahan yang sangat baik untuk ditiru dibelahan dunia manapun kita berada adalah kemampuan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Saat  mampu beradaptasi dan berbaur maka keberadaan kita tidak menjadi beban bagi sistem yang sedang bergerak.

    Saat kita bekerja maka ada tanggung jawab yang perlu diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Secara tidak langsung, menyelesaikan tanggung jawab pada waktu yang tepat dengan hasil yang proporsional melatih diri ini untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa dibandingkan waktu masih anak sekolahan dahulu.

  7. Memiliki teman yang lebih solid.

    Biasanya hubungan kita dengan rekan kerja lebih dekat terlebih ketika sudah pernah ditempatkan satu tim dengan mereka. Pengalaman bekerja sama inilah yang menciptakan hubungan emosional yang cukup kuat. Kami berpikir bahwa bukan hanya saat duduk di bangku sekolah atau di bangku kuliah kita beroleh teman-teman yang setia melainkan di dunia profesi lebih lagi.

  8. Berbahagia, tetap laga dan selalu damai.

    Bahagia rasanya jikalau hidup ini jikalau bisa menjadi seseorang yang bisa berbagi pengalaman, berbagi kerja dan berbagi penghasilan dengan orang lain. Ini adalah salah satu kesibukan positif yang bisa membuat hati dijauhkan dari berbagai-bagai potensi negatif yang beresiko membuat hati keruh dan galau.

    Saat kita lega menjalani hidup maka perasaan ini adalah sebuah komitmen tentang merasa cukup, yaitu ketika kita mampu menerima semua yang terjadi apa adanya.

    Kedamaian tidak bisa dibeli, ini dibentuk dari perasaan yang bebas dari tekanan, baik dari tekanan yang berasal dari luar maupun yang berasal dari dalam. Beban hidup, hati yang penat dan galau akan meninggalkan kehidupan anda saat hal-hal tertentu (yang tidak penting) berhasil diabaikan.

  9. Menjadi orang yang sehat fisik.

    Mereka yang rutin bekerja biasanya melakukan aktivitas tertentu setiap hari. Ketika aktivitas ini dilakukan secara rutin maka secara tidak langsung terjadilah olah tubuh yang meningkatkan metabolime. Ini seperti olahraga yang tidak disadari namun selalu dilakukan. Bukankah dengan demikian anda tetap sehat walafiat panjang umur? Terlebih bagi mereka yang pekerjaannya juga menggunakan tenaga (otot)?

  10. Beroleh gaji di dunia.

    Setiap pekerja yang rajin dan tekun berhak atas pengahasilan yang layak. Selama kita hidup di dunia maka selama itu jugalah kehidupan kita tidak pernah lepas dari materi. Manfaatlah potensi yang anda miliki untuk berbagi dengan diri sendiri dan berbagi dengan keluarga. Bila anda masih menyimpan banyak kelebihan, silahkan berbagi dengan pihak lainnya sesuai dengan sumber daya yang dimiliki.

  11. Beroleh pahala di akhirat.

    Bila dalam bekerja ingin mendapatkan pahala di akhirat, berhentilah menghitung jerih lelah anda saat melakukannya, hindari sikap bersungut-sungut, lakukan dengan tulus den bekerjalah lebih baik dari jumlah gaji yang anda terima. Mereka yang mampu berkorban lebih saat menekuni pekerjaannya niscaya pahalanya tetap dan tidak akan pernah jauh.

Hidup tidak hanya untuk dilayani, itu bukan kebanggaan. Melainkan hidup yang lebih berarti yaitu saat ada rasa saling melayani dan dilayani. Dalam teori kesetaraan, proporsi ke dua hal ini adalah sama, artinya saat anda mampu diberikan maka diri sendiri harus memberikan kembali walaupun dalam bentuk yang lain. Selebihnya dalam setiap pelayanan terbaik, tidak perlu menghitung berapa yang sudah anda lakukan, biarkan Tuhan kelak yang menghitungnya diakhirat.

Pekerjaan yang dilakukan dengan sabar, tekun, penuh kerja keras tapi tetap ikhlas akan menjadi candu yang membuat anda jauh dari berbagai-bagai pikiran kotor, lisan yang negatif dan perilaku menyimpang. Selain itu, kehadiran andapun memberikan kesan yang berarti bagi rekan kerja lainnya. Lewat semuanya itu, andapun berkesempatan untuk melakukannya sambil memuliakan Allah (berdoa, bernyanyi dan membaca firman) bahkan aktivitas itupun turut mendatangkan manfaat bagi kehidupan orang lain, terutama orang-orang terdekat (misalnya keluarga, sanak-saudara, sahabat dan lain sebagainya).

Salam pekerja tangguh!

Iklan

One comment

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s